"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Menuju Jalan Pulang: Terapi Menulis untuk Jiwa yang Terluka

Menuju Jalan Pulang: Terapi Menulis untuk Jiwa yang Terluka

Ujan Mas, 29/8/2025. – Suara hati yang terpendam, jiwa yang merana, kini menemukan jalan untuk kembali.

Di PAUD Gilang, sebuah tempat yang penuh kehangatan di Desa Cugung Lalang, berlangsung sebuah acara istimewa. Acara tersebut adalah Terapi Menulis yang mengusung tema “Menuju Jalan Pulang”, bagian dari program Desa Setara.

Para peserta didik dari Paket A, B, dan C berkumpul bersama. Mereka hadir untuk mencari makna, menemukan diri, dan menyembuhkan luka batin melalui tulisan.

Narasumbernya adalah Umi Yesi, seorang terapis dan penulis yang karyanya telah menginspirasi banyak orang di Bengkulu.

Menurut Umi Yesi, “Menuju Jalan Pulang” adalah cara untuk kembali menjadi diri sendiri.

Kelas menulis ini menjadi media yang kuat untuk terapi, khususnya bagi jiwa-jiwa yang terluka, terutama mereka yang terpaksa putus sekolah.

Di sini, di antara tumpukan kertas dan pena, mereka menemukan ruang aman untuk mengungkapkan perasaan, memetakan emosi, dan menyusun kembali fragmen-fragmen diri yang sempat tercecer.

Lubuk hati yang tadinya sunyi kini berbisik, menuangkan kisah, dan membebaskan beban. Setiap kata yang tertulis bukan sekadar kalimat, melainkan jembatan menuju pemulihan dan penemuan diri.

Kita tunggu hasil akhirnya ya. Akan terbit buku hasil tulisan siswa siswi Paket di Program Desa Setara Kecamatan Ujan Mas. Bagi masyarakat yang berminat kembali bersekolah, dapat mendaftar di PAUD Gilang Desa Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas.

Layanan Program Desa Setara antara lain:

  1. PAUD
  2. Paket A Setara SD
  3. Paket B Setara SMP
  4. Paket C Setara SMA
  5. Literasi
  6. Kewirausahaan

#TBM Cahaya Kepahiang

ASTINA HADIR, PELEPASAN 62 SISWA PKBM WOYYO PELITA KARYA

SELUMA – 7/8/2025. – Pelepasan Peserta Didik PKBM Woyyo Pelita Karya di Seluma Dihadiri Umi Yesi

Ketua DPW Astina Provinsi Bengkulu, Umi Yesi, menghadiri acara pelepasan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Woyyo Pelita Karya di Kabupaten Seluma.

Kehadiran Umi Yesi dalam acara ini menunjukkan dukungannya terhadap pendidikan kesetaraan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan kekagumannya pada para peserta didik yang tampil percaya diri, sebuah hal yang menurutnya sangat penting dalam menempuh pendidikan.

Umi Yesi menekankan bahwa rasa percaya diri adalah kunci utama bagi keberhasilan pendidikan kesetaraan. “Anak-anak putus sekolah tidak akan berani datang ke acara ini jika mereka belum merdeka dan percaya diri,” ujarnya. “Jika mereka datang dan bisa hadir di sini, itu luar biasa sekali.” Perkataan ini memberikan semangat dan apresiasi yang mendalam bagi seluruh peserta didik yang telah berjuang menyelesaikan pendidikannya.

Menurut Kepala Sekolah PKBM Woyyo Pelita Karya, Herlina Syafetri, ada 62 peserta didik yang diwisuda pada tahun ini. Rinciannya adalah 2 peserta didik untuk Paket A, 15 peserta didik untuk Paket B, dan 45 peserta didik untuk Paket C. Jumlah ini menunjukkan besarnya minat masyarakat Kabupaten Seluma terhadap program pendidikan non-formal ini sebagai solusi untuk melanjutkan pendidikan yang sempat tertunda.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Plt Kabid PAUD dan PNF Dinas Dikbud Kabupaten Seluma, perwakilan kecamatan, dan kepala desa setempat.

Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pendidikan kesetaraan, serta memberikan pengakuan resmi atas pencapaian para peserta didik PKBM Woyyo Pelita Karya.

Pendekatan Inovatif di MPLS Program Desa Setara Cugung Lalang

Pendekatan Inovatif di MPLS Program Desa Setara Cugung Lalang

Ujan Mas, 5/8/2025 – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Program Desa Setara di Desa Cugung Lalang, Kecamatan Ujan Mas, seru.

Acara ini  bertempat di aula PAUD Gilang disambut gembira oleh peserta didik dari berbagai usia, yaitu 6 hingga 22 tahun.

Mereka yang kembali bersekolah melalui program Kesetaraan Paket A, B, dan C ini tampak antusias, menunjukkan bahwa semangat belajar tidak mengenal usia.

MPLS diawali dengan perkenalan yang hangat, dilanjutkan dengan pemutaran video motivasi tentang pentingnya kerja sama tim.

Namun, daya tarik utamanya adalah aneka permainan seru yang berhasil memecah suasana kaku menjadi penuh keakraban. Salah satunya adalah meniup bola di atas air dan permainan pesan berantai, yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan konsentrasi dan kekompakan.

Yang membuat acara ini berbeda adalah hukuman ringan yang justru menambah keceriaan. Bagi kelompok yang kalah, mereka harus menyanyikan lagu dengan satu huruf vokal saja dan menyebutkan nama teman-teman yang hadir.

Hukuman ini tidak membuat peserta merasa malu, melainkan menciptakan gelak tawa dan mempererat tali persaudaraan.

Suasana yang seru, ceria, dan bahagia ini menjadi bukti bahwa kembali bersekolah bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

Melalui pendekatan yang inovatif dan penuh kegembiraan ini, Program Desa Setara mampu menumbuhkan motivasi dan keyakinan diri para peserta. Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga merasakan kembali gairah untuk belajar.

MPLS ini membuktikan bahwa pendidikan bisa diakses siapa saja, kapan saja, dan bisa menjadi perjalanan yang penuh tawa serta kebahagiaan.

Bimas Al Azhari merupakan Pemuda Pelopor Desa setara di Desa Cugung Lalang, bersama tutor bantu lainnya menginisiasi pemuda pemudi di desa untuk kembali bersekolah.

Kegiatan ini merupakan program unggulan Yayasan Az Zahra Kepahiang dalam rangka menuntaskan wajib belajar 13 tahun, dan menjadikan desa setara dalam hal pendidikan dan keterampilan.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang