"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Menjelajahi Seni Batik Diwo: Dari Ruang Belajar Hingga Produk Unggulan

Menjelajahi Seni Batik Diwo: Dari Ruang Belajar Hingga Produk Unggulan

Setiap hari Senin, suasana di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang, terasa berbeda. Aroma lilin panas dan percakapan ringan menyelimuti ruangan, bukan dari materi pelajaran umum, melainkan dari kegiatan membatik.

Di bawah bimbingan telaten Tutor, Erna Wati, para peserta didik Paket C dengan antusias belajar membatik Diwo, sebuah warisan seni khas masyarakat Suku Rejang. Proses belajar ini tidak hanya sekadar praktik, tetapi juga sebuah perjalanan untuk melestarikan budaya lokal.

Suasana belajar yang asyik dan menyenangkan menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan sabar, Umi Erna Wati membimbing setiap tangan, mengajarkan teknik dasar hingga rumit.

Para peserta didik pun bebas berkreasi, menuangkan ide mereka ke atas kain. Tawa, canda, dan diskusi ringan sering terdengar, membuat proses belajar terasa lebih hidup dan santai. Mereka tidak hanya belajar teknik, tetapi juga memahami makna di balik setiap motif yang mereka ciptakan.

Batik Diwo yang dihasilkan di PKBM Az Zahra bukan hanya sekadar karya seni. Ia telah bertransformasi menjadi produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi.

Keunikan motif dan kualitas pengerjaan membuat batik ini diminati oleh banyak orang.

Dengan demikian, PKBM Az Zahra berhasil menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan mampu menciptakan individu yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat membuka peluang ekonomi.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, membuktikan bahwa pendidikan nonformal bisa menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui tangan-tangan terampil peserta didik Paket C PKBM Az Zahra, batik Diwo kini lebih dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat Kepahiang. Mereka telah membuktikan bahwa belajar itu tidak mengenal batas usia, apalagi harus kaku.

Dengan metode yang tepat, belajar bisa menjadi proses yang produktif dan menyenangkan, yang pada akhirnya membawa manfaat nyata bagi diri sendiri dan komunitas.

Yuk sekolah di Az z Zahra aja.

Pendaftaran peserta didik paket A B dan C masih terbuka.

Empat Tutor Inspiratif Hidupkan Pembelajaran Desa Setara di Desa Bukit Menyan

Bermani Ilir, 1 September 2025.

Suasana gedung serbaguna Desa Bukit Menyan terasa hangat dan penuh semangat. Hari ini, para peserta didik Program Desa Setara, mulai dari Paket A, B, hingga C, berkumpul untuk mengikuti pertemuan tatap muka yang istimewa.

Empat orang tutor hadir untuk membagikan ilmu mereka.

Pak Suweknyo membuka sesi dengan narasi sejarah yang menarik, mengajak peserta didik menelusuri kisah-kisah masa lalu.

Kemudian, Ibu Susi Yani mengambil alih, memberikan materi agama yang menenangkan dan penuh makna.

Suasana semakin hidup saat Ibu Sentiya Dewi mengajar Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan, membuat semua orang berani mencoba berbicara.

Terakhir, Pak Feri Irsyari Putra menutup sesi dengan materi sosiologi, membahas interaksi sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Proses belajar mengajar berlangsung sangat asyik dan menyenangkan. Tidak ada kesan kaku sama sekali. Para tutor berhasil menciptakan suasana yang santai, sehingga para peserta didik bisa bertanya dan berdiskusi dengan nyaman.

Di sela-sela materi, para tutor menyisipkan ice breaking yang menarik perhatian. Tawa riang pun pecah di antara peserta didik, menambah kehangatan suasana. Momen-momen itu tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga mempererat hubungan di antara peserta didik dan para tutor.

Pertemuan tatap muka di Desa Bukit Menyan ini membuktikan bahwa belajar bisa menjadi pengalaman yang seru dan berkesan bagi siapa saja.

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti Pendidikan Kesetaraan melalui Program Desa Setara bisa mendaftar di PAUD Mutiara Kasih Desa Bukit Menyan.

Program Desa setara adalah program unggulan Yayasan Az Zahra Kepahiang tahun 2025, untuk menjangkau anak tidak sekolah (ATS) melalui akar rumput.

Program Desa Setara di Sidorejo Dimulai, Belajar Akan Dilanjutkan di Objek Wisata

Program Desa Setara di Sidorejo Dimulai, Belajar Akan Dilanjutkan di Objek Wisata

 

Suasana penuh harapan dan semangat baru menyelimuti TK IT Bougenville Indah di Desa Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Hari itu menjadi penanda penting bagi anak-anak yang pernah putus sekolah di desa tersebut. Melalui “Program Desa Setara”, mereka kembali duduk bersama untuk menimba ilmu dan meraih kesempatan kedua dalam melanjutkan pendidikan mereka melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C.

Pertemuan perdana ini bukanlah tentang pelajaran formal yang kaku. Sebaliknya, hari pertama sekolah diisi dengan kegiatan yang membangun fondasi kebersamaan dan komitmen, yaitu membuat “kesepakatan kelas”. Para peserta didik diajak berdiskusi untuk merumuskan aturan dan harapan mereka sendiri terhadap proses belajar, memberikan mereka rasa kepemilikan dan tanggung jawab sejak awal.

Umi Sri, salah satu tutor yang terlibat dalam program ini, menjelaskan pentingnya kegiatan di hari pertama tersebut. “Fokus kami hari ini adalah membangun komitmen dan kenyamanan bersama antara tutor dan peserta didik. Dengan adanya kesepakatan kelas yang dibuat sendiri, kami berharap mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk mengikuti program ini hingga tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Umi Sri mengungkapkan sebuah pendekatan inovatif yang akan diterapkan dalam program ini. Untuk menghilangkan kesan kaku dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, pertemuan-pertemuan selanjutnya tidak akan diadakan di dalam ruangan kelas formal.

“Untuk pertemuan berikutnya, kami akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di objek wisata lokal, yaitu di Kolam Rejang Wahana Tirta,” kata Umi Sri.

Keputusan ini diambil dengan harapan dapat membuat anak-anak lebih rileks dan antusias dalam belajar. Dengan memadukan pendidikan dan rekreasi, Program Desa Setara di Sidorejo tidak hanya bertujuan untuk mengejar ketertinggalan akademis, tetapi juga untuk memulihkan semangat belajar yang mungkin pernah padam, di tengah suasana alam yang asri dan terbuka.

Nah, bagi masyarakat yang tertarik mengikuti program desa setara ini dapat menghubungi Umi Sri Wanti di 0813 6950 9986

Program Desa Setara adalah inisiatif Yayasan Az zahra Kepahiang dalam mengatasi anak tidak sekolah (ATS) melalui akar rumput, langsung ke desa-desa.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang