Belajar Menyatu dengan Alam: Potret Ceria Program Desa Setara di Kabawetan
Belajar Menyatu dengan Alam: Potret Ceria Program Desa Setara di Kabawetan
Kabawetan, 13/9/2025. Suasana belajar tak harus selalu dibatasi oleh empat dinding. Inilah yang dibuktikan oleh para peserta didik Program Desa Setara di Desa Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, yang memilih alam bebas sebagai ruang kelas mereka.
Untuk pertemuan tatap muka kali ini, mereka dan para tutor bersepakat bertemu di lokasi yang menyegarkan, yaitu Kolam Renang Wahana Tirta Kabawetan.
Dikelilingi oleh udara yang sejuk dan diiringi gemericik air yang menenangkan, proses belajar terasa jauh lebih nyaman dan menyenangkan.
Suasana ini semakin lengkap dengan bimbingan penuh kasih sayang dari para tutor kesetaraan, menciptakan sebuah pengalaman belajar mendalam yang menyentuh hati dan pikiran.
Metode belajar inovatif seperti ini adalah ciri khas dari PKBM Az Zahra Kepahiang.
Kami percaya pada inisiatif program “jemput bola”, yaitu pendekatan yang turun langsung ke akar rumput untuk mendekatkan pendidikan kepada peserta didik. Kami ingin membuktikan bahwa sekolah bisa menjadi pengalaman yang asyik, unggul, dan tanpa harus kaku berseragam.
Tertarik bergabung dengan komunitas belajar kami yang hangat dan inovatif?
Khusus bagi masyarakat di Kecamatan Kabawetan dan sekitarnya, pendaftaran bisa langsung menghubungi Umi Sri Wanti. (0813-6950-9986)
Yuk, rasakan serunya sekolah di PKBM Az Zahra!
#SekolahAsyik
#SekolahTanpaSeragam
#SekolahUnggul
#PKBMAzzahraKepahiang
Era Baru Pendidikan di Peraduan Binjai: Desa Setara Resmi Bergulir!
Semangat Baru Pendidikan di Desa Peraduan Binjai, Program Desa Setara Resmi Dimulai
Semangat untuk menimba ilmu bergema di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, melalui Program Desa Setara yang resmi menggelar pertemuan perdananya.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 12 September 2025, bertempat di Sekretariat Desa Setara yang berlokasi di PAUD IT Alifah.
Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta didik dan tutor memulai langkah awal perjalanan pendidikan mereka, menandai sebuah babak baru dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Pertemuan pertama ini menjadi momen penting untuk membangun fondasi komunitas belajar yang solid.
Sesi perkenalan antara peserta didik dan para tutor berlangsung hangat, berhasil mencairkan suasana dan menumbuhkan rasa kebersamaan. Atmosfer positif ini menjadi modal utama untuk kelancaran proses belajar mengajar yang akan datang.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah menyusun kesepakatan dan kerangka pembelajaran yang efektif. Para peserta dan tutor sepakat untuk melangsungkan pembelajaran tatap muka sebanyak delapan kali pertemuan, yang akan dijadwalkan setiap hari Sabtu pukul 09.00 WIB.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai sistem pembelajaran jarak jauh melalui platform di tautan https://s.id/pjj-pkbm-azzahra, memastikan proses belajar dapat berjalan fleksibel dan modern.
Kesepakatan lain seperti tata tertib kelas juga dirumuskan bersama untuk menjaga lingkungan belajar yang kondusif.
Kegiatan perdana Program Desa Setara di Desa Peraduan Binjai ini berjalan dengan tertib, lancar, dan sukses.
Antusiasme yang terpancar dari para peserta didik saat para tutor menyampaikan materi singkat menjadi bukti nyata akan tingginya harapan dan semangat belajar mereka.
Pertemuan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah awal yang kokoh dan menjanjikan, meletakkan dasar bagi kesuksesan program pendidikan kesetaraan di masa depan untuk kemajuan masyarakat Desa Peraduan Binjai.
Program ini merupakan inisiatif Yayasan Az Zahra Kepahiang dalam mendukung wajib belajar 13 tahun dan memberikan layanan pendidikan dari akar rumput.
Bagi masyarakat di Kecamatan Tebat Karai, dapat bergabung belajar di Desa Peraduan Binjai.
Secara Aklamasi, Umi Yesi Kembali Pimpin DPC FPPI Kabupaten Kepahiang Periode 2025-2030
Secara Aklamasi, Umi Yesi Kembali Pimpin DPC FPPI Kabupaten Kepahiang Periode 2025-2030
KEPAHIANG – Umi Yesi secara aklamasi kembali terpilih untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Kepahiang. Kepercayaan ini diamanahkan untuk periode kedua masa bakti 2025-2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom pada hari Minggu, 7 September 2025. Musyawarah yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi bukti soliditas dan kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan Umi Yesi.
Dukungan kuat bagi Umi Yesi untuk melanjutkan kepemimpinannya datang dari berbagai pihak, salah satunya secara khusus diusulkan oleh Ibu Jernilan, seorang tokoh perempuan yang disegani. Dalam pandangannya, Ibu Jernilan menegaskan bahwa sosok dan peran Umi Yesi masih sangat diperlukan untuk menggerakkan roda organisasi dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kepahiang saat ini. Usulan ini pun disambut dengan persetujuan penuh dari seluruh peserta yang hadir, menandakan keberhasilan kepemimpinan beliau pada periode sebelumnya.
Muscab virtual ini diikuti oleh perwakilan perempuan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepahiang yang menunjukkan partisipasi aktif dari tingkat basis. Turut hadir memberikan hak suaranya antara lain Mardhatillah dari Kecamatan Ujan Mas, Sri Wanti yang mewakili Kecamatan Kabawetan, dan Linda Hartati dari Kecamatan Muara Kemumu. Selain itu, hadir pula Eni Lastari sebagai wakil Kecamatan Tebat Karai, serta perwakilan dari Kecamatan Kepahiang yaitu Jeniar Ferary, Fromes, dan Widya Hastuti.
Dengan terpilihnya kembali Umi Yesi, harapan besar disandarkan pada kepengurusan DPC FPPI Kepahiang untuk lima tahun ke depan. Di bawah kepemimpinan beliau, FPPI diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan kesetaraan, meningkatkan kapasitas, dan memperluas peran perempuan dalam setiap aspek pembangunan di Kabupaten Kepahiang. Amanah periode kedua ini menjadi tonggak baru untuk melanjutkan dan menyempurnakan program kerja yang telah dirintis.



