"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

Membanggakan! Ini Deretan Bintang Kesetaraan Tahun 2026

Membanggakan! Ini Deretan Bintang Kesetaraan Tahun 2026

KEPAHIANG, – Suasana haru di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang pada Sabtu (20/6/2026). Hari ini menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh warga belajar Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C, seiring dengan dilaksanakannya pembagian raport akhir tahun ajaran.

Acara yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini bukan sekadar rutinitas pembagian lembar nilai, melainkan bentuk selebrasi atas kerja keras, ketekunan, dan komitmen para warga belajar yang telah berjuang menuntaskan pendidikan mereka tanpa mengenal batas usia dan tantangan yang ada.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah PKBM Az Zahra Kepahiang mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh warga belajar yang terus konsisten menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Pendidikan Kesetaraan terbukti bukan sekadar alternatif, melainkan jembatan emas menuju masa depan yang setara dan gemilang.

Apresiasi Khusus untuk Bintang-Bintang Az Zahra Kepahiang 

Sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas dedikasi yang luar biasa, PKBM Az Zahra Kepahiang dengan bangga mengumumkan nama-nama warga belajar yang berhasil meraih prestasi gemilang di tingkat kelasnya masing-masing pada semester ini.

Berikut adalah deretan anak berprestasi PKBM Az Zahra Kepahiang tahun 2026:

Pendidikan Kesetaraan Paket A (Setara SD)

Fase A B : M. Alzikri

Fase C:

* Azifatirta Rahayu

* Zahri Ramadhan

* Isma

Pendidikan Kesetaraan Paket B (Setara SMP)

Fase D

1. Apan Alvino Harahap

2. Malik Harahap

3. M. Dani

Fase D:

1. Widya

2. Niko

3. Bayu Ramadani

Pendidikan Kesetaraan Paket C (Setara SMA)

Fase E:

1. M. Annas Sobri

2. Ahmad Apriza Prabowo

3. Siti Zulaekah

Fase F:

1. Meli Febrianti

2. Melia Evi Diana

3. Jihan Putri Pitaloka

> “Prestasi yang diraih hari ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan atau latar belakang apa pun tidak akan pernah bisa membendung semangat seseorang untuk maju. Selamat kepada para juara, dan untuk seluruh warga belajar, perjalanan kalian masih panjang. Tetaplah menjadi bintang di mana pun kalian berada!”

>

Selamat kepada seluruh warga belajar PKBM Az Zahra Kepahiang atas capaian yang diraih hari ini. Mari kita terus melangkah bersama, saling menguatkan, dan membuktikan bahwa Pendidikan Setara, Masa Depan Luar Biasa!”(Red/AzZahra)

Literasi Kopi Semang Desa Batu Ampar

LITERASI KOPI SEMANG DESA BATU AMPAR

KEPAHIANG (18/6/2016) – Kopi bukan sekadar tentang rasa yang tercecap di lidah, melainkan tentang kisah di balik setiap bijinya. Di Desa Batu Ampar, sebuah desa penyangga Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, lahir sebuah produk kopi premium yang sarat akan nilai kearifan lokal dan spiritualitas: Kopi Semang

Dikembangkan oleh kelompok Perempuan Alam Lestari (PAL), Kopi Semang bukan komoditas bisnis biasa. Ia adalah simbol gerakan lingkungan sekaligus perayaan martabat para perempuan lansia di usia senja melalui tradisi luhur yang disebut Nyemang.

Filosofi *Nyemang*: Kemandirian dan Martabat di Usia Senja

Secara harfiah, *Nyemang* adalah aktivitas memungut biji kopi yang berjatuhan di lantai kebun. Biji-biji ini jatuh setelah kulit luarnya yang manis habis dimakan oleh satwa liar penghuni hutan, seperti tupai, monyet, atau kelelawar.

Bagi perempuan lansia di Desa Batu Ampar, tradisi ini adalah ruang pembuktian bahwa usia senja bukanlah alasan untuk berhenti berdaya. Melalui filosofi  selama kaki masih bisa melangkah dan tangan masih bisa memungut, hidup harus terus berdaulat, mereka mempertahankan harga diri dengan menghasilkan pendapatan mandiri.

Hasil dari memungut biji demi biji kopi ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur hingga membelikan jajanan bagi cucu tercinta, tanpa harus menjadi beban bagi anak-anak mereka.

Hebatnya, tradisi ini dirajut oleh hukum adat yang sangat indah. Pemilik kebun di Desa Batu Ampar tidak boleh melarang atau memarahi siapa pun, terutama para lansia, yang masuk ke lahan mereka untuk *Nyemang*.

Ini adalah potret nyata solidaritas sosial—sebuah filosofi berbagi tanpa merasa kehilangan, di mana modal sosial berupa rasa saling percaya tumbuh subur di atas segalanya.

Pilihan Satwa, Diproses dengan Kasih Sayang

Sekilas, konsep Kopi Semang mirip dengan kopi luwak. Namun, keunikannya terletak pada kebebasan satwa liar yang hanya memakan kulit ceri kopi yang benar-benar matang di pohon, lalu menyisakan bijinya begitu saja.

Biji pilihan alam inilah yang kemudian dikumpulkan secara telaten oleh tangan-tangan sabar para lansia. Proses yang lambat, kontemplatif, dan penuh rasa syukur ini dilanjutkan dengan penyortiran manual menggunakan tampah, dibersihkan, hingga diproses secara higienis. Ketelatenan ini menghasilkan cita rasa kopi premium yang khas, yang konon memberikan sensasi ketenangan dan “bahagia” bagi siapa saja yang meminumnya.

Misi Gerakan Tangguh Iklim dan Harmoni Alam

Di balik nikmatnya secangkir Kopi Semang, ada pesan kuat tentang konservasi dan adaptasi perubahan iklim. Perempuan petani di Desa Batu Ampar menanam kopi dengan sistem agroforestri—tumpang sari bersama pohon buah seperti durian, alpukat, dan jengkol.

Pohon-pohon pelindung inilah yang menjadi benteng hijau pelestarian lingkungan sekaligus habitat alami bagi satwa liar. Melalui Kopi Semang, para lansia dan perempuan petani setempat mengajarkan filosofi koeksistensi (hidup berdampingan secara damai). Manusia tidak perlu memusuhi atau memburu satwa yang memakan buah kopi mereka. Satwa mengambil haknya berupa kulit buah, dan manusia memungut berkah dari biji yang ditinggalkan.

Kopi Semang adalah bukti nyata bagaimana sebuah produk lokal dari sudut Kepahiang mampu menyatukan untaian doa, pelestarian bumi, dan penegakan martabat perempuan dalam satu cangkir yang menghangatkan jiwa.

Pengumuman Kelulusan Paket A dan Paket B tahun 2026

Kepahiang, 2 Juni 2026 – PKBM AZ Zahra Kepahiang secara resmi mengumumkan hasil kelulusan peserta didik Program Pendidikan Kesetaraan Paket A dan Paket B Tahun Pelajaran 2025/2026.

Pada tahun ini, sebanyak 57 peserta didik mengikuti program pendidikan kesetaraan yang terdiri dari 7 peserta didik Paket A dan 50 peserta didik Paket B. Hasil kelulusan dapat diakses secara online melalui tautan s.id/kelulusan-azz-ab.

Pengelola PKBM AZ Zahra Kepahiang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Kelulusan ini merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, dukungan orang tua, serta bimbingan para tutor selama proses pendidikan berlangsung.

Peserta didik diimbau untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi. Bagi peserta didik yang nama atau status kelulusannya tidak tampil pada halaman pengumuman, agar segera menghubungi pihak PKBM AZ Zahra Kepahiang untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Selain itu, Surat Keterangan Lulus (SKL) akan diproses dan dibagikan setelah seluruh kewajiban administrasi peserta didik diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

PKBM AZ Zahra Kepahiang mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan pada tahun pelajaran ini. Semoga keberhasilan yang diraih menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih baik.

“Bersama Az Zahra, Raih Ilmu, Wujudkan Impian.”

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang