Az Zahra Kepahiang
Bukti Nyata Pendidikan Nonformal Mampu Bersaing, 5 Alumni Paket B Lolos Seleksi di SMKN 4 Kepahiang!
Bukti Nyata Pendidikan Nonformal Mampu Bersaing: 5 Alumni Paket B Lolos Seleksi di SMKN 4 Kepahiang!
Kepahiang (2/7/2026) – Sebuah kabar membanggakan sekaligus menginspirasi datang dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang. Sebanyak lima orang alumni program kesetaraan Paket B (setara SMP) PKBM Az Zahra Kepahiang dinyatakan LULUS SELEKSI dalam Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027 dan resmi melanjutkan pendidikan mereka ke jalur formal di SMK Negeri 4 Kepahiang.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dan tak terbantahkan bahwa lulusan pendidikan nonformal memiliki kualitas, kompetensi, dan daya saing yang sejajar dengan lulusan sekolah formal. Mereka mampu melewati proses seleksi yang ketat dan bersaing dengan ratusan lulusan SMP formal lainnya.
Berikut adalah kelima putra terbaik PKBM Az Zahra Kepahiang yang berhasil lolos beserta jurusan yang mereka pilih:
- Agustian Romadan – Lulus pada Jurusan Teknik Audio Video (TAV) dengan peringkat yang sangat memuaskan (Peringkat 12).
- Akbar Faisal Muhammad Zaki – Lulus pada Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).
- Jordi Alba – Lulus pada Jurusan Teknik Konstruksi & Perumahan (TKP).
- Ananda Mikola – Lulus pada Jurusan Teknik Konstruksi & Perumahan (TKP).
- Panji Akbar – Lulus pada Jurusan Teknik Konstruksi & Perumahan (TKP).
Pendidikan Nonformal: Bukan Pilihan Kedua, Tapi Jembatan Masa Depan
Pencapaian luar biasa ini mematahkan stigma lama yang menganggap pendidikan kesetaraan atau nonformal berada di kelas kedua. Dengan semangat “Belajar Sepanjang Hayat, Raih Masa Depan Hebat”, PKBM Az Zahra Kepahiang membuktikan diri sebagai lembaga yang mampu memfasilitasi peserta didik hingga mengantarkan mereka membuka gerbang pendidikan yang lebih tinggi.
Keberhasilan Agustian, Akbar, Jordi, Ananda, dan Panji adalah buah dari kerja keras, disiplin, semangat belajar yang tinggi, serta bimbingan yang optimal dari para tutor di PKBM Az Zahra Kepahiang.
Sumber Inspirasi bagi yang Putus Sekolah: Jangan Pernah Menyerah!
Kisah sukses kelima alumni ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi anak-anak muda maupun masyarakat di Kabupaten Kepahiang yang karena satu dan lain hal sempat putus sekolah.
Ingatlah bahwa “Pendidikan adalah kunci masa depan, dan hari esok milik mereka yang mempersiapkannya hari ini.” Putus sekolah bukanlah akhir dari segalanya. Jalur nonformal seperti Paket B dan Paket C hadir sebagai solusi dan kesempatan kedua bagi siapa saja yang ingin memperbaiki masa depan dan mengejar cita-citanya.
Yuk, Kembali Bersekolah di PKBM Az Zahra Kepahiang!
Bagi Anda, anak-anakku, atau kerabat yang ingin kembali melanjutkan pendidikan yang sempat tertunda, PKBM Az Zahra Kepahiang siap menyambut dan mendampingi langkah Anda. Kami berkomitmen memberikan pendidikan kesetaraan yang bermutu agar setiap anak bangsa memiliki masa depan tanpa batas.
Mari bergabung bersama kami! Pendaftaran program kesetaraan (Paket A, Paket B, dan Paket C) selalu terbuka untuk Anda yang siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
Informasi & Pendaftaran:
- Alamat: Jln. Pengabdian, Kel. Padang Lekat, Kec. Kepahiang, Kab. Kepahiang.
- Kontak/WhatsApp: 0895-0797-3602/0852-6788-7453
Terus Belajar, Terus Berkarya, Raih Cita-Cita!
Dukcapil Kepahiang Gandeng Yayasan Az-Zahra, Optimalkan Layanan dan Literasi Adminduk bagi Anak
Dukcapil Kepahiang Gandeng Yayasan Az-Zahra, Optimalkan Layanan dan Literasi Adminduk bagi Anak
KEPAHIANG (1/7/2026) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepahiang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Yayasan Az-Zahra Kepahiang. Langkah ini ditandai melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Optimalisasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dalam rangka Pemenuhan Target Capaian Penerbitan Dokumen Kependudukan di Kabupaten Kepahiang.
Proses prosesi penandatanganan dokumen ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepahiang, Ardiansyah, SH., MH, bersama Ketua Yayasan Az-Zahra Kepahiang, Helmiyesi, M.Si,. Kesepakatan bersama ini direncanakan akan berlaku selama satu tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Meningkatkan Literasi dan Kesadaran Administrasi Kependudukan
Salah satu poin krusial dalam kerja sama ini adalah fokus pada peningkatan literasi administrasi kependudukan (Adminduk) di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Yayasan Az-Zahra Kepahiang berkomitmen mengambil peran nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pencatatan peristiwa kelahiran anak di wilayah Kabupaten Kepahiang.
Pemberian edukasi dan literasi mengenai Adminduk dinilai sangat penting agar para orang tua dan warga binaan yayasan memahami betul pentingnya pemenuhan hak identitas anak sejak dini. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi bersama dalam mengoptimalkan upaya peningkatan target capaian Kartu Identitas Anak (KIA) serta penerbitan berbagai dokumen kependudukan penting lainnya.
Aksi Nyata dan Keringanan Layanan bagi Anak
Sebagai wujud nyata di lapangan, ruang lingkup kesepakatan ini tidak hanya berfokus pada sisi administratif semata, melainkan juga pada pemanfaatan dokumen tersebut. Kerja sama ini secara spesifik mencakup penggunaan Kartu Identitas Anak (KIA) dan pemberian keringanan bagi anak-anak di Kabupaten Kepahiang untuk memperoleh layanan yang dimiliki oleh Yayasan Az-Zahra Kepahiang.
Melalui komitmen bersama ini, diharapkan pelayanan administrasi kependudukan kepada anak dapat terwujud secara lebih merata dan inklusif. Demi kelancaran program di lapangan, pihak Yayasan Az-Zahra Kepahiang juga akan menunjuk serta menugaskan unit kerja di lingkungan internal mereka agar bergerak sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing dalam memfasilitasi warga binaan.
Motif “Slindang Lalan Kurung” Raih Juara Favorit Online
Motif “Slindang Lalan Kurung” Raih Juara Favorit Online
KEPAHIANG (30/6/2026) – Dengan bangga kami mengumumkan bahwa desain motif baru berjudul “Slindang Lalan Kurung” karya Revi Adekamisti berhasil terpilih menjadi Juara Favorit Online. Kemenangan ini diraih berdasarkan hasil polling yang melibatkan partisipasi masyarakat luas melalui kanal YouTube TV ZAHRA KEPAHIANG, dengan masa penilaian yang berlangsung sejak 22 hingga 30 Juni 2026.
Daya tarik utama dari karya Revi Adekamisti ini terletak pada filosofi dan cerita di balik goresan motifnya. Berdasarkan ulasan dari dewan juri, Bapak Firmansyah (Emong Soewandi), motif ini sangat istimewa karena mengangkat kearifan lokal. Motif “Slindang Lalan Kurung” terinspirasi dari kisah rakyat Rejang, yakni legenda Lalan dan Bujan Mengkurung. Kisah ini sarat akan nilai cinta, takdir, pengorbanan, serta pertemuan antara dunia manusia dengan dunia kahyangan.
Lebih lanjut, Bapak Firmansyah menjelaskan bahwa motif ini merepresentasikan selendang sebagai simbol kebebasan, identitas, dan ikatan yang menghubungkan dua kehidupan yang berbeda. Sementara itu, unsur-unsur pendukung pada motif tersebut menggambarkan perjalanan batin, harapan, serta kesetiaan yang tumbuh dalam kisah legendaris tersebut. Sebagai sumber inspirasi batik, legenda ini memberikan kekuatan naratif yang khas, menjadikan motif “Slindang Lalan Kurung” tidak hanya bernilai estetis tinggi, tetapi juga berfungsi nyata sebagai media pelestarian sastra lisan dan warisan budaya masyarakat Rejang.
Kompetisi yang diselenggarakan atas kerja sama Yayasan Az Zahra Kepahiang, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, LPDP, dan Dana Indonesiana ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Motif “Slindang Lalan Kurung” memuncaki klasemen dengan total perolehan skor (gabungan penonton, like, dan komentar) sebesar 1.376.
Selain Revi Adekamisti, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para desainer berbakat lainnya yang berhasil masuk ke dalam jajaran 10 besar. Berikut adalah daftar lengkap hasil akhir polling online Top 10:
- Revi Adekamisti – Motif Slindang Lalan Kurung (Total: 1.376)
- Andres Mardiandas – Motif Iben Buhlang (Total: 1.164)
- Wilya Ayu Deri Agustina – Motif Smakuk Lebung Asem (Total: 287)
- Jeniar Ferary – Motif Umbung (Total: 252)
- Sugi Nopriandi – Motif Bakeak Jang (Total: 214)
- Deby Apriandi – Motif Gasing Beliget (Total: 151)
- Euis Widianingsih – Motif Srinak (Total: 111)
- Annisah Fitriani Tanjung – Motif Yamyam Congklak Jang (Total: 99)
- Heriza Tri Satipa – Motif Umeak Pata Sembilan (Total: 86)
- Tika Novita – Motif Kluwek Jang (Total: 45)
Selamat kepada Revi Adekamisti dan seluruh peserta 10 besar! Semoga karya-karya luar biasa ini terus menghidupkan dan melestarikan kejayaan budaya luhur tanah Rejang.


