"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

Buktikan Kualitas, Peserta Didik Paket C Siap Bersaing di Lomba Resensi Buku Kepahiang

Buktikan Kualitas, Peserta Didik Paket C Siap Bersaing di Lomba Resensi Buku Kepahiang

KEPAHIANG — Semangat literasi terus menyala dan menembus batas-batas pendidikan formal di Kabupaten Kepahiang. Hari ini, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Kepahiang turun langsung memberikan pendampingan intensif kepada tujuh peserta didik Program Kejar Paket C (setara SMA) dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra.

Fokus kegiatan hari ini adalah pelatihan dan penyusunan resensi buku. Langkah ini diambil sebagai persiapan matang para peserta didik untuk unjuk gigi dalam ajang Lomba Resensi Buku yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepahiang.

Mengangkat Karya Lokal Yayasan Az Zahra

Ada hal yang istimewa dari persiapan lomba kali ini. Ketujuh peserta didik sepakat memilih buku kumpulan cerita pendek (cerpen) terbitan Yayasan Az Zahra Kepahiang sebagai bahan resensi mereka.

Pilihan ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk kebanggaan terhadap karya literasi lokal, membedah buku terbitan yayasan sendiri memberikan kedekatan emosional bagi para peserta didik. Di bawah bimbingan Relima, mereka diajak untuk membaca secara kritis, membedah alur, menganalisis karakter, hingga menangkap pesan moral dari cerpen-cerpen tersebut untuk dituangkan ke dalam tulisan yang tajam dan menarik.

Mematahkan Stigma, Berani Tampil Menginspirasi

Keikutsertaan warga belajar PKBM Az Zahra dalam kompetisi tingkat kabupaten ini membawa pesan yang sangat kuat. Ini adalah ajang pembuktian bahwa peserta didik pendidikan nonformal memiliki kualitas, daya saing, dan kepercayaan diri yang setara dengan siswa dari sekolah formal.

Status sebagai siswa pendidikan kesetaraan sama sekali bukan penghalang untuk berkarya. Sebaliknya, melalui program bimbingan seperti ini, mereka menunjukkan kesiapan mental dan intelektual yang luar biasa.

Keterlibatan aktif tujuh peserta didik Paket C ini diharapkan dapat memantik semangat literasi warga belajar lainnya di Kepahiang. Bersama pendampingan Relima dan dukungan penuh dari PKBM Az Zahra, mereka kini tidak hanya siap bertanding, tetapi juga siap menginspirasi.

 

Sabila Wisata Hadir sebagai “Travel Asli Orang Kepahiang”

Sabila Wisata Hadir sebagai “Travel Asli Orang Kepahiang”

“Berasal dari Kepahiang, Berpusat di Kepahiang, dan Melayani Jemaah Kepahiang Sepenuh Hati.”

Menunaikan ibadah umrah dan haji adalah impian suci setiap muslim. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa selama ini masyarakat Kabupaten Kepahiang sering kali dihadapkan pada rasa ragu saat memilih biro perjalanan ibadah.

Kebanyakan agen travel yang beroperasi di daerah kita merupakan kantor cabang atau perwakilan yang pusatnya berada di Jakarta atau provinsi lain. Dampaknya?

  • Jarak Konsultasi yang Jauh: Jemaah sering kali kesulitan untuk berdiskusi langsung dengan pihak pengambil keputusan.
  • Risiko Misinformasi: Informasi perizinan, jadwal, dan hotel kerap kali berbelit-belit karena harus melewati rantai perwakilan yang panjang.
  • Keraguan Keberadaan Kantor: Banyak calon jemaah merasa cemas karena keberadaan fisik kantor pusatnya yang berada jauh dari jangkauan.

Melihat kondisi tersebut, PT Safari Bina Labbaik (Sabila Wisata) hadir mematahkan semua batasan itu. Kami bangga menegaskan identitas kami sebagai Travel Asli Orang Kepahiang.

Memperpendek Jarak, Memperkuat Kepercayaan

Sabila Wisata lahir bukan sebagai cabang dari luar, melainkan perusahaan mandiri yang kantor pusatnya berdiri kokoh di Pasar Ujung, Kepahiang.

Kehadiran kantor pusat di tanah sendiri memberikan jaminan penuh bagi masyarakat:

  1. Mudah Ditemui & Dikonsultasikan: Pintu kantor kami selalu terbuka kapan saja bagi calon jemaah atau keluarga yang ingin bersilaturahmi, berkonsultasi, maupun memastikan kelengkapan dokumen secara langsung.
  2. Tanpa Perantara: Semua urusan operasional dan administrasi ditangani secara transparan, akuntabel, dan tanpa perantara pihak ketiga.
  3. Pertanggungjawaban yang Jelas: Karena kami adalah tetangga dan bagian dari masyarakat Kepahiang, nama baik dan integritas adalah taruhan tertinggi kami dalam melayani tamu-tamu Allah.

Bersatunya 4 Srikandi Hebat Kabupaten Kepahiang

Kepercayaan dan kualitas layanan Sabila Wisata digerakkan oleh empat tokoh perempuan inspiratif yang dedikasi dan rekam jejaknya sudah tidak diragukan lagi di tengah masyarakat Kepahiang:

  • Ibu Hj. Titi Sarimanah, M.Pd.

Seorang Aparatur Sipil Negara (PNS) sekaligus pengusaha wanita yang sukses di Kepahiang. Beliau membawa ketelitian, manajemen profesional, dan integritas tata kelola ke dalam tata kerja perusahaan.

  • Ibu Hj. Ermawati, S.Sos.

Pensiunan PNS yang aktif menggerakkan masyarakat melalui melalui pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan majelis ta’lim. Kehadiran beliau memastikan bimbingan ibadah dan pendekatan keagamaan kepada jemaah terasa hangat, mengayomi, dan penuh keibu-an.

  • Ibu Helmiyesi, M.Si. (Umi Yesi)

Pegiat pendidikan nonformal, relawan literasi, dan tokoh berpengaruh di Kepahiang. Umi Yesi mengawal transparansi informasi, edukasi legalitas jemaah, dan memastikan setiap calon jemaah mendapatkan literasi ibadah yang benar dan menenangkan.

  • Ibu Leci Meipronika, S.ST.,CHE 

Seorang bidan yang sangat dikenal luas, ramah, dan dipercaya khalayak, serta seorang konten kreator handal. Beliau siap menyajikan edukasi visual perjalanan ibadah yang jujur, informatif, dan kreatif, sekaligus memperhatikan aspek kenyamanan kesehatan jemaah.

Komitmen Kami: Melayani dengan Kehangatan Kekeluargaan

Bersatunya empat pendiri ini dipicu oleh niat tulus untuk melindungi masyarakat Kepahiang dari risiko travel yang tidak bertanggung jawab. Kami tidak hanya ingin mengantarkan Anda ke Tanah Suci, tetapi kami ingin mendampingi setiap langkah ibadah Anda dengan kehangatan rasa kekeluargaan khas Kepahiang—mulai dari manasik, keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Makkah & Madinah, hingga kembali ke rumah dengan selamat.

“Kini, untuk berangkat ke Tanah Suci, warga Kepahiang tidak perlu lagi merasa cemas. Rumah kita punya travel sendiri—Sabila Wisata.”

Alamat Kantor Pusat:

PT Safari Bina Labbaik (Sabila Wisata)

Jl. Pembangunan RT.05 RW.02, Kel. Pasar Ujung, Kec. Kepahiang, Kab. Kepahiang, Prov. Bengkulu.

  • Email: sabilawisata07@gmail.com
  • Hotline / Layanan Konsultasi:
    • 0812-7397-9936 (Titi Sarimanah)
    • 0852-1322-5137 (Ermawati)
    • 0852-6788-7453 (Umi Yesi)
    • 0852-6893-7720 (Leci Meipronika)

Sinergi Relima dan PKBM Az Zahra Membangun Kepahiang

Sinergi Relima dan PKBM Az Zahra Membangun Kepahiang

Kepahiang-2/8/2026. Lebih dari dua dekade—tepatnya 23 tahun—menyelami dunia literasi masyarakat, saya telah menyaksikan berbagai wajah perjuangan di pelosok desa. Di Kabupaten Kepahiang, salah satu realita yang masih sering kita jumpai dan membutuhkan perhatian ekstra adalah anak-anak yang terpaksa menanggalkan seragam sekolah mereka karena pernikahan usia dini.

Bagi mereka, transisi mendadak menjadi seorang pengurus rumah tangga di usia belia membawa tantangan yang berat. Selain harus beradaptasi dengan tanggung jawab domestik yang datang terlalu cepat, mereka kerap dihinggapi rasa malu, stigma sosial, dan perasaan bahwa pintu menuju masa depan yang lebih baik telah tertutup rapat. Cita-cita mereka seringkali terpaksa diikhlaskan, tenggelam dalam rutinitas harian.

Paket GEMBIRA: Titik Temu Kepedulian dan Aksi Nyata

Sebagai Relawan Literasi Masyarakat (Relima), tugas saya bukan sekadar membagikan bahan bacaan, tetapi menyalakan kembali keberanian mereka untuk belajar. Namun, niat baik di lapangan harus dibarengi dengan wadah yang tepat. Di sinilah sinergi dengan PKBM Az Zahra Kepahiang menjadi sebuah solusi yang menjanjikan melalui program Paket GEMBIRA (Gerakan Mengajak Kembali Bersekolah).

Kolaborasi ini memadukan jangkauan akar rumput Relima dengan sistem pendidikan non-formal yang terstruktur dari PKBM. Kami hadir bukan untuk menambah beban pikiran mereka dengan tuntutan akademis yang kaku, melainkan membawa pendekatan yang “gembira”, ramah, dan sangat memanusiakan.

Tiga Pilar Pendekatan di Lapangan

Dalam praktiknya, mengajak anak-anak yang sudah berumah tangga untuk kembali memegang pena membutuhkan strategi yang berempati pada kondisi mereka saat ini:

  • Menghancurkan Stigma melalui Dialog Personal: Kami mengetuk pintu-pintu rumah mereka, duduk berdiskusi dari hati ke hati, dan meyakinkan bahwa tidak ada batas kedaluwarsa untuk pendidikan. Menjadi istri atau ibu yang berliterasi tinggi justru adalah fondasi terbaik untuk membangun keluarga yang tangguh.
  • Waktu Belajar yang Adaptif: Melalui PKBM Az Zahra, kami memastikan bahwa Paket GEMBIRA berjalan dengan sangat fleksibel. Jadwal belajar dirancang agar tidak mengganggu kewajiban mereka di rumah, membuktikan bahwa menuntut ilmu dan mengurus keluarga bisa berjalan beriringan.
  • Fokus pada Kecakapan Hidup (Life Skills): Selain mengejar ketertinggalan ijazah formal, program ini juga membekali mereka dengan pengetahuan praktis. Mulai dari literasi finansial dasar, kesehatan reproduksi, hingga keterampilan vokasi yang dapat membantu menopang perekonomian keluarga kecil mereka.

Membangun Fondasi Masa Depan Kepahiang

Sinergi antara pengalaman lapangan Relima dan fasilitas pendidikan PKBM Az Zahra Kepahiang melalui Paket GEMBIRA adalah bukti nyata bahwa kita tidak membiarkan satu pun warga Kepahiang tertinggal.

Setiap anak yang berhasil kita ajak kembali ke ruang belajar adalah satu mata rantai keterbatasan yang berhasil kita putus. Dengan mengedukasi para orang tua muda ini hari ini, kita sejatinya sedang membangun generasi Kepahiang yang jauh lebih cerdas, mandiri, dan berdaya di masa depan.

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang