"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Gandeng RUMAH BELANJA SABILA sebagai Digital Marketing Batik Diwo Kepahiang

ZAHRA PUBLISHING. Jumat, 12/3/2021, PKBM Az zahra Kepahiang Gandeng RUMAH BELANJA SABILA Sebagai Digital Marketing Batik Diwo Kepahiang.

Perjanjian kerjasama antara PKBM Az zahra Kepahiang dengan Rumah Belanja Sabila tertuang pada naskah Mou nomor 04/PKS/PKBM AK/III/2021 dan nomor 12/RB Sabila/III/2021 tentang PEMASARAN SECARA DIGITAL HASIL RINTISAN BATIK TULIS DIWO DI KABUPATEN KEPAHIANG.

Kita hidup di zaman yang penuh dengan perubahan secara cepat. Jika kita tidak mengikuti perubahan yang terjadi atau tidak mau beradaptasi terhadap segala perubahan yang ada, maka kita harus bersiap-siap untuk tertinggal dari para kompetitor. Digital marketing akan membantu kita untuk membaca segala perubahan yang ada melalui media online, sehingga bisnis kita bisa beradaptasi dengan segala perubahan tersebut.

Menurut Helmiyesi, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang, “Salah satu tujuan utama dari digital marketing adalah menjangkau target pelanggan dengan lebih efisien dan efektif melalui media digital yang ada. Dengan begitu, digital marketing diharapkan dapat merangkul konsumen secara lebih cepat, tepat dan luas. Dan untuk mencapai tujuan tersebut maka PKBM Az zahra Kepahiang mengandeng RUMAH BELANJA SABILA sebagai media digital pemasaran produk batik diwo kepahiang yang kami produksi.”
Amrullah, pimpinan Rumah Belanja Sabila menyampaikan bahwa Rumah Belanja Sabila adalah platform digital yang menjual kebutuhan masyarakat melalui aplikasi digital tokosabila.com dengan layanan dan motto Belanja Santai dari Rumah. Masyarakat dapat belanja dengan mudah segala kebutuhan rumah tangga melalui situs tersebut.
Batik diwo sebagai batik khas Kabupaten Kepahiang sangat besar peluang pemasaran melalui digital marketing seperti ini. Dengan penerapan digital marketing yang maksimal, kita dapat mengetahui tingkat permintaan pelanggan secara online. Secara tidak langsung, kita akan lebih mengenal apa yang disukai dan tidak disukai oleh para target pelanggan kita.
Nah, dengan adanya Perjanjian Kerjasama (PKS) ini diharapkan animo masyarakat terhadap batik diwo semakin meningkat. Cara belanja mudah, belanja santai dari rumah. Tinggal klik tokosabila.com

TK AR RAZAAK Cinta Budaya melalui Batik Diwo

ZAHRA PUBLISHING. 

Suci Hayani, S.Pd menyampaikan dalam rangka puncak tema NEGARAKU, subtema Adat Kepahiang, maka TK AR RAZAAK mengajak peserta didiknya untuk belajar di luar kelas. Mereka memilih belajar batik Diwo di Rumah Kreatif Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan.

Kegiatan luar kelas seperti ini rutin mereka laksanakan seperti belajar memasak di Albaik chicken. Dan tahun ini mereka belajar membatik.

Menurut Bu Suci tujuan belajar membatik agar anak tahu akan batik Diwo, batik kebanggaan kabupaten Kepahiang. Belajar batik diwo ini juga bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal daerah. Dan menjadi cikal bakal generasi penerus di masa yang akan datang.

Umi Sri Wanti mengucapkan terimakasih kepada TK AR RAZAAK yang sudah berkunjung di rumah kreatif hari ini. Rumah Diwo memberikan edukasi agar batik Diwo semakin dikenal dan dicintai masyarakat.

Bagi sekolah atau masyarakat yang ingin mengetahui tentang batik Diwo dapat mengikuti edukasi seperti ini. Kunjungi kami di desa Sidorejo kecamatan Kabawetan atau di Umeak Diwo Kelurahan Padang Lekat.

 

Kemitraan Batik Diwo PKBM Az zahra Kepahiang dengan Rumah BUMN

ZAHRA PUBLISHING. Kemitraan PKBM Az zahra Kepahiang dengan Rumah BUMN.

Agenda rutin Rumah BUMN adalah melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM setiap bulannya. Hari ini, Selasa, 9 Maret 2021 dilakukan pembinaan langsung oleh Bapak Agung Yudha Prawira, Direktur Pengelola Rumah BUMN PLN Jambi dan Kepahiang. Materi yang disampaikan adalah Kolaborasi dan Kemitraan Mendorong Multiplier Effects UMKM. Syarat utama untuk membentuk kolaborasi dan kemitraan adalah profil produk serta cash flow. Dari pembukuan dan keuangan suatu UMKM dapat dinilai sehat atau tidaknya.

Hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Helmiyesi, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang untuk melakukan perjanjian kerjasama dalam hal pendampingan dan akses permodalan batik tulis diwo yang beliau kelola.

Umi Yesi menyampaikan bahwa saat ini sudah ada beberapa UMKM batik diwo yang sudah terbentuk, namun belum mencukupi jika ada permintaan pasar dalam skala besar. Untuk itu PKBM Az zahra Kepahiang berusaha memberikan edukasi dan membuka rintisan usaha baru di setiap kecamatan. Target dalam 3 tahun semua kecamatan memiliki UMKM batik tulis diwo ini. Sehingga batik khas Kepahiang ini layak dan dapat mejadi ikon di Kabupaten Kepahiang.

Pak Agung menyambut baik rencana dan ide kreatif tersebut. Beliau akan membantu memberikan pendampingan dan akses permodalan bagi UMKM yang baru terbentuk. Pendampingan bisa berbentuk pelatihan, seminar, workshop dan lainnya. Permodalan dapat melalui pinjaman atau bantuan dana langsung.

Terakhir, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang dan Rumah BUMN menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Nomor  03/PKS/PKBM AK/III/2021 dan Nomor  005/RB.KPH/III/2021  TENTANG PENDAMPINGAN DAN AKSES PERMODALAN KEWIRAUSAHAAN BATIK TULIS DIWO DI KABUPATEN KEPAHIANG.

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang