"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Bang Ken: Sajadah Diwo Ini Akan Saya Bawa Ke Luar Negeri

ZAHRA PUBLISHING. Bang Ken akan membawa sajadah diwo ke luar negeri.

H. Ahmad Kanedi, S.H, M,H yang akrab disapa Bang Ken adalah anggota DPD RI dua periode di Provinsi Bengkulu.

Beliau hadir dalam acara Rakerda 1 DPD FPPI Provinsi Bengkulu di aula serba guna gedung daerah provinsi Bengkulu, 20 Maret 2021.

Usai memberikan sambutan dan penghargaan kepada perempuan hebat yang ada di organisasi FPPI, Bang Ken menyempatkan diri mengunjungi stand bazar DPC FPPI Kepahiang.

Stand ini menampilkan karya perempuan kepahiang berupa kain batik Diwo dan sajadah motif Diwo.

Bang Ken sangat tertarik dengan produk batik tulis handmade ini.

“Wah…ini karya yang luar biasa. Kami sedang membangun rumah batik dan tenun. Nanti produk batik Diwo dapat kami tampilkan di sana. Sehingga banyak masyarakat mengetahui dan membeli batik ini. Saya beli sajadah diwonya. Akan saya bawa sajadah ini ke luar negeri” ujar Bang Ken yang disambut antusias oleh anggota DPC FPPI Kepahiang.

Terimakasih Bang Ken. Insyaallah ikhtiar dan niat baik beliau bisa terlaksana sehingga mengangkat produk lokal daerah hingga ke mancanegara.

Kawan-kawan yang berminat koleksi batik tulis handmade Diwo kepahiang dapat langsung berkunjung ke Rumah Kreatif Batik Diwo Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan atau ke Umeak Kain Diwo di Kelurahan Padang Lekat dan IKM Sumber Hayati Desa Tebat Monok.

Info lebih lanjut hubungi Ketua PKBM Az zahra sekaligus ketua DPC FPPI Kepahiang, Helmiyesi di 0852-67888453.

DPC FPPI Kepahiang Raih Penghargaan Terbaik Se Provinsi Bengkulu

ZAHRA PUBLISHING. DPC FPPI KEPAHIANG RAIH PENGHARGAAN TERBAIK SE PROVINSI BENGKULU

Sabtu, 20 Maret 2021

Dalam rangka menindaklanjuti hasil Munas maka DPD FPPI Provinsi Bengkulu melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) ke 1.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh organisasi perempuan se provinsi Bengkulu dan utusan setiap DPC FPPI Kab/kota. Serta senator, DPD RI, yang akrab disapa Bang Ken.

Hi. Elly Dahniarti, S.Sos Ketua DPD FPPI Provinsi Bengkulu menyampaikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga FPPI.

“Organisasi yang besar itu adalah organisasi yang digerakkan bersama sama. AD/ART menjadi pedoman dalam pelaksanaan roda organisasi. Maka setiap anggota wajib membaca dan mengetahui rambu rambu organisasi ini.” Pesan Beliau.

Di akhir acara Bu Elly memberikan kejutan dengan memberikan Penghargaan kepada DPC terbaik yang telah menghasilkan perempuan-perempuan berkarya. DPC yang terpilih adalah DPC FPPI Kabupaten Kepahiang.

“Perempuan Kepahiang baru berumur 1 tahun, namun telah banyak menghasilkan karya bagi masyarakat terutama kaum perempuan. Mereka benar-benar bergerak dalam pemberdayaan perempuan. Salah satunya dengan membentuk unit usaha batik Diwo Kepahiang. Untuk itu Kepahiang kami pilih sebagai DPC terbaik se-provinsi Bengkulu.” Ujar Bu Elly.

Helmiyesi atau yang akrab disapa Umi Yesi menyampaikan rasa terimakasihnya, “Penghargaan ini bukan karena saya yang hebat namun karena perempuan-perempuan di samping kiri kanan, depan belakang yang ada di Kepahiang. Plakat penghargaan ini kami persembahkan untuk perempuan hebat di Kepahiang”

Emi Nata Menjadi Dewan Pakar DPC FPPI Kepahiang: Perempuan Harus Tepat Waktu

ZAHRA PUBLISHING. Perempuan Harus Tepat Waktu.

Helmiyesi beserta pengurus Dewan Pimpinan Cabang Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (DPC FPPI) Kabupaten Kepahiang menyambangi rumah dinas Wakil Bupati Zurdi Nata, Wabup terpilih periode 2021-2024.

Maksud dan tujuan mereka adalah untuk bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi dengan istri beliau, Emi Nurhayati. Istri wakil Bupati yang menjadi Dewan Pakar di kepengurusan DPC FPPI Kabupaten Kepahiang.

Ibu Wakil Bupati yang terlihat cantik dan energik ini menyambut rombongan dengan antusias. Beliau berpesan agar perempuan tetap berkarya di masa pandemi dan ikut meringankan beban ekonomi keluarga.

“Perempuan harus tepat waktu supaya harinya maksimal. Manfaatkan setiap waktu yang berharga itu untuk hal-hal positif dan membangun. Jangan bersantai dan membuang waktu dengan percuma. Manfaatkan waktu untuk melayani keluarga dan masyarakat. Itu penting untuk perempuan yang ingin maju” pesan beliau lebih lanjut.

Hal ini beliau praktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bertemu beliau harus pagi atau malam hari, sebab waktu efektif beliau gunakan untuk mengelola bisnis kopi di gudang pasar kepahiang.

Helmiyesi dkk mengucapkan terimakasih atas kesediaan ibu wabup menerima kehadiran mereka bakda magrib malam tadi. Dan akan mengikuti langkah beliau dalam memanfaatkan waktu dan memberdayakan perempuan melalui sektor ekonomi keluarga.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang