"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Motif “Slindang Lalan Kurung” Raih Juara Favorit Online

Motif “Slindang Lalan Kurung” Raih Juara Favorit Online

KEPAHIANG (30/6/2026) – Dengan bangga kami mengumumkan bahwa desain motif baru berjudul “Slindang Lalan Kurung” karya Revi Adekamisti berhasil terpilih menjadi Juara Favorit Online. Kemenangan ini diraih berdasarkan hasil polling yang melibatkan partisipasi masyarakat luas melalui kanal YouTube TV ZAHRA KEPAHIANG, dengan masa penilaian yang berlangsung sejak 22 hingga 30 Juni 2026.

Daya tarik utama dari karya Revi Adekamisti ini terletak pada filosofi dan cerita di balik goresan motifnya. Berdasarkan ulasan dari dewan juri, Bapak Firmansyah (Emong Soewandi), motif ini sangat istimewa karena mengangkat kearifan lokal. Motif “Slindang Lalan Kurung” terinspirasi dari kisah rakyat Rejang, yakni legenda Lalan dan Bujan Mengkurung. Kisah ini sarat akan nilai cinta, takdir, pengorbanan, serta pertemuan antara dunia manusia dengan dunia kahyangan.

Lebih lanjut, Bapak Firmansyah menjelaskan bahwa motif ini merepresentasikan selendang sebagai simbol kebebasan, identitas, dan ikatan yang menghubungkan dua kehidupan yang berbeda. Sementara itu, unsur-unsur pendukung pada motif tersebut menggambarkan perjalanan batin, harapan, serta kesetiaan yang tumbuh dalam kisah legendaris tersebut. Sebagai sumber inspirasi batik, legenda ini memberikan kekuatan naratif yang khas, menjadikan motif “Slindang Lalan Kurung” tidak hanya bernilai estetis tinggi, tetapi juga berfungsi nyata sebagai media pelestarian sastra lisan dan warisan budaya masyarakat Rejang.

Kompetisi yang diselenggarakan atas kerja sama Yayasan Az Zahra Kepahiang, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, LPDP, dan Dana Indonesiana ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Motif “Slindang Lalan Kurung” memuncaki klasemen dengan total perolehan skor (gabungan penonton, like, dan komentar) sebesar 1.376.

Selain Revi Adekamisti, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para desainer berbakat lainnya yang berhasil masuk ke dalam jajaran 10 besar. Berikut adalah daftar lengkap hasil akhir polling online Top 10:

  1. Revi Adekamisti – Motif Slindang Lalan Kurung (Total: 1.376)
  2. Andres Mardiandas – Motif Iben Buhlang (Total: 1.164)
  3. Wilya Ayu Deri Agustina – Motif Smakuk Lebung Asem (Total: 287)
  4. Jeniar Ferary – Motif Umbung (Total: 252)
  5. Sugi Nopriandi – Motif Bakeak Jang (Total: 214)
  6. Deby Apriandi – Motif Gasing Beliget (Total: 151)
  7. Euis Widianingsih – Motif Srinak (Total: 111)
  8. Annisah Fitriani Tanjung – Motif Yamyam Congklak Jang (Total: 99)
  9. Heriza Tri Satipa – Motif Umeak Pata Sembilan (Total: 86)
  10. Tika Novita – Motif Kluwek Jang (Total: 45)

Selamat kepada Revi Adekamisti dan seluruh peserta 10 besar! Semoga karya-karya luar biasa ini terus menghidupkan dan melestarikan kejayaan budaya luhur tanah Rejang.

 

Mendobrak Stigma: Azifa Rahayu Buktikan Siswa Paket A Mampu Tampil Setara di Lomba Bertutur Kepahiang 2026

Mendobrak Stigma: Azifa Rahayu Buktikan Siswa Paket A Mampu Tampil Setara di Lomba Bertutur Kepahiang 2026

KEPAHIANG – Di balik riuhnya tepuk tangan dan kemeriahan panggung Lomba Bertutur Tingkat SD/MI/Sederajat se-Kabupaten Kepahiang 2026, ada satu sosok peserta yang sukses mencuri perhatian dan memberikan inspirasi mendalam. Ia adalah Azifa Rahayu, satu-satunya peserta kompetisi yang berasal dari pendidikan kesetaraan Program Paket A (setara SD).

Mewakili Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang, Azifa melangkah ke atas panggung dengan kepala tegak. Di hadapan dewan juri dan puluhan peserta dari sekolah dasar formal, Azifa tampil membawakan kisah kearifan lokal bertajuk “Asal-Usul Nama Kepahiang”.

Meski pada kompetisi kali ini Azifa belum berhasil membawa pulang piala kejuaraan, kehadirannya di panggung tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar trofi. Penampilan Azifa menjadi bukti nyata sekaligus pesan kuat bagi masyarakat luas bahwa peserta didik dari jalur pendidikan kesetaraan (non-formal) memiliki mental, potensi, dan kualitas yang setara dengan siswa-siswi dari sekolah formal. Tidak ada batasan ruang bagi siapa pun untuk berkarya.

Keberanian dan kepercayaan diri Azifa yang luar biasa ini tentu tidak lahir begitu saja. Di balik layar, ada dukungan tanpa henti dari guru-guru hebat di PKBM Az Zahra Kepahiang, terutama Umi Titin. Sebagai Wali Kelas Paket A, Umi Titin tampak selalu setia mendampingi setiap langkah anak didiknya tersebut selama jalannya perlombaan.

Suntikan semangat dan support penuh dari Umi Titin menjadi bahan bakar utama bagi Azifa untuk berani menembus batas rasa gugup. Umi Titin meyakinkan Azifa bahwa membawa nama PKBM Az Zahra Kepahiang di ajang bergengsi tingkat kabupaten adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan yang patut dirayakan, apa pun hasil akhirnya.

Pengalaman berharga di panggung Lomba Bertutur 2026 ini dipastikan akan menjadi batu loncatan yang hebat bagi mental seorang Azifa Rahayu. Kisahnya diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta didik kesetaraan lainnya di Kabupaten Kepahiang untuk terus berani bermimpi, tampil percaya diri, dan membuktikan bahwa mereka juga bisa bersinar di panggung mana pun.

Teruslah melangkah dan bercerita, Azifa! Panggung-panggung besar lainnya sudah menanti di masa depan.

 

Bumi Sehasen Bangga! Inilah Deretan Jawara Hebat Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Kepahiang Tahun 2026

Bumi Sehasen Bangga! Inilah Deretan Jawara Hebat Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Kepahiang

 KEPAHIANG – Guna menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus mengasah mental kreativitas generasi muda sejak dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepahiang sukses menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI/Sederajat se-Kabupaten Kepahiang. Acara yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme ini digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 23 hingga 25 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta perwakilan terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Bumi Sehasen. Guna memberikan ruang tampil yang maksimal serta menjaga objektivitas penilaian dewan juri, penampilan para orator cilik ini dibagi menjadi dua sesi performa:

  • Sesi Pertama (24 Juni 2026): Menampilkan nomor urut peserta 1 hingga 25 yang unjuk kebolehan dengan mimik, gestur, dan penjiwaan cerita yang luar biasa.
  • Sesi Kedua (25 Juni 2026): Dilanjutkan oleh nomor urut peserta 26 hingga 50 yang tidak kalah memukau dalam menghidupkan cerita-cerita rakyat yang sarat akan pesan moral.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif selama jalannya kompetisi, tim dewan juri akhirnya mengumumkan nama-nama peserta yang berhasil meraih nilai tertinggi. Selain membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, para pemenang juga berhak mendapatkan hadiah uang tunai pembinaan dengan total nilai yang sangat fantastis.

DAFTAR PEMENANG DAN HADIAH LOMBA BERTUTUR KABUPATEN KEPAHIANG 2026

  • Juara I
    • Nama: Geby Rahmadani (SD Negeri 15 Kepahiang)
    • Jumlah Nilai: 287 (Nomor Undian 41)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp5.000.000,-
  • Juara II
    • Nama: Nadira Aulia Sonata (MIN 04 Kepahiang)
    • Jumlah Nilai: 280 (Nomor Undian 11)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp4.000.000,-
  • Juara III
    • Nama: Alifya Shafana Kurniawan (SD Negeri 09 Kepahiang)
    • Jumlah Nilai: 255 (Nomor Undian 13)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp3.000.000,-
  • Juara Harapan I (IV)
    • Nama: Kiara Nasyita (SD IT Cahaya Rabani)
    • Jumlah Nilai: 253 (Nomor Undian 04)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp2.000.000,-
  • Juara Harapan II (V)
    • Nama: Cantika Davitri (SD Negeri 09 Kepahiang)
    • Jumlah Nilai: 240 (Nomor Undian 27)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp1.500.000,-
  • Juara Harapan III (VI)
    • Nama: Nurul Hafizah (MIN 7 Kepahiang)
    • Jumlah Nilai: 235 (Nomor Undian 33)
    • Hadiah Uang Tunai: Rp1.000.000,-

Keberhasilan penentuan jawara ini tidak lepas dari dedikasi dan penilaian profesional dari tim dewan juri yang bertindak selaku kurator independen, yaitu Emong Soewandi, Ritma Candra, dan Iteng Rasja.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepahiang. Zikrullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sekolah, guru pendamping, orang tua, serta tim juri yang telah mengawal suksesnya acara dari awal hingga akhir. Hadiah uang pembinaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan serta penunjang fasilitas belajar anak-anak agar semakin giat mengasah bakat literatnya.

Selamat kepada para pemenang yang telah mengukir prestasi gemilang, dan tetap semangat untuk seluruh peserta yang telah berani tampil hebat di atas panggung!

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang