"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Lokakarya Rampai Sastra Rejang dengan Aksara Ulu Resmi Dibuka Bupati Kepahiang 

Lokakarya Rampai Sastra Rejang dengan Aksara Ulu Resmi Dibuka Bupati Kepahiang

KEPAHIANG – Upaya pelestarian dan pengembangan sastra lokal terus digalakkan di Kabupaten Kepahiang. Bupati Kepahiang yang diwakili Staf Ahli Bupati Kepahiang, Sudarno Kusuma, secara resmi membuka Lokakarya (Workshop) Rampai Sastra Rejang dengan Aksara Ulu yang bertempat di Hotel Umro pada hari Kamis, 25 September 2025.

Dalam sambutannya, Sudarno Kusuma menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini sebagai langkah konkret untuk menjaga warisan budaya tak benda yang sangat berharga bagi identitas masyarakat Rejang.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Yayasan Az Zahra Kepahiang dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Workshop ini menjadi bagian dari program Fasilitasi dan Apresiasi Komunitas Sastra tahun 2025, yang bertujuan untuk memberdayakan dan mendukung komunitas-komunitas yang aktif dalam pemajuan sastra daerah di seluruh Indonesia.

Antusiasme terhadap kegiatan ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 75 orang. Peserta datang dari berbagai kalangan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap Sastra Rejang dan Aksara Ulu, meliputi pelajar, guru, perwakilan lembaga adat, serta anggota komunitas pegiat budaya.

Turut hadir dalam acara pembukaan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, yang menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Melalui lokakarya ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menulis dan membaca Aksara Ulu, sekaligus mampu menghasilkan karya-karya sastra Rejang yang baru.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga sebagai momentum penting untuk regenerasi dan memastikan Sastra Rejang beserta Aksara Ulu tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Mapel PKN Paket C: Aparatur Pemerintahan Daerah yang Melayani

Kepahiang, 16/9/2025. Proyek PPKn Paket C dengan tema “Aparatur Pemerintahan Daerah yang Melayani” yang berisi daftar kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu beserta kecamatan di dalamnya.

Mengenal Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu. Proyek ini akan membawa kita untuk mengenal lebih dekat wilayah administrasi di Provinsi Bengkulu. Dengan mengetahui nama-nama kabupaten, kota, hingga kecamatan, kita dapat lebih memahami struktur pemerintahan daerah yang bertugas melayani masyarakat di setiap wilayah. Mari kita jelajahi bersama!

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu Beserta Kecamatan

Berikut adalah daftar 1 kota dan 9 kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu, lengkap dengan jumlah dan nama-nama kecamatannya.

1. Kota Bengkulu

Ibu kota provinsi ini memiliki 9 kecamatan, yaitu:

* Gading Cempaka

* Kampung Melayu

* Muara Bangka Hulu

* Ratu Agung

* Ratu Samban

* Selebar

* Singaran Pati

* Sungai Serut

* Teluk Segara

2. Kabupaten Bengkulu Selatan

Kabupaten ini terdiri dari 11 kecamatan, antara lain:

* Air Nipis

* Bunga Mas

* Kedurang

* Kedurang Ilir

* Kota Manna

* Manna

* Pasar Manna

* Pino

* Pinoraya

* Seginim

* Ulu Manna

3. Kabupaten Bengkulu Tengah

Wilayah ini memiliki 11 kecamatan, yaitu:

* Bang Haji

* Bangunan Wetan

* Karang Tinggi

* Merigi Kelindang

* Merigi Sakti

* Pagar Jati

* Pematang Tiga

* Pondok Kelapa

* Pondok Kubang

* Semidang Lagan

* Taba Penanjung

4. Kabupaten Bengkulu Utara

Kabupaten ini menaungi 19 kecamatan, di antaranya:

* Air Besi

* Air Napal

* Air Padang

* Arga Makmur

* Arma Jaya

* Batik Nau

* Enggano

* Giri Mulya

* Hulu Palik

* Kerkap

* Ketahun

* Lais

* Marga Sakti Sebelat

* Napal Putih

* Padang Jaya

* Pinang Raya

* Tanjung Agung Palik

* Ulok Kupai

* Ulok Kupai Induk

5. Kabupaten Kaur

Kabupaten Kaur terdiri dari 15 kecamatan, yaitu:

* Kaur Selatan

* Kaur Tengah

* Kaur Utara

* Kinal

* Luas

* Lungkang Kule

* Maje

* Muara Sahung

* Nasal

* Padang Guci Hilir

* Padang Guci Hulu

* Semidang Gumai

* Tanjung Kemuning

* Tetap

* Tumbang Tiga

6. Kabupaten Kepahiang

Wilayah ini terbagi menjadi 8 kecamatan, yakni:

* Bermani Ilir

* Kabawetan

* Kepahiang

* Merigi

* Muara Kemumu

* Seberang Musi

* Tebat Karai

* Ujan Mas

7. Kabupaten Lebong

Kabupaten Lebong memiliki 12 kecamatan, yaitu:

* Amen

* Bingin Kuning

* Lebong Atas

* Lebong Sakti

* Lebong Selatan

* Lebong Tengah

* Lebong Utara

* Pinang Belapis

* Rimbo Pengadang

* Topos

* Tubei

* Uram Jaya

8. Kabupaten Mukomuko

Kabupaten ini terdiri dari 15 kecamatan, sebagai berikut:

* Air Dikit

* Air Majunto

* Air Rami

* Ipuh

* Kota Mukomuko

* Lubuk Pinang

* Malin Deman

* Penarik

* Pondok Suguh

* Selagan Raya

* Sungai Rumbai

* Teramang Jaya

* Teras Terunjam

* V Koto

* XIV Koto

9. Kabupaten Rejang Lebong

Wilayah ini memiliki 15 kecamatan, antara lain:

* Bermani Ulu

* Bermani Ulu Raya

* Binduriang

* Curup

* Curup Selatan

* Curup Tengah

* Curup Timur

* Curup Utara

* Kota Padang

* Padang Ulak Tanding

* Selupu Rejang

* Sindang Beliti Ilir

* Sindang Beliti Ulu

* Sindang Dataran

* Sindang Kelingi

10. Kabupaten Seluma

Kabupaten Seluma terbagi menjadi 14 kecamatan, yaitu:

* Air Periukan

* Ilir Talo

* Lubuk Sandi

* Seluma

* Seluma Barat

* Seluma Selatan

* Seluma Timur

* Seluma Utara

* Semidang Alas

* Semidang Alas Maras

* Sukaraja

* Talo

* Talo Kecil

* Ulu Talo

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan sebagai peserta didik paket C dapat lebih mengenal dan memahami struktur pemerintahan di Provinsi Bengkulu.

Pengetahuan ini adalah langkah awal untuk menjadi warga negara yang baik dan peduli terhadap pelayanan publik di daerah kita masing-masing.

Siswa Paket C Gembira Ciptakan Produk Kebersihan Mandiri

Siswa Paket C Gembira Ciptakan Produk Kebersihan Mandiri

KEPAHIANG (15/9/2025) – Suasana gembira belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang.

Hari ini, siswa Paket C tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi terjun langsung dalam sebuah praktik kewirausahaan yang menyenangkan dan bermanfaat: membuat aneka produk kebersihan rumah tangga.

Di bawah bimbingan Ibu Erna Wati, instruktur kewirausahaan yang energik dan inspiratif, para siswa diajak untuk menjadi produsen bagi kebutuhan mereka sendiri.

Dengan penuh semangat, Ibu Erna memandu setiap langkah, mulai dari pengenalan bahan-bahan yang aman hingga teknik pencampuran yang tepat.

“Tujuan kami bukan hanya memberikan teori, tapi membekali mereka dengan keterampilan nyata yang bisa langsung dimanfaatkan. Hari ini kita buktikan bahwa belajar itu bisa sangat menyenangkan dan menghasilkan sesuatu,” ujar Erna Wati di sela-sela kegiatan.

Kegiatan praktik ini dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok bekerja sama dengan kompak untuk menciptakan empat jenis produk yang berbeda, yaitu:
* Sabun Colet Serbaguna
* Pembersih Lantai Harum
* Pelembut Pakaian Wangi
* Sabun Pembersih Mobil

Keceriaan terpancar jelas di wajah para siswa. Mereka tampak antusias saat mengukur bahan, mengaduk adonan, hingga mengemas hasil karya mereka. Tawa dan diskusi ringan antar teman membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.

Bagi siswa-siswi Paket C, kesempatan belajar bersama kawan-kawan sebaya dalam suasana yang santai namun produktif ini adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga.

“Senang sekali rasanya! Biasanya kita hanya jadi pembeli, sekarang kita tahu cara membuatnya. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Belajar bareng teman-teman seperti ini jadi lebih semangat,” ungkap salah seorang siswa dengan bangga sambil menunjukkan sabun pembersih mobil hasil karyanya.

Tidak butuh waktu lama, meja-meja setiap kelompok pun dipenuhi dengan botol-botol dan wadah berisi produk pembersih buatan tangan mereka sendiri. Produk-produk ini bukan sekadar hasil praktik, melainkan bukti nyata bahwa mereka mampu berkreasi, bekerja sama, dan berpotensi menjadi wirausahawan muda di masa depan.

Kegiatan praktik ini menjadi cerminan komitmen PKBM Az Zahra Kepahiang dalam memberikan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya mengejar kesetaraan ijazah, tetapi juga membekali setiap siswa dengan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dan memberdayakan.

Semangat dan karya yang dihasilkan hari ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mereka untuk mandiri dan percaya diri menatap masa depan.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang