Peningkatan Kapasitas Tutor, Implementasi Kurikulum 2013
Kepahiang, 12/1/2019. Memasuki semester genap tahun pelajaran 2019, PKBM Az Zahra Kepahiang berbenah diri. Hal pertama yang dilakukan adalah meningkatkan kinerja tutor dengan cara merubah pola kedatangan, dari datang jam mengajar menjadi datang full dihari mengajar alias ngantor. Tujuannya agar layanan terhadap peserta didik dan masyarakat lebih maksimal.
Kedua, membekali tutor berkenaan dengan Kurikulum 2013 yang akan diimplementasikan pada tahun 2019 ini. Untuk itu, maka Az Zahra melaksanakan pelatihan Pembuatan Rancangan Persiapan Pembelajaran (RPP) pada hari Sabtu, 12 Januari 2019 bertempat di Aula PKBM Az Zahra Kepahiang.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Dr. Hartono, S.Pd.M.Pd Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang. Beliau menyampaikan materi tentang Kurikulum 2013 dalam membentuk Tutor yang berkarakter. Inti Kurikulum 2013 adalah Literasi dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Narasumber kedua adalah Ibu Sa’adah Ridwan, M.Pd Kepala BP PAUD dan Dikmas Bengkulu. Beliau menyampaikan tentang Kebijakan BP PAUD dan Dikmas Bengkulu tentang Tutor. Disampaikan bahwa saat ini ada 61 orang Tutor Bantu yang bertugas di SPNF SKB Kab/Kota se-Provinsi Bengkulu. Tutor Bantu tersebut mengajar di Program Kesetaraan (Paket A, Paket B dan Paket C) sebanyak 24 JPL. Jika jam mengajar belum terpenuhi, maka Tutor Bantu dapat mengajar di PKBM untuk melengkapi tugas mengajarnya. Mereka digaji 1,5 juta per bulan, sehingga wajib memenuhi tugasnya sebagaimana perjanjian diawal kerja. Menurut beliau ada 5 tugas Guru atau Tutor yakni (1) merancang pembelajaran, (2) melaksanakan pembelajaran, (3) Evaluasi peserta didik, (4) Membimbing peserta didik, (5) mengerjakan tugas lain yang ditugaskan lembaga. Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa ada 4 kompetensi abad 21 yang wajib dimiliki oleh Tutor yakni (1) Berpikir Kritis (critical thingking), (2) Kreatif (creativity), (3) Kolaborasi (collaboration), dan (4) komunikasi (communication).

Narasumber ketiga adalah Bapak Irawan, S.Pd Tutor Berprestasi Provinsi Bengkulu tahun 2018. Beliau adalah Pelatih Kurikulum 2013 yang telah mengikuti Bimtek Calon Pelatih di Surabaya tahun 2018. Beberapa materi tentang Kurikulum 2013 beliau sampaikan, hingga praktek membuat Rancangan Persiapan Pembelajaran (RPP).

Narasumber keempat adalah Helmiyesi, M.Si Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang yang menyampaikan Tips-tips asyik dan menarik dalam menulis. Keterampilan menulis penting dikuasai oleh Tutor sebab implementasi Kurikulum 2013 antara lain tentang Literasi dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Seluruh tutor yang hadir berjumlah 20 orang. Selain tutor az Zahra, hadir pula beberapa tutor dari lembaga lain yakni dari PKBM Sarana Sakti, PKBM Az zahir, PKBM Excelencia, PKBM Widya Kencana, PKBM Cakrawala dan Tutor Bantu dari SPNF SKB Kepahiang. Mereka sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan sampai dengan selesai. Meski hujan deras dan mati lampu, Tutor berhasil membuat RPP yang ditugaskan. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan berdaya guna bagi Tutor Az Zahra dan Tutor di PKBM/SPNF lainnya. Aamiin.

Membangun Karakter Tutor SPNF SKB Lebong
Lebong, 30/12/2018. Ada yang menarik dari kegiatan Peningkatan Mutu Tutor dan Penyelenggara ala SPNF SKB Lebong yang dilaksanakan selama 3 hari, 28-30 Desember 2018 di Hotel Asri Kel Kampung Jawa Lebong. Mereka mendapat materi Khusus dari Tim Az Zahra Madani Consultan yakni Character Building (Membangun Karakter Diri). Materi terakhir yang disampaikan Bapak Slamet Imam Wakhyudin, S.Ag ini mampu mengaduk-aduk emosi peserta Workshop hingga ada yang meneteskan air mata, menyadari kelemahan dan kekurangan diri selama ini.

Slamet Imam Wakhyudin, S.Ag akrab disapa Abi Imam adalah Ketua PKBM Madani periode 2003-2010; Ketua FK PKBM Prov Bengkulu 2006-2013; Sekjen BK3S Bengkulu 2006-2018; Ketua Komisi Ekonomi MUI; Pembina PKBM Az zahra Kepahiang dan Ketua Sanggar Seni Budaya Panca Mukti.
Karakter atau watak adalah sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya. Karakter yang harus dimiliki Tutor adalah Integritas; Tanggung jawab; Disiplin; Cooperatif /Kerjasama; Visioner; Kreatif dan Responsibilty.

Manusia adalah makhluk yang berfikir, merasa, dan berkehendak . Apa yang dilakukan mencerminkan apa yang dipikirkan, apa yang dirasakannya dan apa yang dikehendakinya.

Perubahan tingkah laku dimungkinkan terjadi manakala kita mampu mengubah cara berfikir dan cara merasa tersebut. Jika cara berfikir kita tidak berubah, maka upaya mengubah perilaku peserta didik tidak akan berhasil, karena perubahan perilaku biasanya lahir dari perubahan cara berfikir manusia (dalam hal ini Tutor).

Perubahan sosial yang direncanakan hanya mungkin dilakukan dengan mengubah budaya kita. Karena budaya adalah konsep, nilai dan keyakinan yang diatur oleh masyarakat dalam waktu lama. Dan Transfer budaya kepada masyarakat hanya mungkin bisa dilakukan dengan sebuah Pendidikan yang sistemik, kontinyu dan konsisten . Konsisten antara yang diketahui (kognitif) dan yang dirasakan (efektif).

Adanya workshop ini diharapkan dapat menciptakan Tutor Pendidikan Masyarakat di SPNF SKB Lebong yang berkarakter. Tutor yang mampu:
Mengubah Kata “Sulit” Menjadi “Mudah’
Mengubah Kata “Tidak” Menjadi “Ya”
Mengubah Kata “Tidak Mungkin” Menjadi “Mungkin”
Mengubah Kata “ Biasa” Menjadi “Luar Biasa”
Tutor Menulis Untuk Pendidikan Berkarakter di SPNF SKB Lebong
Lebong, 30/12/2018. Tutor Menulis Untuk Pendidikan Berkarakter adalah Tema yang dipilih oleh Bu Nurhasanah Ketua Pelaksana Kegiatan Peningkatan Mutu Tutor Pendidikan Kesetaraan di SPNF SKB Lebong. Kegiatan ini diikuti oleh Tutor Bantu, Tutor Kunjung Desa Topos dan Penyelenggara sebanyak 20 orang. Acara dibuka oleh Bapak Andri Darmawan, S.Pd Kepala Bidang Pembinaan dan Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong. Beliau sangat mendukung dan antusias dengan kegiatan Tutor Menulis, apalagi ketika mendapat hadiah dari Umi Yesi, Penulis Buku Pendidikan Masyarakat yang sedang naik daun di provinsi Bengkulu.

Menurut Pak Andri, Tutor wajib bisa menulis. Karena pekerjaan sebagai Tutor menuntut hal tersebut, baik itu menulis persiapan belajar (Silabus, RPP dan Modul) maupun menulis buku-buku bacaan seperti Umi Yesi. Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang ini sangat produktif dalam menulis, sebab dalam waktu 3 bulan sudah menerbitkan 3 buku. Artinya satu bulan satu buku. Ini layak kita jadikan contoh. “Saya berharap Tutor SPNF SKB Lebong dapat menjadi pelopor dalam hal penulisan buku.”

Kepala SPNF SKB Lebong, Ibu Maryani, S.Pd ikut serta memantau dan memberi semangat kepada para Tutor agar mampu menulis. Menurut beliau, saat ini gerakan literasi Indonesia sudah sampai ke desa-desa. Untuk itu perlu ditunjang dengan bahan bacaan yang bermutu dan berkarakter. Peserta didik harus dibekali dengan pemahaman keilmuan dengan baik, salah satunya melalui buku bacaan. Dan buku bacaan terbaik adalah buku yang ditulis oleh Tutor itu sendiri.

Umi Yesi, sapaan akrab Helmiyesi, M.Si yang menjadi narasumber kegiatan ini mengatakan bahwa Semua Orang, tak terkecuali siapa pun dia, mempunyai potensi yang sama dalam menulis. Sebab menulis itu semudah orang berbicara. Dia memberikan tips agar menulis itu menjadi mudah yaitu (1) Menulis adalah kesenangan, (2) Menulis adalah berbicara, (3) Menulis berarti berbagi, (4) Menulis Ekspresi Diri, (5) Menulis wujudkan mimpi.

Dengan bahasa sederhana dan ulasan cara menulis yang asyik membuat peserta tertarik untuk mengikuti jejak Umi Yesi. Ketika mereka ditantang untuk menulis selama sepuluh menit dengan kata kunci TUTOR, MODUL, BERKUALITAS dan ditulis minimal satu halaman. Peserta langsung serius menulis dan praktek di bukunya masing-masing. Hasilnya??

Di luar dugaan…hampir semua peserta mampu menulis satu halaman, bahkan ada yang lebih. Dan dengan percaya diri mereka membacakan tulisan tersebut di depan peserta lainnya. Ada cerita yang lucu, ada yang gembira, ada pula cerita yang romantis. Semua Tutor mampu menulis dengan gaya bahasanya masing-masing.

Di akhir sesi, mereka berjanji akan menulis minimal 1 tema per tutor dan tulisan tersebut akan dikumpulkan hingga layak menjadi sebuah buku. Untuk editing naskah, lay out, desain cover dan menerbitkan buku hingga ber-ISBN akan dibantu sepenuhnya oleh Tim Azzahra Publishing.

Jadi, bagaimana supaya bisa menulis ?
BUKAN IKUT PELATIHAN!
BUKAN NGOBROLIN CARANYA NULIS!
BUKAN YANG LAIN!
SUPAYA BISA NULIS……????
CARANYA YAAA …….NULIS-LIS-LIS-LIS!
