Az Zahra Kepahiang
GERAKAN MENJAHIT MASKER GRATIS UNTUK LANJUT USIA
Kepahiang, 18/4/2020. GERAKAN MENJAHIT MASKER GRATIS UNTUK LANJUT USIA
Umi Yesi, Ketua DPC FPPI Kepahiang mengalang donasi biaya beli kain untuk membuat masker. Ada 10 orang penjahit yang bergabung dalam aksi sosial ini. Dibawah komando Ibu Nurhayati Ketua LKP Sumber Hayati, mereka siap menjadi volunter secara sukarela untuk menjahit maskernya. Masker akan di sumbangkan secara gratis untuk lanjut usia binaan Yayasan Az Zahra Kepahiang dan masyarakat umum. Lansia menjadi prioritas karena mereka lebih rentan terhadap resiko tertular covid-19

Menurut World Health Organization, angka kematian paling banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun ke atas dengan persentase mencapai lebih dari 22%. Mengapa lansia lebih rentan terhadap paparan virus corona? Seiring bertambahnya usia seseorang, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan. Mulai dari menurunnya produksi hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, hingga kekuatan dan fungsi organ-organ tubuh.

Kemudian, sistem imun sebagai pelindung tubuh pun tidak dapat bekerja dengan maksimal layaknya saat masih muda. Akibatnya, sulit bagi orang lanjut usia atau lansia untuk melawan berbagai macam bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk terinfeksi virus corona COVID-19. Selain itu, tak sedikit lansia yang memiliki penyakit kronis, seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau kanker. Hal tersebut juga dapat meningkatkan risiko dua kali lipat bagi lansia terinfeksi virus corona.

Donasi berupa kain atau uang tunai yang akan dibelikan kain sudah berlangsung mulai tanggal 5 April 2020. Dan dana yang telah terkumpul hingga saat ini:
Tanggal 5/4/2020: Hamba Allah 200 rb
Tanggal 6/4/2020: Hamba Allah 300 rb
Tanggal 7/4/2020: Hamba Allah 200 rb
Tanggal 11/4/2020: Hamba Allah 350 rb
Tanggal 15/4/2020: Hamba Allah 1 juta
TOTAL DONASI UNTUK KAIN MASKER Rp.2.050.000,-
Jumlah kain masker yang sudah dijahit dan dibagikan hingga saat ini sebanyak 1.030 buah. Masker dibagikan ke rumah-rumah lansia yang dilakukan oleh para pendamping lansia setiap Kecamatan.
| No | Kecamatan | Pendamping Lansia |
| 1 | Kepahiang | Evitaria
Lidya Analiza Lilis Lismi Imelda Siti Susi Foni Merti Elvi |
| 2 | Seberang Musi | Diana |
| 3 | Merigi | Deska Pranoto |
| 4 | Bermani Ilir | Desna
Ida Royani Tandai |
| 5 | Tebat Karai | Dewi Hartati
Eni Lestari Riska |
| 6 | Muara Kemumu | Reti
Linda |
| 7 | Ujan Mas | Mardhatilla
Yopa |
| 8 | Kabawetan | Sri Wanti
Linda |

Selain masker, lansia juga diberi Sari Kurma, hasil donasi yang digalang Ibu Reka dkk. Sampai saat ini sudah 110 sarikurma yang telah dibagikan kepada lansia binaan.
BANTU KAMI UNTUK MENJAHIT MASKER GRATIS UNTUK LANSIA KEPAHIANG. DONASI KE REK BRI KEPAHIANG No.214601000177534 atas nama Nurhayati (Koordinator menjahit DPC FPPI KPH). Terimakasih



Belajar di rumah…Ujianpun di rumah aja, Stay at home
Kepahiang, 8/4/2020. Belajar di rumah…Ujianpun di rumah aja
Sejak merebaknya virus covid-19 maka tatap muka yang rutin dilaksanakan di PKBM Az zahra Kepahiang ditiadakan. Tertanggal 18 Maret 2020, semua siswa paket a, paket b dan paket c belajar di rumah secara mandiri dengan penugasan.
Untuk menghindari mengumpulkan peserta didik maka Ujian Penyetaraan/Ujian Sekolah dilaksanakan dengan metode (peserta memilih salah satu) sebagai berikut:
- Konvensional: peserta didik paket a, paket b dan paket C mengambil soal-soal Ujian di sekretariat PKBM Az Zahra kepahiang mulai tanggal 1 s.d 11 april 2020, jam 08.00 – 12.00 wib dan mengerjakan soal-soal tersebut di rumah. Jawaban ditulis di kertas folio dan dikumpulkan paling lambat hari Sabtu, 18 April 2020
- Online: peserta didik meminta soal-soal ujian melalui group WA. Jawaban diketik di kertas ukuran F4 spasi 1.5 cm dan dikirim melalui email daring@gmail.com dan dikumpulkan paling lambat hari Sabtu, 18 April 2020
- Peserta didik diharapkan membuat konten positif berkenaan kegiatan belajar/ujian di rumah seperti bukti foto atau video sedang belajar atau sedang menjawab soal-soal. Dan di share di group wa Az Zahra Student’s club
Berikut adalah dokumentasi peserta didik yang sedang belajar dan mengerjakan soal-soal ujian di rumah. Mereka menshare bukti belajar melalui wa group dan melalui facebook. Mereka saling menyemangati satu dengan lainnya. Tutor juga ikut membimbing dan mengarahkan belajar anak melalui group wa Az Zahra Student’s club.






Bersahabat dengan Alhamdulillah dalam Menghadapi Covid-19
Bersahabat dengan Alhamdulillah dalam Menghadapi Covid-19
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menutup sementara tempat hiburan dan rekreasi mulai 23 Maret – 5 April untuk melindungi warga dari penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19). Di Kabupaten Kepahiang, Bupati membuat surat edaran nomor 180/42/bag.3/2020 tentang pencegahan dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19) di Kabupaten Kepahiang yang berbunyi bahwa aktifitas belajar mengajar tingkat TK/SD/SMP dilakukan di rumah/jarak jauh dan dalam pengawasan orang tua mulai tanggal 18 s.d 31 Maret 2020.
Untuk itu PKBM Az Zahra Kepahiang segera menindaklanjuti surat edaran tersebut. Mulai tanggal 18 s.d 31 Maret 2020 semua layanan dan proses tatap muka ditiadakan. Seluruh peserta didik paket A/B/C melakukan pembelajaran di rumah.
Menyikapi hal ini, jangan panik dan cemas berlebihan. Tetap beraktifitas seperti biasa meskipun belajar dan bekerja dilakukan di rumah. Ucapkanlah Alhamdulillah dan berbahagia. Lo kok Alhamdulillah? Bukankah ini musibah bagi kita? Bagaimana bisa bahagia?
Menurut Masrukhul Amri, salah satu gizi spiritual dalam menghadapi kehidupan adalah bersahabat dengan “alhamdulillah” yang artinya segala puji bagi Allah Swt. Orang-orang yang sering bersahabat dengan “gizi spiritual” ini, insyaAllah hidupnya akan lebih bahagia dibanding yang mereka duga.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau adakan virus corona/covid-19 merajalela, sebab dengan demikian pemimpin Negara memikirkan keselamatan rakyatnya. Rakyat juga belajar taat pada intruksi pemerintah untuk selalu mencuci tangan, menghindari keramaian dan menutup mulut dengan masker agar berkurang pembicaraan yang tidak bermanfaat (menyebar berita hoax).
Alhamdulillah ya Allah dengan adanya covid-19, Engkau beri kesempatan anak dan orangtua belajar dan bekerja di rumah. Sebab banyak anak yang kekurangan kasih sayang dan perhatian ayah bunda. Dengan berada di rumah dua pekan ini akan menimbulkan kehangatan dalam keluarga. Kebersamaan tercipta dan komunikasi terbangun kembali melalui makan bersama di meja makan, saling ajar mengajari antara kakak adik tentang materi yang ditugaskan sekolah. Bergotong royong membersihkan rumah, membantu ibu, meringankan pekerjaan rumahnya.
Selain ucapan Alhamdulillah dalam menghadapi covid-19, masih banyak ungkapan syukur lainnya yang dapat melegakan dan menentramkan hati kita dalam mengarungi kehidupan ini. Alhamdulillah dapat menjadi obat hati dari cemas dan khawatir yang berlebih, antaranya:
Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku seorang suami, sebab banyak orang yang ingin bersuami namun belum menemukannya. Suami dengan segala keangkuhannya, menyebabkan hambamu ini mampu belajar sabar.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku seorang istri, sebab banyak orang yang ingin beristri namun belum menemukannya. Istri dengan segala kesulitannya untuk dididik, menyebabkan hambamu ini harus banyak belajar ilmu “Andragogy”, yaitu pendidikan untuk orang-orang dewasa.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku beberapa anak, sebab banyak orang yang ingin punya anak namun belum engkau izinkan dan juga banyak yang belum punya anak karena memang belum ketemu jodoh. Anak dengan segala kesulitannya untuk dinasehati, menyebabkan hambamu ini harus banyak menambah ilmu agar sesuai dengan perkembangan zaman anak-anak. Dengan kehadiran anak-anak, justru menyebabkan hambamu malu kalau mau bertengkar dengan istri dan atau suami.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau menitipkan kepadaku seorang atasan pemarah dan sering mengungkit-ngungkit berbagai masalah, sebab banyak orang yang tidak punya atasan, bukan karena dirinya atasan tapi karena dirinya menganggur. Dengan atasan pemarah hambamu berkesempatan untuk mendoakan semoga beliau segera sadar bahwa kemarahan akan menghancurkan siklus kehidupan dirinya sendiri.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau menitipkan kepadaku banyak karyawan, yang sebagiannya suka demo minta tuntutan gaji dan kesejahteraan lainnya, sebab banyak orang tidak punya karyawan sebab sudah lima tahun belakangan ini perusahaannya gulung tikar dan bahkan tikarnyapun sampai tidak ada yang digulung. Dengan punya karyawan, semoga hambamu bisa menjadi salah satu jalan rizki bagi mereka dengan seizin Engkau ya Allah.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan orang-orang disekelilingku sebagian ada yang menyakiti, walaupun hamba-Mu ini telah berusaha untuk berbuat baik kepada siapapun sekuat kemampuan. Sebab, banyak orang yang tidak pernah disakiti orang lain karena dalam hidupnya tidak pernah bergaul dengan masyarakat banyak. Semoga dengan disakiti dan hambamu tetap ingin berbuat baik dengan yang menyakiti menyebabkan Engkau akan mengabulkan doa-doa orang yang terdhzolimi ini.
Alhamdulillah ya Allah, Engkau memberi kesempatan kepadaku, kuliah tidak sesuai dengan jurusan pilihan pertama, sebab banyak orang yang tidak pernah menikmati jurusan kuliah karena kekurangan dana untuk memenuhi keinginannya kuliah. Dengan kuliah tidak sesuai jurusan, semoga akan punya lebih dari satu keahlian, keahlian pertama adalah jurusan ketika kuliah dan keahlian lainnya adalah mempelajari sendiri banyak hal yang dulu dicita-citakan.
Duhai Sahabat,
Banyak hal didunia ini yang bisa kita syukuri dengan mengucapkan “Alhamdulillah”, dan dengan sering mengucapkan alhamdulillah, milyaran peluang prestasi akan mengejar-ngejar kita. Banyak hal didunia ini yang kita tidak siap menyukuri dengan mengucapkan “Alhamdulillah dan dengan sering merasa berat dan bahkan enggan mengucapkan alhamdulillah, milyaran peluang prestasi akan lari meninggalkan kita.
Berani hadapi tantangan bersahabat dengan alhamdulillah agar hidup dikejar-kejar prestasi? Berani hadapi virus covid-19 dengan Alhamdulillah agar hidup terasa lapang dada, tidak takut dan cemas berlebihan? Ketahuilah bahwa ungkapan syukur dibarengi dengan berpikir positif akan meningkatkan imunitas dalam diri kita sehingga dapat menangkal virus dan melemahkannya.
Ayo praktek….Alhamdulillah ya allah….