"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Pengumuman Kelulusan Paket C Setara SMA TP 2019/2020 di PKBM Az Zahra Kepahiang

Kepahiang, 2/5/2020. Pengumuman Kelulusan Paket C Setara SMA di PKBM Az Zahra Kepahiang

Berbeda dengan pengumuman kelulusan tahun sebelumnya, tahun ini pengumuman di sampaikan melalui media social group whatsapps dan facebook, dikarenakan adanya kebijakan jaga jarak atau social distancing dalam masa darurat penyebaran virus covid-19.

Umi Yesi, Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang menyampaikan informasi bahwa berdasarkan hasil rapat dewan guru/tutor dan pengelola pada hari Kamis, 30 April 2020 menyatakan bahwa tidak semua peserta didik dinyatakan LULUS. Ada 12 peserta didik yang tidak diluluskan.

Mengapa mereka tidak lulus?

  1. Double data pada DNT
  2. Peserta didik yang mendaftar secara online namun tidak ada komunikasi kembali selama proses pembelajaran dan tidak mengikuti ujian sekolah
  3. Peserta didik yang belajar hafiz alqur’an di Pondok Pesantren Desa Embong Ijuk namun mereka keluar dan tidak mondok lagi sehingga tidak mengikuti ujian sekolah
  4. Peserta didik yang tidak mengikuti proses pembelajaran dan tidak mengikuti ujian sekolah sebagaimana ketentuan yang dipersyaratkan.

Dan kabar gembira bagi yang lulus adalah mereka dapat melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi dan bekerja dalam rangka mencapai cita-cita mereka. Berikut nama-nama peserta didik paket C yang lulus di PKBM Az Zahra Kepahiang Tahun Pelajaran 2019/2020.

NO NAMA Nilai

Rata Rata

KETERANGAN
1 PETI ATIKA PRATIWI 76 LULUS
2 YOSEP MULIA PUTRA TIDAK LULUS
3 ADEK PUJA TRISNO 82 LULUS
4 AGUNG AZZUMAR MUKMIN 87 LULUS
5 ANDRI ROPIS 83 LULUS
6 ANGGUN ARMANJA 77 LULUS
7 ANTON SUBOWO 76 LULUS
8 BAMBANG HERI PURWANTO 77 LULUS
9 CITRA KURNIAWATI TIDAK LULUS
10 DEA OKTRIANA 77 LULUS
11 DENDI SAPUTRA 79 LULUS
12 DEWI SULISYANI 77 LULUS
13 DIANTO 78 LULUS
14 DONI ANTONI 83 LULUS
15 DONI SUKARMANSAH 79 LULUS
16 ELIN MAHARANI 85 LULUS
17 EVAN 78 LULUS
18 HENDRI APRIANJAYA 76 LULUS
19 FIRMANSYAH 75 LULUS
20 GUPRAN SUSWANTO TIDAK LULUS
21 GUSTI ARDIANSAH 81 LULUS
22 HELDI 75 LULUS
23 HENGKI YURIZAL 77 LULUS
24 HERMAWATI 76 LULUS
25 INTAN PERMATA SARI TIDAK LULUS
26 LEODRIKO. S TIDAK LULUS
27 LIO 76 LULUS
28 MELI DIANA 76 LULUS
29 MELSA ISTIA WANTI 77 LULUS
30 MERI SUGIYANTI 77 LULUS
31 META KURNIATI TIDAK LULUS
32 META PASMA JAYA TIDAK LULUS
33 MUGIANTO 78 LULUS
34 HAJI SELA 77 LULUS
35 MUHAIMIN ADI NESA TIDAK LULUS
36 MUHAMMAD RIKI ANDIKA 76 LULUS
37 MUSRAN UMARIKO 78 LULUS
38 NANI SUGIARTI 80 LULUS
39 NETI ALISA 77 LULUS
40 NITA WIDYA ASTUTI 77 LULUS
41 NORA ELTIKA 78 LULUS
42 NOVIA NAFISTA TIDAK LULUS
43 NYIMAS ALDA HAFIZAH 80 LULUS
44 ODIO SAPUTRA 77 LULUS
45 OKA DWINATA 77 LULUS
46 PAIMUN 76 LULUS
47 PANJI ADE PADWI PUTRA 76 LULUS
48 Purwanto 76 LULUS
49 RAMDANI FISABILILAH 81 LULUS
50 DYO FITRA BAYU PAMUNGKAS 75 LULUS
51 RENO DEDEN PERMANA 77 LULUS
52 RENTO HARTONO 77 LULUS
53 RIKI YOLANDO 77 LULUS
54 RIO SAPUTRA 77 LULUS
55 SANDI SEPTO PRANAJA 79 LULUS
56 SINARWAN 79 LULUS
57 SINTA EVIANA 77 LULUS
58 SUHENDRI 79 LULUS
59 SURATNO 76 LULUS
60 SUTARTO TIDAK LULUS
61 VIOLA LEVIA DWI PRASTIKA 82 LULUS
62 WAHYU HANDIKA TIDAK LULUS
63 WENDI MEY SANJAYA 78 LULUS
64 YOPI HANDOYO TIDAK LULUS

Kami ucapkan SELAMAT BAGI ANDA YANG LULUS PAKET C SETARA SMA DI PKBM AZ ZAHRA KEPAHIANG TP 2019/2020.

Dan kalian yang lulus tidak perlu datang ke sekolah terlebih dahulu, surat keterangan kelulusan bisa menghubungi Pak Kms Fahrudin, S.Pd untuk dikirim dengan whatsapps atau email. Terimakasih

 

TIPS PUASA RAMADHAN DALAM MASA DARURAT COVID-19

Kepahiang, 24/4/2020. TIPS PUASA RAMADHAN DALAM MASA DARURAT COVID-19

Hari ini adalah puasa pertama di bulan Ramadhan yang terasa sunyi. Puasa perdana yang paling mengelisahkan hati. Ramadhan pertama terasa berbeda. Saat adzan isya berkumandang tadi malam, ingin rasanya datang dan memenuhi masjid namun MUI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta beberapa ormas islam menghimbau untuk shalat taraweh di rumah saja. Kita tidak boleh datang ke masjid untuk shalat dan taraweh berjamaah sebagaimana mestinya. Aah….sedih rasanya.

Hal ini dikarenakan wabah Penyakit coronavirus (COVID-19) yang sedang melanda sejumlah daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Kepahiang. Dan Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kepahiang yaitu Bupati Kepahiang,  Hidayattullah Sjahid telah mengumumkan hasil swab test yang telah dijalani oleh ke 3 warga Kabupaten Kepahiang. “Pasien 01 (48 Tahun), Pasien 02 umur 46 Th warga Tebat monok (istri) dan Pasien 03 Laki-laki umur 8 tahun (anak) dan berdasarkan hasil swab pasien 01, 02, dan 03 hasilnya Positif Covid-19,” terang Ketua Gugus Tugas Covid 19, Selasa (21/04).

Informasi ini menambah ketakutan masyarakat untuk keluar rumah dan pemerintah daerah gencar mensosialisasikan gerakan tinggal di rumah saja. Jangan kemana-mana…shalat dan taraweh di rumah. Ramadhan tahun ini tidak dapat dilakukan di ruang publik, seperti masjid. Meski tidak bisa tadarus bersama, tarawih bersama dan iktikaf di masjid, tetapi tidak boleh mengurangi amalan dengan tetap beribadah di rumah.

Ramadhan tahun ini hadir saat dunia sedang dilanda pandemi COVID-19. Maka, banyak hal yang harus disesuaikan agar nilai ibadah tidak berkurang sekaligus berikhtiar melawan corona di rumah. Berikut amalan-amalan menyambut Ramadhan di tengah masa pandemi:

Menata niat yang baik, ikhlas dan menyambutnya dengan penuh kegembiraan

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka.”

Begitu mulianya bulan Ramadhan sehingga menyambut dengan perasaan senang dan gembira saja Allah SWT akan memberikan jaminan surga kepadanya. Dengan catatan jika semua itu dilaksanakan dengan penuh keimanan dan keihlasan. Artinya puasa di rumah dan tidak boleh kemana-mana harus kita taati dengan ikhlas dan tetap berbahagia karena untuk kemaslahatan bersama.

Membaca Al Qur’an dan Perbanyak Sedekah

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Faathir: 29-30)

Di masa pandemi ini kita manfaatkan untuk membaca alquran di rumah, begitu besar manfaat membaca alquran di bulan Ramadhan dimana nilai pahalanya dilipatgandakan hingga sepuluh kali lipat dari biasanya.

Sedekahpun dapat kita lakukan dengan cara membeli dagangan saudara kita yang berjualan di rumah melalui delivery online, karena mereka tidak memiliki pendapatan seperti hari biasanya, sebelum masa darurat ini. Menyumbangkan rejeki melalui donasi-donasi yang digerakkan pemerintah atau berbagai organisasi untuk membeli APD tim medis atau memberi bantuan kepada masyarakat yang kena dampak corona ini.  

Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Untuk kegiatan silaturahmi dan saling meminta maaf bisa dilakukan melalui media sosial dan media daring mengingat masih ada kebijakan untuk physical distancing dan PSBB.

“Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar diat kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu nikmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. (QS Al-Baqarah ayat 178).

 Ikut Kajian Online

Di zaman yang serba modern ini, kita tak perlu keluar rumah untuk melakukan kajian. Sebab saat ini sudah banyak kajian-kajian via online. Kita bisa mendengarkan ceramah dari ustaz melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram hingga YouTube. Kita juga bisa memilih tema kajian apa yang diinginkan.

 Olahraga

Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan saat bulan puasa ditengah masa pandemi covid-19 adalah berolahraga. Olaharaga bisa dilakukan dimana saja, termasuk di rumah. Tak perlu olahraga berat, bisa melakukan beberapa olahraga ringan agar tubuh tetap sehat. Seperti peregangan, yoga, hingga lari-lari kecil. Kita bisa melakukan olahraga disaat pagi hari atau sore hari saat menunggu waktu berbuka tiba.

Demikian Tips atau amalan yang dapat kita lakukan selama bulan Ramadhan tahun ini. Meski ruang gerak terbatas, tapi ibadah tetap harus maksimal. Kita berdoa agar wabah ini cepat berlalu dan kita dapat segera bertemu dan bertegur sapa sebagaimana mestinya.

Puasa di rumah happy…nikmat…dan bahagia.

PDA Aisyiyah Kepahiang Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat yang terkena Dampak Covid-19.

Kepahiang, 22/4/2020. PDA Aisyiyah Kepahiang Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat yang terkena Dampak Covid-19.

Organisasi Perempuan Muhammadiyah,  Aisyiyah turut mengambil peran membantu pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai tingkat pusat sampai ranting, mereka melakukan beragam usaha memutus mata rantai Covid-19 melalui Gerakan Nasional Ta’awun Peduli Covid-19 yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini, Rabu, 22 April 2020.

PDA Aisyiyah Kabupaten Kepahiang juga ikut ambil bagian dalam Gerakan Nasional Ta’awun Peduli Covid-19, mereka ikhtiar menghadapi Covid-19 dengan cara bersinergi dengan Muhammadiyah, Lazismu dan amal-amal usaha lain.

Ketua PDA Aisyiyah Kepahiang, Mulyanti, S.Pd.Aud mengatakan bantuan berupa paket sembako sebanyak 30 paket yang berisi Beras secupak, Gula 1 kg, Telur setengah karpet, Minyak 1 liter dan Roti/kue. Juga ada tambahan Masker dari Lazismu Bengkulu, dan Jadwal Imsakiah dari PD Muhammadiyah. Bantuan tersebut diberikan kepada lansia, difabel, dhuafa dan mustadha’afin yang berada di Kecamatan Kepahiang yaitu Mandi angin, Taba Tebelet, Karang Anyar, Pensiunan, Bogor Baru, Jalan Sempiang, Asolihin, Jln Tunggal, Pasar Kepahiang, Pasar Tengah, Jln sempiang, dan Pensiunan.

Selain bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana covid-19, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah yang ke 106 H/103 M dengan Tema Aisyiyah Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat yang terkena Dampak Covid-19.

“‘Aisyiyah yang besar ini harus terus kita rawat dan kita tegakkan agar semakin besar dan bermanfaat tidak hanya untuk kepentingan Muhammadiyah ‘Aisyiyah semata tetapi juga kepentingan mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan umat bangsa. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban   masyarakat yang terkena dampak covid 19, dan Pengurus Aisyiyah diberi kesehatan dan rejeki yang cukup agar tetap bisa berbagi. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang sudah ikut berpartisipasi menyisihkan sedikit rejeki dan waktu untuk gerakan Aisyiyah hari ini.” pesan Ketua PDA Aisyiyah Kepahiang Mulyanti, S.Pd.Aud diakhir sesi wawancara hari ini.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang