Pesona Jemput Bintang di PAUD Cahaya Mentari: Disiplin Sejak Usia Dini
Sambutan Hangat dan Adab yang Memukau: Pesona Siswa PAUD Cahaya Mentari Desa Weskut di Mata Umi Yesi
WESKUT (Jumat, 23 Januari 2026) – Memasuki hari keempat Roadshow “Jemput Bintang” Milad ke-23 Yayasan Az Zahra Kepahiang, suasana di PAUD Cahaya Mentari Desa Weskut memberikan warna yang berbeda. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan menjadi saksi betapa adab dan karakter telah tumbuh subur di sekolah binaan ini.
Kedisiplinan Sejak Dini
Sejak rombongan tiba, sambutan hangat sudah terasa dari barisan rapi anak-anak yang menyambut di halaman. Namun, momen paling berkesan terjadi saat Ketua Yayasan Az Zahra, Umi Yesi, mulai menyampaikan sambutan dan maksud kedatangannya.
Tanpa perlu diminta berkali-kali, anak-anak tersebut duduk dengan tenang dan menyimak setiap kata yang disampaikan dengan penuh perhatian. Pemandangan langka ini membuat Umi Yesi terpesona. Beliau melihat bahwa adab mendengarkan dan menghargai orang tua telah menjadi kebiasaan (habit) yang mendarah daging pada siswa di sini.
Buah Kerja Keras Dewan Guru
“Saya sangat terkesan. Adab yang memukau dari anak-anak di Desa Weskut ini adalah cerminan dari didikan luar biasa para dewan guru di PAUD Cahaya Mentari. Menanamkan kebiasaan baik pada anak usia dini adalah investasi masa depan yang paling berharga,” ungkap Umi Yesi dengan penuh rasa syukur.
Kepercayaan dan Kebanggaan Orang Tua
Suasana penuh kekeluargaan ini juga dirasakan oleh para orang tua wali murid. Mereka mengungkapkan rasa bangga karena anak-anak mereka menempuh pendidikan di PAUD Cahaya Mentari. Sebagai salah satu lembaga binaan Yayasan Az Zahra, sekolah ini dinilai berhasil memadukan kurikulum pendidikan dengan penguatan akhlak, sehingga orang tua merasa tenang dan optimis akan tumbuh kembang buah hati mereka.
Misi “Jemput Bintang” di hari keempat ini pun ditutup dengan keyakinan kuat bahwa bintang-bintang dari Desa Weskut ini akan bersinar terang, bukan hanya karena kecerdasannya, tetapi karena kemuliaan adabnya.
Misi ‘Jemput Bintang’: Upaya Yayasan Az Zahra Menemukan Potensi Anak Sejak Dini di PAUD Asyifa
Misi ‘Jemput Bintang’: Upaya Yayasan Az Zahra Menemukan Potensi Anak Sejak Dini di PAUD Asyifa
SEBERANG MUSI (Kamis, 22/1/2026) – “Setiap anak adalah bintang, dan tugas kita adalah memastikan cahayanya tidak redup.” Semangat itulah yang dibawa Yayasan Az Zahra Kepahiang dalam Roadshow hari ketiga di PAUD Asyifa, Desa Bayung, Kecamatan Seberang Musi.
Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-23 ini disambut penuh sukacita. Anak-anak dan orang tua wali murid tampak berbaris rapi di halaman sekolah, menyambut kehadiran Ketua Yayasan Az Zahra, Umi Yesi, bersama Pimpinan Cabang Haqqtour, Umi Titi Sarimanah.
Menemukan Potensi di Setiap Sudut Desa
Fokus utama kegiatan ini adalah menjalankan misi ‘Jemput Bintang’, yaitu sebuah gerakan untuk mengenali dan menemukan potensi emas anak-anak sejak usia dini. Umi Yesi menegaskan bahwa anak-anak di Desa Bayung memiliki bakat dan kecerdasan yang luar biasa yang harus “dijemput” dengan pola asuh dan pendidikan yang tepat.
“Kami datang ke PAUD Asyifa untuk melihat langsung bintang-bintang kecil kita. Yayasan ingin memastikan bahwa potensi mereka terpetakan sejak dini, sehingga orang tua dan guru memiliki visi yang sama dalam membimbing mereka menuju masa depan,” jelas Umi Yesi di tengah suasana akrab penuh cinta kasih.
Program Unggulan Sebagai Penunjang Potensi
Untuk mendukung lingkungan tumbuh kembang anak yang berkualitas, Yayasan Az Zahra juga membawa program unggulan sebagai solusi bagi para orang tua. Salah satunya adalah kolaborasi bersama Haqqtour melalui program Umroh Ekonomis “Ceria”.
Dalam kesempatan ini, dibagikan pula voucher Umroh Ceria sebagai bentuk dukungan yayasan terhadap spiritualitas keluarga wali murid. Yayasan meyakini bahwa potensi anak akan berkembang maksimal dalam keluarga yang memiliki ketenangan spiritual dan akses terhadap kemudahan ibadah.
Bonding dan Harapan Masa Depan
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menciptakan kedekatan (bonding) yang kuat antara yayasan dengan sekolah binaan. Dengan menemukan potensi sejak dini melalui misi Jemput Bintang, Yayasan Az Zahra berkomitmen untuk terus mengawal setiap langkah perkembangan anak didik di PAUD Asyifa agar kelak menjadi generasi yang gemilang.
Penuh Haru, Roadshow Jemput Bintang di SPS Alifah
Penuh Haru, Roadshow ‘Jemput Bintang’ Hari Kedua di SPS Alifah Peraduan Binjai Perkuat Bonding Yayasan
KEPAHIANG (17/1/2026) – Perjalanan hari kedua Roadshow “Jemput Bintang” dalam rangka Milad ke-23 Yayasan Az Zahra Kepahiang berlanjut ke SPS Alifah, Desa Peraduan Binjai.
Berbeda dengan hari sebelumnya, pertemuan kali ini diwarnai suasana haru dan kekeluargaan yang mendalam antara pihak yayasan dan pengelola sekolah.
Kepala Sekolah SPS Alifah, Fevy, menyampaikan laporan kondisi sekolah dengan penuh ketulusan. Di hadapan Umi Yesi, ia memaparkan keadaan sekolah yang masih sangat sederhana. Fevy menitipkan harapan besar agar Yayasan Az Zahra dapat memberikan dukungan, terutama dalam peningkatan kompetensi guru.
“Kami ingin anak-anak di sini merasa betah dan semangat datang ke sekolah. Dukungan untuk meningkatkan kapasitas guru sangat kami butuhkan agar pelayanan kami maksimal,” ungkap Fevy dengan nada haru.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Yayasan Az Zahra Kepahiang, Umi Yesi, menyambutnya dengan senyum teduh dan penuh optimisme. Beliau menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi catatan penting dan ditindaklanjuti dalam program kerja yayasan mendatang.
Umi Yesi menjelaskan bahwa salah satu esensi utama dari gerakan “Jemput Bintang” adalah menciptakan bonding (kedekatan) yang kuat antara PAUD-PAUD binaan dengan Yayasan Az Zahra.
“Kami hadir bukan sekadar berkunjung, tapi untuk merangkul. Kami ingin memastikan PAUD binaan tidak berjalan sendirian. Aspirasi dari SPS Alifah ini adalah amanah bagi kami untuk terus bergerak meningkatkan mutu pendidikan di seluruh pelosok Kepahiang,” ujar Umi Yesi.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling menguatkan. Yayasan Az Zahra berharap, melalui sinergi dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, bintang-bintang kecil di Desa Peraduan Binjai dapat bersinar lebih terang tanpa terhalang oleh keterbatasan fasilitas.


