Alumni PKW 2020 Rintis Umeak Kain Diwo
Bismillahirrahmannirrahim
Dengan mengharap ridho Allah SWT, hari ini, Selasa, 1 Desember 2020 telah terbentuk kepengurusan UMEAK KAIN DIWO.
Kegiatan ini adalah tindak lanjut Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh PKBM Az zahra Kepahiang.
Untuk memanfaatkan modal usaha yang ada maka mereka sepakat merintis usaha bersama yang bernama Umeak Kian Diwo, artinya rumah tempat kreatifitas kain/batik diwo. Batik khas Kabupaten Kepahiang yang exsotik dan bernilai tinggi.
Pengurus yang terpilih untuk pertamakali adalah Ketua Ernawati, Sekretaris Aulia dan Bendahara Siska. Tempat rintisan ada dua sesuai jumlah kelompok yaitu di Wisata Mountain Valley Desa Sidorejo Kabawetan dan Kelurahan Padang Lekat. Kepahiang.
Produk perdana yang akan mereka pasarkan adalah kain sajadah motif diwo. Peserta sepakat untuk membuat pola dan mencanting di rumah masing-masing. Kemudian untuk proses mewarnai dan merebus dilakukan di sekretariat setiap hari Selasa dan Kamis, pukul 09.00 wib sampai dengan selesai.
Bagi masyarakat yang berminat memiliki sajadah bermotif diwo dapat menghubungi Ernawati di nomor 0857-5830-3672. Ditunggu orderannya ya guys.
Buku Hasil Karya Kelas Menulis Sabusabu
Pantastis!
Dalam waktu singkat para penulis yang baru selesai dilatih oleh Umi Yesi ini berhasil menelorkan karya terbaik mereka. Naskah cerita yang syarat makna dan budaya di Kabupaten Kepahiang.
Dengan jargon Menulis itu mudah, karena menulis adalah bercerita ! Umi Yesi bersama TBM Cahaya mengadakan kelas menulis sabusabu (Satu Bulan Satu Buku). Kegiatan ini dalam rangka memperingati bulan bahasa dan sastra indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2020 lalu.
Setelah dilatih, peserta mendapat tugas menulis dalam waktu 10 hari. Tulisan diketik di komputer dan banyaknya naskah minimal 5 halaman kertas A4. Dalam waktu dua hari sudah ada penulis yang mampu menulis dan menyetor naskahnya. Dan dalam kurun 10 hari sebanyak 17 penulis berhasil mengerjakan PR nya.
Maka, naskah tersebut masuk tim editor dan layout untuk proses penerbitan. Dan………subhanallah…tak lama kemudian desain cover juga selesai. Selanjutnya adalah proses izin terbit untuk mendapatkan ISBN ke Perpustakaan Nasional.
Dari 17 naskah terpilih dua naskah penulis muda berbakat yang menjadi judul cover buku.
Buku pertama berjudul LITERASI AYAM SAMBAL SETAN karya Ritchie Ananta Liesfiani (15 tahun) salah satu pelajar SMP 01 Kepahiang.
Buku kedua berjudul KESAPO AIR PANCURAN karya Delia Valentiana Fahrudin (20 tahun) seorang Bidan yang hobi menulis dan membaca.
Tertarik dengan kisah mereka? Kepoin penulisnya ya….atau hubungi Umi Yesi 0852-6788-7453. Buku karya penulis kepahiang ini dibandrol dengan harga promo Rp.50.000,-


Berita serupa dari Radar Kepahiang dapat dibaca di sini.https://radarkepahiang.id/melalui-program-sabusabu-penulis-kepahiang-cetak-30-buku/
Evaluasi Belajar Paket C di Masa Pandemi
Selasa, 1 Desember 2020 telah dilaksanakan evaluasi belajar peserta didik paket C setara SMA di PKBM Az zahra Kepahiang. Kegiatan ini telah berlangsung sejak hari senin, 30 November 2020 lalu, siswa diberi 4 mapel yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, PKN dan Sosiologi. Dan hari ini mereka mengevaluasi mapel Ekonomi, Geografi, Bahasa Inggri dan Peminataan yaitu TIK dan Membatik.
Metode evaluasi dimasa pandemi yang diterapkan oleh PKBM Az zahra Kepahiang ada 3 macam yaitu:
- Evaluasi belajar melalui tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta didik datang mencuci tangan dengan sabun yang telah disiapkan lembaga, mengunakan hand sanitizer dan wajib memakai masker. Evaluasi dilaksanakan dengan duduk yang berjarak dan mengunakan ruangan yang berbeda beda
- Evaluasi belajar melalui pengambilan tugas bagi peserta didik yang bekerja dan bertugas pada hari pelaksanaan evaluasi. Mereka datang ke PKBM untuk mengambil tugas dan mengerjakan tugas di rumah dalam waktu dua hari wajib dikumpulkan.
- Evaluasi online/daring bagi peserta didik yang berada di luar daerah atau sedang sakit dan karena permasalahan sosial lainnya. Peserta akan mendapatkan soal melalui whatshaap atau email. Dikerjakan di kertas folio dan dikirim ulang melalui media yang sama.
Hasilnya, semua peserta didik baik reguler maupun kelas umum dapat mengikuti proses evaluasi dengan lancar. Dengan adanya pilihan metode evaluasi, merdeka belajar diterapkan. Jadi tidak ada halangan untuk hadir atau ikut dalam proses evaluasi semester ganjil ini. Meski wabah pandemi covid-19 belum mereda, namun penilaian belajar harus dilakukan.





