"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

BERITA PKBM

Senyum Penerima PIP Paket A dan B di Bulan Ramadan

Kepahiang, 14/5/2019. Berkah dibulan Ramadan. Senyum Ceria Penerima Dana PIP Paket A dan Paket B.

Setelah lama menunggu dan datang berkali-kali ke Bank, hari ini sebanyak 30 siswa (6 orang Paket A dan 24 Paket B) dapat tersenyum bahagia karena dapat mencairkan dana PIP mereka.

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah, dan mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out).

PRIORITAS SASARAN PENERIMA

Sasaran PIP adalah Peserta Didik berusia 6 sampai dengan 21 Tahun yang merupakan:

  1. Peserta didik pemilik KIP;
  2. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti:
  3. Peserta didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  4. Peserta didik dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  5. Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan
  6. Peserta didik yang terkena dampak bencana alam
  7. Kelainan fisik (peserta didik inklusi), korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada di LAPAS, memiliki lebih dari 3 saudara yang tinggal serumah

Adapun nama-nama peserta didik yang telah mencairkan dana PIP hari ini adalah:

No Nama L/P Program Kelas Jumlah PIP (Rp)
1 Marpeldo L Paket A IV 450.000,-
2 Linda Permatasari P Paket A IV 450.000,-
3 Rina Maryana P Paket A V 450.000,-
4 Rini Maryani P Paket A V 450.000,-
5 Tesa Rintang P Paket A VI 450.000,-
6 Maikel L Paket A VI 450.000,-
7 Afrizal Asroni L Paket B VII 375.000,-
8 Danda Mirza L Paket B VIII 750.000,-
9 Rifki Alfarizi L Paket B VIII 750.000,-
10 Rio Aroba L Paket B VIII 750.000,-
11 Yogi Randito L Paket B VIII 750.000,-
12 Yunita lestari P Paket B VIII 750.000,-
13 Riki Bae L Paket B VIII 750.000,-
14 Abdul Fikri L Paket B IX 750.000,-
15 Ade Apriansah L Paket B IX 750.000,-
16 Arif Febi Jaksono L Paket B IX 750.000,-
17 Ferri Andirolis L Paket B IX 750.000,-
18 Inggar wahyu L P Paket B IX 750.000,-
19 Junita Wati P Paket B IX 750.000,-
20 M. Ihsan Nafian L Paket B IX 750.000,-
21 Mardiansyah L Paket B IX 750.000,-
22 Mike Lestari P Paket B IX 750.000,-
23 Randi Saputra L Paket B IX 750.000,-
24 Resiko Julian S L Paket B IX 750.000,-
25 Rizki mandala P L Paket B IX 750.000,-
26 Sandy Irwanto L Paket B IX 750.000,-
27 Vio Prasetyo N L Paket B IX 750.000,-
28 Zevi Saputra L Paket B IX 750.000,-
29 Adi L Paket B IX 750.000,-
30 Kemuning L Paket B IX 750.000,-

 

Terima Kasih kepada Umi Imelda, Tutor Paket A yang telah mendampingi dan membantu pencairan dana di BRI. Semoga keikhlasan dan kesabaran beliau mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Dan semoga dana tersebut dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik. Dan meringankan biaya peralatan dan ongkos ke sekolah. Aamiin

 

PKH Perempuan: Pribadi Cerdas dan Mandiri

“Wanita Adalah Tiang Negara  Apabila Wanitanya Baik Maka Baiklah Negara dan Apabila Wanitanya Rusak Maka Rusaklah Negara“  

 

Slogan ini bukan hanya kata-kata hiasan belaka, namun sarat arti dan makna. Untuk itu perempuan harus diberdayakan melalui berbagai macam program dan kegiatan. Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) adalah salah satu ikhtiar dalam rangka mengangkat perempuan marjinal supaya tidak termarjinalkan lagi. Bentuk kemarjinalan perempuan di Kabupaten Kepahiang pada umumnya adalah nikah dibawah umur, tidak memiliki keterampilan, putus sekolah, menganggur, kurang percaya diri, sehingga tidak memiliki penghasilan untuk bisa membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan ekonominya. Hal ini menjadi laporan utama penyelenggara PKH perempuan yang disampaikan langsung oleh Umi Yesi Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang pada saat pembukaan kegiatan, 27 April 2019 di Balai Desa Sidorejo. Kecamatan Kabawetan.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Dr. Hartono, S.Pd.M.Pd Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang dan juga dihadiri oleh Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan beserta perangkat desa. Peserta kegiatan sebanyak 30 orang perempuan desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan yang merupakan desa binaan PKBM.

 

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui Program PKH-P dengan cara mengenali, menggali, dan mengembangkan seoptimal mungkin potensi perempuan pada 4 (empat) aspek  kecakapan hidup yaitu (1) Kecakapan Personal, (2) Kecakapan Sosial, (3) Kecakapan Intelektual dan (4) Kecakapan Vokasional. Dengan demikian akan tercipta perempuan yang percaya diri, mampu berbagi, pintar dan memiliki keterampilan yang memadai.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut maka ada beberapa materi dan narasumber yang mengisi kegiatan PKH P antara lain:

  1. Pendidikan Keluarga Responsif Gender oleh Bapak Efendi, S.Pd
  2. Kecakapan mengatur Keuangan Rumah Tangga oleh Ibu Foni Susanti, A.Md
  3. Kerukuntetanggaan dan perdamaian oleh Ibu Widya Oktari, S.Pd
  4. Kepedulian dan pelestarian lingkungan oleh Ibu Merti Dwi Ariesti, S.Hut
  5. Kesehatan keluarga, reproduksi ibu dan anak oleh Efi Kaswanti Br Saragih
  6. Keterampilan mengambil keputusan oleh Bapak Feri Irsyari Putra, S.Pd.I
  7. Keterampilan Berkomunikasi oleh Bapak Irawan, S.Pd
  8. Membangun Bisnis di era digital oleh Kms Fahrudin, S.Pd
  9. Keterampilan potong rambut perempuan level dasar oleh Ibu Laili Suryani, S.Pd dan Rosmala
  10. Keterampilan massage oleh Ibu Fitri Nuryani
  11. Keterampilan potong rambut laki-laki oleh Bapak Suryanto

 

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 27 April sd 27 Juni 2019 karena adanya pendampingan usaha yaitu Keterampilan potong rambut dasar. Diharapkan dengan adanya program PKH Perempuan ini akan tercipta perempuan yang mandiri dan mempunyai kompetensi untuk menambah income keluarga. Sehingga kesejahteraan masyarakat terutama perempuan meningkat. PKH Perempuan mewujudkan pribadi perempuan yang cerdas dan mandiri!

 

 

PEDULI BANJIR ALA EMAK-EMAK AZ ZAHRA KEPAHIANG

Kepahiang, 1 Mei 2019. Ini adalah hari kelima setelah bencana banjir, longsor dan gempa yang menimpa Provinsi Bengkulu sejak tanggal 27 april lalu. Di Kabupaten Kepahiang banjir yang melanda menyebabkan ratusan rumah warga terendam hingga atap rumah. Berdampak pada isi rumah yang rusak dan hilang karena hanyut serta ratusan ternak peliharaan mati/hilang terbawa arus. Dampak bencana terbesar ada di tiga Desa yang berada di Kecamatan Ujan Mas yakni Desa Air Hitam, Tanjung Alam dan Cugung Lalang.

Pada tanggal yang bersamaan Az Zahra sedang melaksanakan kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH P) dengan sasaran perempuan yang berada di Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan. Informasi mengenai musibah banjir dan keluhan warga terkena dampak dengan cepat tersampaikan oleh narasumber dan dari para pendamping yang berada di lokasi bencana.

Menurut Mardhatilla, pendamping yang berada di Kecamatan Ujan Mas. Masyarakat yang terkena musibah sangat membutuhkan pakaian, makanan, obat-obatan, seragam sekolah dan terutama alat-alat khusus perempuan (celana dalam, BH dan pembalut).

Informasi ini mengerakkan hati peserta Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH P) untuk ikut berbagi meringankan beban warga terkena dampak. Maka melalui Atmojo Hayu Ningsih ketua kelompok PKH P dan Umi Sri Wanti selaku ketua panitia mengkoordinir peserta untuk menyumbang kebutuhan yang diperlukan tersebut. Hal yang sama dilakukan oleh Umi Yesi melalui group whatsapps Pengelola PAUD binaan Az Zahra dan tutor Pendidikan Kesetaraan untuk menyumbang sesuai kemampuan mereka.

Allahamdulillah terkumpul 21 kardus pakaian pantas pakai, sekarung terong, telor dan cabe, 5 lusin piring, sendok, gelas dan peralatan dapur lainnya, peralatan khusus wanita (CD, BH, Pembalut), pampers anak, pampers lansia, serta 21 amplop berisi uang titipan anggota dan karang taruna desa Sidorejo.

Maka pada pukul 14.30 wib Umi Yesi dan Ketua kelompok PKH P beserta tutor dan instruktur (Umi Laili dan Bunda Rosmala) bergerak menuju lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan yang telah terkumpul tersebut. Tepat pukul 15.00 wib mereka sampai ke lokasi, dipandu Mardhatilla selaku pendamping turun ke rumah-rumah penduduk yang terkena dampak.

Suasana desa masih sangat kotor dan berlumpur, masyarakat mulai membersihkan rumah masing-masing sambil mengecek barang-barang yang masih dapat mereka manfaatkan. Kesedihan dan duka mendalam nampak jelas diraut wajah mereka. Bahkan beberapa ibu dan lansia menangis haru saat diberi baju dan sedikit uang saku. Ada juga balita yang tidur diantara tumpukan barang dan baju kotor.

Selain tim az Zahra yang datang, banyak juga mahasiswa, dinas/instansi yang stand by memberikan layanan. Ada posko khusus tim medis di rumah kepala desa. Dan ada edukasi trauma healing untuk anak usia sekolah yang dilakukan tim relawan. Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir dampak trauma pada anak-anak.

Selama tiga jam tim emak-emak az Zahra (karena mayoritas perempuan, kecuali pak Kms Fahrudin. Hehehe) melakukan kunjungan dan membantu  masyarakat di Desa Air Hitam Kecamatan Ujan Mas. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jangan bersedih, karena janji Allah “Dibalik kesulitan akan datang kemudahan!”

Terima kasih emak-emak az Zahra (Umi Yesi, Umi Yesti, Titin dan Imelda)

Terima kasih instruktur PKH P (Umi Laili, Bunda Ros, Mba Fitri)

Terima kasih kelompok PKH P Desa Sidorejo (Atmojo, Umi Sri dkk)

 

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang