"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Pemberdayaan Perempuan

Gus Menteri Apresiasi Batik Diwo Kepahiang

ZAHRA PUBLISHING. Gus Menteri apresiasi batik Diwo Kepahiang.

Kamis, 25 Maret 2021, Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd, Menteri Desa Kemendes PDTT beserta istrinya Drs. Lilik Umi Nasriiyah datang berkunjung ke Desa Barat Wetan dan Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan.

Bertempat di guest house desa Sidorejo beliau makan siang dan ramah tamah dengan Pak Paimun pengelola BUMDES. Hadir pula Zurdi Nata Wakil Bupati Kepahiang beserta istri dan Ibu Efi Hidayatullah beserta Kepala Dinas PMD dan pendamping desa se Kabupaten Kepahiang.

Salah satu produk unggulan yang ditampilkan adalah batik tulis Diwo Kepahiang yang diproduksi oleh rumah kreatif Batik Diwo Desa Sidorejo.

Gus Menteri, sapaan akrab beliau sangat antusias mendengarkan pemaparan Umi Yesi tentang batik tersebut. Beliau mengapresiasi dan menitipkan pesan agar produk lokal daerah seperti ini harus digerakkan lebih maksimal. Batik Diwo dapat dikelola oleh kelompok atau BUMDES sehingga tercipta lapangan pekerjaan baru.

Dana desa harus benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat desa untuk menopang ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia di desa.

Majulah kepahiang. Majulah batik Diwo. Batiknya para Raja Rejang.

Bang Ken: Sajadah Diwo Ini Akan Saya Bawa Ke Luar Negeri

ZAHRA PUBLISHING. Bang Ken akan membawa sajadah diwo ke luar negeri.

H. Ahmad Kanedi, S.H, M,H yang akrab disapa Bang Ken adalah anggota DPD RI dua periode di Provinsi Bengkulu.

Beliau hadir dalam acara Rakerda 1 DPD FPPI Provinsi Bengkulu di aula serba guna gedung daerah provinsi Bengkulu, 20 Maret 2021.

Usai memberikan sambutan dan penghargaan kepada perempuan hebat yang ada di organisasi FPPI, Bang Ken menyempatkan diri mengunjungi stand bazar DPC FPPI Kepahiang.

Stand ini menampilkan karya perempuan kepahiang berupa kain batik Diwo dan sajadah motif Diwo.

Bang Ken sangat tertarik dengan produk batik tulis handmade ini.

“Wah…ini karya yang luar biasa. Kami sedang membangun rumah batik dan tenun. Nanti produk batik Diwo dapat kami tampilkan di sana. Sehingga banyak masyarakat mengetahui dan membeli batik ini. Saya beli sajadah diwonya. Akan saya bawa sajadah ini ke luar negeri” ujar Bang Ken yang disambut antusias oleh anggota DPC FPPI Kepahiang.

Terimakasih Bang Ken. Insyaallah ikhtiar dan niat baik beliau bisa terlaksana sehingga mengangkat produk lokal daerah hingga ke mancanegara.

Kawan-kawan yang berminat koleksi batik tulis handmade Diwo kepahiang dapat langsung berkunjung ke Rumah Kreatif Batik Diwo Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan atau ke Umeak Kain Diwo di Kelurahan Padang Lekat dan IKM Sumber Hayati Desa Tebat Monok.

Info lebih lanjut hubungi Ketua PKBM Az zahra sekaligus ketua DPC FPPI Kepahiang, Helmiyesi di 0852-67888453.

DPC FPPI Kepahiang Raih Penghargaan Terbaik Se Provinsi Bengkulu

ZAHRA PUBLISHING. DPC FPPI KEPAHIANG RAIH PENGHARGAAN TERBAIK SE PROVINSI BENGKULU

Sabtu, 20 Maret 2021

Dalam rangka menindaklanjuti hasil Munas maka DPD FPPI Provinsi Bengkulu melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) ke 1.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh organisasi perempuan se provinsi Bengkulu dan utusan setiap DPC FPPI Kab/kota. Serta senator, DPD RI, yang akrab disapa Bang Ken.

Hi. Elly Dahniarti, S.Sos Ketua DPD FPPI Provinsi Bengkulu menyampaikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga FPPI.

“Organisasi yang besar itu adalah organisasi yang digerakkan bersama sama. AD/ART menjadi pedoman dalam pelaksanaan roda organisasi. Maka setiap anggota wajib membaca dan mengetahui rambu rambu organisasi ini.” Pesan Beliau.

Di akhir acara Bu Elly memberikan kejutan dengan memberikan Penghargaan kepada DPC terbaik yang telah menghasilkan perempuan-perempuan berkarya. DPC yang terpilih adalah DPC FPPI Kabupaten Kepahiang.

“Perempuan Kepahiang baru berumur 1 tahun, namun telah banyak menghasilkan karya bagi masyarakat terutama kaum perempuan. Mereka benar-benar bergerak dalam pemberdayaan perempuan. Salah satunya dengan membentuk unit usaha batik Diwo Kepahiang. Untuk itu Kepahiang kami pilih sebagai DPC terbaik se-provinsi Bengkulu.” Ujar Bu Elly.

Helmiyesi atau yang akrab disapa Umi Yesi menyampaikan rasa terimakasihnya, “Penghargaan ini bukan karena saya yang hebat namun karena perempuan-perempuan di samping kiri kanan, depan belakang yang ada di Kepahiang. Plakat penghargaan ini kami persembahkan untuk perempuan hebat di Kepahiang”

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang