"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

Paket GEMBIRA: Sekolah Asyik, Masa Depan Cerah, Orang Tua Bahagia

Paket GEMBIRA: Sekolah Asyik, Masa Depan Cerah, Orang Tua Bahagia

Pendidikan seringkali dibayangkan sebagai sesuatu yang kaku, membosankan, atau bahkan menakutkan bagi mereka yang pernah mengalami kegagalan di masa lalu. Namun, di PKBM Az Zahra Kepahiang, kami percaya bahwa belajar seharusnya menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan. Memasuki usia HUT ke-23, kami hadir dengan semangat baru: Sekolah Asyik, Masa Depan Cerah, Orang Tua Bahagia.

Narasi ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah misi untuk merangkul kembali setiap anak bangsa yang sempat terhenti langkahnya. Kami ingin setiap langkah kaki yang kembali masuk ke gerbang sekolah tidak lagi membawa beban penyesalan, melainkan membawa harapan yang menyala.

Belajar itu Asyik, Bukan Beban

Banyak yang ragu untuk kembali bersekolah karena merasa sudah “terlalu tua”, sibuk bekerja, atau trauma dengan sistem pendidikan yang kaku. Di PKBM Az Zahra, kami mendobrak batasan itu. Melalui Program Paket GEMBIRA, kami menciptakan lingkungan belajar yang adaptif:

  • Metode Fleksibel: Anda bisa memilih kelas tatap muka yang interaktif atau belajar mandiri/online sesuai kontrak belajar.
  • Kurikulum yang Relevan: Belajar di sini bukan hanya tentang teori, tapi tentang membekali diri dengan kompetensi yang nyata untuk dunia kerja.
  • Tanpa Stigma: Baik Anda putus sekolah karena kendala ekonomi, pernikahan dini, atau faktor sosial lainnya, di sini Anda adalah bagian dari keluarga besar yang saling mendukung.

Investasi untuk Masa Depan yang Cerah

Masa depan yang cerah bukan datang secara kebetulan, ia harus dijemput dengan kesiapan. Memiliki ijazah resmi melalui Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, atau C adalah kunci pembuka pintu peluang. Ijazah PKBM Az Zahra yang telah Terakreditasi A (Unggul) memiliki legalitas penuh untuk:

  1. Melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
  2. Mendaftar menjadi anggota TNI/Polri atau CPNS.
  3. Memenuhi syarat kenaikan jabatan bagi para pekerja.

Dengan menuntaskan kewajiban belajar 12 tahun, Anda sedang membangun fondasi yang kokoh agar tidak lagi dipandang sebelah mata dalam dunia profesional.

Puncak Segalanya: Orang Tua Bahagia

Pernahkah Anda menatap mata Ayah atau Ibu saat mereka melihat teman sebaya Anda sukses? Ada gurat kesedihan yang mereka sembunyikan, bukan karena mereka iri, tapi karena mereka sangat menginginkan hal yang sama untuk Anda.

Kembali bersekolah adalah hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada mereka. Kegagalan di masa lalu biarlah menjadi bahan bakar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Saat Anda mendaftarkan diri, saat itulah Anda sedang menyeka air mata mereka. Melihat anaknya memiliki ijazah dan masa depan yang terjamin adalah puncak kebahagiaan setiap orang tua. Inilah bakti nyata yang melampaui sekadar kata-kata.

Hadiah Spesial di Bulan Ramadan & HUT ke-23

Sebagai bentuk kepedulian kami, Yayasan Az Zahra memberikan kado beasiswa khusus:

  • Layanan Kelas Reguler (Usia 6–23 Tahun): Diberikan BEASISWA PENUH (Gratis Biaya Pendidikan).
  • Layanan Kelas Umum (Usia 24 Tahun ke Atas): Diberikan BEASISWA 60%.

Manfaatkan momen Ramadan ini sebagai waktu yang tepat untuk menyadarkan diri dan mengejar cita-cita. Jangan tunda lagi, karena masa depan yang cerah dimulai dari keputusan berani hari ini.

Ayo bergabung dengan Paket GEMBIRA di PKBM Az Zahra. Mari buat masa depanmu cerah dan orang tuamu bangga!

Informasi Pendaftaran:

📍 Sekretariat: Jl. Pengabdian RT.1 RW.2, Kel. Padang Lekat, Kec. Kepahiang. Kab Kepahiang. Prov. Bengkulu

📞 Kontak Person:

  • 0895-0797-3602 (Kms Fahrudin, S.Pd)
  • 0853-9195-6955 (Foni Susanti, A.Md)
  • 0858-0918-1769 (Ariansi, S.Pd)

🌐 Website: www.azzahrakepahiang.or.id

Kolaborasi yang Menginspirasi: Pesantren Kilat PKBM Az Zahra Jadi Magnet Ibu-Ibu Majelis Taklim An Nur

Kolaborasi yang Menginspirasi: Pesantren Kilat PKBM Az Zahra Jadi Magnet Ibu-Ibu Majelis Taklim An Nur

KEPAHIANG – Ada pemandangan yang tak biasa dalam pelaksanaan Pesantren Kilat pekan kedua di PKBM Az Zahra Kepahiang. Kegiatan yang sejatinya menyasar peserta didik program kesetaraan Paket A, B, dan C ini, rupanya menarik simpati dan antusiasme luar biasa dari warga sekitar.

Puluhan ibu-ibu dari Majelis Taklim Masjid An Nur tampak memadati lokasi kegiatan untuk ikut serta menimba ilmu. Kehadiran mereka seolah menegaskan bahwa keberadaan Yayasan Az Zahra telah menyatu dan diakui sebagai bagian penting dari denyut nadi masyarakat di Kelurahan Padang Lekat.

Antusiasme Belajar Fardhu Kifayah

Materi pengurusan jenazah yang disampaikan oleh Ibu Hastuti menjadi daya tarik utama. Bukan sekadar menonton, ibu-ibu majelis taklim ini justru tampil sebagai peserta yang paling aktif. Saat sesi praktik memandikan hingga teknik mengkafani jenazah, rentetan pertanyaan kritis dan penuh rasa ingin tahu meluncur dari mereka.

Semangat belajar ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan ilmu fardhu kifayah sangat tinggi di tengah masyarakat. Kolaborasi antara warga belajar PKBM dan ibu-ibu majelis taklim menciptakan suasana belajar yang hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Bukti Eksistensi dan Pengakuan Masyarakat

Ketua Yayasan Az Zahra Kepahiang, Umi Yesi, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas partisipasi aktif warga sekitar.

“Kehadiran ibu-ibu Majelis Taklim An Nur hari ini adalah kado terindah bagi kami. Ini membuktikan bahwa Yayasan Az Zahra memang eksis, diakui, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan di mana kami berdomisili. Kami ingin yayasan ini menjadi rumah belajar bagi siapa saja,” ungkap Umi Yesi dengan penuh semangat.

Pesan Kemanusiaan: Ayo Kembali Bersekolah!

Di sela-sela kegiatan, Umi Yesi juga menitipkan pesan penting bagi seluruh warga yang hadir. Beliau mengimbau jika di lingkungan sekitar terdapat anak usia 6 hingga 23 tahun yang belum sekolah atau terpaksa putus sekolah karena kendala biaya, agar segera mendaftarkan diri ke PKBM Az Zahra.

“Jangan biarkan anak-anak kita putus harapan. Di Az Zahra, mereka bisa kembali bersekolah dengan dukungan Beasiswa Full Biaya Pendidikan dari yayasan. Kami ingin memastikan tidak ada anak Kepahiang yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena masalah ekonomi,” tambah beliau.

Kolaborasi yang Menginspirasi

Kegiatan pekan kedua ini menjadi potret nyata bahwa institusi pendidikan dan masyarakat bisa berjalan beriringan. Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan pemahaman ilmu agama yang lebih baik, tetapi juga memperkuat jaring pengaman sosial melalui jalur pendidikan kesetaraan yang inklusif.

Dengan semangat kebersamaan ini, Yayasan Az Zahra terus berkomitmen untuk menjadi terang bagi lingkungan sekitar, membawa misi mencerdaskan sekaligus memberdayakan masyarakat Kepahiang.

Ayo ! Sekolah di Az zahra aja.

Daftar segera di Jl. Pengabdian RT.2 RW.1 Kelurahan Padang Lekat. Kecamatan Kepahiang. Kabupaten Kepahiang. Provinsi Bengkulu.

 

Bekal Fardhu Kifayah: Warga Belajar PKBM Az Zahra Praktik Pengurusan Jenazah

Bekal Fardhu Kifayah: Warga Belajar PKBM Az Zahra Praktik Pengurusan Jenazah

KEPAHIANG (3/3/2026) – Melanjutkan rangkaian Pesantren Kilat Ramadan, PKBM Az Zahra Kepahiang kini memasuki pekan kedua. Setelah pada pekan lalu para peserta didik mendapatkan siraman ruhani yang menyejukkan dari Ustadz Ainal Yakin—seorang alumni Paket C PKBM Az Zahra yang kini sukses menjadi Imam Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang—kali ini materi berlanjut pada aspek fikih praktis yang sangat krusial.

Pekan kedua ini menghadirkan Ibu Hastuti, sosok Rubiah berpengalaman di Kabupaten Kepahiang, untuk membimbing peserta didik Paket A, B, dan C dalam memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.

Kematian adalah Kepastian

Ibu Hastuti menekankan bahwa setiap muslim wajib memiliki pengetahuan dasar tentang pengurusan jenazah. “Kematian itu pasti. Jangan sampai saat keluarga atau tetangga tertimpa musibah, kita hanya diam karena tidak tahu ilmunya. Ini adalah kewajiban Fardhu Kifayah,” tegasnya.

Praktik Berdasarkan Modul Pedoman Praktis

Mengacu pada Modul Penyelenggaraan Jenazah Syariat Islam Kabupaten Kepahiang, para peserta didik tidak hanya mendengar teori, tetapi langsung mempraktikkan:

  1. Memandikan Jenazah: Tata cara membersihkan jenazah dengan lembut dan menjaga auratnya tetap tertutup.
  2. Mengkafani: Teknik melapis kain kafan secara rapi dan benar. Dalam praktik ini, Paket Jenazah Batik Diwo turut digunakan sebagai media peraga, menunjukkan bagaimana kearifan lokal dapat berpadu dengan prosesi penghormatan terakhir yang agung.
  3. Menshalatkan: Menutup rangkaian materi dengan praktik salat jenazah berjamaah yang diikuti dengan khusyuk oleh seluruh warga belajar.

Alumni PKBM sebagai Motivasi

Kehadiran Ustadz Ainal Yakin pada pekan lalu menjadi bukti nyata bagi para peserta didik bahwa jalur pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C) bukanlah penghalang untuk berprestasi dan mengabdi di masyarakat. Keberhasilan beliau menjadi Imam Masjid Agung menjadi motivasi besar bagi warga belajar untuk terus menyeimbangkan ilmu umum dan ilmu agama.

“Kami ingin lulusan PKBM Az Zahra memiliki ‘paket lengkap’; berijazah resmi dan memiliki skill keagamaan yang bermanfaat langsung di tengah masyarakat,” ujar pengelola PKBM Az Zahra.

Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga pekan ketiga dengan agenda lomba-lomba Ramadan untuk memupuk kreativitas dan sportivitas warga belajar.

PKBM Az Zahra Kepahiang: Cerdas, Empati, Religius.

Menciptakan Lulusan Berkarakter dan Mandiri.

Sekolah Unggul, Terakreditasi A!

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang