"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

CHARAKTER BUILDING

Personality Plus untuk Ciptakan Tim PKK yang Solid

Zahra publishing. Personality Plus untuk menciptakan Tim PKK yang Solid

Dalam sebuah organisasi berkumpul orang-orang dengan kepribadian yang berbeda satu dengan lainnya.

Perbedaan kepribadian ini kadangkala menyebabkan organisasi stagnan dan tidak ada kemajuan. Sehingga tidak menyenangkan dan membosankan.

Untuk mengatasi hal tersebut maka Tim Penggerak PKK Kecamatan Kepahiang mengadakan rakor bulanan untuk pembinaan anggota PKK Desa/Kelurahan. Dan menambahkan test kepribadian yang disampaikan oleh Umi Yesi, terapis dan Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang.

Kepribadian manusia dibagi 4 yakni Sanguinis yang populer, Koleris yang kuat, Melankolis yang sempurna dan phlegmatis yang damai.

Sebaiknya di dalam organisasi sebagai Ketua memiliki kepribadian Koleris sebagai pemimpin, lalu sekretaris/bendahara dijabat oleh orang yang berkepribadian Melankolis yang sempurna, sehingga data akan tertata rapi dan lengkap. Dan anggota PKK adalah kepribadian phlegmatis yang damai.

Dengan memahami kekuatan dan kelemahan masing-masing pribadi dalam organisasi maka diharapkan akan terbentuk tim yang solid. Tim yang memahami perannya masing-masing.

Mari kita sama-sama belajar. Sama-sama berjuang membesarkan organisasi PKK Desa/kelurahan. Sekecil apapun peran kita maka lakukan dengan riang. Boleh jadi peran kecil itulah yang nanti di catat sebagai ibadah luar biasa di sisi Allah SWT.

Mari bangun kabupaten Kepahiang bersama Tim Penggerak PKK.

Stafsus Menteri BUMN Sambangi Rumah BUMN PLN Kepahiang

Zahra Publishing.

Siang ini, Kamis, 9/12/2021, Rumah BUMN PLN Kepahiang dikunjungi Bapak Arya Sinulingga, Stafsus Menteri BUMN RI.

Kehadiran mereka disambut oleh Pak Hendra, Manajer PLN UP3 Bengkulu, Pak Iwan Aristiadi, asisten manajer PLN UIW S2JB, Pak Agung Yudha Prawira, Manajer RB Kepahiang, perwakilan BRI, Perwakilan Telkomsel dan Perwakilan PNM.

Tujuan kedatangan stafsus Menteri BUMN tersebut adalah untuk mendengarkan program dan pembinaan terhadap UMKM yang ada di Kepahiang.

Disampaikan Ida Royani UMKM Bawang Goreng bahwa kendala di desanya adalah pasongan listrik, jaringan internet dan kemasan produk yang mahal.

Keluhan Benny UMKM Kopi Khatulistiwa terkait sulit mendapatkan bahan kopi petik merah karena harga kopi yang murah sehingga petani tidak sabar menunggu panen sempurna.

Kendala Eef UMKM Batik Diwo Adella adalah bahan baku batik yang sulit didapatkan karena masih membeli dipulau Jawa.

Dan kendala dari Pak Suprayitno UMKM Makanan Ringan Dahlia  adalah perlunya mesin pengering supaya tahan lama.

Menanggapi kendala dan keluhan pegiat UMKM binaan RB Kepahiang tersebut maka Pak Arya berjanji akan menyediakan kemasan produk dengan harga terjangkau, mesin pengering dan bahan baku batik Diwo Kepahiang.

Bantuan tersebut akan difasilitasi oleh RB Kepahiang melalui proposal ke Menteri BUMN.

Semua peserta tersenyum bahagia dan sumringah karena harapan mereka dapat diakomodir oleh stafsus Menteri BUMN tersebut.

Terimakasih Pak Arya.

Terimakasih Rumah BUMN Kepahiang.

 

GOW Bantu Nayla, Bocah Tanpa Anus

Zahra Publishing. Gow Peduli Nayla

Bidang sosial Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ibu Jernilan melaporkan hasil pengalangan dana untuk Nayla, bocah yang terlahir tanpa anus.

Dana yang terkumpul sudah ditransfer ke rekening ibu Nayla untuk digunakan biaya berobat di rumah sakit Palembang.

Nayla ( 3 th ) beralamat di desa Talang Karet kecamatan tebat karai kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu.

Sejak lahir sudah mengidap penyakit Colostomi ( bermasalah di bagian pembuangan air besar ).

Nayla sudah dua kali di operasi, akan tetapi belum sepenuh sehat seperti kebanyakan orang di luar sana. Perlu di ketahui Nayla berasal dari keluarga kurang mampu dan berharap penuh kepada masyarakat bisa membantu untuk biaya pengobatannya.

Melda, ibu Nayla mengucapkan terimakasih kepada ibu ibu yang tergabung di organisasi GOW Kepahiang. Semoga kebaikan ini dibalas dengan rejeki berlipat ganda.

Umi Yesi, sekretaris Gow menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program bidang sosial di GOW Kepahiang.

Nominal bantuan memang tidak seberapa, namun cukup meringankan beban orang tua Nayla dalam proses pengobatan anaknya.

Dan yang terpenting ini bentuk perhatian perempuan di kabupaten Kepahiang terhadap ibu dan anak yang rentan ekonomi dan sosial. Ibu Nayla adalah kepala keluarga dengan 3 orang anak yang masih kecil-kecil.

Perempuan GOW hadir untuk saling menguatkan perempuan yang lain.

Semoga lekas sembuh Nayla.