"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Pengumuman Kelulusan Paket C PKBM Az Zahra Kepahiang TP 2020-2021

Zahra Publishing. Pengumuman Kelulusan Paket C PKBM Az Zahra Kepahiang TP 2020-2021.

Berdasarkan rapat dewan tutor bersama pengelola paket C pada hari Jumat, 30 April 2021 bertempat di Aula PKBM Az zahra Kepahiang tentang Kelulusan Paket C tahun pelajaran 2020-2021 sebagai berikut:

Jumlah peserta terdaftar 108 orang dengan rincian 75 laki-laki dan 33 Perempuan.

Peserta yang dinyatakan LULUS sebanyak 96 orang dengan rincian 66 laki-laki dan 30 perempuan.

Peserta TIDAK LULUS berjumlah 12 orang dengan rincian 9 orang dan 3 orang perempuan. Alasan peserta didik yang tidak diluluskan antara lain:

1.Peserta didik yang mendaftar secara online namun tidak ada komunikasi kembali selama proses pembelajaran dan tidak mengikuti ujian pendidikan kesetaraan (UPK)

2.Peserta didik yang belajar hafiz alqur’an di Pondok pesantren Desa Embong Ijuk namun mereka keluar dan tidak mondok lagi sehingga tidak diketahui keberadaannya dan tidak mengikuti ujian pendidikan kesetaraan (UPK)

3. Peserta didik yang tidak mengikuti proses pembelajaran dan tidak mengikuti ujian pendidikan kesetaraan (UPK) sebagaimana yang dipersyaratkan.

 

Dilantik sebagai Pengurus DPP FTPN Karena Aktif di Medsos

Zahra publishing. Dilantik menjadi pengurus DPP FTPKN berkat aktif di medsos.

 

Awalnya kami tak saling mengenal.

Kami hanya saling sapa dan akrab di grup WhatsApp PKBM (kreatif). Grup yang berisi orang orang hebat dibidang pendidikan masyarakat.

Grup tersebut sangat aktif terutama jika ada isu isu ttng pendidikan nonformal yang terbaru. Kami berdiskusi, saling support dan saling mengisi. Membesarkan pendidikan kesetaraan hingga level nasional. Dan hasil diskusi di grup tersebut kami bukukan dengan judul MEMBANGUN INDONESIA LEWAT KEBERAGAMAN.

Tak berhenti sampai disana, kami membentuk kelompok kecil sebanyak 7 orang yang berasal dari provinsi yang berbeda beda. Lahirlah 7kata publishing. Aksi kerennya adalah NGANDROID ALA PKBM.

Ketika Ketua 7kata publishing meninggal dunia, kelompok ini bertumbuh menjadi 12 orang dengan nama Tim Ngopi PNF. Aksi utamanya adalah pelatihan dan seminar online, terutama di masa pandemi melanda Indonesia.

Aku tak mengenal mereka. Kami tak pernah berjumpa sebelumnya. Namun kami seperti keluarga dengan visi dan misi yang sama yakni menjadikan Pendidikan Kesetaraan berkualitas dan bermartabat.

Dan bukti ikatan keluarga itu, malam tadi pukul 21.00 wib kami semua dilantik dan dikukuhkan dalam keluarga besar bernama Dewan Pengurus Pusat Forum Tutor Kesetaraan Nasional (DPP FTPKN).

Meski dilantik secara online tidak mengurangi rasa khusuk dan khidmat kami. Dengan suport Dr.Samto direktur PMPK Kemdikbud Ristek kami siap berjuang lebih kuat lagi. Apalagi semua organisasi mitra, pemerintah daerah dan CSR ikut berpartisipasi dalam forum ini. Rasanya haru dan bangga sekali.

Awalnya tak kenal
Media sosial menyatukan kita
Meski tak bertatap muka tapi kita adalah saudara.

Selamat bekerja pengurus DPP FTPKN Periode 2021-2026. Saya bangga bisa bergabung dan berjuang bersama kalian.

Tutor bangkit memperkokoh Indonesia.

 

 

 

MUSDA Salimah: Peran Perempuan Dalam Membangun Generasi Yang Berkarakter Islami.

Zahra Publishing. MUSDA Salimah Kepahiang, Peran Perempuan Dalam Membangun Generasi Yang Berkarakter Islami.

“Salimah adalah salah satu organisasi perempuan yang fokus pada bidang pendidikan”, ujar Ketua PW Salimah Provinsi Bengkulu, Safnizar, S.Hut pada MUSDA DPD Salimah Kab Kepahiang hari ini Minggu, 2 Mei bertempat di SDIT Cahaya Rabbani Kepahiang. Musda kali ini istimewa karena dilaksanakan dibulan Ramadhan dan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas),  oleh karena itu tema yang di usung adalah Peran Perempuan Dalam Membangun Generasi Yang Berkarakter Islami. Salimah sudah banyak melahirkan lembaga pendidikan, mulai jenjang TKIT, SDIT, SMPIT dan kelompok belajar lainnya.
Helmiyesi,M.Si Pegiat Pendidikan nonformal dan Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Kepahiang berkesempatan hadir sebagai tokoh perempuan yang mensuport dan memberikan masukan pada calon pengurus Salimah yang akan dilantik periode 2021-2026.
“Organisasi akan besar jika memiliki brand dalam gerakannya. Tidak perlu muluk-muluk dan banyak rencana aksi. Cukup satu atau dua aksi namun dilakukan kontinue dan berdampak besar pada masyarakat luas, terutama pada perempuan dan anak.” ujarnya saat memberikan sambutan.
Salah satu kegiatan yang ditawarkan adalah membuat kelompok usaha Batik Diwo, batik khas Kabupaten Kepahiang. Menurut Umi, membatik cocok untuk perempuan. Membatik dapat menciptakan kesabaran, lebih fokus dan lebih kreatif dalam berkarya. Dan tentunya dapat mempererat persaudaraan. Contoh Pakaian batik yang beliau kenakan hari ini  adalah produksi perempuan di Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan melalui Rumah Kreatif Diwo Kepahiang, UMKM yang beliau bina.
Terakhir, ucapan selamat kepada Ira Wulandari, S.Pd.I yang terpilih sebagai Ketua DPD Salimah Kepahiang periode 2021-2026. Selamat menjalankan amanah untuk lima tahun yang akan datang. Dan yang terpenting adalah actionnya untuk perempuan dan anak di Kabupaten Kepahiang.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang