"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Dilantik sebagai Pengurus DPP FTPN Karena Aktif di Medsos

Zahra publishing. Dilantik menjadi pengurus DPP FTPKN berkat aktif di medsos.

 

Awalnya kami tak saling mengenal.

Kami hanya saling sapa dan akrab di grup WhatsApp PKBM (kreatif). Grup yang berisi orang orang hebat dibidang pendidikan masyarakat.

Grup tersebut sangat aktif terutama jika ada isu isu ttng pendidikan nonformal yang terbaru. Kami berdiskusi, saling support dan saling mengisi. Membesarkan pendidikan kesetaraan hingga level nasional. Dan hasil diskusi di grup tersebut kami bukukan dengan judul MEMBANGUN INDONESIA LEWAT KEBERAGAMAN.

Tak berhenti sampai disana, kami membentuk kelompok kecil sebanyak 7 orang yang berasal dari provinsi yang berbeda beda. Lahirlah 7kata publishing. Aksi kerennya adalah NGANDROID ALA PKBM.

Ketika Ketua 7kata publishing meninggal dunia, kelompok ini bertumbuh menjadi 12 orang dengan nama Tim Ngopi PNF. Aksi utamanya adalah pelatihan dan seminar online, terutama di masa pandemi melanda Indonesia.

Aku tak mengenal mereka. Kami tak pernah berjumpa sebelumnya. Namun kami seperti keluarga dengan visi dan misi yang sama yakni menjadikan Pendidikan Kesetaraan berkualitas dan bermartabat.

Dan bukti ikatan keluarga itu, malam tadi pukul 21.00 wib kami semua dilantik dan dikukuhkan dalam keluarga besar bernama Dewan Pengurus Pusat Forum Tutor Kesetaraan Nasional (DPP FTPKN).

Meski dilantik secara online tidak mengurangi rasa khusuk dan khidmat kami. Dengan suport Dr.Samto direktur PMPK Kemdikbud Ristek kami siap berjuang lebih kuat lagi. Apalagi semua organisasi mitra, pemerintah daerah dan CSR ikut berpartisipasi dalam forum ini. Rasanya haru dan bangga sekali.

Awalnya tak kenal
Media sosial menyatukan kita
Meski tak bertatap muka tapi kita adalah saudara.

Selamat bekerja pengurus DPP FTPKN Periode 2021-2026. Saya bangga bisa bergabung dan berjuang bersama kalian.

Tutor bangkit memperkokoh Indonesia.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + fifteen =