Bantu Pembuatan Kartu Keluarga Untuk Lansia Sebatangkara
Kepahiang, 30/8/2018. Hari ini, kami sengaja menyempatkan diri untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepahiang dalam rangka memberikan layanan kepada lanjut usia yang belum memiliki Kartu keluarga (KK). Hal ini di karenakan salah satu permasalahan kami dalam memberikan pelayanan pendampingan dan perawatan lanjut usia di rumah (home care) adalah lanjut usia yang tidak memiliki identitas legal.
Banyak lansia yang tinggal sendirian (sebatangkara) tidak memiliki identitas seperti KTP dan Kartu keluarga. Hal ini menyulitkan pendamping untuk memintakan bantuan sosial, karena syarat penerima bantuan adalah memiliki NIK. Di satu sisi, ada bebarapa lansia yang mengeluh karena KTP/KK nya hilang di karenakan banyaknya orang datang yang meminta legalitas tersebut sebagai dasar penerima bantuan, namun bantuan yang di janjikan tidak pernah mereka terima.
Daftar nama nama lansia yang akan di bantu pembuatan kartu keluarga adalah sebagai berikut:
| No | Nama | L/P | Tempat, Tgl lahir | Alamat |
| 1 | Ismail | L | Cinta Mandi, 5 Juli 1932 | Desa Cinta Mandi |
| 2 | Rakya | P | Cinta Mandi, 5 Juli 1930 | Desa Cinta Mandi |
| 3 | Wati | P | Imigrasi Permu, 1 Juli 1936 | Imigrasi Permu |
| 4 | Sakada | P | Semidang, 1 Januari 1932 | Nanti agung |
| 5 | Nuya | P | Nanti Agung, 1 Desember 1933 | Nanti Agung |
| 6 | Ngadinem | P | Sidorejo, 1 Juli 1938 | Sidorejo |
| 7 | Painem | P | Kutorejo, 1 Juli 1937 | Kutorejo |
| 8 | Seta | L | Weskust, 1 Juli 1933 | Weskust |
| 9 | Nurhuda | P | Semidang, 8 Oktober 1935 | Weskust |
Maksud dan kedatangan kami di di respon dengan sangat baik oleh Sekretaris Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Kepahiang, Drs Pandri.
“Bu yesi….Kami sangat berterima kasih dan merespon positif upaya ibu dan kawan kawan di az Zahra dalam melakukan pelayanan terhadap lanjut usia ini. Dan kami apresiasi gerakan masyarakat yang peduli akan pentingnya legalitas sebagai warga negara berupa pembuatan kartu keluarga. Ada tiga dokumen penting yang wajib di miliki sebagai warga negara yakni Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan akte kelahiran”.

Saya langsung di ajak ke ruang pendaftaran dan pelayanan umum. Pak Sekdis langsung meminta beberapa staf untuk memberikan dokumen formulir isian untuk syarat pembuatan kartu tersebut. Dalam pengurusan kartu keluarga ada beberapa dokumen yang harus di lengkapi antara lain:
- Formulir Isian Biodata Penduduk yang di tanda tangani Kades/Lurah (blanko di sediakan dukcapil)
- Surat Nikah/Surat Cerai (jika ada)
- Fotokopi akta kelahiran (jika ada)
- Surat keterangan domisili dari Kades/Lurah

Untuk lanjut usia yang masih memiliki keluarga (sanak family) maka di sarankan untuk bergabung dengan keluarga tersebut, syarat yang harus di lengkapi antara lain:
- Kartu Keluarga Asli dari keluarga yang akan di tumpangi
- Formulir Biodata penduduk untuk perubahan data

Jika lanjut usia tersebut sudah tidak memiliki surat nikah/surat cerai maka dapat mengisi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran sebagai pasangan suami isteri. Dan jika lansia tersebut tidak memiliki akta kelahiran maka dapat mengisi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran data kelahiran.

Berbincang bincang dengan pak Pandri dan karyawan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepahiang ini sangat menyenangkan. Mereka ramah dan mudah senyum. Ciri khas para pelayan jasa bagi masyarakat luas.
Masih banyak masyarakat Kepahiang yang belum memiliki Kartu keluarga. Padahal KK adalah induk dari legalitas sebagai warga Negara. Tahap pertama sekali adalah pembuatan kartu keluarga ini. Jika KK sudah selesai di buat maka bisa di lakukan perekaman KTP elektronik. Selanjutnya baru pembuatan akte kelahiran. Ketiga dokumen ini sangat penting dan banyak manfaatnya.
Kartu Keluarga ( KK ) adalah suatu identitas atau daftar susunan anggota keluarga serta hubungan dalam keluarga, status, pekerjaan dalam satu rumah tangga mulai dari suami dan istri, anak dan anggota keluarga yang tinggal serumah dengan kita yang berdomisili dalam jangka waktu yang lama. Banyak diantara kita kadang kala masih menyepelekan masalah kepemilikan kartu keluarga, padahal ini sangat penting dalam lingkungan atau tempat kita tinggal.
Manfaat Kartu Keluarga
- Sebagai Syarat pembuatan KTP ( Kartu Tanda Penduduk )
- Sebagai bukti yang sah dan kuat atas status Identitas keluarga dan anggota keluarga akan kedudukan keberadaan kependudukan seseorang
- Sebagai Syarat dalam pembuatan Akta Kelahiran anggota keluarga baru lahir
- Sebagai Syarat dalam pendaftaran asuransi atau BPJS
- Sebagai Syarat untuk pendaftaran anak – anak yang baru masuk sekolah
- dan lain – lain
Dan bagi lanjut usia yang mendapatkan layanan pendampingan dan perawatan di rumah (home care) maka Kartu Keluarga adalah syarat untuk mendapatkan bantuan sosial. Sebab di butuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk di input sebagai Basis Data Terpadu (BDT).
Sekretaris Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Kepahiang, Drs Pandri berpesan bahwa masyarakat harus pro aktif untuk mengurus dokumen penting ini. Sebab dukcapil hanya bisa melayani jika ada permohonan masyarakat. Jika hanya lisan dan tidak ada permohonan maka kami tidak bisa melayani karena tupoksi kami adalah melayani dan mencatat. Artinya ada dokumen yang mesti kami catat.

“Kami senang ada keterlibatan organisasi masyarakat seperti yayasan az Zahra ini. Benar benar membantu masyarakat kurang mampu yang memerlukan layanan. Setelah dokumen persyaratan ini di isi maka kami akan bantu menerbitkan kartu keluarga tersebut, jika ada kendala segera hubungi saya ya bu yesi”, pesan beliau dengan sumringah.
Saya ucapkan terima kasih kepada beliau, dan pamit pulang ke az Zahra untuk meminta para pendamping lansia turun ke lapangan dan membantu beberapa lansia yang belum memiliki KK tersebut. Dengan adanya bantuan pembuatan kartu keluarga ini di harapkan lanjut usia yang hidup sendirian atau sebatangkara dapat terlayani dengan baik dan dapat di usulkan untuk mendapatkan bantuan sosial lainnya. Aamiin
PROFIL LANSIA DAMPINGAN AZ-ZAHRA KEPAHIANG

|
NO |
PROFIL |
FOTO |
|
1 |
Nama : SALIEM NIK : 1708060107430019 Umur : 75 tahun Alamat : Desa Tangsiduren Lansia miskin sudah 10 tahun tidak bisa bergerak dari tempat tidur |
|
|
2 |
Nama : NGADINEM NIK : 01/SK/SR/III/2017 Umur : 80 tahun Alamat : Desa Sidorejo Lansia miskin mengalami stroke sudah 10 tahun. Tinggal bersama |
|
|
3 |
Nama : WONGSO REJO NIK : 1708064304470001 Umur : 73 tahun Alamat : Desa Sidorejo Lansia stroke, memakai tongkat. kondisi miskin, tinggal dengan
|
|
|
4 |
Nama : KOTIJAH NIK : 1708064301410001 Umur : 77 Tahun Alamat : Desa Bandung Jaya Lansia miskin, tinggal di kamar yang sempit dan penggap. Kondisi
|
|
|
5 |
Nama : HAUNA NIK : 1708044107380066 Umur : 80 tahun Alamat : Desa Kelobak Lansia miskin sudah tidak bisa berpindah tempat (badridden) karena
|
|
|
6 |
Nama : RABIAH NIK : 1708040308790005 Umur : 82 Tahun Alamat : Desa Pelangkian Lansia sudah tidak bisa berpindah tempat (badridden). Lansia hanya |
|
|
7 |
Nama : IMANDIRI NIK : 1708011401400001 Umur : 90 tahun Alamat : Desa Taba Tebelet Lansia sudah pikun. Kondisi stroke hanya bisa duduk dan bergerak
|
|
|
8 |
Nama : SUYONO NIK : 1708030306370001 Umur : 81 tahun Alamat : Desa Tebing Penyamun Lansia miskin, Menderita Prostat dan hernia. Tidak bisa beraktifitas
|
|
|
9 |
Nama : KGS ARFAN NIK : 1708011401480001 Umur : 70 tahun Alamat : Kel Psr Kepahiang Lansia miskin, lumpuh karena stroke. Tidak bisa beraktifitas
|
|
|
10 |
Nama : Mat Suher NIK : 1708040107530001 Umur : 65 tahun Alamat : Kel Padang Lekat Keterangan: Mengalami Kebutaan sejak kecelakaan di bacok orang tak di kenal,
|
|
|
11 |
Nama : Burhan NIK : 1708040107600109 Umur : 68 tahun Alamat : Kel Padang lekat Keterangan: Tuli dan buta total mata sebelah kiri dan mata sebelah kanan |
|
|
12 |
Nama : SILAMIA NIK : 1708045008380002 Umur : 80 tahun Alamat : Kel Padang Lekat Keterangan: Lansia miskin hidup sendirian (sebatangkara) di rumahnya yang |
|
|
13 |
Nama : SUBI NIK : 1708045008540001 Umur : 65 tahun Alamat : Kel Padang Lekat Keterangan: Lansia hidup bersama isteri, tanpa keturunan dan berpenyakit |
|
|
14 |
Nama : KASIAWATI NIK : 1708044107640118 Umur : 70 tahun Alamat : Kel Padang Lekat Lansia ini baru di tinggal suami meninggal dunia. berpenyakit |
|
|
15 |
Nama : PAINEM NIK : – Umur : 79 tahun Alamat : Desa Kutorejo Hidup bersama cucu |
|
|
16 |
Nama : KOSASIH NIK : 1708040610540001 Umur : 62 tahun Alamat : Kel. Psr Sejantung
Lansia miskin, hidup menumpang dengan orang lain. Kondisi sudah
|
|
|
17 |
Nama : SALAMIATI NIK : 1708044107350005 Umur : 82 tahun Alamat : Kel. Psr Sejantung
Lansia berjalan memakai tongkat dari kayu. kondisi miskin dan |
|
|
18 |
Nama : NURHUDA NIK : 453647441702012036 Umur : 83 tahun Alamat : Desa Weskust Lansia miskin hidup |
|
|
19 |
Nama : KARTINEM NIK : 1708044106800001 Umur : 71 tahun Alamat : Kel. Psr Sejantung Hidup |
|
|
20 |
Nama : SAHARUDIN NIK : 1708041810330001 Umur : 85 tahun Alamat : Desa Weskust Lansia ini sudah lama lumpuh dan hanya bisa duduk di tempat Hidup bersama istri yang juga sakit-sakitan, dengan kondisi rumah |
|
|
21 |
Nama : DASIEM NIK : 1708041910680003 Umur : 90 tahun Alamat : Desa Kutorejo
Lansia miskin, hidup bersama anak dan sakit sakitan |
|
|
22 |
Nama : RODIYAH NIK : 1708044107280003 Umur : 90 tahun Alamat : Kel. Padang Lekat Kondisi lansia lumpuh. Tinggal bersama anak (janda) yang berjualan |
|
|
23 |
Nama : SUMIRAH NIK : 1708044602450001 Umur : 73 tahun Alamat : Kel. Psr Kepahiang
Lansia lumpuh dan hidup bersama suami yang menjual baju bekas. |
|
|
24 |
Nama : SETA NIK : 02/SK/WK/2017 Umur : 85 Tahun Alamat : Desa Weskust
Lansia miskin tinggal |
|
|
25 |
Nama : MENCEP NIK : 1708064402360001 Umur : 82 tahun Alamat : Desa Sidorejo
Lansia tinggal di bagian dapur rumah karena rumah tidak ramah
|
|
|
26 |
Nama : BARIA NIK : 1708045206460001 Umur : 72 tahun Alamat : Desa Permu Lansia miskin, buta total dan stroke. Aktifitas hanya di kamar dan
|
|
|
27 |
Nama : HAMIDA NIK : 541/6/II/1971 Umur : 87 tahun Alamat : Desa Nanti Agung
Lansia lumpuh. Tinggal dengan anak yang buruh tani dan kondisi |
|
|
28 |
Nama : NUYA NIK Umur : 85 tahun Alamat : Desa Nanti Agung
Lansia miskin, tinggal bersama anak (janda) yang bekerja sebagaim |
|
|
29 |
Nama : SAKADA NIK : Umur : 86 tahun Alamat : Desa Nanti Agung
Hidup Sebatang kara di rumah yang sudah tak layak huni. Hidup |
|
|
30 |
Nama : WATI NIK : 11108/474.4/17.02.01 Umur : 80 tahun Alamat : Desa Imigrasi Permu Miskin dan tuli. Hidup bersama anak yang masih bujangan |
|
|
31 |
Nama : M SALEH NIK : Umur : 74 tahun Alamat : Desa Imigrasi Permu Lansia tinggal sendirian (sebatang kara). Berpenyakit darah tinggi |
|
|
32 |
Nama : SAHARIA. S NIK : 14954/474.4/17.02.01.20 Umur : 92 tahun Alamat : Desa Taba Santing Lansia tinggal sendirian (sebatang kara). |
|
|
33 |
Nama : HAPSAH NIK : 1708034107240001 Umur : 76 tahun Alamat : Desa Taba Santing
Lansia tinggal sendirian (sebatang kara). |
|
|
34 |
Nama : MARPUA NIK : 1708044107480112 Umur : 70 tahun Alamat : Desa Sukamerindu
Lansia tinggal sendirian (sebatang kara). |
|
|
35 |
Nama : MENAH NIK : 1708044107280010 Umur : 90 tahun Alamat : Desa Imigrasi Permu
Lansia miskin, sudah pikun. sering berjalan dan tidak tau jalan |
|
|
36 |
Nama : WAN ALI NIK : 1708011007500000 Umur : 70 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi Baru Lansia sudah tuli dan kondisi rumah sangat memprihantinkan |
|
|
37 |
Nama : DAMSI NIK : 1708014506400001 Umur : 78 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi Baru
Lansia tuli, hidup sendiri dengan cucu yang masih kecil (kelas 5 |
|
|
38 |
Nama : AJI PAHYA NIK : 1708016055050001 Umur : 68 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi Baru
Lansia miskin hidup bersama suami, kondisi tuli dan suami buta. |
|
|
39 |
Nama : DEMANG BAKSIR NIK : Umur : 78 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi
Lansia tinggal di gubuk dan mengurusi anak nya yang cacat sejak |
|
|
40 |
Nama : BIN NIK : 1708014707500001 Umur : 68 tahun Alamat : Desa Cinta mandi Lansia buta total. Hidup bergantung dengan |
|
|
41 |
Nama : BAUNA NIK : 1708016506410001 Umur : 77 tahun Alamat : Desa Sosokan Cinta Mandi Lansia tinggal di dapur tanpa kamar, dengan |
|
|
42 |
Nama : NET NIK : 1708014707400001 Umur : 78 tahun Alamat : Desa Sosokan Cinta Mandi Lansia berada di rumah yang sangat tinggi, |
|
|
43 |
Nama : ISMAIL NIK : ‘470/02/CM/2017 Umur : 86 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi Lansia buta dan lumpuh. Hanya tinggal di kamar |
|
|
44 |
Nama : M. RASYID NIK : 02/SKD/LL/2015 Umur : 79 tahun Alamat : Desa Limbur Lama
Lansia miskin, berada di rumah papan yang tinggi. Di temani oleh |
|
|
45 |
Nama : RAKYA NIK : 470/02/CM/2017 Umur : 88 tahun Alamat : Desa Cinta Mandi
Lansia dalam kondisi rabun. Tinggal sendiri di rumahnya |
|
|
46 |
Nama : MARYA NIK : 1708046503420002 Umur : 76 tahun Alamat : Desa Tebat Monok
Lansia miskin, berpenyakit darah tinggi dan |
|
|
47 |
Nama : FATIMAH NIK : 1708042910410001 Umur : 73 tahun Alamat : Desa Tebat Monok
Lansia tinggal sendiri di rumah, kondisi |
|
|
48 |
Nama : MAT CIK NIK : 1708011404400001 Umur Alamat : Desa Tebat Monok Lansia stroke, tinggal menumpang |
|
|
49 |
Nama : RISUNA NIK : 1708015002490001 Umur Alamat : Desa Tebat Monok
Lansia sebatangkara, dengan kondisi rumah yang
|
|
|
50 |
Nama : ARSAD NIK : 1708030107330001 Umur Alamat : Desa Tebat Monok
Lansia sakit stroke dan kondisi miskin
|
|
Nama Lembaga: Yayasan Az Zahra Kepahiang
Nama Pimpinan: Helmiyesi, M.Si
No Tel/Hp: 085267887453
Alamat lembaga: Jl. Pengabdian.
Kelurahan Padang Lekat. Kecamatan Kepahiang. Kabupaten Kepahiang. Provinsi
Bengkulu. Kode pos 39372
Donasi untuk lansia tersebut ke rekening berikut

Zainab, Buruh Cuci Yang Menginspirasi
Hari masih pagi sekali, seseorang mengetuk pintu. Ku buka pintu sambil menjawab salam nya.
“ oh..zainab…., silahkan masuk”
Aku mengenali wajah wanita yang berdiri di depanku ini dengan baik. Sudah lama sekali tak bertemu. Dan kini datang dengan seragam dan penampilan yang berbeda.
“apa kabar mba?’ tanya nya sambil mengulurkan tangan dan mencium pipiku kiri kanan.
“Alhamdulillah sehat…tumben datang kemari…apa yang bisa mba bantu?”
“Ini mba…nab sekarang jadi Kader JKN KIS. Malam tadi lihat data di sini ternyata ada nama mba sekeluarga. Jadi di duluankan datangnya, khawatir mba tidak ada di rumah” ujarnya menyodorkan kertas berlabel BPJS Kesehatan dengan perihal tagihan iuran.
“Oh alaahhh…nagih tunggakan ceritanya ni” ujarku senyum dan ingat bahwa sudah beberapa bulan menunggak iuran BPJS kesehatan di karenakan pelayanan kesehatan putra bungsuku tidak sesuai harapan.
Namun…persoalan tunggakan ini tidak begitu menarik perhatianku. Toh…nanti bisa segera di selesaikan. Justru kedatangan sahabat sekaligus alumni paket C az zahra ini lebih menarik perhatian. Karena penampilannya hari ini sangat kontras dengan zainab yang ku kenal beberapa tahun lalu. Cara bicara, tatapan mata dan kalimat kalimat yang keluar dari bibirnya tertata, menarik dan menyenangkan.
Zainab adalah alumni paket C az Zahra angkatan pertama, tahun 2007. Saat itu dia berstatus single parent karena suaminya meninggal dunia. Dan dia di tinggali 4 orang anak anak yang masih usia dini. Untuk menyambung hidupnya dia menjadi buruh cuci dan setrika pakaian dari rumah ke rumah. Termasuk membantu setrika pakaian anak anakku saat itu.
Perkenalan inilah yang membuat zainab ikut mendaftar sebagai peserta didik program pendidikan kesetaraan (paket C setara SMA) angkatan pertama di PKBM Az Zahra Kepahiang. Saat itu tatap muka dilaksanakan setiap hari jum’at dan ia adalah siswa yang aktif serta mampu menyerab pembelajaran dengan baik. Meskipun bekerja sebagai buruh cuci, ia tidak minder. Dia ingin menyelesaikan sekolahnya yang hanya sampai kelas 2 MAN. Saat putus sekolah itu dia baru berusia 17 tahun dan terpaksa menikah di usia muda lantaran orang tua tak ada biaya lagi untuk melanjutkan sekolahnya. Dia sangat sedih dan merasa tidak beruntung karena berasal dari keluarga miskin dengan banyak adik, sehingga urusan sekolah tidak menjadi prioritas.
Di Kepahiang, pernikahan usia dini menjadi solusi bagi anak petani miskin yang mendapat rejeki hanya di musim panen. Terutama anak perempuan. Karena mereka masih di anggab beban dalam keluarga dan harus segera di nikahkan. Jika anak perempuannya sudah menikah maka beban keluarga berkurang, karena anak perempuan tersebut akan ikut suaminya. Mirisnya, suami merekapun berprofesi sama dengan orang tua, petani biasa. Maka perempuan perempuan malang ini akan memulai kehidupan rumah tangganya dengan kemiskinan yang sama. Ketika suami meninggal, tanpa harta yang memadai dan kebutuhan anak anak yang semakin banyak. Maka menjadi buruh cuci adalah alternatif untuk bertahan hidup.
“Ada gunanya ijazah kemarin mba. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih dengan az Zahra. Saat melamar menjadi kader JKN-KIS hanya nab yang mengunakan ijazah SMA, lulusan paket C lagi. Peserta yang lainnya adalah sarjana, guru, tenaga honorer bahkan ada mahasiswa S2 yang ikut serta melamar pekerjaan tersebut. Dan dari 49 orang yang melamar hanya 1 orang yang lulus dan langsung penempatan kerja. Dan itu adalah saya.” Cerita zainab dengan semangat dan berbangga.
“Wah…subhanallah…luar biasa nab”, jawab ku haru.
“Emang jadi kader JKN KIS itu tugasnya apaan ?”
“Kader JKN-KIS itu bertugas untuk membantu BPJS Kesehatan dalam mengumpulkan iuran, melakukan sosialisasi dan edukasi, membantu proses pendaftaran, memberikan informasi serta menerima keluhan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan serta melakukan sosialisasi dan kunjungan yang dilakukan kepada peserta binaan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada BPJS Kesehatan, masyarakat dan peserta binaan dan calon peserta potensial” jawabnya dengan lancar.
“Trus…kira kira apa kelebihan nab sehingga bisa lulus dan mengalahkan pelamar yang lainya tersebut?’ tanyaku penasaran.
“Mungkin karena pengalaman kerja nab setelah tamat paket C dulu mba. Jadi, dulu nab punya cita cita ingin menjadi guru. Lalu setelah tamat nab bersama kawan kawan mendirikan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Jadilah nab sebagai guru PAUD. Trus…nab menjadi pendamping lokal Kecamatan Kepahiang pada program pembangunan daerah tertinggal dan khusus (P2DTK). Nab juga menjadi Fasilitator Desa pada program PNPM. Nab, aktif juga di desa sehingga menjadi bendahara LPM dan kader posyandu. Wah…pokoknya banyak kegiatan dan pengabdian masyarakat yang nab coba jalani. Sampai akhirnya seperti ini.” Jawabnya berbinar binar. Nampak jelas kebahagiaan dan kecerian terpancar dari wajah cantiknya yang masih terlihat muda.
“Luar biasa!’
Aku terkagum kagum mendengar ceritanya. Sambil membayangkan siswa ini sebelas tahun yang silam. Yang sering curhat tentang beban beratnya menghidupi keluarga. Yang selalu datang dengan masalah yang bertubi tubi dan banyak menguras air mata. Ibu muda dengan 4 anak yang masih belia, di uji dengan cobaan hidup yang luar biasa. Namun dia tidak mudah menyerah. Dengan dukungan teman teman dan lingkungan, zainab mampu keluar dari himpitan berat hidupnya. Zainab telah bermetamorfosis, hari ini membawa kabar gembira. Kesulitan demi kesulitan telah dia jalani. Kesabarannya menghadapi ujian telah berbuah manis. Zainab kini bukan zainab yang dulu. Sebagai kader JKN KIS terpilih, dia bicara dengan lancar, penuh semangat dan percaya diri.

“Alhamdulillah…nab juga sudah menikah lagi kini..mba. Suami sangat mendukung dengan kegiatan nab di lapangan. Anak anak juga sudah dewasa. Asep dulu tamat paket C di az Zahra juga tahun 2016 dan kini buka usaha bengkel sendiri, sudah mandiri. Aulia kelas XII, Fikri kelas X dan Afif kelas X di SPPN Bengkulu. Semua nya dapat menikmati bangku sekolah dengan baik dan berprestasi. Dari tingkat sekolah dasar, mereka selalu dapat rangking di kelas. Dan nab di angkat menjadi komite sekolah di SMP 05 Kepahiang karena prestasi anak anak tersebut”.
“Anak anak saya ajari mandiri sehingga mempunyai usaha sendiri. Aulia dan Fikri hobbi nulis dan ngetik sehingga sering menerima job buat tugas/artikel sekolah teman temannya. Dan si kecil, Afif bisnis jual beli Hp seken, dia juga jago main gitar, pernah juara 1 tingkat kabupaten bermain solo gitar. Mereka kreatif dan mandiri, sehingga saya tidak khawatir dengan masa depan mereka. Karena mereka sudah dewasa, maka saatnya saya kembali mengabdikan diri kepada masyarakat. Apalagi dalam tugas ini kami selalu di training untuk sukses dan gajinya lumayan serta ada bonus bonus yang di dapatkan jika target kerja tercapai”.

Tak terasa sudah hampir dua jam ngobrol dengan zainab, sahabat sekaligus siswa saya hari ini. Alumni yang dapat menginspirasi.
“Jika ada kesempatan bertemu dengan adik adik paket C saya bersedia memberi motivasi sambil sosialisasi BPJS kesehatan mba”
“Baiklah…nanti kami agendakan ya. Apa pesan buat adik adik yang sedang belajar di az Zahra saat ini?”
“Semangat terus belajar. Jangan melihat usia dan waktu. Jangan Pesimis. Semangat. Yakin Sukses. Jangan mudah menyerah apapun yang terjadi. Berani Mengambil Keputusan. Berani berisiko. Harus melawan. Carilah teman dan bergaul dengan orang yang bisa memotivasi. Jangan bergaul dengan orang yang suka usil dan iri hati. Banggalah dengan diri sendiri”.
Pesan tersebut mengakhiri perbincangan kami hari ini, zainab pamit untuk melanjutkan tugasnya. Dan akupun bersiap siap menunaikan tugasku di az zahra. Selamat bertugas sahabat dan juga siswaku. Teruslah memberi manfaat dan menginspirasi sesama.
















































