"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Bersahabat dengan Alhamdulillah dalam Menghadapi Covid-19

Bersahabat dengan Alhamdulillah dalam Menghadapi Covid-19

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menutup sementara tempat hiburan dan rekreasi mulai 23 Maret – 5 April untuk melindungi warga dari penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19).  Di Kabupaten Kepahiang, Bupati membuat surat edaran nomor 180/42/bag.3/2020 tentang pencegahan dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19) di Kabupaten Kepahiang yang berbunyi bahwa aktifitas belajar mengajar tingkat TK/SD/SMP dilakukan di rumah/jarak jauh dan dalam pengawasan orang tua mulai tanggal 18 s.d 31 Maret 2020.

Untuk itu PKBM Az Zahra Kepahiang segera menindaklanjuti surat edaran tersebut. Mulai tanggal 18 s.d 31 Maret 2020 semua layanan dan proses tatap muka ditiadakan. Seluruh peserta didik paket A/B/C melakukan pembelajaran di rumah.

Menyikapi hal ini, jangan panik dan cemas berlebihan. Tetap beraktifitas seperti biasa meskipun belajar dan bekerja dilakukan di rumah. Ucapkanlah Alhamdulillah dan berbahagia. Lo kok Alhamdulillah? Bukankah ini musibah bagi kita? Bagaimana bisa bahagia?

Menurut Masrukhul Amri, salah satu gizi spiritual dalam menghadapi kehidupan adalah bersahabat dengan “alhamdulillah” yang artinya segala puji bagi Allah Swt. Orang-orang yang sering bersahabat dengan “gizi spiritual” ini, insyaAllah hidupnya akan lebih bahagia dibanding yang mereka duga.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau adakan virus corona/covid-19 merajalela, sebab dengan demikian pemimpin Negara memikirkan keselamatan rakyatnya. Rakyat juga belajar taat pada intruksi pemerintah untuk selalu mencuci tangan, menghindari keramaian dan menutup mulut dengan masker agar berkurang pembicaraan yang tidak bermanfaat (menyebar berita hoax).

Alhamdulillah ya Allah dengan adanya covid-19, Engkau beri kesempatan anak dan orangtua belajar dan bekerja di rumah. Sebab banyak anak yang kekurangan kasih sayang dan perhatian ayah bunda. Dengan berada di rumah dua pekan ini akan menimbulkan kehangatan dalam keluarga. Kebersamaan tercipta dan komunikasi terbangun kembali melalui makan bersama di meja makan, saling ajar mengajari antara kakak adik tentang materi yang ditugaskan sekolah. Bergotong royong membersihkan rumah, membantu ibu, meringankan pekerjaan rumahnya.

Selain ucapan Alhamdulillah dalam menghadapi covid-19, masih banyak ungkapan syukur lainnya yang dapat melegakan dan menentramkan hati kita dalam mengarungi kehidupan ini. Alhamdulillah dapat menjadi obat hati dari cemas dan khawatir yang berlebih, antaranya:

Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku seorang suami, sebab banyak orang yang ingin bersuami namun belum menemukannya. Suami dengan segala keangkuhannya, menyebabkan hambamu ini mampu belajar sabar.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku seorang istri, sebab banyak orang yang ingin beristri namun belum menemukannya. Istri dengan segala kesulitannya untuk dididik, menyebabkan hambamu ini harus banyak belajar ilmu “Andragogy”, yaitu pendidikan untuk orang-orang dewasa.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan kepadaku beberapa anak, sebab banyak orang yang ingin punya anak namun belum engkau izinkan dan juga banyak yang belum punya anak karena memang belum ketemu jodoh. Anak dengan segala kesulitannya untuk dinasehati, menyebabkan hambamu ini harus banyak menambah ilmu agar sesuai dengan perkembangan zaman anak-anak. Dengan kehadiran anak-anak, justru menyebabkan hambamu malu kalau mau bertengkar dengan istri dan atau suami.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau menitipkan kepadaku seorang atasan pemarah dan sering mengungkit-ngungkit berbagai masalah, sebab banyak orang yang tidak punya atasan, bukan karena dirinya atasan tapi karena dirinya menganggur. Dengan atasan pemarah hambamu berkesempatan untuk mendoakan semoga beliau segera sadar bahwa kemarahan akan menghancurkan siklus kehidupan dirinya sendiri.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau menitipkan kepadaku banyak karyawan, yang sebagiannya suka demo minta tuntutan gaji dan kesejahteraan lainnya, sebab banyak orang tidak punya karyawan sebab sudah lima tahun belakangan ini perusahaannya gulung tikar dan bahkan tikarnyapun sampai tidak ada yang digulung. Dengan punya karyawan, semoga hambamu bisa menjadi salah satu jalan rizki bagi mereka dengan seizin Engkau ya Allah.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah menitipkan orang-orang disekelilingku sebagian ada yang menyakiti, walaupun hamba-Mu ini telah berusaha untuk berbuat baik kepada siapapun sekuat kemampuan. Sebab, banyak orang yang tidak pernah disakiti orang lain karena dalam hidupnya tidak pernah bergaul dengan masyarakat banyak. Semoga dengan disakiti dan hambamu tetap ingin berbuat baik dengan yang menyakiti menyebabkan Engkau akan mengabulkan doa-doa orang yang terdhzolimi ini.

Alhamdulillah ya Allah, Engkau memberi kesempatan kepadaku, kuliah tidak sesuai dengan jurusan pilihan pertama, sebab banyak orang yang tidak pernah menikmati jurusan kuliah karena kekurangan dana untuk memenuhi keinginannya kuliah. Dengan kuliah tidak sesuai jurusan, semoga akan punya lebih dari satu keahlian, keahlian pertama adalah jurusan ketika kuliah dan keahlian lainnya adalah mempelajari sendiri banyak hal yang dulu dicita-citakan.

Duhai Sahabat,

Banyak hal didunia ini yang bisa kita syukuri dengan mengucapkan “Alhamdulillah”, dan dengan sering mengucapkan alhamdulillah, milyaran peluang prestasi akan mengejar-ngejar kita. Banyak hal didunia ini yang kita tidak siap menyukuri dengan mengucapkan “Alhamdulillah dan dengan sering merasa berat dan bahkan enggan mengucapkan alhamdulillah, milyaran peluang prestasi akan lari meninggalkan kita.

Berani hadapi tantangan bersahabat dengan alhamdulillah agar hidup dikejar-kejar prestasi? Berani hadapi virus covid-19 dengan Alhamdulillah agar hidup terasa lapang dada, tidak takut dan cemas berlebihan? Ketahuilah bahwa ungkapan syukur dibarengi dengan berpikir positif akan meningkatkan imunitas dalam diri kita sehingga dapat menangkal virus dan melemahkannya.

Ayo praktek….Alhamdulillah ya allah….

Wanita Jelata

Wanita Jelata

File : Kisah-kisah Islam by Heksa

Seorang Gubernur pada zaman Khalifah Al-Mahdi, pada suatu hari mengumpulkan sejumlah tetangganya dan menaburkan uang dinar dihadapan mereka. Semuanya saling berebutan memunguti uang itu dengan suka cita. Kecuali seorang wanita kumal, berkulit hitam dan berwajah pas pas an. Ia terlihat diam saja tidak bergerak, sambil memandangi para tetangganya yang sebenarnya lebih kaya dari dirinya, tetapi berbuat seolah-olah mereka orang-orang yang kekurangan harta.

Dengan keheranan sang Gubernur bertanya, “Mengapa engkau tidak ikut memunguti uang dinar itu seperti tetangga engkau?”

Wanita jelata itu menjawab, “Sebab yang mereka cari uang dinar sebagai bekal dunia. Sedangkan yang saya butuhkan bukan dinar melainkan bekal akhirat.”

“Maksud engkau?” tanya sang Gubernur mulai tertarik akan kepribadian perempuan itu.

“Maksud saya, uang dunia sudah cukup. Yang masih saya perlukan adalah bekal akhirat, yaitu salat, puasa dan zikir. Sebab perjalanan di dunia amat pendek dibanding dengan pengembaraan di akhirat yang panjang dan kekal.”

Dengan jawaban seperti itu, sang Gubernur merasa telah disindir tajam. Ia insaf, dirinya selama ini hanya sibuk mengumpulkan harta benda dan melalaikan kewajiban agamanya. Padahal kekayaannya melimpah ruah, tak kan habis dimakan keluarganya sampai tujuh keturunan. Sedangkan umurnya sudah di atas setengah abad, dan Malaikat Izrail sudah mengintainya.

Akhirnya sang Gubernur jatuh cinta kepada perempuan lusuh yang berparas tak cantik itu. Kabar itu tersebar ke segenap pelosok negeri. Orang-orang besar tak habis pikir, bagaimana seorang Gubernur bisa menaruh hati kepada perempuan jelata bertampang tak menarik itu.

Maka pada suatu kesempatan, diundanglah mereka oleh Gubernur dalam sebuah pesta mewah. Juga para tetangga, termasuk wanita yang membuat heboh tadi. Kepada mereka diberikan gelas krystal yang bertahtakan permata, berisi cairan anggur segar. Gubernur lantas memerintahkan agar mereka membanting gelas masing-masing. Semuanya terbengong dan tidak ada yang mau menuruti perintah itu.

Namun, tiba-tiba terdengar bunyi berdenting, pertanda ada orang gila yang melaksanakan perintah itu. Itulah si perempuan lusuh berparas biasa saja. Di kakinya pecahan gelas berhamburan sampai semua orang tampak terkejut dan keheranan.

Gubernur lalu bertanya, “Mengapa kau banting gelas itu?”

Tanpa takut wanita itu menjawab, “Ada beberapa sebab, Pertama, dengan memecahkan gelas ini berarti berkurang kekayaan Tuan. Tetapi, menurut saya hal itu lebih baik daripada wibawa Tuan berkurang lantaran perintah Tuan tidak dipatuhi.”

Gubernur terkesima. Para tamunya juga kagum akan jawaban yang masuk akal itu.

Sebab lainnya?” tanya Gubernur.

Wanita itu menjawab, “Kedua, saya hanya menaati perintah Allah. Sebab di dalam Alquran, Allah memerintahkan agar kita mematuhi Allah, Utusan-Nya, dan para penguasa. Sedangkan Tuan adalah penguasa, atau ulil amri, maka dengan segala resikonya saya laksanakan perintah Tuan.”

Gubernur kian takjub. Demikian pula para tamunya. “Masih ada sebab lain?”

Perempuan itu mengangguk dan berkata, “Ketiga, dengan saya memecahkan gelas itu, orang-orang akan menganggap saya gila. Namun, hal itu lebih baik buat saya. Biarlah saya dicap gila daripada tidak melakukan perintah Gubernurnya, yang berarti saya sudah berbuat durhaka. Tuduhan saya gila, akan saya terima dengan lapang dada daripada saya dituduh durhaka kepada penguasa saya. Itu lebih berat buat saya.”

Maka ketika kemudian Gubernur semakin jatuh hati pada wanita jelata itu, dia melamar lalu menikahinya. Perempuan biasa, berwajah pas-pasan namun cerdas dan berakhlak mulia.

Semua yang hadir dan mendengar berbalik sangat gembira karena Gubernur memperoleh jodoh seorang wanita yang tidak saja taat kepada suami, tetapi juga taat kepada Gubernurnya, kepada Nabinya, dan kepada Tuhannya.

 

 

 

 

 

 

 

Usulkan Rumah Singgah dan Pemberdayaan Perempuan dalam Musrenbang Kabupaten Kepahiang

Kepahiang, 18/3/2020. Musrenbang Kabupaten Kepahiang

Bertempat di Aula Guest House Kepahiang hari ini telah dilaksanakan Musrenbang Kabupaten Kepahiang yang dibuka oleh Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mersyah. Hadir Bupati dan wakil Bupati Kepahiang, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ketua dan Waka 1 DPRD Kepahiang, Kapolres, Waka Pengadilan Negeri, Anggota Dewan Perempuan, Kepala Dinas, para Camat, organisasi perempuan/LSM Cahaya Perempuan dan Forum Anak Kepahiang (Fadek).

Setelah penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD dan beberapa materi dari narasumber yaitu Edwar Samsi dari DPRD Provinsi Bengkulu, Kepala Bappenas, Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu dan Kepala Bappeda Kabupaten Kepahiang, maka dilakukan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh bapak Pisman.

Penanya pertama adalah perwakilan dari Forum Anak Kepahiang (Fadek) yang mengeluhkan tentang permasalahan anak di Kabupaten Kepahiang yang kian memprihatinkan. Namun mereka tidak dapat berbuat banyak karena SK Kepengurusan yang baru belum diterbitkan. Mereka berharap Pemda dapat mendukung dan memperhatikan permasalahan anak lebih baik ke depannya, sebab tahun 2019 Kepahiang mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak.

Umi Yesi, Ketua DPC Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia dan Ketua Bidang Advokasi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) turut hadir dan menyampaikan usulannya. Beliau menyimak penjelasan Pak Agus narasumber dari Bappenas yang menyatakan bahwa Visi Presiden tahun 2019-2024 yang pertama adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia. (1) Pemerintah menjamin kesehatan ibu hamil dan anak usia sekolah, (2) Pemerintah akan meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen talenta.

Mengapa pembangunan SDM menjadi prioritas? Sebab kita perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi bonus demografi yaitu jumlah penduduk usia produktif (15-65 tahun) lebih besar dibandingkan jumlah penduduk usia tidak produktif. Untuk itu Umi mengusulkan dua hal yaitu perlunya rumah singgah dan dukungan pada perempuan pengrajin batik diwo Kepahiang.

Apabila SDM ini tidak segera kita persiapkan maka akan menjadi ancaman Pemerintah Daerah. Maraknya kenakalan remaja dan pergaulan bebas juga menjadi PR yang harus segera dituntaskan. Untuk itu dalam rangka mempersiapkan bonus demografi dan menciptakan penduduk produktif yang sehat, cerdas, terampil produktif dan religius sebagaimana tema musrenbang hari ini, maka kami mohon untuk dibangun RUMAH SINGGAH/RUMAH AMAN. Rumah ini sangat dibutuhkan untuk penanganan kasus terhadap perempuan dan anak yang semakin meningkat.

 Usulan kedua yaitu pemberdayaan perempuan melalui batik Diwo. Saat ini sudah ada kelompok perempuan Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan yang sudah dilatih untuk membatik. Harapan ke depan setiap Kecamatan memiliki kelompok perempuan dengan keterampilan lokal kepahiang yaitu Batik Diwo. Jika hasil karya perempuan ini dapat kita hargai dan dapat mensejahterakan mereka maka kekerasan terhadap perempuan di Kepahiang dapat kita minimalisir.

 Dua usulan dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tersebut direspon positif oleh Pak Feri Irawan Kepala Bappedda Kepahiang dan diapresiasi oleh Pak Zamzami Sekda Kepahiang.

Urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini juga di respon oleh Pak Zainal anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Beliau prihatin dengan minimnya anggaran dana untuk perempuan dan anak. Untuk itu perlu adanya sinergi dan gerakan dari organisasi perempuan di Kabupaten Kepahiang agar permasalahan perempuan dan anak dapat menjadi prioritas.

Pak Zamzami juga sangat menyayangkan tahun ini, anggaran untuk Organisasi Wanita atau GOW ditiadakan, padahal Kabupaten lain masih menganggarkan. Peran organisasi perempuan sangat penting di Kepahiang, mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat tajam dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2021 anggaran untuk perempuan jangan sampai terlewat, pesannya.

Ayo perempuan Kepahiang….kita bergerak…tunjukkan aksimu!

Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kepahiang.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang