CHARAKTER BUILDING
FPPI Berharap Semua Desa Anggarkan Pemberdayaan Perempuan melalui Dana Desa
Helmiyesi, M.Si atau akrab disapa Umi Yesi adalah Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan (FPPI) Kabupaten Kepahiang. Hari ini, beliau menjadi narasumber kegiatan pemberdayaan perempuan yang bersumber dari Dana Desa di PAUD Gemilang Desa Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas. Kabupaten Kepahiang.
” Saya sangat mengapresiasi Kepala Desa dan masyarakat di Desa Cugung Lalang yang dapat menganggarkan Dana Desa untuk kegiatan Pemberdayaan Perempuan. Tidak semua desa mau menganggarkan kegiatan seperti ini karena di anggap kurang penting dan tidak menjadi prioritas.“

Padahal kegiatan pemberdayaan seperti ini diakomodir sejak adanya dana desa dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Serta adanya keterlibatan perempuan dalam pembangunan di desa mulai dari musyawarah perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan. Perempuan punya hak yang sama dalam mengambil keputusan dan pembangunan di desanya.
Permasalahan utama pada perempuan di desa antara lain pendidikan rendah atau putus sekolah, menganggur, pernikahan usia dini dan menjadi perempuan Kepala Keluarga (Peka). Peka adalah istilah bagi perempuan sendiri atau janda yang bercerai dari suaminya dan menjadi Kepala Keluarga untuk diri dan anak-anaknya.
Dampak dari permasalahan tersebut membuat perempuan rentan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, Tingginya kematian ibu hamil dan melahirkan dan Ketidak berdayaan perempuan dalam mengelola ekonomi keluarga.

Oleh karena itu adalah penting adanya keberpihakan pemerintah desa terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi perempuan di desanya. Salah satunya adalah menganggarkan kegiatan pemberdayaan perempuan dalam bentuk peningkatan kapasitas atau keterampilan/lifeskills.
Andai semua desa dapat menganggarkan melalui dana desa untuk pemberdayaan perempuan, maka akan terbentuk perempuan desa yang berkualitas. Dengan demikian masalah perempuan dapat diminimalisir dan desa memiliki SDM perempuan yang handal.
Selamat kepada Desa Cugung Lalang yang peduli perempuan….!
Pemberdayaan Perempuan Melalui Dana Desa Cugung Lalang
Kepahiang, 21 September 2020 bertempat di Paud Gemilang Desa Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas diadakan pelatihan Pemberdayaan Perempuan melalui Dana Desa tahun 2020.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Mulyadi Kepala Desa Cugung Lalang, dan dihadiri oleh Bapak Kristian Adiwijaya, SE. Tenaga Ahli P3MD, Mardhatillah Pendamping Lokal Desa, Helmiyesi, M.Si dan Siti Asma, A.Md.Kep. Pengurus Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Kepahiang.

Menurut Ketua Panitia Yeska Oktapiona, peserta berjumlah 15 orang perempuan desa yang mewakili unsur PKK desa, Kader Posyandu, BPD, KPM, Guru PAUD, Kader KB, IKM dan pedagang kecil desa.


Narasumber yang mengisi kegiatan ini ada 5 orang yaitu Helmiyesi, M.Si yang memberi motivasi Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Kristian Adiwijaya, SE dengan materi Perempuan dalam Pembangunan yang bersumber dari Dana Desa, Herlina, S.IP. dari DPPKBP3A Kab Kepahiang dengan materi Peran Perempuan di Kabupaten Kepahiang di tengah maraknya kasus rumah tangga, Makdi, S.Sos dari PLKB dengan materi 8 fungsi keluarga dan Ustad Juli Ahirin, S.Th, M.Pd dengan materi responsif gender.


Terakhir, Mardhatilla Pendamping Desa menyampaikan harapannya, bahwa dengan adanya kegiatan pemberdayaan perempuan ini akan timbul kesadaran perempuan didesa tentang peran mereka dalam pembangunan, adanya perbaikan kualitas pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Intinya setelah dilatih mereka akan menjadi perempuan berkualitas yang akan ikut membangun desa lebih maju ke depannya. Aamiin


Kumpulan Testimoni Alumni
KEREN
Alumni paket ini mampu memiliki 25 karyawan yang pendidikannya sarjana S1 dan S2.
“Awalnya saya tidak PE DE. Namun karena amanah …ya di jalani aja.
Tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu. Kalau ada kemauan pasti ada jalan.”

Reno
Manajer Produksi Hanun
Plt Manajer Marketing CV Surya Tirta Mandiri
Alumni paket B tahun 2016/2017
Alumni paket C tahun 2019/2020

Berbekal keyakinan dan cita-cita saya mendaftar dan berhasil Lulus PAKET C tahun 2014. Setelah mendapat ijazah saya memberanikan diri untuk menjadi Guru di Sekolah MTs swasta yang ada di Kepahiang dan di terima. Kemudian saya mengikuti kegiatan-kegiatan Kepemudaan sembari melanjutkan Pendidikan Strata Satu Fakultas Tarbiyah Pendidikan Islam. Saya aktif dalam organisasi dan terlibat dalam urusan kemasyarakatan yang ada di Kepahiang.
Saya ingin membuktikan bahwa Alumni Paket C khususnya tamatan dari PKBM Az zahra mampu dan bisa bersaing di luaran, serta tidak bisa dipandang dengan sebelah mata.
Alhamdulillah…doa dan mimpi saya kini telah menjadi kenyataan, sebagai Alumni PKBM Az zahra Kepahiang yang menjadi Seorang Sarjana.
Selalu ada jalan dalam tiap masalah, tidak ada orang yang bodoh saat ingin belajar! Bagi yang putus sekolah ..Ayooh bersekolah di PKBM Az Zahra Kepahiang
Beni Ardiyansah.S.Pd. Alumni Tahun 2013/2014

Apa manfaat setelah ikut paket di Az Zahra?
Alhamdulillah.. manfaatnya banyak umi.. bisa bersaing dengan sekolah negeri biasa (Sekolah formal). Dalam mencari kerja selain usaha menjahit juga Alhamdulillah di permudah umi.
Sekarang aku anggota PPS desa sumber Sari tahun 2019 dan di percaya sama Badan Pusat Statistik sebagai mitra di lapangan.
Rendy Crisnanto. Alumni Paket C tahun 2014.
#sekolahtanpaseragam
#sekolahserasakuliah

Testimoni alumni
Alhamdulillah lulus paket C
Lalu ikut pelatihan security
Dan langsung penempatan kerja di perusahaan
Bagian pengamanan
M. Riki Andika
Alumni paket C tahun 2019/2020


