"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

BERITA PKBM

Pengenalan Lingkungan PKBM di Masa Pandemi 2021

Zahra Publishing. Pengenalan Lingkungan Sekolah di PKBM Az Zahra Kepahiang Tahun Pelajaran 2021-2022

Senin, 12 Juli 2021 adalah hari pertama dimulainya tahun pelajaran baru, 2021-2022.

Tidak seperti tahun ajaran sebelumnya, dimana ada sesi orang tua mengantar anak pertama kali sekolah di PKBM Az Zahra Kepahiang. Sebuah tradisi rutin guna memperkenalkan pendidikan non formal dan melakukan kontrak belajar siswa.

Tahun ini, pandemi covid 19 semakin merajalela. Angka penduduk yang terpapar covid semakin melonjak setiap hari. Oleh karena itu maka Bupati Kepahiang mengambil kebijakan untuk melakukan PPKM.

Dan melalui surat edaran kepala dinas dikbud kabupaten Kepahiang nomor 800/1593/DKD/Dikbud/2021 tanggal 9 Juli 2021 tentang Panduan Pembelajaran Tahun Pelajaran 2021/2022 di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Kepahiang, maka pengelola dan tutor PKBM Az Zahra Kepahiang bersepakat:

1. Hari pertama tahun pelajaran dilaksanakan Senin, 12 Juli 2021

2. Metode Pembelajaran dilakukan dengan Daring dan Luring.

3. Pembelajaran daring melalui grup WhatsApp dan aplikasi setara daring

4. Pembelajaran Luring dengan cara penugasan dan tutorial dengan pembatasan jumlah peserta didik dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

5. Jadwal tutorial paket C hari Senin dan Selasa, jam 08.00-12.15 wib

6. Jadwal tutorial paket B hari Rabu dan Kamis, jam 08.00-12.00 wib

7. Jadwal tutorial paket A setiap hari Jumat dan Sabtu, jam 08.00-11.30 wib

Bagi masyarakat yang tertarik dan berminat kembali bersekolah di PKBM Az Zahra Kepahiang, sudah dibuka pendaftaran gelombang kedua mulai tanggal 13 – 30 Juli 2021.

Pendaftaran dapat langsung ke sekretariat jln Pengabdian Kel Padang Lekat. Kepahiang.

Atau daftar online melalui link http://bit.ly/Formulir-Pesdik-Az-zahra

 

Sabusabu#8: Menulis itu Mudah

Zahra publishing. Menulis itu mudah karena menulis adalah bercerita

Umi Yesi, penulis buku Hamari Adhuri Kahani berbagi tips menulis itu mudah dalam kegiatan sabusabu kolaborasi TBM Pelita Bangsa dan TBM Cahaya.

Kegiatan yang dibuka oleh anggota dewan DPR RI Komisi X, Ibu Dewi Coryati, M.Si berlangsung di hotel Pinus Kota Bengkulu.

Satu persatu tips menulis semudah bercerita Ia uraikan dengan semangat. Peserta seolah terhipnotis dengan uraian dan ceritanya. Rasa penasaranpun semakin tinggi ketika Umi Yesi menampilkan buku-buku hasil karya kelas menulis sabusabu sebelumnya.

“Kosongkan gelas, buat folder baru di alam bawah sadar anda. Buat judul folder tersebut menulis itu MUDAH karena menulis adalah BERCERITA,” pesan beliau kepada peserta sabusabu angkatan 8 yang berprofesi sebagai tutor dan pegiat pendidikan nonformal di kota Bengkulu.

Tak terasa tiga jam berlalu dengan cepat. Peserta tetap semangat mengikuti materi, bahkan saat praktek menulis satu lembar halaman dalam waktu 10 menit. Suasana menjadi hening seketika, semua serius mempraktekkan 4 rahasia menulis yang Umi sampaikan. Hingga waktu habis peserta tetap tak berhenti menulis, seolah mereka kecanduan dan merasakan nikmatnya menulis tersebut.

Ada orang yang bersedia membacakan tulisannya yakni Ibu Rahma, Sherly dan Oman. Dan sebagai bentuk apresiasi, Umi menghadiahkan buku Berdamai dengan Colossal Titan karya alumni kelas sabusabu angkatan 7.

Di akhir kegiatan, seperti biasanya, Umi memberikan pekerjaan rumah kepada peserta sabusabu angkatan 8.

PR nya adalah menulis dengan cara diketik dengan ketentuan ukuran kertas A4, tipe tulisan new roman, font 12 dan spasi 1.5. Tema tulisan adalah SISWA BARU atau MITOS DI BENGKULU.

Dalam waktu 5 hari peserta wajib menyetor tulisan tersebut ke Umi,  minimal 5 halaman.

Apakah mereka mampu membuat PR menulis ini?

Kita tunggu yaaaaa

 

Komisi X DPR RI Membuka Literasi Satu Bulan Satu Buku

Zahra Publishing. Komisi X DPR RI Membuka Kegiatan Literasi Satu Bulan Satu Buku

Bertempat di Hotel Pinus SMK 07 Bengkulu, Minggu, 27 Juni 2021 Dewi Coryati, M.Si anggota Komisi X DPR RI hadir dan membuka acara Literasi Sabusabu (Satu Bulan Satu Buku).

Kegiatan ini adalah kolaborasi antara TBM Cahaya PKBM Az Zahra Kepahiang dan TBM Pelita Bangsa PKBM Pelita Bangsa Bengkulu. Dengan narasumber Umi Yesi, penulis buku Hamari Adhuri Kahani.

Lia Tambayong melaporkan bahwa padamulanya kegiatan ini hanya diperuntukkan bagi tutor di PKBM Pelita Bangsa saja, namun dalam perjalanannya banyak peserta lain yang ingin mendaftar sehingga jumlah terkumpul 30 orang pendaftar.

Ibu Minarni Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Bengkulu menyambut baik acara Literasi ini. Beliau sangat senang dan mengapresiasi kegiatan TBM dalam menulis buku. Harapannya semua TBM bisa eksis dan berkegiatan seperti ini.

Tak hanya Kabid PAUD dan PNF kota Bengkulu yang mendukung acara ini. Hadir pula ibu Hj. Dewi Coryati, M.Si bersama tim memberikan support dan dukungan penuh atas terselenggaranya kelas menulis ini.

“Menulis itu tentu tidak mudah, tapi ada caranya supaya kita bisa. Salah satu cara adalah mengikuti kegiatan ini, menulis buku terutama cerita-cerita mitos khas Bengkulu. Hal ini untuk mengangkat budaya, adat istiadat dan pariwisata di provinsi Bengkulu,” pesannya.

Salah satu bentuk dukungan anggota DPR RI Komisi X ini adalah membawa Pak Deny, Sutradara dari Jakarta yang akan mensuport dan mau ikut berpartisipasi dalam gerakan literasi. Terutama literasi digital dan penulisan skenario film.

Kms Fahrudin, ketua TBM Cahaya mengucapkan terimakasih kepada TBM Pelita Bangsa yang telah ikut mengerakkan Literasi di kota Bengkulu melalui kelas menulis sabusabu.

Mengapa namanya Sabusabu? Karena dengan mengetahui 4 rahasia menulis yang mudah semudah bercerita, peserta akan kecanduan untuk menulis.

Sabusabu disini adalah singkatan dari Satu Bulan Satu Buku. Outputnya adalah dalam waktu satu bulan peserta akan mampu menuliskan cerita dan menerbitkan buku.

Sabusabu sudah dimulai tahun 2019 dan telah menerbitkan 33 buku. Hari ini adalah angkatan ke-8. Dan akan kita lihat nanti, apakah peserta mampu merealisasikan menulis semudah bercerita dalam waktu sebulan?

Lihat…coba …dan buktikan ya!

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang