"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

BERITA PKBM

Tutor Kesetaraan Juga Guru

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini tidak ada peringatan khusus Hari Guru Nasional yang rutin diperingati setiap tanggal 25 November.

Bagi semua guru. Termasuk para Tutor Kesetaraan yang belum diakui oleh UU Guru dan Dosen, saya ucapkan “Selamat Hari Guru Nasional, Tutor juga GURU” ucap Umi Yesi Ketua PKBM Az zahra Kepahiang melalui grup wa.

Berita tentang hal ini juga dimuat diberita online harian Radar Kepahiang. https://radarkepahiang.id/tutor-kesetaraan-digaji-seadanya-hingga-lilla-hitaala/

dan berita pada link https://radarkepahiang.id/8-tahun-jadi-guru-honorer-merti-pernah-punya-murid-usia-60-tahun/

Pengrajin Batik Diwo Lestarikan Huruf Ka ga nga yang Hampir Punah

Dalam rangka pengembangan motif batik diwo kepahiang yang berciri khas huruf aksara rejang yaitu huruf ka ga nga, maka pada hari Minggu, 8 November 2020 diadakan pelatihan menulis dan membaca huruf ka ga nga.

Kegiatan di ikuti oleh pengrajin batik diwo yang dilaksanakan di aula pertemuan PAUD Bougenville Indah Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan. Narasumber yang mengajar adalah Bapak Ferry Ferdian, salah satu tim pengagas huruf aksara daerah tersebut.

Menurut Mr. Fee, sapaan akrab Pak Ferry, aksara Ka–Ga–Nga merupakan turunan dari aksara Palawa dan berbentuk garis siku-siku serta sangat kaku. Pada zaman dahulu, aksara Ka–Ga–Nga ini ditulis pada media bambu, bilah bambu, batu, kulit kayu, rotan, bilah rotan, serta tanduk.

Nama “ka ga nga” merujuk pada tiga aksara pertama pada urutan 27 huruf, yaitu ka,ga,nga dan seterusnya. Penulisannya unik karena huruf – huruf ditulis dengan cara ditarik ke kanan atas dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Aksara kaganga yang awalnya berkembang di Curup sering pula di sebut aksara ulu. aksara ini lalu menyebar ke daerah – daerah yang dilalui aliran sungai Musi.

Aksara ulu diperkirakan berkembang pesat di Sumatera bagian selatan pada abad 16-17 Masehi sebagai perkembangan dari aksara palawa dan kawi. Aksara kaganga sendiri banyak berkembang di Sumatera dan Sulawesi. Itu menandakan aksara kaganga berkerabat dengan aksara Batak dan Bugis. Sementara wilayah diluar Sumatera dan Sulawesi, seperti Bali dan Jawa, menggunakan aksara hanacaraka.

Karena mobilitas hulu hilir Musi, hampir seluruh masyarakat di Bengkulu, seperti di Rejang, Lebong, Curup, Kepahiang, Lembak,Seluma, Serawai, serta di Lampung dan Sumatera Selatan seperti seperti di Pasemah, Lintang, Pagaralam, Ogan, hingga Komering, mengenal aksara tersebut. Penyebaran aksara ka ga nga diperikirakan berhenti pada awal abad ke – 20.

Mr Fee menyambut baik upaya para pengrajin batik diwo yang tetap merawat dan mengabadikan huruf ka ga nga menjadi motif khas batik kepahiang.

“Huruf ka ga nga ini adalah warisan budaya nenek moyang yang harus kita lestarikan. Jangan sampai nanti budaya kita diambil dan diakui oleh pihak asing. Untuk itu teruslah mencanting dan menulis huruf ka ga nga melalui secarik kain yang indah. Agar aksara ini tidak punah” ujar Umi Yesi, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang berpesan pada para pengrajin batik binaannya yang hadir ikut pelatihan.

Terima Jasa Kreasi Hantaran Seserahan Pernikahan

Pada acara pernikahan atau lamaran biasanya ada prosesi pemberian hantaran seserahan pernikahan. Tradisi yang sudah lama dilakukan sejak dulu ini menjadi prosesi wajib dalam setiap acara pernikahan.

Apa saja isi seserahannya? Untuk soal isi seserahan mungkin masih banyak yang bingung sebenarnya apa saja sih isi seserahan pernikahan dan apa saja item- item yang perlu dipersiapkan. Isi seserahan pernikahan yang biasanya dibawa sebagai hantaran dari keluarga pria untuk sang wanita sebagai simbol bekal untuk kehidupan kelak sang wanita.

Berikut beberapa contoh kreasi hantaran yang dibuat oleh perempuan Kepahiang dalam program peningkatan kualitas hidup perempuan tahun 2020.

Perlengkapan Sholat / Ibadah

Sebagai bekal untuk sang wanita agar menjadi pendamping dan istri yang sholehah, maka sang pria biasanya selalu menyiapkan hantaran perlengkapan ibadah ini. Sebagai bentuk dan simbol bimbingannya kelak kepada sang istri. Untuk isinya dimulai dari Mukena, sajadah, dan Al – Quran / Kitab suci.

Perlengkapan Mandi

Biasanya untuk perlengkapan mandi ini dimulai dari sabun, shampo, handuk, shower puff, produk perawatan tubuh, dan wewangian.

Pakaian Dalam

Pakaian dalam juga menjadi isi seserahan pernikahan yang perlu disiapkan nih. Untuk isinya mulai dari satu set underwear,  lingerie dan juga  baju tidur. Tetapi untuk urusan membelinya biasanya sang wanita sudah memilihkan barang – barangnya dan diserahkan kepada sang pria untuk dihias ke dalam kotak seserahan agar lebih cantik.

Perlengkapan Pesta

Perlengkapan pesta ini bermacam – macam isinya. Mulai dari kebaya dan kain, heels, tas, dress, hingga jam tangan.

Perlengkapan Kamar Tidur

Perlengkapan tidur berupa kain sprai, bunga atau pengharum ruangan menambah kesan romantis pada kamar pengantin.

Kain Perempuan

Perlengkapan lainnya yang tak kalah penting adalah kain, biasanya kain panjang. Hal ini sangat diperlukan oleh perempuan dalam rumah tangganya dikelak kemudian hari.

Berapa  kotak seserahan pernikahan yang perlu disiapkan?

Untuk jumlah kotak seserahan sebenarnya tidak ada ketentuan wajib. Semuanya bisa disesuaikan oleh kesepakatan bersama. Akan tetapi ada beberapa tradisi seperti Jawa yang biasanya memberikan kotak seserahan berjumlah ganjil (5, 7, 9, 11 )

Isi seserahan pernikahan ini sebenarnya tidak ada item wajib yang harus sama. Semua isi seserahan pernikahan di dalamnya disesuaikan dengan budget kalian juga. Seserahan yang menjadi hantaran dari pihak pria ini biasanya berisi barang-barang keperluan sang calon pengantin wanita, yang nantinya akan digunakan oleh sang wanita. Jadi bisa dibilang isi barang- barang seserahan pernikahan ini simbol bekal dikehidupan bagi sang wanita kelak.

Tips, sebaiknya sang calon pengantin wanita (CPW ) menentukan barang apa saja yang ingin dijadikan isi seserahan. Karena kalau semuanya diserahkan kepada CPP khawatir barang- barang yang dibeli tidak sesuai dengan keinginanmu.

Atau jika ingin berbagi tugas maka para CPW bisa memberikan daftar isi seserahan pernikahan yang diinginkan atau jenis- jenis produk tertentu yang biasa kalian gunakan sehingga memudahkan sang CPP untuk mencari. Atau solusi paling efektif yang biasa dilakukan adalah dengan berbelanja isi seserahan bersama. Jadi sang CPW bisa memilih sambil berdiskusi dengan sang CPP.

Bagi yang berminat mengunakan jasa kreasi hantaran kami dapat menghubungi Umi Yesi (0852-6788-7453) atau Dyah Kreasi (0852-6727-9103)

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang