"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

Komitmen ASTINA Bengkulu dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Kesetaraan

Komitmen ASTINA Bengkulu dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Kesetaraan

Helmiyesi, M.Si, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (ASTINA) Provinsi Bengkulu, menegaskan komitmennya dalam menjalin kemitraan strategis dengan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN PDM) Provinsi Bengkulu.

Kemitraan ini berfokus pada upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan kesetaraan di Provinsi Bengkulu. Kesiapan ini dilandasi oleh kesadaran bahwa kolaborasi antara lembaga akreditasi dan organisasi profesi merupakan kunci untuk mencapai standar pendidikan yang lebih baik.

Sebagai langkah nyata, Helmiyesi menyatakan akan menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi para tutor dalam proses pembelajaran di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Menurutnya, peran pendidik merupakan komponen utama dalam instrumen akreditasi Dasmen versi terbaru. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tutor menjadi prioritas utama agar satuan pendidikan kesetaraan mampu memenuhi standar akreditasi dengan optimal.

Peningkatan kompetensi ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari penguasaan materi, metode pembelajaran yang inovatif, hingga pemanfaatan teknologi dalam kelas.

Dengan tutor yang kompeten dan profesional, diharapkan kualitas pembelajaran akan meningkat signifikan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada hasil belajar peserta didik.

ASTINA percaya bahwa investasi pada kualitas pendidik adalah investasi terbaik untuk masa depan pendidikan kesetaraan di Bengkulu.

Kemitraan antara ASTINA dan BAN PDM ini menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga yang peduli terhadap mutu pendidikan.

Helmiyesi berharap, melalui kerja sama ini, satuan pendidikan kesetaraan di Bengkulu tidak hanya siap menghadapi akreditasi, tetapi juga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik yang setara dengan pendidikan formal, sehingga dapat menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Penandatanganan MOU antara ASTINA dan BAN PDM Provinsi Bengkulu dilaksanakan hari ini, Selasa, 2 September 2025 di aula parallel BPMP Provinsi Bengkulu.

BAN PDM Bengkulu Jalin Kemitraan Strategis dengan APSI dan ASTINA

BAN PDM Bengkulu Jalin Kemitraan Strategis dengan APSI dan ASTINA

Untuk memastikan mutu pendidikan di Bengkulu terus meningkat, Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM) Provinsi Bengkulu menjalin kemitraan strategis dengan dua organisasi penting.

Kemitraan ini melibatkan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) dan Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (ASTINA) Provinsi Bengkulu.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini dilaksanakan di ruang Parallel BPMP Provinsi Bengkulu pada Selasa, 2 September 2025.

Menurut Dr. Adi Asmara, M.Pd, Ketua BAN PDM Provinsi Bengkulu, tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk menyosialisasikan instrumen akreditasi, baik untuk pendidikan dasar dan menengah (Dasmen) maupun kesetaraan.

Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk memberikan pendampingan secara langsung kepada sekolah, madrasah, dan satuan pendidikan kesetaraan agar mereka siap menghadapi proses akreditasi dan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dukungan penuh datang dari kedua mitra. Bapak Purwanto, M.Pd, Ketua APSI Provinsi Bengkulu, menyatakan kesiapan asosiasinya untuk membantu dan mendampingi sekolah serta madrasah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Bengkulu.

Senada dengan itu, Helmiyesi, M.Si, Ketua DPW ASTINA Provinsi Bengkulu, menegaskan komitmennya untuk melakukan pendampingan kepada seluruh satuan pendidikan kesetaraan yang mengelola Paket A, B, dan C.

Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan berkualitas di Provinsi Bengkulu. Sinergi antara lembaga akreditasi dan asosiasi profesional ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya standar mutu pendidikan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi para peserta didik di seluruh jenjang.

Menjelajahi Seni Batik Diwo: Dari Ruang Belajar Hingga Produk Unggulan

Menjelajahi Seni Batik Diwo: Dari Ruang Belajar Hingga Produk Unggulan

Setiap hari Senin, suasana di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang, terasa berbeda. Aroma lilin panas dan percakapan ringan menyelimuti ruangan, bukan dari materi pelajaran umum, melainkan dari kegiatan membatik.

Di bawah bimbingan telaten Tutor, Erna Wati, para peserta didik Paket C dengan antusias belajar membatik Diwo, sebuah warisan seni khas masyarakat Suku Rejang. Proses belajar ini tidak hanya sekadar praktik, tetapi juga sebuah perjalanan untuk melestarikan budaya lokal.

Suasana belajar yang asyik dan menyenangkan menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan sabar, Umi Erna Wati membimbing setiap tangan, mengajarkan teknik dasar hingga rumit.

Para peserta didik pun bebas berkreasi, menuangkan ide mereka ke atas kain. Tawa, canda, dan diskusi ringan sering terdengar, membuat proses belajar terasa lebih hidup dan santai. Mereka tidak hanya belajar teknik, tetapi juga memahami makna di balik setiap motif yang mereka ciptakan.

Batik Diwo yang dihasilkan di PKBM Az Zahra bukan hanya sekadar karya seni. Ia telah bertransformasi menjadi produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi.

Keunikan motif dan kualitas pengerjaan membuat batik ini diminati oleh banyak orang.

Dengan demikian, PKBM Az Zahra berhasil menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan mampu menciptakan individu yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat membuka peluang ekonomi.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, membuktikan bahwa pendidikan nonformal bisa menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui tangan-tangan terampil peserta didik Paket C PKBM Az Zahra, batik Diwo kini lebih dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat Kepahiang. Mereka telah membuktikan bahwa belajar itu tidak mengenal batas usia, apalagi harus kaku.

Dengan metode yang tepat, belajar bisa menjadi proses yang produktif dan menyenangkan, yang pada akhirnya membawa manfaat nyata bagi diri sendiri dan komunitas.

Yuk sekolah di Az z Zahra aja.

Pendaftaran peserta didik paket A B dan C masih terbuka.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang