PKBM Az zahra Kepahiang
Tutor Kesetaraan Juga Guru
Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini tidak ada peringatan khusus Hari Guru Nasional yang rutin diperingati setiap tanggal 25 November.
Bagi semua guru. Termasuk para Tutor Kesetaraan yang belum diakui oleh UU Guru dan Dosen, saya ucapkan “Selamat Hari Guru Nasional, Tutor juga GURU” ucap Umi Yesi Ketua PKBM Az zahra Kepahiang melalui grup wa.
Berita tentang hal ini juga dimuat diberita online harian Radar Kepahiang. https://radarkepahiang.id/tutor-kesetaraan-digaji-seadanya-hingga-lilla-hitaala/
dan berita pada link https://radarkepahiang.id/8-tahun-jadi-guru-honorer-merti-pernah-punya-murid-usia-60-tahun/

Franco, Manfaatkan Komunitas Literasi Untuk Update Informasi
“Memiliki hobi yang sama dalam sebuah kelompok atau komunitas memang menyenangkan. Contohnya komunitas literasi yang sedang berlatih hari ini. Salah satu manfaatnya adalah untuk Update informasi.” ujar Franco Escobar, S.Kom. Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang Fraksi Pendidikan yang hadir dan membuka kegiatan pelatihan menulis yang bertajuk Literasi Budaya dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia di TBM Cahaya PKBM Az zahra Kepahiang.
Menurut Franco Aleg muda dan masih single ini, berkomunitas itu sangat penting, karena kita akan berkembang dengan memiliki banyak pengetahuan. Apalagi dari komunitas mampu melahirkan orang-orang hebat. Biasanya orang-orang yang berkomunitas itu sangat suka berbagi ilmu, bersosial, hingga suka berkumpul untuk mendiskusikan banyak hal yang bisa bermanfaat untuk masa depan.

Putra Sulung Zurdi Nata inipun membagikan beberapa manfaat yang penting dalam berkomunitas, yakni: Menambah wawasan yang dapat menambah ilmu pengetahuan (update informasi terus menerus), serta mengembangkan hobi yang sedang kita tekuni. Dengan mengikuti kegiatan seminar, workshop dan talkshow yang dapat menambah banyak ilmu pengetahuan.
Komunitas juga dapat menambah jaringan, sahabat baru, keluarga baru yang dapat memperpanjang silaturahmi. Dapat memiliki ide-ide baru, karena seringnya diskusi. Memberikan pelajaran kepada kita untuk terus bersosial dengan lingkungan sekitar.

Mendapatkan banyak undangan dan bertemu dengan orang-orang hebat, serta mampu menyerap ilmu yang mereka sampaikan. Kemampuan semakin berkembang dan karakter kita semakin terbentuk, hingga konsisten dalam melakukan sesuatu.
Terakhir, Franco berpesan, “Gunakan komunitas literasi ini untuk terus mengupgrade diri. Mungkin hasilnya belum dapat kita nikmati saat ini. Butuh waktu lama dan panjang. Namun tetap saja konsisten menulis, melahirkan karya. Bisa jadi anak cucu kita nanti yang akan memetik hasilnya.”
Pesertapun mengiyakan, mereka merasa terinspirasi dan termotivasi dengan ungkapan yang beliau sampaikan. Insyaallah komunitas ini akan bertahan dan bersemangat berkarya.

Peringati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Literasi Budaya
Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia maka pada Hari Rabu, 28 Oktober 2020 TBM Cahaya PKBM Az zahra Kepahiang mengadakan pelatihan menulis dengan tema Literasi Budaya Pengembangan Destinasi Wisata dan Budaya di Kepahiang.
Hadir dan membuka acara tersebut Franco Escobar, S.Kom. Komisi Pendidikan DPRD Kab Kepahiang. Hadir juga Dr. Hartono, M.Pd Kadis Dikbud Kab Kepahiang. Ibu Suriani, M.Pd. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF. Bapak Sadikin, S.Pd Kabid Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Serta Yogi Sumantri dan Ayu dari Rumah BUMN Kepahiang.

Narasumber kegiatan adalah Kimli Haroswati, S.Pd. M.TPd Ketua FTBM Provinsi Bengkulu dengan materi berjudul Pengelolaan TBM Dalam Rangka Pengembangan Destinasi Wisata Dan Budaya. Emong Soewandi, Budayawan Kepahiang dengan materi berjudul Literasi Budaya Dalam Rangka Pengembangan Destinasi Wisata Dan Budaya. Dan Umi Yesi, penulis buku yang memberikan tips dan trik menulis semudah bercerita.

Hasil akhir kegiatan ini nanti adalah terciptanya para penulis yang mampu menulis buku terutama tentang budaya-budaya yang ada di Kabupaten Kepahiang.
“Semua peserta yang hadir akan mendapatkan e-sertifikat dan karya-karnyanya akan diterbitkan dan dicetak menjadi buku.” ujar Kms Fahrudin, S.Pd. Ketua TBM Cahaya yang menjadi Ketua panitia kegiatan.
Kegiatan ini disponsori oleh TBM Cahaya bekerjasama dengan FTBM Provinsi Bengkulu dan Rumah BUMN Kepahiang.




