Momen Haru Rapat HUT ke-23: Umi Titi Sarimanah Berikan Kejutan Voucher Umrah Ceria bagi Kepsek/Guru
Momen Haru Rapat HUT ke-23: Umi Titi Sarimanah Berikan Kejutan Voucher Umrah Ceria bagi Kepsek/Guru
KEPAHIANG – Suasana khidmat di ruang pertemuan Yayasan Az-Zahra Kepahiang pada Rabu (6/5/2026). Agenda yang semula dijadwalkan sebagai rapat koordinasi persiapan hari puncak HUT ke-23 Yayasan Az-Zahra bertransformasi menjadi momen penuh tetesan air mata kebahagiaan dan optimisme spiritual.
Rapat ini digelar guna mematangkan persiapan perhelatan akbar peringatan hari puncak HUT ke-23 yang direncanakan akan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang. Namun, suasana berubah menjadi emosional ketika Umi Titi Sarimanah hadir di tengah-tengah peserta rapat.
Penguatan Ruhani dan Kejutan Tak Terduga
Dalam kesempatan tersebut, Umi Titi Sarimanah memberikan penguatan spiritual mengenai keutamaan ibadah umrah. Beliau menekankan bahwa panggilan ke Tanah Suci adalah hak setiap mukmin yang memiliki azam (niat) yang kuat. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap niat mulia para pendidik, secara mengejutkan beliau menyerahkan Voucher Umrah Ceria kepada para pejuang pendidikan di bawah naungan Yayasan Az-Zahra.
Suasana haru pecah saat nama-nama penerima voucher disebutkan. Lima orang kepala sekolah dan guru terpilih menjadi sosok yang beruntung mendapatkan stimulan untuk menjemput impian ke Baitullah.
Para Penerima Cahaya Harapan
Kelima pendidik yang mendapatkan kejutan Voucher Umrah Ceria tersebut adalah:
- Windi Yarsih (Kepala Sekolah PAUD Mutiara Kasih) – Voucher senilai Rp1.000.000
- Susi Yani (Guru PAUD Mutiara Kasih) – Voucher senilai Rp1.000.000
- Yesti Depika (Kepala Sekolah TK At-Thoriq) – Voucher senilai Rp500.000
- Sischa Feliyanti (Kepala Sekolah TPA Almeera Day Care) – Voucher senilai Rp500.000
- Titin Sumarni (Guru TK At-Thoriq) – Voucher senilai Rp500.000
Bulatkan Tekad Menuju Agustus 2026
Meski nilai nominal voucher tersebut beragam, maknanya jauh lebih besar bagi para penerima. Kelima guru tersebut sepakat untuk langsung menggunakan voucher tersebut sebagai uang muka (DP) pendaftaran program Umrah Ceria.
“Ini adalah langkah awal yang nyata bagi kami. Insya Allah, kami membulatkan tekad untuk berangkat ke Tanah Suci pada 6 Agustus 2026 nanti,” ungkap salah satu penerima dengan nada bergetar.
Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Az-Zahra Kepahiang dalam menghargai dedikasi para gurunya. Tidak hanya fokus pada kualitas pendidikan nonformal di desa binaan, yayasan juga berusaha mewujudkan kesejahteraan spiritual bagi para pejuangnya.
Harapannya, keberuntungan yang dialami kelima guru ini menjadi pematik semangat bagi warga binaan lainnya di 10 PAUD dan 5 Desa Setara untuk terus berikhtiar dan bersinergi bersama dalam mewujudkan mimpi Umrah yang terjangkau namun berkesan.

Tinggalkan Balasan