Dibuka…..Pendaftaran Paket A/B/C Jalur Umum
INFORMASI PENDAFTARAN DAN BIAYA PENDIDIKAN JALUR UMUM
PROGRAM KESETARAAN PAKET A, PAKET B, PAKET C
TAHUN PELAJARAN 2020 – 2021
Pendidikan Kesetaraan (Paket) adalah pendidikan nonformal yang di peruntukkan bagi masyarakat/orang dewasa tanpa batasan umur, status, wilayah dan pekerjaan. Anak muda, dewasa, dan orangtua dapat mengikuti program ini tanpa terkecuali.
Peserta yang memilih jalur ini tidak wajib mengikuti tatap muka di kelas. Pengayaan wawasan dapat di lakukan secara mandiri dan online. Sehingga dapat sekolah dan belajar tanpa menganggu aktivitas di rumah atau pekerjaan sehari-hari. Belajar dimanapun dan kapanpun tanpa hambatan tempat dan waktu. Jika berminat mengikuti program ini segera daftar dengan melengkapi ketentuan yang berlaku.
Syarat Daftar Paket A setara SD:
- Mengisi formulir pendaftaran yang di sediakan lembaga atau daftar secara online di bit.ly/Formulir-Pesdik-Az-Zahra
- Fotokopi Akte kelahiran atau Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi Raport kelas terakhir (jika ada)
- Pasfoto warna ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak 5 lembar
Syarat Daftar Paket B setara SMP:
- Mengisi formulir pendaftaran yang di sediakan lembaga atau daftar secara online di bit.ly/Formulir-Pesdik-Az-Zahra
- Fotokopi Ijazah SD/sederajat di legalisir
- Fotokopi SKHUN/NEM SD/sederajat di legalisir
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi Raport kelas terakhir (jika ada)
- Pasfoto warna ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak 5 lembar
Syarat Daftar Paket C setara SMA:
- Mengisi formulir pendaftaran yang di sediakan lembaga atau daftar secara online di bit.ly/Formulir-Pesdik-Az-Zahra
- Fotokopi Ijazah SMP/sederajat di legalisir
- Fotokopi SKHUN/NEM SMP/sederajat di legalisir
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi Raport kelas terakhir (jika ada)
- Pasfoto warna ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak 5 lembar
Biaya pendidikan selama mengikuti kegiatan sampai dengan kelulusan sebagai berikut:
- Paket A setara Sekolah Dasar/SD Rp. 1.500.000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
- Paket B setara Sekolah Menengah Pertama/SMA Rp.2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah)
- Paket C setara Sekolah Menengah Atas/SMA Rp.4.000.000,- (Empat juta rupiah)
Diskon 30% bagi peserta yang membayar lunas pada saat mendaftar. Kuota Pendaftaran terbatas, sewaktu-waktu pendaftaran akan ditutup jika sudah memenuhi kuota!

Gratis biaya pendidikan bagi anak yatim/piatu/tidak mampu yang berusia 7 s/d 18 tahun.
Info lebih lanjut datang saja ke sekretariat PKBM Az Zahra Kepahiang, Jln. Pengabdian. RT.02 RW. 01. Kelurahan Padang Lekat. Kecamatan Kepahiang. Kabupaten Kepahiang. Provinsi Bengkulu.
Kontak Person:
Ketua, Helmiyesi, M.Si (0852-6788-7453)
Sekretaris, Kms Fahrudin, S.Pd (0816-3238-7208)
Bendahara, Yesti Depika, S.Pd.I (0853-6835-8993
Staf TU, Imelda Andriani (0853-7924-1950)
BELAJAR SEPANJANG HAYAT, TANPA BATASAN UMUR, STATUS DAN PEKERJAAN.
BELAJAR DIMANAPUN DAN KAPANPUN…BISA!
Sehari untuk amal…23 komunitas berbeda gendre numplek jadi satu
Sehari untuk amal….23 komunitas berbeda gendre numplek jadi satu
Kebayang nggak kalo beberapa komunitas yang berbeda gendre dan aliran bersatu dalam kebersamaan? Sama-sama ngamen amal. Yaa….mengapa tidak? Mereka bilang hobi dan minat boleh berbeda, tapiii….untuk amal dan kemanusiaan mereka bisa bekerjasama. Dan terbukti………..23 komunitas berbeda di Kabupaten Kepahiang kompak bersatu dalam kegiatan berjudul Ngamen Amal (Day Of Charity) atau sehari dalam beramal.

Minggu, 12 Januari 2020 di Lapangan Tugu Kopi Kepahiang menjadi ajang pembuktian dan hari bersejarah bagi 23 komunitas tersebut. Di sana kumpul para penulis, pecinta teater, penyuka musik tradisional, penyuka musik modern, pecinta bola, geng motor, pramuka, wirausaha kopi sampai dengan para pengerak perempuan berdaya. Mereka numplek, bersatu dan saling mengisi.
Yuk simak apa komentar mereka tentang aksi ini!
Komunitas Seni Sastra Budaya Ruang Rupa Metamorfosa
Digagas oleh Komunitas Seni Sastra Budaya Ruang Rupa Metamorfosa yang dipimpin oleh Ritmha Candra Ariesha, S.Pd yang ingin menampilkan kreasi mereka sebagai bagian dalam pengalangan dana. Kegiatan sosial berupa pengalangan dana ini akan disumbangkan kepada korban banjir dan masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Kepahiang maupun daerah terdampak bencana lainnya. Sumbangan yang dikumpulkan berupa dana, pakaian pantas pakai, buku-buku sekolah, makanan dan lainnya.

Pertunjukan teaterikal kami tadi judulnyo “Belenggu”. Sebuah pementasan teaterikal simbolis tentang kebebasan yang di belenggu oleh keterbatasan kita dalam melawan membawa kebebasan pada orang lain. Dalam pertunjukan teater ini kami mencoba menyampaikan lewat kegiatan ini kita tidak perlu takut untuk menunjukan jati diri dalam membantu orang lain terutama lewat sebuah kebersamaan.
Alhamdulillah…, saya sangat senang dan bangga bisa membuat acara yang tadinya sederhana tapi bisa di buat dengan cukup besar. Ini merupakan ajang kumpul komunitas terbesar se-Kab Kepahiang. Dan mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini tapi countinity hingga kedepannya.
Delegasi Pejuang Budaya Sanggar Bambu Runcing
Acara dimulai dengan penampilan kesenian daerah berupa seni pukul doll dari Delegasi Pejuang Budaya Sanggar Bambu Runcing yang dipimpin oleh Benny Ariansyah. Sanggar ini sudah cukup terkenal baik di Kabupaten, Provinsi maupun tingkat nasional. Sangar Bambu Runcing yang beralamat di Dusun Kepahiang, Gg.Harapan Maju, Perum Raflesia Residen ini didirikan sejak tahun 2012, biasanya disebut dalam keseharian para anggota dengan sebutan sanggar BMB Kepahiang. Sanggar ini terus melestarikan kesenian di Daerah provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Kepahiang.

Kampung Dongeng Kepahiang
Tak kalah heboh penampilan Kak Lena dan Boneka tangan yang bernama Aa Kibo melalui Kampung Dongeng Kepahiang. Komunitas yang baru berdiri tahun 2019 ini berhasil menghipnotis anak-anak usia dini yang datang menonton kegiatan Ngamen Amal untuk Charity. Mereka merasa terpanggil setelah mendengar bencana alam di berapa tempat, untuk itu kampung dongeng ikut berbagi dan berpartisipasi melalui kegiatan mendongeng. Dalam aksi amal ini kampung dongeng berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.1.040.000,- (Satu juta empat puluh ribu) dalam beberapa jam saja.

Tadi kami menceritakan bahwa kita jangan pernah berburuk sangka kepada orang punya. Teman tidak boleh memilih milih. Siapapun itu saudara kita. Dongeng tadi di angkat dari kisah Putri Mawar Berduri. Mendongen bisa membuat anak betah dan konsentrasi di saat mendengarkan dongeng di mana ada pesan moral dan pendidikan karakter dalam dongeng. Pesan dari peserta kapan lagi ado acara dongeng masal seperti ini? Ibu-ibu sangat gembira karena di saat mendengar dongeng anak mereka lupa akan gadged atau hp.
KORDA Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kepahiang
Nyayu Mashita bersama timnya di KORDA Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kepahiang tak mau ketinggalan. Komunitas yang beralamat di Perm. Rowinda blok A no. 9, Padang Lekat Kepahiang ini memang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat luar biasa, menginspirasi banyak orang untuk berbuat kebaikan, dan mampu menyatukan semua komunitas yang ada di Kepahiang dalam melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat serta mampu meningkatkan jiwa kepedulian terhadap sesama. Pesannya, semoga kegiatan kebaikan seperti Ngamen Amal ini dapat berkelanjutan dan terus menjadi kebiasaan baik para pemuda-pemudi milenial di Kab. Kepahiang sehingga tumbuhlah insan milenial yang berjiwa kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Viking Kepahiang
Club bola ikut ngamen juga? Yup…… suporter bola klub Persib Bandung yang bergabung dalam wadah Viking Kepahiang. Dengan komando Kurniawan yang aktif dan gesit berhasil memukau pejalan kaki dan pengendara motor serta mengerakkan hati mereka untuk menyumbang dana melalui kardus yang mereka bawa.

Acara ini sangat lah bagus. Selain menjadi kegiatan amal yang positif. Kita bisa saling menjalin komunikasi antar komunitas. Kereeen abieessss.
Kopi Ikhlas
Shubhan fernando (Aan) coach barista Kopi Ikhlas ikut ambil bagian. Melalui stand kopi yang disediakan, dia mengedukasi masyarakat baik mulai dari proses hingga seduh kopi yang nikmat dan mantap.

Alhamdulillah.. antusias warga sangat baik. Dan ini acara kopi ikhlas yang ke 4 barengan 23 komunitas di Kepahiang. Stand ini rame dikunjungi masyarakat, dan sekitar 700 cup kopi berhasil disajikan untuk kegiatan ngamen amal ini.
Sanggar Kertas
Sekumpulan anak muda ramai mengelilingi Rio Ariyanto S.Pd, seniman muda yang mahir mengambar sketsa wajah. Guru kesenian di SMA 1 Kepahiang ini memang jago dalam hal mengambar wajah orang. Dengan menyumbang sepuluh ribu rupiah sudah dapat memiliki sketsa gambar darinya.

Aksi ini sangat menarik dan menginspirasi. Kepahiang punya banyak orang-orang kreatif. Dan hari ini telah di buktikan dengan kekompakan berbagai komunitas di kepahiang.
Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI)
Umi Yesi, Ketua DPC FPPI Kab Kepahiang mengajak 22 orang timnya ikut ngamen amal di seputaran Tugu Kopi Kepahiang. Perempuan-perempuan hebat di Kabupaten Kepahiang ini tak ragu menyisir los-los pasar dan menyetop pengendara yang melewati mereka untuk menyumbang amal.

Sekecil apapun peran sertamu, ketahuilah….bahwa peran kecil itulah penyempurnanya.
Terakhir semua komunitas berkumpul menyudahi acara. Informasi sementara terkumpul dana sebesar Rp.6.741.000,- (enam juta tujuh ratus empat puluh satu ribu rupiah), 1 kardus buku tulis, 7 karung baju layak pakai dan 1 kartus mie instan.

Ketua panitia, Irawan, S.Pd mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi teman-teman semua. Kami sangat merasa terharu, kalo bukan karena dukungan dan kerjasama semuanya acara hari ini mungkin tidak akan sebesar dan sesukses ini. Menurut saya ini adalah acara persatuan komunitas terbesar yang pernah kita laksanakan di Kab Kepahiang bahkan mungkin di Prop Bengkulu.
Sebelum bubar mereka menyempatkan diri bersih-bersih lokasi kegiatan. Indahnya kebersamaan…

Perempuan Kepahiang Ikut Andil dalam Ngamen Amal Day Of Charity
Kepahiang, 12/1/2020. FPPI ikut Ngamen Amal Day Of Charity
Ibu Astria Januari, SH dan Ibu Mulyanti, S.Pd.Aud, Wakil Ketua DPC Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Kabupaten Kepahiang turun langsung dan memimpin pengalangan dana Ngamen Amal Day Of Charity atau Sehari Untuk Amal di Lapangan Tugu Kopi Kepahiang. Mereka bergabung bersama 23 komunitas yang ikut mendukung acara pengalangan dana bagi masyarakat terkena musibah banjir dan masyarakat tidak mampu yang membutuhkan bantuan. Bantuan berupa dana, pakaian pantas pakai, buku-buku dan kebutuhan lainnya.

Kegiatan amal yang digagas Ibu Ritmha yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Sosial Budaya DPC Forum Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Kepahiang ini di dukung oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kepahiang, Komunitas Seni dan Sastra Budaya Teater Ruang Rupa Metamorfosa, Komunitas Musik Kepahiang (KMK), Komunitas Pejuang Budaya Bambu Runcing, Komunitas Angklung SELUNA Kepahiang, Kampung Dongeng Kepahiang, Cafe SIRKEL, Kopi IKHLAS, SUNRISE, Kopi JEY, Kopi REJANG, Studio MOB, Laskar Trisula Sakti (LTS), Komunitas Pecinta Reptil, Kedai Kopi Pancung, GEBER Indonesia, Payang Guitar Family (PGF), VIKING Kepahiang, MRI ACT, Putri Pariwisata, Sanggar seni rupa Kertas dan Perpustakaan komunitas Mykhaila
Berbagai Komunitas itu tampil memukau masyarakat Kepahiang di Lapangan Tugu Kopi Kepahiang, mulai pukul 09.00 wib dan dibuka langsung oleh Bupati Kepahiang beserta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang.

Tampilan dan kontribusi tiap komunitas antara lain:
- Komunitas Teater Ruang Rupa Metamorfosa menampilkan teaterikal, dramatisasi puisi dan musikalisasi puisi
- Komunitas Musik Kepahiang menampilkan Acoustic dan Band
- Sanggar Budaya Bambu Runcing menampilkan musik tradisional Doll
- Sanggar Angklung Seluna menampilkan permainan angklung
- Kampong Dongeng menampilkan dongeng anak
- Komunitas coffe kepahiang membuka stand minum kopi bayar seikhlasnya
- Sanggar Kertas mengalang dana melalui gambar wajah
- Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyiapkan 100 bungkus nasi untuk sarapan
- FPPI dan beberapa komunitas lainnya melakukan ngamen amal di jalan raya dan wilayah Pasar Kepahiang. Mereka berbagi tim untuk melakukan pengalangan dana pada kendaraan yang melewati Tugu Kopi dan area sekitarnya. Saat berita ini ditulis telah terkumpul dana sebesar Rp.6.741.000,- (Enam juta tujuh ratus empat puluh satu ribu rupiah)

Umi Yesi, Ketua DPC FPPI Kabupaten Kepahiang mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan anggota yang sempat hadir dan ikut ngamen amal hari ini. Beliau hadir untuk memberi semangat kawan-kawan yang sedang ngamen di pinggir jalan dan area pasar. Kurang lebih 22 orang yang sempat hadir antara lain Mulyanti, S.Pd.Aud (Waka 1), Maulida Suryani, S.Pd.M.M (Waka 3), Astria Januari, SH (Waka 5), Eka Nopita, S.Pd (Sekretaris), Imelda Andriani (Wakil Sekretaris 1), Rona Liana, S.Pd (Wakil Sekretaris 2), Yusnidar (Bendahara), Mardatillah, S.Pd (Wakil Bendahara 1) Linda Hartati, S.Pd.I (Wakil Bendahara 3), Eprilena, S.Pd dan Dewi Hartati, S.Pd.I Bidang Organisasi Keanggotaan dan Koordinasi, Nurhayati, S.Hut dan Aulia Hanifa Bidang Ekonomi Kerakyatan Koperasi dan Kewirausahaan, Reti Maryani, SP.M.Pd, Jeniar Ferary dan Eni Lastari, S.Pd bidang Pendidikan, Susila Evianti Bidang Kesehatan, Dwi Pratiwi Nur Indah Sari dan Fromes Media Bagite Bidang Hukum dan HAM, Ritmha Candra Ariesha, S.Pd dan Ria Pertiwi, SP Bidang Sosial Budaya.

“Terimakasih banyak atas kontribusi kawan-kawan FPPI hari ini. Semoga hasil ngamen yang kalian lakukan dapat membantu banyak orang. Dan pekerjaan mulia ini dapat berlanjut dan rutin dilaksanakan”
