"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

Menata Lingkungan Sebagai “Guru Ketiga”: Workshop Pembuatan Display Kelas PHBK

Menata Lingkungan Sebagai “Guru Ketiga”: Workshop Pembuatan Display Kelas PHBK

KEPAHIANG (19/4/2026) – Memiliki ruang kelas yang indah dan penuh warna ternyata belum tentu ideal untuk perkembangan anak usia dini. Paradigma inilah yang dibedah tuntas dalam lanjutan kegiatan “Workshop Memahami Modul Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) IHF” yang digelar oleh Yayasan Az Zahra Kepahiang bersama tim IGSBB Provinsi Bengkulu.

Fokus pelatihan kali ini mengerucut pada satu aspek teknis yang sangat krusial dalam metode PHBK, yaitu Tata Cara Pembuatan Display Ruang Kelas. Sesi yang penuh dengan wawasan baru ini dibawakan langsung oleh Ibu Mildawati, seorang praktisi pendidik inspiratif dari PAUD Ar Rahman yang juga dipercaya sebagai tim konsultan dari Indonesia Heritage Foundation (IHF).

Ruang Kelas Sebagai “Guru Ketiga”

Di hadapan puluhan guru dari tujuh PAUD binaan Yayasan Az Zahra Kepahiang, Ibu Mildawati membuka wawasan peserta bahwa dalam metode PHBK, lingkungan fisik di dalam kelas berperan sebagai “guru ketiga”, mendampingi peran orang tua dan guru itu sendiri.

“Pembuatan display ruang kelas bukanlah sekadar lomba menghias atau mempercantik ruangan dengan pernak-pernik agar terlihat meriah. Dalam PHBK, apa yang kita tempel dan tampilkan di dinding harus memiliki tujuan edukasi dan dampak psikologis bagi anak,” papar Ibu Mildawati.

Beliau memberikan panduan praktis dan fundamental mengenai prinsip display kelas yang ramah anak dan berbasis neurosains, di antaranya:

  • Mengutamakan Karya Anak, Bukan Karya Guru: Ruang kelas yang ideal harus didominasi oleh hasil karya anak-anak, betapapun sederhananya coretan tersebut. Memajang karya anak akan menumbuhkan rasa kebanggaan, rasa dihargai, dan kepercayaan diri yang tinggi (feeling the good).
  • Penempatan Sejajar Mata Anak (Eye-Level): Segala bentuk display, mulai dari aturan kelas hingga gambar 9 Pilar Karakter, wajib ditempel sejajar dengan tinggi mata anak. Tujuannya agar anak bisa melihat dan berinteraksi dengan visual tersebut secara mandiri, bukan di luar jangkauan pandangan mereka.
  • Membangun Rutinitas Harian: Display harus fungsional. Ibu Mildawati mencontohkan pembuatan Papan Kehadiran di mana anak menempel namanya sendiri saat datang untuk melatih tanggung jawab, serta jadwal kegiatan visual agar anak merasa aman karena tahu rutinitas mereka hari itu.
  • Tidak Memicu Over-Stimulation: Penataan kelas tidak boleh terlalu penuh atau terlalu ramai oleh hiasan yang mencolok. Kelas yang terlalu padat secara visual justru akan membuat anak kelebihan stimulasi, mudah terdistraksi, dan sulit berkonsentrasi.

Transformasi Menuju Kelas Berkarakter

Materi yang disampaikan oleh Ibu Mildawati disambut dengan antusiasme tinggi. Para guru menyadari bahwa banyak kebiasaan lama dalam mendekorasi kelas yang harus mulai diubah untuk menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada anak.

Melalui pendampingan langsung dari praktisi yang berpengalaman seperti Ibu Mildawati, Yayasan Az Zahra Kepahiang optimis bahwa ketujuh PAUD binaan (PAUD Al Fattah, TPA Almeera Day Care, TK Cahaya Mentari, PAUD Mutiara Kasih, TK IT Bougenville Indah, PAUD Pandan Wangi, dan TK At Thoriq) dapat segera mentransformasi ruang kelas mereka. Harapannya, setiap sudut kelas di lingkungan Yayasan Az Zahra tidak hanya nyaman, tetapi juga secara konsisten menanamkan nilai-nilai karakter luhur kepada anak-anak setiap harinya.

 

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Yayasan Az Zahra Kepahiang Gelar Workshop Modul PHBK IHF Bersama IGSBB

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Yayasan Az Zahra Kepahiang Gelar Workshop Modul PHBK IHF Bersama IGSBB

KEPAHIANG (19/4/2026) – Hari ini, Yayasan sukses menyelenggarakan kegiatan “Workshop Memahami Modul Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK)” yang diinisiasi berkat kerja sama dengan tim Ikatan Guru Semai Benih Bangsa (IGSBB) Provinsi Bengkulu.

Kegiatan edukatif ini difokuskan untuk membedah modul dari Indonesia Heritage Foundation (IHF) dan dihadiri oleh para pendidik dari tujuh PAUD binaan, yaitu:

  • PAUD Al Fattah
  • TPA Almeera Day Care
  • TK Cahaya Mentari
  • PAUD Mutiara Kasih
  • TK IT Bougenville Indah
  • PAUD Pandan Wangi
  • TK At Thoriq

Membangun Mindset “Mengajar yang Menyenangkan”

Ketua Yayasan Az Zahra Kepahiang, Umi Yesi, menyambut hangat kehadiran tim IGSBB dan antusiasme para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap pendidik anak usia dini.

“Sangat penting bagi para guru untuk memiliki mindset atau pola pikir ‘mengajar yang menyenangkan’. Melalui pendekatan yang bahagia dan penuh kasih sayang inilah, karakter positif pada anak-anak dapat terbentuk dengan maksimal,” tegas Umi Yesi.

Komitmen IGSBB untuk Guru PAUD

Senada dengan visi tersebut, Ketua IGSBB Provinsi Bengkulu, Ibu Nuryana, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para guru yang hadir. Beliau memaparkan bahwa IHF telah merancang dan memberikan fasilitas yang sangat luar biasa bagi para pendidik untuk mewujudkan proses belajar mengajar yang jauh dari kata membosankan.

“IGSBB saat ini memang berfokus pada guru-guru PAUD. Tujuannya jelas, yaitu untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik agar kita mampu melahirkan anak-anak yang sehat, ceria, dan tumbuh kembangnya sesuai dengan masanya,” ujar Ibu Nuryana.

 Sesi Pelatihan yang Interaktif dan Gembira

Memasuki sesi inti, materi pemahaman modul PHBK IHF dibawakan secara langsung oleh Bunda Suci, salah satu konsultan pendidikan yang telah memegang sertifikat resmi sebagai pelatih dari IHF.

Sepanjang sesi, suasana belajar berlangsung dengan sangat interaktif. Bunda Suci berhasil membawakan materi yang berbobot menjadi mudah dipahami melalui simulasi dan pendekatan yang ceria. Para peserta terlihat sangat antusias membedah strategi menanamkan karakter positif melalui kegiatan harian di sentra-sentra pembelajaran.

Melalui workshop ini, Yayasan Az Zahra Kepahiang berharap ketujuh PAUD binaan dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat, sehingga mampu menjadi pionir sekolah berkarakter yang mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia di Kabupaten Kepahiang.

 

PKBM Az Zahra Kepahiang Sukses Gelar Ujian TKA Paket B

PKBM Az Zahra Kepahiang Sukses Gelar Ujian TKA Paket B

KEPAHIANG – Selama dua hari ini, Senin dan Selasa, 13-14 April 2026 telah dilaksanakan ujian TKA oleh PKBM Az Zahra Kepahiang.

Warga belajar jenjang Pendidikan Paket B (setara SMP) mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai bagian dari tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Ujian ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bukti semangat pantang menyerah para warga belajar untuk meraih legalitas formal tanpa hambatan usia maupun latar belakang.

Pelaksanaan ujian yang berlangsung selama dua hari ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan pengawasan yang humanis namun tetap disiplin, para peserta menunjukkan kesungguhan dalam menjawab setiap soal yang diujikan. Hal ini sejalan dengan komitmen PKBM Az Zahra untuk selalu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang mumpuni.

Pendidikan Setara, Peluang Terbuka.

Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang menekankan bahwa ijazah Paket B memiliki nilai yang sama pentingnya dengan ijazah SMP formal. Dengan selesainya ujian ini, para warga belajar kini selangkah lebih dekat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, baik itu Paket C (setara SMA) maupun jenjang pendidikan kejuruan lainnya.

> “Kami percaya bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan kedua dalam pendidikan. Ujian ini adalah gerbang pembuka bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup dan kepercayaan diri di tengah masyarakat.”

>

Apresiasi untuk Semua Pihak.

Keberhasilan agenda ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tutor, staf sekretariat, serta dukungan dari dinas terkait yang terus bersinergi dalam memajukan pendidikan non-formal di Kabupaten Kepahiang.

Kami mengucapkan selamat kepada seluruh warga belajar yang telah berjuang menyelesaikan ujian. Semoga hasil yang diraih menjadi berkah dan menjadi modal berharga untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.

**PKBM Az Zahra Kepahiang**

*Mencerdaskan, Memberdayakan, Menghargai Sesama.*

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang