Az Zahra Kepahiang
UJI KESETARAAN DI PKBM AZ ZAHRA KEPAHIANG
Azzahra publishing. Uji Kesetaraan di PKBM Az zahra Kepahiang
Uji Kesetaraan bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi warga negara yang tidak dapat mengikuti jalur pendidikan formal untuk mendapatkan pengakuan yang setara. Uji Kesetaraan adalah proses asesmen yang menyetarakan hasil pendidikan nonformal dengan pendidikan formal. UK juga pengakuan hasil pendidikan nonformal sama dengan pendidikan formal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan satuan pendidikan terakreditasi.
PKBM Az zahra Kepahiang telah melaksanakan Uji kesetaraan bagi peserta didik paket C tahun pelajaran 2023-2024 bertempat di laboratorium komputer PKBM Az Zahra Kepahiang. UK Paket C dilaksananakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 dengan dua sesi dan moda daring. Sementara itu pelaksanaan Uji kesetaraan bagi peserta didik paket A dan Paket B dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Mei 2024.
Peserta didik yang terdaftar mengikuti Uji kesetaraan paket C berjumlah 44 anak, paket B sebanyak 26 anak dan paket A sebanyak 4 anak. Namun tidak semua peserta didik hadir mengikuti ujian ini, tercatat bahwa peserta paket C yang mengikuti UK sebanyak 38 anak (87%), peserta paket B yang hadir sebanyak 20 anak (77%) dan paket A sebanyak 3 anak (75%).
Peserta didik yang berhasil lulus ujian akan mendapatkan Sertifikat Hasil Uji Kesetaraan (SHUK) yang berisi nilai uji kesetaraan serta tingkat capaian standar kompetensi lulusan yang memenuhi capaian kompetensi minimum. Sedangkan mereka yang belum berhasil akan mendapat surat keterangan hasil uji kesetaraan (SKHUK) berisi nilai uji kesetaraan peserta.
LOMPEK KODOK, Menghidupkan Kembali Permainan Rakyat
Ingat permainan masa kecil yang disebut lompek kodok atau lompat katak? Ternyata permainan yang membuat gembira ini berguna juga hingga dewasa. Untuk itu dalam rangka memeriahkan HUT Yayasan Az Zahra Kepahiang mengadakan lomba permainan rakyat pada hari Minggu, 3 Maret 2024 di TKIT Bougenville Indah. Dan pemenang lomba lompek kodok adalah:
- Resi dari PAUD Pandan Wangi
- Kartini dari PAUD Asyifa
- Nana dari TPA Almeera Day Care
- Vera dari TPA Almeera Day Care
Permainan loncat kodok adalah meloncat seperti katak dengan tumpuan kedua kaki dengan posisi badan tegak dan tangan tidak menyentuh di lantai. Tujuan loncat katak adalah menumpu, membawa titik badan melayang diudara dan menumpu dengan dua kaki untuk mencapai loncatan yang sejauh-jauhnya.
Lompek kodok merupakan salah satu jenis olahraga dengan gerakan melompat. Lompat kodok baik bagi kesehatan tubuh, secara rinci beberapa manfaat dari lompat katak yaitu:
- Meningkatkan kekuatan – Lompat katak yang dilakukan berulang dapat meningkatkan kekuatan otot. Kebiasaan melompat dapat meningkatkan standar kekuatan yang dimiliki.
- Meningkatkan daya tahan – Saat tubuh kuat maka daya tahan juga akan ikut meningkat.
- Meningkatkan kelincahan – Gerakan melompat membutuhkan kelincahan apalagi jika dilakukan secara berulang-ulang. Jika rutin melakukan gerakan lompat katak ini maka kelincahan tubuh juga akan ikut meningkat karena terbiasa.
- Meningkatkan kecepatan – Gerakan lompat katak membutuhkan kecepatan untuk melompat apalagi jika dilakukan secara bersama-sama atau dimodifikasi menjadi permainan.
- Meningkatkan ketangkasan – Ketangkasan juga dapat terasah dengan melakukan permainan lompat katak.
- Olahraga fisik juga berpengaruh pada kesehatan mental – Olahraga seperti lompat katak dapat dimodifikasi sehingga menjadi permainan yang membutuhkan kerja sama antara satu anak dengan lainnya. Meningkatkan kesehatan mental seperti rasa percaya diri, rasa keberanian, kebersamaan, disiplin dan lain-lain


Seru Main Yeye, Menghidupkan Kembali Permainan Rakyat
3 Maret 2024
Lompat karet atau Yeye adalah permainan yang dimainkan menggunakan tali karet sebagai alat permainannya. Jenis permainan ini termasuk ke dalam permainan tradisional yang memanfaatkan kekuatan dan kerja sama para pemainnya. Tali karet yang digunakan dalam permainan lompat tali karet dianyam memanjang. Cara menganyamnya, yaitu menyambungkan sua karet pertama dengan dua karet selanjutnya, sehingga bentuknya memanjang 3 sampai 4 meter.
Dalam rangka HUT Yayasan Az Zahra Kepahiang ke-21 dengan tema Menghidupkan Kembali Permainan Rakyat, maka pemenang lomba Lompat Karet atau Yeye sebagai berikut:
- Intan ALIFAH
- Desvi Asyifa
- Nana Almeera
- Defi Pandan Wangi
Cara Bermain:
Karet direntangkan dari sisi kanan dan kiri, atau depan dan belakang sehingga dibutuhkan pemain lebih dari dua orang yang mana lainnya bisa menjadi peserta. Akan tetapi, jika pemain satu orang pun bisa saja tetap bermain dengan cara karet diikat pada tiang di tiap sisinya.
Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian bergiliran menghitung giliran melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali.
Apabila saat melompat dia jatuh, maka giliran dia untuk menjadi juru pegang tali karet.
Juru pegang tali karet akan terus mengubah ketinggian berdasarkan indikator yang telah disepakati. Biasanya menurut anggota badan, misal lutut, pinggang, dada, dagu, telinga, kepala, sampai menirukan gerakan merdeka yang mana merupakan tingkatan tersulit. Apalagi jika juru pegang memiliki ketinggian tubuh di atas rata-rata temannya. Paling diuntungkan oleh tinggi badannya tersebut, entah sebagai peserta atau juru pegang.
Walaupun terlihat sederhana, permainan lompat tali sebenarnya memiliki beberapa manfaat yang cukup bagus. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini memiliki manfaat untuk melatih otot kaki, meningkatkan koordinasi tubuh, meningkatkan fungsi kognitif dan meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, anak bermain lompat tali dapat mengembangkan saraf motoriknya. Lompat tali karet merupakan kegiatan yang baik untuk tubuh, anak menjadi lebih terampil karena belajar lompat dan trik. Seiring waktu, anak-anak menjadi gesit, gesit dan dinamis. Saat sering bermain, otot anak menjadi kuat, kokoh dan kuat. Selain itu, permainan tali karet dapat membantu mengurangi obesitas pada anak.




