"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Az Zahra Kepahiang

PROFIL LANSIA DAMPINGAN AZ-ZAHRA KEPAHIANG

 

 

NO

PROFIL

FOTO

1

Nama   : SALIEM

NIK      : 1708060107430019

Umur    : 75 tahun

Alamat : Desa Tangsiduren

Lansia miskin sudah 10 tahun tidak bisa bergerak dari tempat tidur
(baddriden).

2

Nama   : NGADINEM

NIK      : 01/SK/SR/III/2017

Umur    : 80 tahun

Alamat : Desa Sidorejo

Lansia miskin mengalami stroke sudah 10 tahun. Tinggal bersama
anak (janda) berjualan sayur sayuran.

3

Nama   : WONGSO REJO

NIK      : 1708064304470001

Umur    : 73 tahun

Alamat : Desa Sidorejo

Lansia stroke, memakai tongkat. kondisi miskin, tinggal dengan
isteri yang berjualan kerupuk

 

4

Nama   : KOTIJAH

NIK      : 1708064301410001

Umur    : 77 Tahun

Alamat : Desa Bandung Jaya

Lansia miskin, tinggal di kamar yang sempit dan penggap. Kondisi
stroke.

 

5

Nama   : HAUNA

NIK      : 1708044107380066

Umur   : 80 tahun

Alamat : Desa Kelobak

Lansia miskin sudah tidak bisa berpindah tempat (badridden) karena
patah kaki setelah kecelakaan 3 tahun yang lalu.

 

6

Nama   :  RABIAH

NIK      : 1708040308790005

Umur    : 82 Tahun

Alamat : Desa Pelangkian

Lansia sudah tidak bisa berpindah tempat (badridden). Lansia hanya
di temani pada malam hari. Siang di tinggal sendirian.

7

Nama   : IMANDIRI

NIK      : 1708011401400001

Umur    : 90 tahun

Alamat : Desa Taba  Tebelet

Lansia sudah pikun. Kondisi stroke hanya bisa duduk dan bergerak
terbatas

 

8

Nama   : SUYONO

NIK      : 1708030306370001

Umur    : 81 tahun

Alamat : Desa Tebing Penyamun

Lansia miskin, Menderita Prostat dan hernia. Tidak bisa beraktifitas
selain duduk saja.

 

9

Nama   : KGS ARFAN

NIK      : 1708011401480001

Umur    : 70 tahun

Alamat : Kel Psr Kepahiang

Lansia miskin, lumpuh karena stroke. Tidak bisa beraktifitas
selain duduk saja.Tinggal dengan isteri yang berjualan mpek mpek

 

10

Nama   : Mat Suher

NIK      : 1708040107530001

Umur    : 65 tahun

Alamat : Kel Padang Lekat

Keterangan:

Mengalami Kebutaan sejak kecelakaan di bacok orang tak di kenal,
tidak bisa bekerja lagi dan hanya bergerak di dalam rumah saja. Kondisi
miskin.

 

 

11

Nama   : Burhan

NIK      : 1708040107600109

Umur    : 68 tahun

Alamat : Kel Padang lekat

Keterangan:

Tuli dan buta total mata sebelah kiri dan mata sebelah kanan
rabun. Hanya tinggal di rumah bagian depan karena bagian dapur agak curam
(rumah tidak ramah lansia) dan tidak bisa beraktifitas banyak lagi

12

Nama   : SILAMIA

NIK      : 1708045008380002

Umur    : 80 tahun

Alamat  : Kel Padang Lekat

Keterangan:

Lansia miskin hidup sendirian (sebatangkara) di rumahnya yang
sempit, dan memiliki penyakit rhematik. Hidup bergantung pada tetangga

13

Nama   :  SUBI

NIK      : 1708045008540001

Umur    : 65 tahun

Alamat : Kel Padang Lekat

Keterangan:

Lansia hidup bersama isteri, tanpa keturunan dan berpenyakit
diabetes. Hidup menumpang di Mes Kebersihan. Isteri berjualan ikan keliling.

14

Nama   : KASIAWATI

NIK      : 1708044107640118

Umur    : 70 tahun

Alamat : Kel Padang Lekat

Lansia ini baru di tinggal suami meninggal dunia. berpenyakit
kelainan usus. Hidup sendirian karena
anak anaknya bekerja dan tinggal di daerah lain. Kondisi sangat miskin

15

Nama   : PAINEM

NIK      : –

Umur    : 79 tahun

Alamat : Desa Kutorejo

Hidup bersama cucu
laki-laki yang masih remaja. Sudah linglung dan pikun. penghasilan dari
bantuan tetangga sekitar

16

Nama   : KOSASIH

NIK      : 1708040610540001

Umur    : 62 tahun

Alamat : Kel. Psr Sejantung

 

Lansia miskin, hidup menumpang dengan orang lain. Kondisi sudah
rabun dan sering sakit sakitan.

 

17

Nama   : SALAMIATI

NIK      : 1708044107350005

Umur    : 82 tahun

Alamat : Kel. Psr Sejantung

 

Lansia berjalan memakai tongkat dari kayu. kondisi miskin dan
tinggal dengan anak (janda) penjual lotek

18

Nama   : NURHUDA

NIK      : 453647441702012036

Umur    : 83 tahun

Alamat : Desa Weskust

Lansia miskin hidup
sendiri tanpa anak dan suami (sebatangkara).

 

19

Nama   : KARTINEM

NIK      : 1708044106800001

Umur    : 71 tahun

Alamat : Kel. Psr Sejantung

Hidup
berpindah-pindah dari satu anak ke anak yang lainnya. Kondisi kaki lumpuh
sehingga memakai tongkat dan perlu bantuan orang lain untuk beraktifitas
. Kondisi miskin.

 

20

Nama     : SAHARUDIN

NIK        : 1708041810330001

Umur      : 85 tahun

Alamat   : Desa Weskust

Lansia ini sudah lama lumpuh dan hanya bisa duduk di tempat
tidurnya.

Hidup bersama istri yang juga sakit-sakitan, dengan kondisi rumah
yang tidak ramah lansia.

21

 Nama   : DASIEM

NIK       : 1708041910680003

Umur     : 90 tahun

Alamat   : Desa Kutorejo

 

Lansia miskin, hidup bersama anak dan sakit sakitan

 

22

Nama     : RODIYAH

NIK       : 1708044107280003

Umur     : 90 tahun

Alamat   : Kel. Padang Lekat

Kondisi lansia lumpuh. Tinggal bersama anak (janda) yang berjualan
kue keliling.

23

Nama   : SUMIRAH

NIK      : 1708044602450001

Umur      : 73 tahun

Alamat : Kel. Psr Kepahiang

 

Lansia lumpuh dan hidup bersama suami yang menjual baju bekas.
Tanpa keturunan dan rumah menumpang

24

Nama   : SETA

NIK      : 02/SK/WK/2017

Umur    : 85 Tahun

Alamat : Desa Weskust

 

Lansia miskin tinggal
bersama anak laki laki (bujangan). Sering di tinggal sendirian di dalam rumah
karena anak bekerja.

25

Nama      : MENCEP

NIK        : 1708064402360001

Umur        : 82 tahun

Alamat   : Desa Sidorejo

 

Lansia tinggal di bagian dapur rumah karena rumah tidak ramah
lansia. kondisi bungkuk karena kecelakaan dan memakai tongkat.

 

26

Nama   :  BARIA

NIK      : 1708045206460001

Umur    : 72 tahun

Alamat : Desa Permu

Lansia miskin, buta total dan stroke. Aktifitas hanya di kamar dan
di temani malam hari saja.

 

27

Nama   :  HAMIDA

NIK      :  541/6/II/1971

Umur    : 87 tahun      

Alamat : Desa Nanti Agung

 

Lansia lumpuh. Tinggal dengan anak yang buruh tani dan kondisi
miskin.

28

Nama    :  NUYA

NIK
:19708/474.4/17.02.01.2034/1993

Umur    : 85 tahun

Alamat : Desa Nanti Agung

 

Lansia miskin, tinggal bersama anak (janda) yang bekerja sebagaim
buruh teh

29

Nama   :  SAKADA

NIK      :
474.4.1685.17.02.14.2034

Umur    : 86 tahun

Alamat : Desa Nanti Agung

 

Hidup Sebatang kara di rumah yang sudah tak layak huni. Hidup
bergantung dengan tetangga

30

Nama   :  WATI

NIK      :  11108/474.4/17.02.01

Umur    : 80 tahun      

Alamat : Desa Imigrasi Permu

Miskin dan tuli. Hidup bersama anak yang masih bujangan

31

Nama   :  M SALEH

NIK      :
1708040107440036 

Umur    : 74 tahun      

Alamat : Desa Imigrasi Permu

Lansia tinggal sendirian (sebatang kara). Berpenyakit darah tinggi
dan bertongkat

32

Nama   :  SAHARIA. S

NIK      :  14954/474.4/17.02.01.20

Umur    : 92 tahun      

Alamat : Desa Taba Santing

Lansia tinggal sendirian (sebatang kara).

33

Nama   :  HAPSAH

NIK      : 1708034107240001

Umur    : 76 tahun

Alamat : Desa Taba Santing

 

Lansia tinggal sendirian (sebatang kara).

34

Nama   :  MARPUA

NIK      : 1708044107480112

Umur    : 70 tahun      

Alamat : Desa Sukamerindu

 

Lansia tinggal sendirian (sebatang kara).

35

Nama   :  MENAH

NIK      :  1708044107280010

Umur    : 90 tahun      

Alamat : Desa Imigrasi Permu

 

Lansia miskin, sudah pikun. sering berjalan dan tidak tau jalan
pulang

36

Nama   :  WAN ALI

NIK      : 1708011007500000

Umur    : 70 tahun

Alamat : Desa Cinta Mandi Baru

Lansia sudah tuli dan kondisi rumah sangat memprihantinkan

37

Nama   :  DAMSI

NIK      : 1708014506400001

Umur    : 78 tahun

Alamat : Desa Cinta Mandi Baru

 

Lansia tuli, hidup sendiri dengan cucu yang masih kecil (kelas 5
SD) karena anaknya menjadi TKW

38

Nama   :  AJI PAHYA

NIK     :  1708016055050001

Umur   : 68 tahun       

Alamat : Desa Cinta Mandi Baru

 

Lansia miskin hidup bersama suami, kondisi tuli dan suami buta.

39

Nama      :  DEMANG BAKSIR

NIK        :
1708014707300001

Umur      : 78 tahun    

Alamat   : Desa Cinta Mandi
Baru

 

Lansia tinggal di gubuk dan mengurusi anak nya yang cacat sejak
kecil. Kondisi sangat miskin

40

Nama   :  BIN

NIK      :  1708014707500001

Umur    : 68 tahun      

Alamat : Desa Cinta mandi

Lansia buta total. Hidup bergantung dengan
pertolongan orang lain

41

Nama   :  BAUNA

NIK     : 1708016506410001 

Umur   : 77 tahun

Alamat : Desa Sosokan Cinta Mandi

Lansia tinggal di dapur tanpa kamar, dengan
alasan mudah di angkat jika akan ke kamar mandi.

42

Nama   : NET

NIK     : 1708014707400001

Umur   : 78 tahun

Alamat : Desa Sosokan Cinta Mandi

Lansia berada di rumah yang sangat tinggi,
tinggal dengan anak bekerja sebagai buruh tani.

43

Nama   : ISMAIL

NIK      : ‘470/02/CM/2017

Umur    : 86 tahun      

Alamat : Desa Cinta Mandi

Lansia buta dan lumpuh. Hanya tinggal di kamar
dengan bantuan orang lain.

44

Nama   : M. RASYID

NIK      : 02/SKD/LL/2015   

Umur    : 79 tahun

Alamat : Desa Limbur Lama

 

Lansia miskin, berada di rumah papan yang tinggi. Di temani oleh
cucu

45

Nama   : RAKYA

NIK      : 470/02/CM/2017

Umur    : 88 tahun      

Alamat : Desa Cinta Mandi

 

Lansia dalam kondisi rabun. Tinggal sendiri di rumahnya

46

Nama   : MARYA

NIK      : 1708046503420002

Umur    : 76 tahun

Alamat : Desa Tebat Monok

 

Lansia miskin, berpenyakit darah tinggi dan
hidup dengan cucu

47

Nama   : FATIMAH

NIK      : 1708042910410001

Umur    : 73 tahun      

Alamat : Desa Tebat Monok

 

Lansia tinggal sendiri di rumah, kondisi
sangat miskin.

48

Nama   : MAT CIK

NIK      : 1708011404400001

Umur
: 78 tahun

Alamat : Desa Tebat Monok

Lansia stroke, tinggal menumpang

49

Nama   : RISUNA

NIK      : 1708015002490001

Umur
: 69 tahun

Alamat : Desa Tebat Monok

 

Lansia sebatangkara, dengan kondisi rumah yang
tak layak huni dan hidup bergantung dengan bantuan tetangga. Kondisi juga
stroke memakai tongkat.

 

50

Nama   : ARSAD

NIK      : 1708030107330001

Umur
: 85 tahun

Alamat : Desa Tebat Monok

 

Lansia sakit stroke dan kondisi miskin

 

 

Nama Lembaga: Yayasan Az Zahra Kepahiang

Nama Pimpinan: Helmiyesi, M.Si

No Tel/Hp: 085267887453

Alamat lembaga: Jl. Pengabdian.
Kelurahan Padang Lekat. Kecamatan Kepahiang. Kabupaten Kepahiang. Provinsi
Bengkulu. Kode pos 39372

Donasi untuk lansia tersebut ke rekening berikut

 

Zainab, Buruh Cuci Yang Menginspirasi

Hari masih pagi sekali, seseorang mengetuk pintu. Ku buka pintu sambil menjawab salam nya.

“ oh..zainab…., silahkan masuk”

Aku mengenali wajah wanita yang berdiri di depanku ini dengan baik. Sudah lama sekali tak bertemu. Dan kini datang dengan seragam dan penampilan yang berbeda.

“apa kabar mba?’ tanya nya sambil mengulurkan tangan dan mencium pipiku kiri kanan.

“Alhamdulillah sehat…tumben datang kemari…apa yang bisa mba bantu?”

“Ini mba…nab sekarang jadi Kader JKN KIS. Malam tadi lihat data di sini ternyata ada nama mba sekeluarga. Jadi di duluankan datangnya, khawatir mba tidak ada di rumah” ujarnya menyodorkan kertas berlabel BPJS Kesehatan dengan perihal tagihan iuran.

“Oh alaahhh…nagih tunggakan ceritanya ni” ujarku senyum dan ingat bahwa sudah beberapa bulan menunggak iuran BPJS kesehatan di karenakan pelayanan kesehatan putra bungsuku tidak sesuai harapan.

Namun…persoalan tunggakan ini tidak begitu menarik perhatianku. Toh…nanti bisa segera di selesaikan. Justru kedatangan sahabat sekaligus alumni paket C az zahra  ini lebih menarik perhatian. Karena penampilannya hari ini sangat kontras dengan zainab yang ku kenal beberapa tahun lalu. Cara bicara, tatapan mata dan kalimat kalimat yang keluar dari bibirnya tertata, menarik dan menyenangkan.

Zainab adalah alumni paket C az Zahra angkatan pertama, tahun 2007. Saat itu dia berstatus single parent karena suaminya meninggal dunia. Dan dia di tinggali 4 orang anak anak yang masih usia dini. Untuk menyambung hidupnya dia menjadi buruh cuci dan setrika pakaian dari rumah ke rumah. Termasuk membantu setrika pakaian anak anakku saat itu.

Perkenalan inilah yang membuat zainab ikut mendaftar sebagai peserta didik program pendidikan kesetaraan (paket C setara SMA) angkatan pertama di PKBM Az Zahra Kepahiang. Saat itu tatap muka dilaksanakan setiap hari jum’at dan ia adalah siswa yang aktif serta mampu menyerab pembelajaran dengan baik. Meskipun bekerja sebagai buruh cuci, ia tidak minder. Dia ingin menyelesaikan sekolahnya yang hanya sampai kelas 2 MAN. Saat putus sekolah itu dia baru berusia 17 tahun dan terpaksa menikah di usia muda lantaran orang tua tak ada biaya lagi untuk melanjutkan sekolahnya. Dia sangat sedih dan merasa tidak beruntung karena berasal dari keluarga miskin dengan banyak adik, sehingga urusan sekolah tidak menjadi prioritas. 

Di Kepahiang, pernikahan usia dini menjadi solusi bagi anak petani miskin yang mendapat rejeki hanya di musim panen. Terutama anak perempuan. Karena mereka masih di anggab beban dalam keluarga dan harus segera di nikahkan. Jika anak perempuannya sudah menikah maka beban keluarga berkurang, karena anak perempuan tersebut akan ikut suaminya. Mirisnya, suami merekapun berprofesi sama dengan orang tua, petani biasa. Maka perempuan perempuan malang ini akan memulai kehidupan rumah tangganya dengan kemiskinan yang sama. Ketika suami meninggal, tanpa harta yang memadai dan kebutuhan anak anak yang semakin banyak. Maka menjadi buruh cuci adalah alternatif untuk bertahan hidup.

“Ada gunanya ijazah kemarin mba. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih dengan az Zahra. Saat melamar menjadi kader JKN-KIS hanya nab yang mengunakan ijazah SMA, lulusan paket C lagi. Peserta yang lainnya adalah sarjana, guru, tenaga honorer bahkan ada mahasiswa S2 yang ikut serta melamar pekerjaan tersebut. Dan dari 49 orang yang melamar hanya 1 orang yang lulus dan langsung penempatan kerja. Dan itu adalah saya.” Cerita zainab dengan semangat dan berbangga.

“Wah…subhanallah…luar biasa nab”, jawab ku haru.

“Emang jadi kader JKN KIS itu tugasnya apaan ?”

“Kader JKN-KIS itu bertugas untuk membantu BPJS Kesehatan dalam mengumpulkan iuran, melakukan sosialisasi dan edukasi, membantu proses pendaftaran, memberikan informasi serta menerima keluhan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan serta melakukan sosialisasi dan kunjungan yang dilakukan kepada peserta binaan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada BPJS Kesehatan, masyarakat dan peserta binaan dan calon peserta potensial” jawabnya dengan lancar.

“Trus…kira kira apa kelebihan nab sehingga bisa lulus dan mengalahkan pelamar yang lainya tersebut?’ tanyaku penasaran.

“Mungkin karena pengalaman kerja nab setelah tamat paket C dulu mba. Jadi, dulu nab punya cita cita ingin menjadi guru. Lalu setelah tamat nab bersama kawan kawan mendirikan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Jadilah nab sebagai guru PAUD. Trus…nab menjadi pendamping lokal Kecamatan Kepahiang pada program pembangunan daerah tertinggal dan khusus (P2DTK). Nab juga menjadi Fasilitator Desa pada program PNPM. Nab, aktif juga di desa sehingga menjadi bendahara LPM dan kader posyandu. Wah…pokoknya banyak kegiatan dan pengabdian masyarakat yang nab coba jalani. Sampai akhirnya seperti ini.” Jawabnya berbinar binar. Nampak jelas kebahagiaan dan kecerian terpancar dari wajah cantiknya yang masih terlihat muda.

“Luar biasa!’

Aku terkagum kagum mendengar ceritanya. Sambil membayangkan siswa ini sebelas tahun yang silam. Yang sering curhat tentang beban beratnya menghidupi keluarga. Yang selalu datang dengan masalah yang bertubi tubi dan banyak menguras air mata. Ibu muda dengan 4 anak yang masih belia, di uji dengan cobaan hidup yang luar biasa. Namun dia tidak mudah menyerah. Dengan dukungan teman teman dan lingkungan, zainab mampu keluar dari himpitan berat hidupnya. Zainab telah bermetamorfosis, hari ini membawa kabar gembira. Kesulitan demi kesulitan telah dia jalani. Kesabarannya menghadapi ujian telah berbuah manis. Zainab kini bukan zainab yang dulu. Sebagai kader JKN KIS terpilih, dia bicara dengan lancar, penuh semangat dan percaya diri.

“Alhamdulillah…nab juga sudah menikah lagi kini..mba. Suami sangat mendukung dengan kegiatan nab di lapangan. Anak anak juga sudah dewasa. Asep dulu tamat paket C di az Zahra juga tahun 2016 dan kini buka usaha bengkel sendiri, sudah mandiri. Aulia kelas XII, Fikri kelas X dan Afif kelas X di SPPN Bengkulu. Semua nya dapat menikmati bangku sekolah dengan baik dan berprestasi. Dari tingkat sekolah dasar, mereka selalu dapat rangking di kelas. Dan nab di angkat menjadi komite sekolah di SMP 05 Kepahiang karena prestasi anak anak tersebut”.

“Anak anak saya ajari mandiri sehingga mempunyai usaha sendiri. Aulia dan Fikri hobbi nulis dan ngetik sehingga sering menerima job buat tugas/artikel sekolah teman temannya. Dan si kecil, Afif bisnis jual beli Hp seken, dia juga jago main gitar, pernah juara 1 tingkat kabupaten bermain solo gitar. Mereka kreatif dan mandiri, sehingga saya tidak khawatir dengan masa depan mereka. Karena mereka sudah dewasa, maka saatnya saya kembali mengabdikan diri kepada masyarakat. Apalagi dalam tugas ini kami selalu di training untuk sukses dan gajinya lumayan serta ada bonus bonus yang di dapatkan jika target kerja tercapai”.

Tak terasa sudah hampir dua jam ngobrol dengan zainab, sahabat sekaligus siswa saya hari ini. Alumni yang dapat menginspirasi.

“Jika ada kesempatan bertemu dengan adik adik paket C saya bersedia memberi motivasi sambil sosialisasi BPJS kesehatan mba”

“Baiklah…nanti kami agendakan ya. Apa pesan buat adik adik yang sedang belajar di az Zahra saat ini?”

“Semangat terus belajar. Jangan melihat usia dan waktu. Jangan Pesimis. Semangat. Yakin Sukses. Jangan mudah menyerah apapun yang terjadi. Berani Mengambil Keputusan. Berani berisiko. Harus melawan. Carilah teman dan bergaul dengan orang yang bisa memotivasi. Jangan bergaul dengan orang yang suka usil dan iri hati. Banggalah dengan diri sendiri”.

Pesan tersebut mengakhiri perbincangan kami hari ini, zainab pamit untuk melanjutkan tugasnya. Dan akupun bersiap siap menunaikan tugasku di az zahra. Selamat bertugas sahabat dan juga siswaku. Teruslah  memberi manfaat dan menginspirasi sesama.

Workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku)

Kepahiang, 25/8/2018. Dengan tema Menggali Ragam Budaya di Bumi Sehasen, Forum Guru Inovatif Kabupaten Kepahiang mengadakan kegiatan workshop SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) yaitu bimbingan menulis buku hingga terbit ber ISBN dan bebas biaya cetak. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu sabtu-minggu, 25 s/d 26 Agustus 2018 bertempat di aula gedung serbaguna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang. Dengan narasumber sagusaku nasional Bambang Sugiantoro, M.Pd

Workshop ini di ikuti oleh 50 orang peserta dari unsur Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/sederajat di mulai pada pukul 09.00 wib dan di buka secara resmi oleh Susianti, SP Kasi Kurikulum Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang dan di hadiri juga oleh ketua Dharmawanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang.

Materi yang di bahas hari ini adalah motivasi menulis, penulisan judul, dan pembuatan artikel. Masing masing peserta wajib mempraktikkan materi yang di sampaikan narasumber dalam bentuk tulisan artikel. Kegiatan workshop menjadi hidup dan bertambah semangat ketika ada beberapa peserta yang di minta maju ke depan untuk memberikan testimoni berkenaan dengan kegiatan menulis ini.

Desi Rusnita, S.Pd adalah guru berprestasi tingkat nasional  jenjang SD tahun 2015 memberikan beberapa tips cara menulis dengan lancar dan menarik. Beliau telah berhasil menerbitkan buku dan masuk sebagai nominasi festival literasi kemdikbud tahun 2018 dengan judul bukunya Impian Rara. Tips menulis asyik menurut Desi adalah mempunyai buku saku kecil yang dapat di gunakan untuk menulis setiap ide atau gagasan yang menarik. “Menulis harus rutin meski belum sempurna. Catat setiap ide yang muncul. Jangan khawatirkan tata bahasanya terlebih dahulu. Tetaplah menulis, hingga menjadi peristiwa yang saling terkait di setiap ide tersebut. Tata bahasa yang baku dapat di lakukan oleh tim editor”, ujar desi menyemangati.

Ramdania, S.Pd belajar menulis melalui program online yang dilaksanakan oleh seamolec. Berkat aktif dalam kelas online tersebut beliau aktif menulis dan akhirnya terpilih menjadi nominasi lomba karya tulis perlindungan guru yang di selenggarakan oleh kesharlindung kemdikbud. Saat ini bu Ram memiliki buku yang terbit dalam bentuk buku elektronik, dan dapat di nikmati dan dibaca oleh masyarakat luas.

Elfi Adriyani, M.Pd mendapat hadiah laptop saat menjuarai LKTI Tingkat Kabupaten tahun 2017 yang di selenggarakan oleh Radar Pat Petulai dengan judul upaya membangun sekolah yang berdisiplin melalui penanaman nilai nilai berkarakter di Sekolah Dasar Negeri 04 Merigi Kabupaten Kepahiang.

Umi Yesi, panggilan akrab Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang ikut berkomentar mengenai kegiatan menulis di pendidikan nonformal. Beliau bercerita tentang menulis buku melalui rangkuman percakapan whatsApp group (group WA) hingga terbit sebuah buku berjudul Membangun Indonesia lewat Keberagaman. Buku tersebut menjadi rujukan dan laris manis di kalangan pengiat pendidikan nonformal.

Terakhir testimoni di sampaikan oleh Ahmad Muslim, M.Pd.Mat selaku ketua Forum Guru Inovatif Kabupaten Kepahiang dan juga guru berprestasi nasional tahun 2013 dengan artikel tentang kebijakan kepala sekolah. Beliau menyampaikan bahwa output yang hendak di capai dari kegiatan ini adalah agar PTK gemar menulis, menuangkan ide ide kreatifnya hingga menjadi buku dan dapat di baca masyarakat serta menjadi bagian dari gerakan literasi di Indonesia. Artikel artikel yang di buat oleh peserta hari ini akan di kumpul menjadi satu buku dan di terbitkan oleh sagusaku nasional.

Sebelum sesi sore berakhir, narasumber berpesan bahwa menulis merupakan bagian dari dinamika kehidupan manusia,  “Tulisan bukanlah gores pena semata, tetapi ia merupakan pembuka jendela dunia”. Maka semangatlah dalam menulis…karena ini adalah bagian dari ibadah dan dapat menjadi angka kredit kenaikan pangkat bagi guru PNS.

“Ayo selesaikan tulisannya ya bapak ibu…kita ketemu lagi besok, untuk presentasi dan penilaian”, tutup pak Bambang sambil tersenyum.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang