Mendobrak Stigma: Azifa Rahayu Buktikan Siswa Paket A Mampu Tampil Setara di Lomba Bertutur Kepahiang 2026
Mendobrak Stigma: Azifa Rahayu Buktikan Siswa Paket A Mampu Tampil Setara di Lomba Bertutur Kepahiang 2026
KEPAHIANG – Di balik riuhnya tepuk tangan dan kemeriahan panggung Lomba Bertutur Tingkat SD/MI/Sederajat se-Kabupaten Kepahiang 2026, ada satu sosok peserta yang sukses mencuri perhatian dan memberikan inspirasi mendalam. Ia adalah Azifa Rahayu, satu-satunya peserta kompetisi yang berasal dari pendidikan kesetaraan Program Paket A (setara SD).
Mewakili Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang, Azifa melangkah ke atas panggung dengan kepala tegak. Di hadapan dewan juri dan puluhan peserta dari sekolah dasar formal, Azifa tampil membawakan kisah kearifan lokal bertajuk “Asal-Usul Nama Kepahiang”.
Meski pada kompetisi kali ini Azifa belum berhasil membawa pulang piala kejuaraan, kehadirannya di panggung tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar trofi. Penampilan Azifa menjadi bukti nyata sekaligus pesan kuat bagi masyarakat luas bahwa peserta didik dari jalur pendidikan kesetaraan (non-formal) memiliki mental, potensi, dan kualitas yang setara dengan siswa-siswi dari sekolah formal. Tidak ada batasan ruang bagi siapa pun untuk berkarya.
Keberanian dan kepercayaan diri Azifa yang luar biasa ini tentu tidak lahir begitu saja. Di balik layar, ada dukungan tanpa henti dari guru-guru hebat di PKBM Az Zahra Kepahiang, terutama Umi Titin. Sebagai Wali Kelas Paket A, Umi Titin tampak selalu setia mendampingi setiap langkah anak didiknya tersebut selama jalannya perlombaan.
Suntikan semangat dan support penuh dari Umi Titin menjadi bahan bakar utama bagi Azifa untuk berani menembus batas rasa gugup. Umi Titin meyakinkan Azifa bahwa membawa nama PKBM Az Zahra Kepahiang di ajang bergengsi tingkat kabupaten adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan yang patut dirayakan, apa pun hasil akhirnya.
Pengalaman berharga di panggung Lomba Bertutur 2026 ini dipastikan akan menjadi batu loncatan yang hebat bagi mental seorang Azifa Rahayu. Kisahnya diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta didik kesetaraan lainnya di Kabupaten Kepahiang untuk terus berani bermimpi, tampil percaya diri, dan membuktikan bahwa mereka juga bisa bersinar di panggung mana pun.
Teruslah melangkah dan bercerita, Azifa! Panggung-panggung besar lainnya sudah menanti di masa depan.

Tinggalkan Balasan