"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

23 Tahun Yayasan Az Zahra Kepahiang: Mengangkat Martabat, Merajut Asa dari Usia Dini hingga Lanjut Usia

23 Tahun Yayasan Az Zahra Kepahiang: Mengangkat Martabat, Merajut Asa dari Usia Dini hingga Lanjut Usia

Hari ini, 1 Maret, lembaran sejarah kembali mencatat perjalanan panjang Yayasan Az Zahra Kepahiang. Selama 23 tahun berdiri, Az Zahra telah melangkah jauh melampaui batas-batas lembaga pendidikan biasa. Kami telah bertransformasi menjadi rumah harapan dan jembatan kebangkitan bagi masyarakat prasejahtera—hadir merangkul, mendidik, dan memberdayakan setiap napas kehidupan, dari langkah mungil anak usia dini hingga senyum damai para lanjut usia (lansia).

Kami memegang teguh satu keyakinan: Kemiskinan tidak boleh menjadi alasan matinya cita-cita. Inilah napas perjuangan Yayasan Az Zahra. Kami hadir di tengah-tengah masyarakat miskin dan rentan, memastikan bahwa hak untuk maju dan sejahtera adalah milik semua kalangan. Di usia yang ke-23 tahun ini, komitmen tersebut terus kami wujudkan melalui enam langkah nyata yang mengalirkan manfaat hingga ke pelosok desa:

  1. Membangun Fondasi Masa Depan melalui 10 PAUD & Apresiasi “Jemput Bintang”

Bagi keluarga prasejahtera, pendidikan usia dini seringkali dianggap kemewahan. Az Zahra mendobrak hal itu dengan mendirikan 10 lembaga PAUD di berbagai desa binaan se-Kabupaten Kepahiang. Sepuluh PAUD tersebut adalah TK At Thoriq di Kelurahan Padang Lekat, PAUD Al Fattah Desa Karang Endah, TK Cahaya Mentari Desa Weskust, TPA Almeera Day Care di Kelurahan Kampung Pensiunan, TK IT Bougenville Indah Desa Sidorejo, TK Pandan Wangi Desa Taba Padang, TK Asyifa Desa Bayung, TK Miftahunnajjah Desa Taba Baru, PAUD Mutiara Kasih Desa Bukit Menyan, dan SPS Alifah Desa Peraduan Binjai.

Tahun ini, kami menggelar program Jemput Bintang untuk menghargai pahlawan-pahlawan sejati di lapangan melalui penghargaan: Bintang Dedikasi (Kepsek/Guru yang tak kenal lelah mengabdi), Bintang Inspirasi (Orang Tua/Wali yang tangguh mendampingi anak), dan Bintang Harapan (Anak Didik yang berprestasi di tengah keterbatasan).

  1. Mengembalikan Hak Belajar melalui Gerakan “Paket Gembira”

Putus sekolah bukanlah akhir dunia. Melalui “Paket Gembira” (pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C), kami mengangkat kembali mereka yang sempat tertinggal.

Tahun ini, Az Zahra memberikan Beasiswa Pendidikan Penuh 100% untuk anak usia 6-23 tahun di kelas reguler, serta Diskon 60% bagi masyarakat usia 24 tahun ke atas—termasuk para lansia dan pekerja keras—yang ingin menuntaskan pendidikannya di kelas umum.

  1. Menembus Keterbatasan Ongkos melalui Program “Desa Setara”

Kami sangat memahami bahwa ongkos transportasi seringkali menjadi dinding penghalang bagi anak-anak miskin untuk bersekolah. Melalui Program Desa Setara, kamilah yang “menjemput bola”. Kami membawa sekolah langsung ke tengah masyarakat agar mereka bisa belajar tatap muka di desa masing-masing tanpa beban biaya perjalanan. Saat ini, program mulia ini hadir di 5 titik: Desa Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas, Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan, Desa Bayung Kecamatan Seberang Musi, Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai, dan Desa Bukit Menyan Kecamatan Bermani Ilir.

  1. Menyembuhkan Luka Batin lewat Kelas Menulis “Sabusabu”

Literasi di Az Zahra bukan sekadar tentang membaca dan menulis. Program Sabusabu (Satu Bulan Satu Buku) hadir sebagai ruang aman dan media terapi psikologis (penyembuhan luka batin) bagi anak-anak dan masyarakat yang pernah tersisih oleh kerasnya kehidupan, mengubah rasa sakit menjadi karya yang menginspirasi.

  1. Mengentaskan Kemiskinan lewat Pemberdayaan UMKM “Batik Diwo”

Tidak ada kemandirian tanpa pemberdayaan ekonomi. Yayasan Az Zahra bertekad memutus rantai kemiskinan dengan mencetak wirausaha muda dan memberdayakan kaum perempuan. Saat ini, telah berdiri tegak 8 UMKM Perempuan di desa-desa binaan yang secara aktif memproduksi dan melestarikan mahakarya daerah, Batik Diwo Kepahiang. Mereka kini mampu mandiri dan mengangkat derajat ekonomi keluarga.

  1. Mewujudkan Mimpi Spiritual dengan “Umrah Ceria”

Kebutuhan spiritualitas dan kerinduan ke Tanah Suci adalah hak semua orang, bukan hanya mereka yang berharta. Bekerja sama dengan Travel Haqqtour, program Umrah Ceria menghadirkan layanan perjalanan umrah yang sangat ekonomis namun tetap mengedepankan standar pelayanan dan kenyamanan yang tinggi.

Harapan Melangkah ke Depan

Perjalanan 23 tahun ini adalah bukti bahwa kebaikan yang dirawat dengan tulus akan tumbuh menjadi pohon beringin yang meneduhkan.

Harapan terbesar kami, Yayasan Az Zahra Kepahiang akan terus berdiri kokoh bagai karang, tak lekang oleh waktu dan tantangan zaman. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar yayasan ini dapat memberikan kontribusi yang lebih masif, nyata, dan berkelanjutan untuk kemajuan Kabupaten Kepahiang pada khususnya, dan mengangkat derajat kesejahteraan Provinsi Bengkulu pada umumnya.

Bersama Yayasan Az Zahra, mari kita ubah tangis menjadi tawa, mengubah ketidakmampuan menjadi kemandirian, demi masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 3 =

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang