Pemberdayaan Perempuan
Malam Keakraban Perempuan Indonesia di Sumatera Barat
Zahra Publishing. Malam Keakraban Perempuan Indonesia di Sumatera Barat
Dalam rangka silaturahmi dan menjalin keakraban DPD FPPI Bengkulu berkunjung ke DPD FPPI Sumatera Barat, Sabtu, 22 Januari 2022.
Suasana keakraban tersebut berlangsung di aula pertemuan balai Diklat Koperasi Sumatera Barat.
Sebanyak 15 orang perempuan Bengkulu dipimpin Ibu Hj. Elly Dahniarti melakukan study banding untuk mempelajari kegiatan pemberdayaan perempuan di Sumatera Barat.
Disampaikan oleh Hj.Syarlinawati Akbar, S.Pd.,MM. Ketua DPD FPPI Provinsi Sumatera Barat bahwa pemberdayaan perempuan dilakukan dari simpul terkecil yaitu dasawisma. Mereka membentuk UMKM perempuan bidang kuliner.
Kegiatan pemberdayaan perempuan yang diunggulkan DPD FPPI Provinsi Bengkulu adalah batik Diwo Kepahiang dan kue bay tat Bengkulu Selatan.
Kegiatan dipandu oleh Dr. Maiyulnita, SH, M.Si. sekretaris DPD FPPI Sumbar. Pembacaan Alquran oleh dr. Shelvi dan terjemahan Al quran oleh Sania Asri Monica, ST. Sambutan Dr. Rosmiati Hakim, M.Ag wakil ketua 1. Sambutan Hj. Syarlinawati Akbar, S.Pd., MM. Ketua DPD FPPI Provinsi Sumatera Barat melalui video call, karena beliau sedang sakit dan berobat di Jakarta.
Lalu kegiatan dilanjutkan ramah tamah dan pemberian cenderamata berupa pigura Bunga Raflesia. Disampaikan oleh Elly selaku ketua DPD Provinsi Bengkulu bahwa Perempuan itu harus cerdas, mandiri dan berprestasi.
Semoga kunjungan ini akan berdampak pada kerjasama kedepannya, mewujudkan perempuan yang cerdas, mandiri dan berprestasi.
Rakor Perdana GOW Kepahiang, Perempuan Harus Kompak
Zahra Publishing. Rakor Perdana GOW Kepahiang
Senin, 17 Mei 2021 bertempat di rumah dinas Wakil Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, berkumpul perwakilan organisasi wanita se kabupaten Kepahiang untuk melakukan rapat koordinasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ny. Emi Nurhayati selaku ketua GOW Periode 2021-2025, Ibu Hera Hairani, Asisten III sekaligus mewakili pembina GOW dan perwakilan semua orang perempuan yang tergabung dalam GOW.
Acara dibuka dengan pengenalan oleh ibu Ketua, Emi Nata. Beliau menyampaikan bahwa organisasi ini akan besar jika dapat bekerjasama dan saling mendukung satu dengan lainnya. Untuk itu kita harus kompak, katanya.
Ibu Hera Hairani, dalam sambutannya optimis GOW kedepannya akan maju sebab dipimpin oleh isteri wakil Bupati yang aktif. Perempuan harus maju sebab kesuksesan suami adalah kesuksesan istri. Mari Perempuan kepahiang bersama sama Membangun dan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi Kepahiang Maju Mandiri Sejahtera dan Berdaya Saing.
Acara selanjutnya adalah pembentukan pengurus, pembahasan program kerja dan persiapan pelantikan.

Emi Zurdi Nata, Ketua GOW Kepahiang Periode 2021-2024
Zahra Kepahiang. Emi Nata Menjabat Ketua GOW Kepahiang Periode 2021-2024.
Emi Nurhayati, Istri Wakil Bupati Kepahiang hari ini, Senin, 10 Mei 2021 mendapat amanah sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kepahiang Periode 2021-2024.
Beliau mengantikan posisi Ibu Neti Herawati yang telah selesai menjabat Ketua GOW Periode 2016-2021.
Dalam sambutannya, Ketua GOW yang baru menyampaikan bahwa jumlah perempuan dan jumlah laki laki di Kabupaten Kepahiang hampir sama. Artinya kesempatan dan peluang mengisi pembangunan pun sama besarnya.
Dengan bergabungnya 24 organisasi perempuan yang ada di Kepahiang ini akan membuat GOW menjadi tonggak perjuangan perempuan.
Untuk itu perlu 3 hal yang harus disiapkan yakni kerjasama, manajemen dan anggaran.
Organisasi ini akan berjalan jika memiliki komitmen yang sama dalam berkarya membangun kepahiang yang maju mandiri sejahtera dan berdaya saing.
Manajemen organisasi juga harus tertib, maka dalam menyusun kepengurusan nanti akan dipilih perwakilan setiap organisasi dengan job description yang jelas dan terarah.
Dan yang terpenting adalah tercukupinya anggaran dalam melaksanakan program. Untuk itu beliau berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran yang cukup untuk menunjang kegiatan.
“Jika satu organisasi saja bisa dibantu anggarannya, masa GOW yang merupakan wadah 24 organisasi tidak bisa dianggarkan dananya? Jika hanya mengandalkan sumbangan anggota seberapa banyak yang bisa dilakukan? Sementara kita ketahui bahwa permasalahan perempuan dan anak cukup meresahkan di Kepahiang. Untuk itu GOW siap bermitra dengan pemerintah dalam menangani permasalahan tersebut. Kami siap bekerja dan pemerintah suport dengan pendanaan” ujar Bu Emi dengan senyum sumringah dan diiringi gemuruh tepuk tangan dari peserta yang mendukung ucapannya.



