"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Kelas Sabusabu

Literasi tentang RASA Sabusabu Ke-9

Zahra Publishing, Literasi tentang RASA

Minggu, 26 September 2021 bertempat di Hotel Adeeva Kota Bengkulu dilaksanakan kelas menulis sabusabu angkatan ke-9 dengan tema LITERASI TENTANG RASA.

Hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Ketua TBM Provinsi Bengkulu dan Ketua Forum PKBM Kota Bengkulu.

Pelaksana kegiatan kelas menulis sabusabu 9 adalah Ibu Rahmayani, ketua TBM Bintang Cendikia Ananda (BCA) Kota Bengkulu.

Menurut Kms Fahrudin, ketua TBM Cahaya kegiatan kelas menulis sabusabu sudah dilakukan sejak tahun 2018 dan rutin hingga saat ini. Diharapkan melalui kegiatan ini literasi di Bengkulu semakin maju dan berkelanjutan.

Acara terasa hangat dan menyenangkan dengan panduan Kak Dyah bersama boneka Chesi yang bisa bicara.

Literasi tentang RASA disampaikan dengan apik oleh Umi Yesi, penulis novel dan cerpen yang menjabat ketua PKBM Az Zahra Kepahiang.

Umi Yesi memadukan literasi dengan terapi rasa sehingga peserta mendapatkan ketenangan dan kesehatan, bonusnya adalah bisa bercerita dan diterbitkan menjadi buku.

Menulis itu MUDAH karena menulis adalah BERCERITA!

Peringati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Literasi Budaya

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia maka pada Hari Rabu, 28 Oktober 2020 TBM Cahaya PKBM Az zahra Kepahiang mengadakan pelatihan menulis dengan tema Literasi Budaya Pengembangan Destinasi Wisata dan Budaya di Kepahiang.

Hadir dan membuka acara tersebut Franco Escobar, S.Kom. Komisi Pendidikan DPRD Kab Kepahiang. Hadir juga Dr. Hartono, M.Pd Kadis Dikbud Kab Kepahiang. Ibu Suriani, M.Pd. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF. Bapak Sadikin, S.Pd Kabid Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Serta Yogi Sumantri dan Ayu dari Rumah BUMN Kepahiang.

Narasumber kegiatan adalah Kimli Haroswati, S.Pd. M.TPd Ketua FTBM Provinsi Bengkulu dengan materi berjudul Pengelolaan TBM Dalam Rangka Pengembangan Destinasi Wisata Dan Budaya. Emong Soewandi, Budayawan Kepahiang dengan materi berjudul Literasi Budaya Dalam Rangka Pengembangan Destinasi Wisata Dan Budaya. Dan Umi Yesi, penulis buku yang memberikan tips dan trik menulis semudah bercerita.

Hasil akhir kegiatan ini nanti adalah terciptanya para penulis yang mampu menulis buku terutama tentang budaya-budaya yang ada di Kabupaten Kepahiang.

“Semua peserta yang hadir akan mendapatkan e-sertifikat dan karya-karnyanya akan diterbitkan dan dicetak menjadi buku.” ujar Kms Fahrudin, S.Pd. Ketua TBM Cahaya yang menjadi Ketua panitia kegiatan.

Kegiatan ini disponsori oleh TBM Cahaya bekerjasama dengan FTBM Provinsi Bengkulu dan Rumah BUMN Kepahiang.

Kantor Bahasa Prov Bengkulu dan Forum TBM Perkuat Literasi Kepahiang

Alhamdulillah …………. kita dapat melaksanakan Praktik Baik Literasi di sini. Kepahiang sudah paket komplit karena telah memiliki banyak TBM, Penulis, Penerbit dan sudah dua kali mengharumkan nama daerah di event nasional.” (Kimli Haroswinarti, S.Pd,.M.TPd-Ketua Forum TBM Prov. Bengkulu)

Sebanyak 50 orang perwakilan komunitas literasi Kepahiang berkumpul di Aula Dikbud Kab Kepahiang guna mengikuti kegiatan Praktik Baik Literasi bagi Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pak Karyono, S.Pd.M.Hum Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan FTBM Prov Bengkulu dan FTBM Kab Kepahiang, Selasa-Kamis, 25-27 Agustus 2020.

Ibu Kimli Haroswinarti, S.Pd,.M.TPd- Ketua Forum TBM Prov. Bengkulu menerangkan bahwa Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah Literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.

Hendri, A. S.Pd. Ketua FTBM Kab Kepahiang juga menambahkan bahwa definisi baru dari literasi menunjukkan paradigma baru dalam upaya memaknai literasi dan pembelajaran nya. Kini ungkapan literasi memiliki banyak variasi, seperti Literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya. Hakikat ber-literasi secara kritis dalam masyarakat demokratis diringkas dalam lima verba: memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Kesemuanya merujuk pada kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis.

Acara berlangsung khidmat di hadiri Pak Tomi dari Kantor Bahasa Prov Bengkulu dan dibuka oleh Kepala Dinas Dikbud Kab. Kepahiang yang diwakili Nining Fawelly Fasju, S.Pd.MPd.

Para penulis yang tergabung di Kelas Menulis Sabusabu yang dipimpin Umi Yesi mengucapkan terimakasih kepada Kantor Bahasa Prov. Bengkulu dan FTBM Prov Bengkulu serta FTBM Kab Kepahiang yang telah memperkuat literasi di Kepahiang.

SALAM LITERASI !