BERITA PKBM
Kemitraan Batik Diwo PKBM Az zahra Kepahiang dengan Rumah BUMN
ZAHRA PUBLISHING. Kemitraan PKBM Az zahra Kepahiang dengan Rumah BUMN.
Agenda rutin Rumah BUMN adalah melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM setiap bulannya. Hari ini, Selasa, 9 Maret 2021 dilakukan pembinaan langsung oleh Bapak Agung Yudha Prawira, Direktur Pengelola Rumah BUMN PLN Jambi dan Kepahiang. Materi yang disampaikan adalah Kolaborasi dan Kemitraan Mendorong Multiplier Effects UMKM. Syarat utama untuk membentuk kolaborasi dan kemitraan adalah profil produk serta cash flow. Dari pembukuan dan keuangan suatu UMKM dapat dinilai sehat atau tidaknya.
Hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Helmiyesi, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang untuk melakukan perjanjian kerjasama dalam hal pendampingan dan akses permodalan batik tulis diwo yang beliau kelola.
Umi Yesi menyampaikan bahwa saat ini sudah ada beberapa UMKM batik diwo yang sudah terbentuk, namun belum mencukupi jika ada permintaan pasar dalam skala besar. Untuk itu PKBM Az zahra Kepahiang berusaha memberikan edukasi dan membuka rintisan usaha baru di setiap kecamatan. Target dalam 3 tahun semua kecamatan memiliki UMKM batik tulis diwo ini. Sehingga batik khas Kepahiang ini layak dan dapat mejadi ikon di Kabupaten Kepahiang.
Pak Agung menyambut baik rencana dan ide kreatif tersebut. Beliau akan membantu memberikan pendampingan dan akses permodalan bagi UMKM yang baru terbentuk. Pendampingan bisa berbentuk pelatihan, seminar, workshop dan lainnya. Permodalan dapat melalui pinjaman atau bantuan dana langsung.
Terakhir, Ketua PKBM Az zahra Kepahiang dan Rumah BUMN menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Nomor 03/PKS/PKBM AK/III/2021 dan Nomor 005/RB.KPH/III/2021 TENTANG PENDAMPINGAN DAN AKSES PERMODALAN KEWIRAUSAHAAN BATIK TULIS DIWO DI KABUPATEN KEPAHIANG.

Kolaborasi dan Kemitraan di Rumah BUMN
ZAHRA PUBLISHING. Selasa, 9/3/2021. Kolaborasi dan Kemitraan di Rumah BUMN.
“Tidak ada USAHA yang benar-benar sukses tanpa pertolongan atau bekerjasama dengan pihak lain. Maka penting sekali adanya kolaborasi dan kemitraan bagi UMKM” ujar Agung Yudha Prawira narasumber sekaligus Direktur Pengelola Rumah BUMN PLN Jambi dan Kepahiang. Materi ini beliau sampaikan kepada pelaku UMKM yang hadir di ruang pertemuan Rumah BUMN Kepahiang.
Pelatihan dan pembinaan seperti ini rutin mereka laksanakan. Rumah BUMN adalah wadah bagi para pelaku UMKM berkumpul. Salah satu upaya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah oleh Kementrian BUMN bersama perusahaan milik negara untuk berkumpul, belajar dan membina para UMKM menjadi UMKM yang berkualitas serta talenta millennials unggul.
Untuk membangun kolaborasi dan kemitraan maka UMKM harus memiliki Profil produk. Profil yang mengambarkan keunggulan dan isi produk sehingga masyarakat tertarik untuk membelinya. Profil produk ini akan menciptakan kolaborasi dan kemitraan bila disajikan dengan apik dan menarik.
Sebanyak 30 pelaku UMKM Kepahiang yang hadir sangat antusias dengan pertemuan kali ini. Mereka juga menyampaikan kebutuhan dan keingintahuan lebih akan beberapa informasi untuk kemajuan ke depan. Peserta juga merancang ide pameran/bazar dalam rangka menyambut bulan Ramadhan tahun 2021 dan membuat stand khusus di kawasan wisata mountain valley Kabawetan.

Literasi Wong Palembang

ZAHRA PPUBLISHING. Literasi khusus wong Palembang.
Sabtu, 20 Januari 2021 Taman Bacaan Masyarakat Cahaya mengadakan kelas menulis sabusabu VI khusus wong Palembang.
Bertempat di PAUD IT Tarbawi Kota Palembang 8 orang calon penulis yang semuanya perempuan. Mereka adalah Indah Putri, Endang Lestari, Dwi Apriyanti, Risa Sukma Tania, Liska Piani, Yeni Eliza, Merry Gustoni dan Ema Naseha. Latar belakang profesi adalah guru PAUD, Mahasiswa, Pengurus Yayasan dan dari BP PAUD Dikmas Palembang.
Umi Yesi, narasumber dan pengelola kelas sabusabu menyampaikan beberapa trik dalam menulis.
“Menulis itu MUDAH karena menulis adalah BERCERITA”
Ada empat point’ yang perlu diperhatikan ketika hendak menulis yaitu Bahan tulisan atau cerita yang hendak disampaikan, Tokoh cerita yang disertai dialog, Masalah yang dihadapi dalam cerita dan penyelesaian masalah yang berisi nasehat atau inspirasi positif bagi pembaca.
Terakhir, seluruh calon penulis mendapat PR untuk menulis minimal 5 halaman yang diketik dengan format kertas A4, font Times new roman dan spasi 1.5. Tulisan ini wajib dikumpulkan selambat-lambatnya 5 hari kedepan.
Kita tunggu karya perempuan Palembang ini ya.


