"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Literasi

Launching Buku Literasi Ayam Sambal Setan dan Kesapo Air Pancuran

Zahra Publishing. Hasil kelas menulis sabusabu angkatan IV menelorkan dua karya berjudul Literasi Ayam Sambal Setan dan Kesapo Air Pancuran. Buku tersebut telah diterbitkan dan dilaunching hari ini, Minggu, 27 Desember 2020.

Launching buku dilaksanakan oleh TBM Cahaya dan Rumah Kreatif BUMN sebagai sponsor cetak buku. Hadir Agung Yudha Prawira, Direktur Pengelola Rumah PLN Jambi dan Kepahiang. Beliau memberi apresiasi pada penulis muda yang ada di Kepahiang.

“Sebenarnya Rumah BUMN berfungsi sebagai pembina UMKM. Namun kami juga mensuport kegiatan literasi seperti ini. Kami menganggap penting para penulis dalam promosi produk-produk UMKM di Kepahiang. Untuk itu kami akan merekrut peserta terbaik hasil kelas menulis ini sebagai tim di rumah kreatif BUMN. Kami akan membayar setiap hasil tulisan mereka terutama dalam hal pengenalan produk dan promosinya” 

Ucapan dan janji Pak Agung ini mendapat aplause yang meriah dari peserta yang hadir. Mereka menjadi bersemangat dan antusias dengan adanya harapan penghasilan dari rumah BUMN.

Launching buku itupun berjalan dengan meriah di warung Miso Mas Pon, Kelurahan Pasar Ujung Kepahiang. Tak lupa seluruh penulis mendapat buku hasil karya antologi, dan Kms Fahrudin memberikan buku kepada Pak Agung sebagai bahan bacaan di rumah kreatif BUMN.

Penulis antologi buku Literasi Sambal Ayam Setan adalah Ritchie Ananta Liesfiani; Ariansi; Dwi D Pratiwi; Ratna Ningsih; Elvi Darlena; Nurhayati; dan Danang Seto Wicaksono.

Penulis antologi buku Kesapo Air Pancuran adalah  Delia Valentiana Fahrudin; Maulida Khairani; Wika Hartati; Ki Rohana Tuslainy; Titin Sumarni; Octatri Widia Hastuti; Kak Dyah; Hezi Jeniati; Iteng Rasja dan Ulfa Deslia.

Buku Hasil Karya Kelas Menulis Sabusabu

Pantastis!

Dalam waktu singkat para penulis yang baru selesai dilatih oleh Umi Yesi ini berhasil menelorkan karya terbaik mereka. Naskah cerita yang syarat makna dan budaya di Kabupaten Kepahiang.

Dengan jargon Menulis itu mudah, karena menulis adalah bercerita ! Umi Yesi bersama TBM Cahaya mengadakan kelas menulis sabusabu (Satu Bulan Satu Buku). Kegiatan ini dalam rangka memperingati bulan bahasa dan sastra indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2020 lalu.

Setelah dilatih, peserta mendapat tugas menulis dalam waktu 10 hari. Tulisan diketik di komputer dan banyaknya naskah minimal 5 halaman kertas A4. Dalam waktu dua hari sudah ada penulis yang mampu menulis dan menyetor naskahnya. Dan dalam kurun 10 hari sebanyak 17 penulis berhasil mengerjakan PR nya.

Maka, naskah tersebut masuk tim editor dan layout untuk proses penerbitan. Dan………subhanallah…tak lama kemudian desain cover juga selesai. Selanjutnya adalah proses izin terbit untuk mendapatkan ISBN ke Perpustakaan Nasional.

Dari 17 naskah terpilih dua naskah penulis muda berbakat yang menjadi judul cover buku.

Buku pertama berjudul LITERASI AYAM SAMBAL SETAN karya Ritchie Ananta Liesfiani (15 tahun) salah satu pelajar SMP 01 Kepahiang.

Buku kedua berjudul KESAPO AIR PANCURAN karya Delia Valentiana Fahrudin (20 tahun) seorang Bidan yang hobi menulis dan membaca.

Tertarik dengan kisah mereka? Kepoin penulisnya ya….atau hubungi Umi Yesi 0852-6788-7453. Buku karya penulis kepahiang ini dibandrol dengan harga promo Rp.50.000,-

Buku Pertama LITERASI AYAM SAMBAL SETAN
Buku Kedua, KESAPO AIR PANCURAN

Berita serupa dari Radar Kepahiang dapat dibaca di sini.https://radarkepahiang.id/melalui-program-sabusabu-penulis-kepahiang-cetak-30-buku/