"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Pembukaan PKK Vokasi Paket C, Batik Diwo Kepahiang

Kepahiang, 28/10/2019. Program Pendidikan Kecakapan Kerja Vokasi Paket C

Bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019, maka PKBM Az Zahra Kepahiang melaksanakan pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Vokasi Paket C dengan keterampilan Batik Tulis, Batik Dewo, Batik Khas Kabupaten Kepahiang.

Hadir dalam pembukaan tersebut Dr. Hartono, S.Pd.M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Slamet Imam Wakhyudin, S.Ag Pembina Yayasan Az Zahra Kepahiang dan Instruktur Membatik dari LKP Sumber Hayati.

 

Dalam laporannya, Umi Yesi, Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang menyampaikan bahwa sasaran kegiatan ini adalah peserta didik paket C kelas XI dan XII. Mereka adalah pekerja anak yang putus sekolah dan kembali bersekolah melalui program kesetaraan di PKBM Az Zahra Kepahiang. Pekerjaan yang mereka lakoni selama ini adalah sebagai buruh kasar di pasar pagi, kuli bangunan, buruh tani, pembantu rumah tangga, pengasuh anak dan pekerjaan lainnya yang diupah rendah. Untuk itu maka perlu inovasi baru sebagai keterampilan yang dapat diunggulkan, salah satunya adalah Batik Diwo.

Dalam sambutannya, Pak Hartono menyampaikan bahwa Batik tidak pernah berhenti berkembang, bahkan selalu berubah mengikuti perkembangan zaman dan kebudayaan masyarakat yang membuatnya. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki corak batik dengan ciri khas motif dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.

 

Batik Diwo adalah batik yang memiliki motif inti aksara Rejang (Ka Ga Nga) yang  dikombinasikan dengan motif lain. Diantaranya motif hasil bumi, perkebunan, pertanian atau program yang sedang diunggulkan pemerintah daerah. Mengingat motif tersebut dianggap menjadi sarana promosi daerah.

“Mulai tahun depan Bupati sudah mengintruksikan agar seluruh PNS Kabupaten Kepahiang mengenakan Batik Diwo sebagai seragam dinas, begitupun dengan seragam siswa-siswi sekolah, dari jenjang PAUD hingga SMA. Artinya peluang membatik ini sangat besar ke depannya, maka saya harap anak-anak mengikuti program ini sampai selesai dan kompeten sebagai pengrajin batik” pesan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang ini.

 

Kegiatan PKK Vokasi Paket C ini bekerjasama dengan LKP Sumber Hayati Desa Tebat Monok Kepahiang dan akan dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Oktober hingga Desember 2019.  Semua siswa tersenyum gembira dan berjanji akan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh hingga berakhirnya program.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − 4 =