"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Uncategorized

PENERIMAAN SISWA BARU TP 2018 – 2019

INFORMASI UMUM

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang  adalah Satuan Pendidikan Nonformal (UU No. 20 Th 2003) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (UU No. 11 Th 2009) yang bergerak dibidang  pengembangan pembelajaran (learning development), pengembangan masyarakat komunitas (community development), dan pengembangan ekonomis (Business development). Legalitas awal PKBM Az-zahra Kepahiang adalah Izin Operasional Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Kepahiang nomor 1770/891.3/Diknas/2006 tanggal 11 Desember 2006 dan berbadan hukum akte notaris Safado Nugroho Widiatmo, SH nomor 17 tanggal 11 Desember 2007. Pada tahun 2010 telah berbadan hukum Yayasan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU-5014.AH.01.04.Tahun 2010 pada tanggal 16 Desember 2010.

Untuk layanan pembelajaran nonformal, az Zahra membuka Program Pendidikan Kesetaraan paket A, paket B dan paket C. Layanan ini sudah di mulai sejak tahun 2006 hingga saat ini. Kabar gembiranya adalah semua layanan nonformal tersebut telah terjamin mutu dan kualitasnya. Terbukti dengan adanya sertifikat Akreditasi program paket C dengan nomor sertifikat PKBM 1708 00001 11 2016 dengan nilai terakreditasi B. Nilai akreditasi yang sama juga untuk program paket B dan paket A. Nomor sertifikat akreditasi paket B yaitu PKBM-PKB/1708/0004/06/2017 dan nomor sertifikat akreditasi paket A yaitu PKBM-PKA/1708/0003/06/2017. Hal ini menyebabkan az Zahra menjadi PKBM unggulan dan berprestasi sejak tahun 2008 hingga saat ini.

  

 VISI

Menjadikan lembaga sebagai kekuatan sosial yang berkembang dan terpercaya dalam melayani warga binaan menuju kehidupan sejahtera.

MISI

Mengembangkan lembaga sebagai sarana gerakan pembebasan dan gerakan pemberdayaan dalam rangka membangun struktur masyarakat madani sehingga terwujud kualitas warga binaan yang sejahtera

TUJUAN

  1. Terciptanya tata kehidupan dan penghidupan sosial materil maupun spritual keluarga yang diliputi rasa keselamatan, kesusilaan dan kententraman lahir batien serta terciptanya stabilitas sosial dan integrasi sosial serta rasa kesetiakawanan sosial.
  2. Terciptanya lembaga yang dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran, informasi, komunikasi, advokasi dan rujukan bagi warga binaan dalam mengembangkan diri untuk mencapai kesejahteraan hidupnya.
  3. Terciptanya gerakan ekonomi riil warga sehingga ikut serta membangun tatanan perekonomian daerah

Az Zahra Kepahiang menyelenggarakan pendidikan melalui sistem TERBUKA DAN TANPA SERAGAM. Terbuka artinya bahwa setiap orang dapat menjadi peserta didik tanpa ada batasan, baik tahun kelulusan ijazah, usia, status pernikahan, wilayah domisili dan pekerjaan. Artinya setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk ikut serta, tidak terhalang dengan usia (muda/tua), status (menikah/belum menikah), wilayah domisili (jauh/dekat) dan pekerjaan (swasta/negeri). Tanpa seragam artinya tidak kaku dalam aturan. Peserta reguler bersekolah dengan pakaian bebas pantas dan membuat kesepakatan bersama dalam hal jadwal tatap muka. Mereka bisa memilih hari dan waktu yang tidak menganggu dengan aktifitas harian. Bahkan peserta dapat memilih belajar secara mandiri atau secara online. Kami menyediakan layanan bantuan belajar yang di sebut dengan tutorial, baik melalui pertemuan berkala secara tatap muka maupun secara mandiri atau online. Penilaian hasil belajar dilakukan dalam bentuk tugas, praktikum, ujian semesteran, USBN dan UNBK.

PROGRAM PILIHAN

  1. Paket A setara SD
  2. Paket B setara SMP
  3. Paket C setara SMA

PERSYARATAN SISWA BARU

A. JALUR BEASISWA (Kelas Reguler)

Jalur Beasiswa di peruntukkan bagi anak anak usia sekolah umur 6 sampai dengan 17 tahun dalam kelas reguler dengan metode pembelajaran wajib tatap muka. Peserta yang mengikuti kelas ini tidak di pungut biaya alias GRATIS dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir pendaftaran yang di sediakan lembaga
  2. Fotokopi ijazah terakhir di legalisir (*bagi siswa paket B dan paket C)
  3. Fotokopi Kartu keluarga
  4. Fotokopi KTP orang tua
  5. Fotokopi Kartu Indonesia Pintar (KIP)/PKH/KKS
  6. Surat Keterangan Tidak mampu dari Lurah/Kades
  7. Surat keterangan belum menikah dari Lurah/Kades
  8. Pasfoto warna ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak 5 lembar

Pendaftaran sampai dengan tanggal 31 Mei 2018 pukul 12.00 wib

 

B. JALUR UMUM (Kelas Eksekutif)

Jalur umum/kelas eksekutif di peruntukkan bagi anak dan orang dewasa tanpa batasan umur, status, wilayah dan pekerjaan. Peserta yang memilih jalur ini di kenakan biaya pendidikan dan tidak wajib mengikuti tatap muka. Pengayaan wawasan dapat di lakukan secara mandiri dan online. Persyaratan jalur umum/kelas eksekutif sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir pendaftaran yang di sediakan lembaga atau secara online di link http://azzahrakepahiang.or.id/new-page-2/
  2. Fotokopi ijazah terakhir di legalisir (*bagi siswa paket B dan paket C)
  3. Fotokopi Kartu keluarga
  4. Pasfoto warna ukuran 3×4 sebanyak 5 lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak 5 lembar

 

BIAYA PENDIDIKAN

Biaya pendidikan dikenakan kepada peserta didik jalur umum dan eksekutif untuk penyelenggaraan dan pembinaan pendidikan meliputi biaya tutorial/tatap muka, try out dan semesteran, ujian praktek, biaya Ujian Sekolah Berstandar Nasional/USBN, biaya Ujian Nasional Berbasis Komputer /UNBK  secara mandiri dan bantuan pengembangan lembaga. Peserta di kenakan biaya pendidikan selama mengikuti kegiatan sampai dengan kelulusan sebagai berikut:

GELOMBANG I

Waktu Pendaftaran tanggal 1 April – 31 Mei 2018

Biaya Pendaftaran semua program Rp.100.000,- (Seratus ribu rupiah)

  1. Biaya Pendidikan Paket A (SD) Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah)
  2. Biaya Pendidikan Paket B (SMP) 1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah)
  3. Biaya Pendidikan Paket C (SMA) 2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah)
  4. Biaya dapat di angsur dan di lunasi selambatnya 30 Oktober 2018

GELOMBANG II

Waktu Pendaftaran tanggal 1 Juni – 14 Juli 2018

Biaya Pendaftaran semua program Rp.250.000,- (Dua ratus lima puluh ribu rupiah)

  1. Biaya Pendidikan Paket A (SD) Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah)
  2. Biaya Pendidikan Paket B (SMP) 2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah)
  3. Biaya Pendidikan Paket C (SMA) 4.000.000,- (Empat juta rupiah)
  4. Biaya dapat di angsur dan di lunasi selambatnya 30 Desember 2018

HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH KELAS REGULER

SENIN, 16 JULI 2018 PUKUL 08.00 WIB

 

Informasi lebih lanjut hubungi Helmiyesi, M.Si (0852 67887453); Kms Fahrudin, S.Pd (0853 79244252).

Alamat Sekretariat:

Jl. Pengabdian RT.1 RW.2

Kelurahan Padang Lekat

Kecamatan Kepahiang

Kabupaten Kepahiang

Provinsi Bengkulu. Kode Pos 39372

Email: azzahra_kph@yahoo.co.id

 

Dalam Jeda Perjalananku

Dalam jeda perjalananku, Bengkulu – Surabaya. Aku duduk di ruang tunggu transit C6 Bandara Soekarno Hatta. Saat itu disampingku ada seorang Kakek tua yang sudah duduk duluan dan hanya memandang lurus ke depan. Awalnya aku tidak berniat untuk mengajaknya berbicara, dan lebih memilih membaca buku “One person, multi career” yang baru saja ku beli di Mega mall Bengkulu beberapa hari yang lalu. Aku selalu menyempatkan diri untuk membaca buku-buku motivasi, spiritual dan etos kerja di kala waktu sengang perjalanan.

Beberapa saat kemudian Kakek tua tersebut mengeluarkan obat tetes mata dari tas ranselnya. Sekilas aku melirik apa yang dia lakukan tersebut dan membaca merk obat tetes yang sedang dia pakai. Spontan aku bertanya “Bapak habis operasi mata ya?”. Kakek tersebut mengangguk sedikit sambil mengedip-ngedipkan matanya untuk menghilang nyeri akibat efek obat tetes tersebut. Aku mengenal jenis obat tersebut karena setahun yang lalu aku juga menggunakannya untuk menormalkan mata yang minus 5 (- 5) dan silender yang cukup menyiksa.

Pertanyaan awal tadi mencairkan suasana di antara kami. Dia bercerita bahwa baru selesai operasi mata karena ada syaraf mata sebelah kanan yang putus akibat kecelakaan bermotor 3 tahun yang lalu-aku lupa nama penyakitnya. Gejala yang dialaminya adalah kebutaan mendadak di sebelah matanya. Saat aku bertanya mana keluarga yang mengantar dia saat operasi. Jawabnya sungguh diluar dugaan dan kelaziman kita sebagai muslim yang baik. Dia berangkat dari Padang-Sumatera Barat menuju Rumah Sakit Islam Jakarta sebulan yang lalu tanpa kawalan. Sendirian…??? ya…tidak ada satupun anggota keluarganya yang menyertai padahal 1 bulan dia dirawat dan  ada 2 hari pasca operasi dia tidak bisa bergerak sama sekali. Untunglah layanan tim medis di sana sangat baik dan memuaskan. Ada 2 orang tim medis laki-laki yang menemani dan melayani kebutuhannya.

Berkecamuk perasaanku, antara kagum dengan kemandiriannya menghadapi operasi tanpa kawalan keluarga dan kegeraman dengan sikap ketidakpedulian keluarganya. Bagaimana mungkin ada keluarga yang tega tidak merawatnya pasca operasi, alangkah durhaka sang anak yang membiarkannya berangkat sendirian naik pesawat kelas ekonomi tanpa pengawalan dan dalam kondisi sakit pula. Lalu dimana pula peran sanak keluarga yang lainnya???

Sepanjang perjalanan, tanda tanya besar tersebut terus bermain di benakku. Dan pertanyaan tersebut tak terjawab sebab beberapa saat kemudian suara pramugari pesawat Sriwijaya Air yang merdu telah memanggilnya untuk melanjutkan perjalanan. Tinggallah aku sendiri memandang resah pada sosok tua yang memunggungiku tersebut. Gairah membacapun sirna, dan aku memilih diam sambil menulis beberapa kalimat yang sedang aku rasakan saat itu.

Tiga hari di Surabaya mengikuti kegiatan orientasi lembaga penyelenggara program Pendidikan Keluarga Berbasis Genderpun berakhir. Aku bertolak ke Jakarta naik travel dan langsung menuju Rumah Sakit Patria IKKT untuk menjenguk adikku yang sedang di rawat di sana. Dia kena Demam Berdarah dan gejala thipus. Sampai di sana, kondisi adikku sudah membaik. Selang infus sudah dicabut, meninggalkan bercak biru pada kulitnya. Namun ia masih terbaring lemah di tempat tidur. Kedatanganku di sambut dengan senyum dan binar mata bercahaya sehingga pucat wajahnya tersamarkan. Selayaknya kakak yang baik, aku mengurus adikku dengan suka cita. Menyuapi makannya, bercerita tentang betapa kuatirnya ayah dan ibu di kampung serta membereskan semua administrasi rumah sakit saat ia telah diizinkan pulang. Sesampai di kost aku juga segera merapikan kamarnya yang agak berdebu, mencuci pakaian kotor selama di rumah sakit dan tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada sanak saudara serta teman-teman kost adikku yang telah membantu dan merawat adikku sebelum kedatanganku. Aku minta izin tidak kerja selama 3 hari demi menemani adikku. Dan ketika dia sudah benar-benar pulih, barulah aku pamit pulang ke Bengkulu karena anak-anakkupun sudah rindu masakan ibunya.

Dan ketika chek in dari Jakarta menuju Bengkulu memoriku teringat kembali pada sosok laki-laki tua yang pulang pergi sendirian tanpa keluarga. Dalam hati aku berdoa semoga di kampung halamannya dia di sambut hangat oleh sanak keluarga. Diperhatikan segala kebutuhannya, dihibur oleh tingkah lucu cucu-cucunya dan di sayangi isteri dan anak-anaknya.

Dalam jeda perjalananku, aku belajar tentang empati. Aku belajar memahami arti memiliki keluarga sejati dan aku mengajakmu untuk tak menelantarkan orang-orang di sekitarmu. Mari tebar kasih dan peduli sesamamu. Buku “One person, multi career” pun kembali ku buka, membacanya dengan penuh minat sembari menunggu suara merdu pramugari Lion Air memanggil.

( 5 Mei 2013)

PELEPASAN PESDIK PAUD DAN KESETARAAN BERBASIS WISATA KELUARGA

Pada hari rabu, 9 Mei 2018 bertempat di objek wisata danau suro Kecamatan Ujan Mas seluruh GTK dan peserta didik az Zahra tahun pelajaran 2017/2018 berkumpul sambil berwisata bersama orang tua/wali. Agenda pelepasan tahun ini agak berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut adalah lokasi yang digunakan untuk kegiatan. Kami sengaja membuat konsep alam terbuka dan wisata keluarga di danau suro. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengakrabkan diri antara pihak sekolah, peserta didik dan orang tua/wali. Sebagaimana kita ketahui bahwa ketiga elemen tersebut saling terhubung dan saling menguatkan dalam rangka sama sama mencerdaskan anak bangsa. Jika pihak sekolah, peserta didik dan orang tua/wali bersinergi dalam pendidikan ini maka akan menghasilkan peserta didik yang cerdas dan berkarakter. Sebagaimana tujuan pendidikan itu sendiri yaitu memuliakan manusia. Manusia yang mulia ini akan tercipta karena pembelajaran yang berkesinambungan dari sekolah dan dalam keluarga di rumah.

Adapun jumlah peserta didik yang sudah menyelesaikan pendidikan di PAUD yang berada di desa desa binaan berjumlah 55 anak, dengan rincian sebagai berikut:

  1. PAUD Bougenville Indah Desa Sidorejo Kec Kabawetan = 16 Anak
  2. PAUD Oryza Sativa Desa Limbur Lama Kec Bermani Ilir = 8 Anak
  3. PAUD Asyifa Desa Bayung Kec Seberang Musi = 7 Anak
  4. PAUD Pandan Wangi Desa Taba Padang Kec Seberang Musi = 4 Anak
  5. PAUD Ar Rosyad Desa Talang Gelompok kec Seberang Musi = 4 Anak
  6. PAUD Miftahunnajjah Desa Taba Baru Kec Bermani Ilir = 4 anak
  7. PAUD Tunas Bangsa Desa Cinta Mandi Baru Kec Bermani Ilir = 4 Anak
  8. PAUD Al Fattah Desa Karang Endah Kec Kepahiang = 3 Anak
  9. PAUD Pelita Hati Desa Tebat Laut Kec Seberang Musi = 3 Anak
  10. PAUD At thoriq Kel Padang Lekat Kec Kepahiang = 2 Anak

 

 

Dan jumlah peserta didik program pendidikan kesetaraan tahun pelajaran 2017/2018 yang telah selesai mengikuti USBN dan UNBK berjumlah 81 anak dengan rincian sebagai berikut:

  1. Paket A setara SD = 13 Anak
  2. Paket B setara SMP = 22 Anak
  3. Paket C setara SMA = 46 anak

Pada kesempatan tersebut peserta didik unjuk kebolehan keterampilan membaca doa, bernyanyi, baca puisi, menari dan permainan hola hop. Dan pembagian hadiah bagi siswa siswi paket yang berprestasi yaitu:

Siswa berprestasi program paket A

  1. Suhardi
  2. Tesa Rintang Apriliani
  3. Afrizal

Siswa berprestasi program paket B

  1. Pita
  2. Aditya Pranata
  3. Jesika Meilani

Siswa berprestasi program paket C

  1. Imelda Andriani
  2. Siska Aprianita
  3. Reka Apriani

 

 

Setelah acara resmi berupa pemberian ijazah kepada peserta didik PAUD dan pelepasan siswa kembali kepada orang tua. Maka dilanjutkan dengan makan bersama dengan menu yang beraneka ragam. Sebab setiap orang tua membawa bekal masing masing dari rumah. Cara ini selain ngirit juga menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan, setiap anak dapat berbagi menu kepada siswa yang lainnya. Para pengelola dan gurupun ikut berbaur dalam makan bersama berbeda menu tersebut.

Sebelum pulang, peserta menyempatkan diri menikmati pemandangan danau suro yang indah dan mencoba beberapa jenis permainan air yang di sediakan di arial wisata. Para orang tua/wali beserta anak terlihat kompak dan bahagia bisa berwisata keluarga. Pengelola dan tutorpun tak kalah seru mencoba berbagai jenis permainan yang di sediakan. Suasana haru seusai pelepasan siswa berganti dengan senyum bahagia karena berwisata bersama keluarga. Kepada semua peserta didik PAUD dan program pendidikan kesetaraan yang telah menyelesaikan pendidikannya di az Zahra, kami harap dapat meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Menjaga nama baik lembaga dan terus belajar di manapun berada. Buatlah kami bangga nak !

 

 

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang