BERITA PKBM
Workshop Menulis Cerita Rakyat
Zahra Publishing. WORKSHOP MENULIS CERITA RAKYAT
Ruang rupa metamorfosa dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepahiang mengadakan Workshop Menulis Cerita Rakyat, Sabtu, 23 Oktober 2021.
Kegiatan ini dibuka oleh Pak Muhdi, Kepala Perpusda Kepahiang dengan narasumber Pak Eko Pranoto dari Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu, Pak Sadikin dari Dinas Perpusda Kab Kepahiang dan narasumber utama adalah Emong Soewandi, seorang penulis dan sastrawan tingkat nasional di Provinsi Bengkulu.
Ritma, ketua Metmo menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mengali cerita rakyat dari Kabupaten Kepahiang yang sudah sangat minim dan banyak hilang tertelan zaman.
Cerita rakyat adalah cerita yang mengandung nilai mengenai keadaan suatu masyarakat tertentu yang diungkapkan secara lisan atau dituliskan sebagai bahan pembelajaran nilai bagi masyarakat pendukungnya.
Kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan banyak cerita rakyat yang akan dibukukan.
Workshop menulis cerita rakyat ini didukung oleh PKBM Az Zahra Kepahiang, IKM Sumber Hayati, Air Minum Hanum dan Mas.

Profesi Tutor Kesetaraan Dilirik PGRI
Zahra Publishing. Tutor Kesetaraan dilirik PGRI.
Hari ini, Senin, 18 Oktober 2021 Helmiyesi, dikukuhkan sebagai pengurus Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kabupaten Kepahiang Masa Bakti XXII Tahun 2021-2025.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Zurdi Nata, S.IP. Wakil Bupati Kepahiang. Dan dihadiri Windra Purnawan, Ketua DPRD Kab Kepahiang beserta unsur Forkompinda. Hadir pula Pengurus PGRI Provinsi Bengkulu dan PGRI Kabupaten Kepahiang serta unsur guru Kemenag.
APKS merupakan anak organisasi PGRI beranggotakan guru dan tenaga kependidikan dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK/sederajat yang memiliki visi meningkatkan mutu profesionalitas guru secara berkesinambungan melalui berbagai bentuk kegiatan pendidikan dan pelatihan.
Helmiyesi, dipercaya sebagai anggota Satuan Keahlian Sejenis Tutor Kesetaraan.
Tugas mereka adalah membina dan memfasilitasi peningkatan kompetensi guru/tutor anggota PGRI dalam wilayah kabupaten Kepahiang.
Tutor Kesetaraan mulai di lirik PGRI. Artinya Tutor juga Guru mulai diakui. tutor bangkit memperkokoh Indonesia. Umi Yesi tampil ke depan tanpa seragam PGRI untuk menunjukkan eksistensinya sebagai tutor atau guru pendidikan nonformal.
SEMOGA PENDIDIKAN KESETARAAN YANG BERKUALITAS DAN BERMARTABAT DAPAT TERWUJUD.

Senator Eni Khairani Sambangi PKBM Az Zahra Kepahiang
Zahra Publishing. Senator Eni Khairani Sambangi PKBM Az Zahra Kepahiang
Hari ini, Jumat, 15/10/2021 PKBM Az zahra Kepahiang kedatangan Senator, Dra. Hj. Eni Khairani, M.Si. yang merupakan anggota DPD RI terpilih Dapil Provinsi Bengkulu tahun 2019 lalu.
Kedatangan Ibu Eni disambut oleh Helmiyesi, Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang beserta Pak Mukti Ali, tim liputan Kemdikbud yang sedang bertugas peliputan dari Direktorat PMPK dalam rangka menyusun Buku Best Practices PKBM di Indonesia, sekaligus meliput juga untuk bahan tulisan majalah Spirit yang diterbitkan Direktorat PMPK.
Ibu Eni menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini tujuannya yaitu menjalin silaturrahim serta menyerap aspirasi masyarakat terutama masalah anak yang berhadapan dengan hukum dan anak bermasalah sosial lainnya.
Mereka bermaksud menitipkan ‘anak istimewa’ yang merupakan binaan Panti Aisyiyah Kasih Ibu Bengkulu ke PKBM Az Zahra Kepahiang.
Ibu Win Ketua Panti menyampaikan bahwa, anak tersebut sudah 6 tahun berada dalam asuhan mereka. Dan tahun ini ingin kembali ke rumah kakeknya di Kepahiang. Oleh karena itu mereka mengantar anak tersebut pulang dan meminta bantuan Umi Yesi untuk melakukan konseling dan melanjutkan sekolah kembali.
PKBM Az Zahra Kepahiang melalui lembaga konseling keluarga menjadi rujukan dinas sosial dan panti dalam menangani kasus terhadap perempuan dan anak.
Selanjutnya senator Eni mengucapkan terimakasih kepada Az zahra yang telah banyak membantu pemerintah dalam pendampingan anak putus sekolah dan anak bermasalah sosial lainnya.
“Jika setiap kabupaten melakukan kegiatan seperti di Az zahra ini, pasti banyak anak yang terbantu dan pemerintah akan sangat berterimakasih dengan gerakan masyarakat yang seperti ini” ujar Ibu Eni di akhir perbincangan.


