"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Sekolah Tanpa Seragam

Menyemai Harapan dari Desa: Catatan Akhir Tahun Az-Zahra

Menyemai Harapan dari Desa: Catatan Akhir Tahun Az-Zahra

Hari ini, Rabu, 24 Desember 2025, ruang pertemuan di PKBM Az-Zahra Kepahiang,  Seluruh Tutor Kesetaraan berkumpul bukan sekadar untuk menutup kalender pendidikan 2025, melainkan untuk merefleksikan setiap langkah yang telah di tapaki dan merangkai resolusi besar untuk tahun 2026.

Dalam sesi evaluasi ini, satu per satu laporan mengalir. Ada rasa bangga yang menyeruak saat mendengar bahwa suasana belajar Paket C kini telah tertata rapi dan sangat kondusif. Ini adalah bukti bahwa kerja keras kita mulai membuahkan kedewasaan dalam belajar.

Namun, kejujuran para tutor juga membawa catatan penting; jenjang Paket A dan Paket B masih membutuhkan pendampingan ekstra dan perhatian lebih intens. Ini adalah “pekerjaan rumah” yang kita terima dengan tangan terbuka sebagai bentuk tanggung jawab profesi.

Di atas semua angka dan laporan, satu hal yang paling menggetarkan hati adalah cerita tentang Program Desa Setara. Program “jemput bola” bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) di pelosok desa ini telah menunjukkan taringnya.

“Saya terharu mendengar bagaimana semangat para peserta didik kita. Saat ujian semester ganjil kemarin, mereka membuktikan bahwa jarak bukan penghalang. Mereka hadir lebih pagi di sekretariat PKBM dengan binar mata yang penuh semangat. Mereka tidak hanya datang untuk ujian, tapi mereka datang untuk menjemput masa depan yang lebih baik melalui pendidikan kesetaraan, ” ujar Umi Ariansi saat memberikan laporan.

Melihat antusiasme ini, resolusi 2026 kami sudah bulat: Kami tidak akan berhenti. Program Desa Setara akan terus kami perkuat sebagai jembatan bagi mereka yang sempat terputus mimpinya.

Terima kasih untuk para tutor hebat atas dedikasi dan catatannya. Mari kita tutup tahun 2025 dengan syukur, dan kita sambut 2026 dengan tekad yang lebih kuat. Demi mereka yang ingin setara, demi pendidikan yang menjangkau semua.

Az Zahra, sekolah unggul sekolah serasa kuliah. Sekolah asyik, sekolah tanpa seragam.

Mapel PKN Paket C: Aparatur Pemerintahan Daerah yang Melayani

Kepahiang, 16/9/2025. Proyek PPKn Paket C dengan tema “Aparatur Pemerintahan Daerah yang Melayani” yang berisi daftar kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu beserta kecamatan di dalamnya.

Mengenal Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu. Proyek ini akan membawa kita untuk mengenal lebih dekat wilayah administrasi di Provinsi Bengkulu. Dengan mengetahui nama-nama kabupaten, kota, hingga kecamatan, kita dapat lebih memahami struktur pemerintahan daerah yang bertugas melayani masyarakat di setiap wilayah. Mari kita jelajahi bersama!

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu Beserta Kecamatan

Berikut adalah daftar 1 kota dan 9 kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu, lengkap dengan jumlah dan nama-nama kecamatannya.

1. Kota Bengkulu

Ibu kota provinsi ini memiliki 9 kecamatan, yaitu:

* Gading Cempaka

* Kampung Melayu

* Muara Bangka Hulu

* Ratu Agung

* Ratu Samban

* Selebar

* Singaran Pati

* Sungai Serut

* Teluk Segara

2. Kabupaten Bengkulu Selatan

Kabupaten ini terdiri dari 11 kecamatan, antara lain:

* Air Nipis

* Bunga Mas

* Kedurang

* Kedurang Ilir

* Kota Manna

* Manna

* Pasar Manna

* Pino

* Pinoraya

* Seginim

* Ulu Manna

3. Kabupaten Bengkulu Tengah

Wilayah ini memiliki 11 kecamatan, yaitu:

* Bang Haji

* Bangunan Wetan

* Karang Tinggi

* Merigi Kelindang

* Merigi Sakti

* Pagar Jati

* Pematang Tiga

* Pondok Kelapa

* Pondok Kubang

* Semidang Lagan

* Taba Penanjung

4. Kabupaten Bengkulu Utara

Kabupaten ini menaungi 19 kecamatan, di antaranya:

* Air Besi

* Air Napal

* Air Padang

* Arga Makmur

* Arma Jaya

* Batik Nau

* Enggano

* Giri Mulya

* Hulu Palik

* Kerkap

* Ketahun

* Lais

* Marga Sakti Sebelat

* Napal Putih

* Padang Jaya

* Pinang Raya

* Tanjung Agung Palik

* Ulok Kupai

* Ulok Kupai Induk

5. Kabupaten Kaur

Kabupaten Kaur terdiri dari 15 kecamatan, yaitu:

* Kaur Selatan

* Kaur Tengah

* Kaur Utara

* Kinal

* Luas

* Lungkang Kule

* Maje

* Muara Sahung

* Nasal

* Padang Guci Hilir

* Padang Guci Hulu

* Semidang Gumai

* Tanjung Kemuning

* Tetap

* Tumbang Tiga

6. Kabupaten Kepahiang

Wilayah ini terbagi menjadi 8 kecamatan, yakni:

* Bermani Ilir

* Kabawetan

* Kepahiang

* Merigi

* Muara Kemumu

* Seberang Musi

* Tebat Karai

* Ujan Mas

7. Kabupaten Lebong

Kabupaten Lebong memiliki 12 kecamatan, yaitu:

* Amen

* Bingin Kuning

* Lebong Atas

* Lebong Sakti

* Lebong Selatan

* Lebong Tengah

* Lebong Utara

* Pinang Belapis

* Rimbo Pengadang

* Topos

* Tubei

* Uram Jaya

8. Kabupaten Mukomuko

Kabupaten ini terdiri dari 15 kecamatan, sebagai berikut:

* Air Dikit

* Air Majunto

* Air Rami

* Ipuh

* Kota Mukomuko

* Lubuk Pinang

* Malin Deman

* Penarik

* Pondok Suguh

* Selagan Raya

* Sungai Rumbai

* Teramang Jaya

* Teras Terunjam

* V Koto

* XIV Koto

9. Kabupaten Rejang Lebong

Wilayah ini memiliki 15 kecamatan, antara lain:

* Bermani Ulu

* Bermani Ulu Raya

* Binduriang

* Curup

* Curup Selatan

* Curup Tengah

* Curup Timur

* Curup Utara

* Kota Padang

* Padang Ulak Tanding

* Selupu Rejang

* Sindang Beliti Ilir

* Sindang Beliti Ulu

* Sindang Dataran

* Sindang Kelingi

10. Kabupaten Seluma

Kabupaten Seluma terbagi menjadi 14 kecamatan, yaitu:

* Air Periukan

* Ilir Talo

* Lubuk Sandi

* Seluma

* Seluma Barat

* Seluma Selatan

* Seluma Timur

* Seluma Utara

* Semidang Alas

* Semidang Alas Maras

* Sukaraja

* Talo

* Talo Kecil

* Ulu Talo

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan sebagai peserta didik paket C dapat lebih mengenal dan memahami struktur pemerintahan di Provinsi Bengkulu.

Pengetahuan ini adalah langkah awal untuk menjadi warga negara yang baik dan peduli terhadap pelayanan publik di daerah kita masing-masing.

Siswa Paket C Gembira Ciptakan Produk Kebersihan Mandiri

Siswa Paket C Gembira Ciptakan Produk Kebersihan Mandiri

KEPAHIANG (15/9/2025) – Suasana gembira belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Az Zahra Kepahiang.

Hari ini, siswa Paket C tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi terjun langsung dalam sebuah praktik kewirausahaan yang menyenangkan dan bermanfaat: membuat aneka produk kebersihan rumah tangga.

Di bawah bimbingan Ibu Erna Wati, instruktur kewirausahaan yang energik dan inspiratif, para siswa diajak untuk menjadi produsen bagi kebutuhan mereka sendiri.

Dengan penuh semangat, Ibu Erna memandu setiap langkah, mulai dari pengenalan bahan-bahan yang aman hingga teknik pencampuran yang tepat.

“Tujuan kami bukan hanya memberikan teori, tapi membekali mereka dengan keterampilan nyata yang bisa langsung dimanfaatkan. Hari ini kita buktikan bahwa belajar itu bisa sangat menyenangkan dan menghasilkan sesuatu,” ujar Erna Wati di sela-sela kegiatan.

Kegiatan praktik ini dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok bekerja sama dengan kompak untuk menciptakan empat jenis produk yang berbeda, yaitu:
* Sabun Colet Serbaguna
* Pembersih Lantai Harum
* Pelembut Pakaian Wangi
* Sabun Pembersih Mobil

Keceriaan terpancar jelas di wajah para siswa. Mereka tampak antusias saat mengukur bahan, mengaduk adonan, hingga mengemas hasil karya mereka. Tawa dan diskusi ringan antar teman membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.

Bagi siswa-siswi Paket C, kesempatan belajar bersama kawan-kawan sebaya dalam suasana yang santai namun produktif ini adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga.

“Senang sekali rasanya! Biasanya kita hanya jadi pembeli, sekarang kita tahu cara membuatnya. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Belajar bareng teman-teman seperti ini jadi lebih semangat,” ungkap salah seorang siswa dengan bangga sambil menunjukkan sabun pembersih mobil hasil karyanya.

Tidak butuh waktu lama, meja-meja setiap kelompok pun dipenuhi dengan botol-botol dan wadah berisi produk pembersih buatan tangan mereka sendiri. Produk-produk ini bukan sekadar hasil praktik, melainkan bukti nyata bahwa mereka mampu berkreasi, bekerja sama, dan berpotensi menjadi wirausahawan muda di masa depan.

Kegiatan praktik ini menjadi cerminan komitmen PKBM Az Zahra Kepahiang dalam memberikan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya mengejar kesetaraan ijazah, tetapi juga membekali setiap siswa dengan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dan memberdayakan.

Semangat dan karya yang dihasilkan hari ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mereka untuk mandiri dan percaya diri menatap masa depan.

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang