BERITA PKBM
Alhamdulillah Tutor Az zahra Gajian Hari ini
Kepahiang, 7/7/2019. Hari Minggu yang ceria ini seluruh tutor az Zahra berkumpul di lembaga. Mereka akan menerima honor dan transport selama mengabdi dan mengajar Program Kesetaraan di semester genap tahun 2019 lalu. Sebelum menerima gajinya, tutor mendapat arahan dan bimbingan dari Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan PAUD dan PNF Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang.

Beliau bercerita bahwa dulu beliau juga pernah mengajar Paket B dan Paket C di PKBM Harapan Jaya. PKBM pertama sekali yang ada di kabupaten Kepahiang saat itu.
“Saya dulu sama seperti bapak dan ibu tutor sekalian. Saya mengajar mapel Bahasa Indonesia dan Sejarah di Paket B dan C. Saat itu kondisi tutor amat memprihatinkan, tidak ada gajinya. Hanya ada uang transport yang nominalnya tidak seberapa. Maka bersyukurlah saat ini perhatian pemerintah terhadap program kesetaraan dan tutornya sudah semakin baik. Tutor sudah ada gaji yang bersumber dari dana BOP lembaga. Dengan demikian saya berharap tutor dapat bekerja dengan riang dan ikhlas melayani anak putus sekolah yang memiliki permasalahan sosial yang beragam. Jadi tutor itu pahalanya besar, seperti mottonya melayani yang tak terlayani dan menjangkau yang tak terjangkau”

Umi Yesi, Ketua PKBM Az Zahra Kepahiang menyampaikan evaluasi kinerja tutor semester genap tahun 2019 bernilai Baik. Seperti kesepakatan bersama bahwa sejak bulan Januari 2019 tutor wajib ngantor di az Zahra mulai pukul 07.30 s/d 14.00 wib. Hal ini berdampak pada disiplin dan keaktifan peserta didik kesetaraan yang semakin meningkat dari sebelumnya. Dengan kehadiran tutor yang stand by di lembaga membuat suasana belajar terkendali dengan baik dan tertib.

Setelah pembinaan dari Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan PAUD dan PNF Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang selesai dilanjutkan dengan acara halal bihalal di rumah makan Seafood Raja Rasa Kelurahan Pasar Ujung. Di sini seluruh tutor bercengkrama akrab sambil menikmati menu-menu yang telah di siapkan.

Terakhir, mereka membuat kesepakatan jadwal kerja, pembagian bidang study yang diampu dan trik-trik agar peserta didik rajin datang mengikuti tatap muka. Dan nama-nama tutor yang akan mengajar tahun pelajaran 2019/2020 sebagai berikut:
Paket A
- Widya Oktari, S.Pd (Mapel IPA, PKN, BI)
- Merti Dwi Ariesti, S.Hut (MM, IPS)
- Imelda Andriani (Guru kelas tingkat 1)
Paket B
- Resi Oktiani, S.Pd (PKN dan MM)
- Foni Susanti, A.Ma (IPA)
- Merti Dwi Ariesti, S.Hut (IPS)
- Eni Lestari, S.Pd (Bhs Indonesia)
- Widya Oktari, S.Pd (Bhs Inggris)
- Kms Fahrudin, S.Pd (TIK)
Paket C
- Efendi, S.Pd (PKN)
- Feri Irsyari Putra, S.Pd.I (Sosiologi)
- Resi Oktiani, S.Pd (MM)
- Foni Susanti, A.Md (Ekonomi)
- Eni Lestari, S.Pd (Bhs Indonesia)
- Merti Dwi Ariesti, S.Hut (Geografi)
- Irawan, S.Pd (Bhs Inggris)
- Kms Fahrudin, S.Pd (TIK)

Rekruitmen Tutor Baru di Az zahra
Kepahiang, 6 Juli 2019. Guna meningkatkan layanan pendidikan kesetaraan pada tahun pelajaran 2019/2020 maka Az Zahra membuka lowongan kerja untuk menjadi tutor paket B dan Paket C. Rekruitmen tutor baru ini diperlukan mengingat semakin banyaknya peserta didik yang mengikuti pendidikan kesetaraan di az zahra. Informasi rekruitmen ini di sampaikan melalui facebook pada tanggal 1 Juli 2019 dan mendapat respon sangat baik dari masyarakat.
Dalam waktu seminggu sudah ada 5 orang pelamar yang memasukan berkas lamarannya ke az Zahra. Mereka tertarik untuk ikut serta mengabdi di lembaga nonformal ini. Dan dari lima pelamar tersebut, ada empat peserta yang hadir untuk mengikuti test tertulis dan wawancara yang dilakukan hari ini. Satu pelamar berhalangan hadir karena sakit.

Test tertulis dilakukan untuk mengetahui pengetahuan calon tutor tentang pendidikan nonformal dan kemampuan mengajar pendidikan orang dewasa. Test wawancara dilakukan untuk mengetahui kepribadian dan keseharian calon tutor tersebut.

Suasana test berjalan santai dan menyenangkan, hasilnya terpilih dua orang peserta yang layak dan beruntung menjadi tutor di az Zahra untuk tahun pelajaran 2019/2020. Mereka adalah Resi Oktiani, S.Pd dan Eni Lastari, S.Pd. Selanjutnya kedua tutor yang lolos seleksi ini akan mengikuti pelatihan bersama tutor-tutor az Zahra lainnya besok Minggu, 7 Juli 2019. Hal ini untuk menyamakan persepsi dan penguatan kapasitas tutor dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta didik nantinya.

Selamat bergabung di tim az Zahra. Semoga kehadiran dua orang tutor ini akan menambah semangat belajar dan melayani masyarakat yang butuh akan pendidikan nonformal.
Ijazah Paket A/Paket B/Paket C SETARA secara hukum dengan ijazah SD/SMP/SMA.
Kepahiang, 5 Juli 2019. Suasana haru dan bahagia mewarnai PKBM Az Zahra Kepahiang beberapa hari ini. Lembaga nonformal ini ramai didatangi peserta didik paket A (SD), paket B (SMP) dan Paket C (SMA) yang telah menyelesaikan pendidikannya tahun pelajaran 2018/2019 untuk melakukan cap tiga jari ijazah dan sekaligus pengambilan ijazahnya.

Ijazah ini sangat penting dan bernilai bagi peserta didik kesetaraan, apalagi sejak tahun 2006 Menteri Pendidikan Nasional membuat surat edaran yang menegaskan bahwa ijazah Paket A/Paket B/Paket C setara secara hukum dengan ijazah SD/SMP/SMA. Surat bernomor: 107/MPN/MS/2006 tersebut ditujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Kepala Staf TNI AD, TNI Al, TNI AU, Kapolri, Kepala BKN, dan Rektor Universitas/Direktur Politeknik/Ketua Sekolah Tinggi.
Isi dari surat edaran itu menegaskan tentang status hukum Ijazah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) yang harus diperlakukan setara secara hukum dengan ijazah sekolah. Pokok-pokok isi dalam surat edaran Mendiknas:
- Setiap orang yang lulus ujian kesetaraan Paket A, Paket B atau Paket C masing-masing memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan berturut-turut pemegang ijazah SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK untuk dapat mendaftar pada satuan pendidikan yang lebih tinggi.
- Status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas yang setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja.
- Setiap lembaga diminta mematuhi ketentuan perundang-undangan tersebut di atas agar tidak diindikasikan melanggar Hak Asasi Manusia.

Pengambilan ijazah program kesetaraan ini juga lebih cepat dilakukan karena PKBM Az Zahra Kepahiang telah terakreditasi dengan nilai B. Berdasarkan Surat Edaran BSNP Nomor 081/SDAR/BSNP/VIII/2017 tertanggal 1 Agustus 2017 berisikan: Penandatanganan SHUN dan Ijazah Pendidikan Kesetaraan ditandatangani oleh Ketua PKBM yang terakreditasi dan ditunjuk sebagai penyelenggara UN Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Satuan Pendidikan oleh pejabat yang berwenang pada tingkat provinsi atau kabupaten/kota. Sebelumnya ijazah ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Setelah peserta didik melakukan cap 3 jari ijazah maka langsung ditandatangani oleh Ketua PKBM dan dilakukan pelegalisiran ijazah untuk kepentingan lanjut sekolah dan bekerja. Lulusan Paket A dan B dapat melanjutkan ke sekolah formal atau nonformal kembali. Dan sebagian besar lulusan paket A lanjut kembali ke Paket B dan lulusan paket B lanjut ke Paket C di PKBM Az Zahra Kepahiang. Hal ini disebabkan karena mereka bekerja dan faktor ekonomi keluarga yang tidak mampu untuk melanjutkan ke sekolah formal.
Namun ada beberapa lulusan paket B yang akan melanjutkan ke sekolah formal antara lain:
- Iklas Ade Putra (16 tahun) lanjut sekolah formal ke SMAN 0I Kepahiang
- Ihsan Nafian (16 tahun) lanjut sekolah formal ke SMA Muhammadiyah Kepahiang
- Mardiansyah (15 tahun) lanjut sekolah formal ke SMKN 04 Kepahiang
- Vio Prasetyo Nugraha (16 tahun) lanjut sekolah formal ke SMK 01 Kepahiang
Atas prestasi dan keinginan meneruskan sekolah ini sangat kami apresiasi. Az Zahra membuka diri seluas-luasnya bagi anak usia sekolah yang akan menempuh pendidikan di lembaga nonformal ini. Mereka tidak dipungut biaya alias gratis (prioritas usia 6 s/d 18 tahun). Dengan slogan Sekolah serasa kuliah membuat mereka bersemangat dan percaya diri sekolah di sini.

Selamat atas kelulusan dan ijazahnya ya nak…semoga bermanfaat untuk masa depanmu kelak di masa mendatang. Terus belajar…belajar dan belajar…tanpa pandang usia, status dan waktu.