BERITA PKBM
Jemput Bintang di “Rumah Sendiri”: TK At-Thoriq Padang Lekat
Jemput Bintang di “Rumah Sendiri”: TK At-Thoriq Padang Lekat
KEPAHIANG (7/2/2026) – Agenda Roadshow Jemput Bintang dalam rangka Milad ke-23 Yayasan Az Zahra Kepahiang kini sampai di titik yang sangat istimewa, yakni TK At-Thoriq. Berlokasi langsung di Sekretariat Yayasan Az Zahra, Kelurahan Padang Lekat, kunjungan ini tetap berlangsung penuh kehangatan meski berada di pusat aktivitas utama yayasan.
Keberagaman Peserta: Dari PAUD hingga Paket A
Ada pemandangan yang berbeda pada kunjungan kali ini. Tidak hanya diikuti oleh anak-anak usia dini, paparan “Jemput Bintang” yang disampaikan oleh Umi Yesi juga didengarkan dengan antusias oleh para peserta didik program Paket A. Kehadiran mereka menambah warna dalam diskusi mengenai pentingnya pendidikan berkelanjutan dan pembentukan karakter di setiap jenjang usia.
Tiga Kategori Bintang: Menuju Puncak Apresiasi
Dalam kesempatan ini, Umi Yesi secara mendalam memaparkan mekanisme pemberian apresiasi yang menjadi magnet utama Roadshow tahun ini. Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan ketulusan di dunia pendidikan, Yayasan Az Zahra bersama Travel Haqqtour telah menyiapkan Voucher Umrah yang akan diberikan pada puncak peringatan HUT ke-23 nanti.
Apresiasi tersebut terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu:
- Bintang Dedikasi: Diberikan kepada Guru atau Kepala Sekolah yang telah mengabdikan diri dengan tulus demi kemajuan pendidikan anak bangsa.
- Bintang Inspirasi: Diberikan kepada orang tua wali murid yang mampu menjadi teladan dalam pola asuh dan keterlibatan aktif di sekolah.
- Bintang Harapan: Diberikan kepada anak didik yang menunjukkan semangat belajar dan potensi karakter yang membanggakan.
Pesan Umi Yesi: Semua Adalah Bintang
Dalam arahannya, Umi Yesi menekankan bahwa setiap elemen dalam ekosistem pendidikan memiliki peran krusial.
”Dekat atau jauh lokasi sekolahnya, misi kami tetap sama: memastikan setiap perjuangan dihargai. Baik itu guru yang berdedikasi, orang tua yang menginspirasi, maupun anak yang penuh harapan, mereka semua adalah bintang yang harus kita jaga cahayanya,” ujar Umi Yesi.
Antusiasme peserta di TK At-Thoriq ini menjadi penanda bahwa semangat Milad ke-23 kian memuncak. Yayasan Az Zahra berkomitmen untuk terus menjadi wadah yang memanusiakan manusia melalui apresiasi-apresiasi yang menyentuh spiritualitas, seperti keberangkatan ke tanah suci.
Jemput Bintang di Bukit Menyan: Saat Keramahan Warga dan Komitmen Gizi Bertemu
Jemput Bintang di Bukit Menyan: Saat Keramahan Warga dan Komitmen Gizi Bertemu
BERMANI ILIR (6/2/2026) – Perjalanan Roadshow Jemput Bintang dalam rangka Milad ke-23 Yayasan Az Zahra Kepahiang terus berlanjut. Kali ini, langkah kami tertuju pada titik terjauh di Kecamatan Bermani Ilir: Desa Bukit Menyan. Meski berada di “ujung” kecamatan, kehangatan yang kami temukan di PAUD Mutiara Kasih justru terasa sangat dekat di hati.
Keindahan Alam dan Kekuatan Gotong Royong
Perjalanan jauh menuju Bukit Menyan terasa singkat karena mata dimanjakan oleh pemandangan alam yang asri di sepanjang jalan. Setibanya di sana, suasana sejuk desa menyambut rombongan Umi Yesi, yang kali ini hadir didampingi oleh Ibu Mulyanti (Ketua IGTKI Kabupaten Kepahiang) dan Ibu Titi Sarimanah (Owner Travel Umrah Haqqtour).
Keberlanjutan PAUD Mutiara Kasih yang berdiri sejak 2014 ini adalah bukti nyata sinergi yang sehat. Dukungan penuh dari Kepala Desa setempat dan besarnya kepercayaan masyarakat menjadi pondasi kuat bagi lembaga ini untuk terus mencetak generasi unggul meski berada di wilayah terpencil.
Kejutan “Bintang Inspirasi”: Sekolah Tanpa Mie Instan
Salah satu misi utama gerakan Jemput Bintang adalah mengedukasi orang tua tentang pentingnya asupan gizi yang benar, terutama dengan menghindari bekal mie instan yang terus-menerus. Di Bukit Menyan, Umi Yesi mendapatkan kejutan yang luar biasa.
Dalam sesi sosialisasi, ditemukan seorang ibu yang dengan konsisten tidak pernah memberikan bekal mie instan kepada anaknya. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan kesehatan anak telah tumbuh subur di desa ini.
“Ini adalah ‘Bintang Inspirasi’ yang sesungguhnya. Memberikan makanan bergizi bukan soal kemewahan, tapi soal kasih sayang dan kepedulian orang tua terhadap masa depan otak dan tubuh anak,” ujar Umi Yesi dengan penuh apresiasi.
Kedekatan yang Tanpa Sekat
Keramahan masyarakat Bukit Menyan membuat rombongan merasa bukan seperti tamu, melainkan bagian dari keluarga besar. Kedekatan tanpa sekat ini menjadi energi tambahan bagi Yayasan Az Zahra untuk memastikan bahwa anak-anak di desa paling pojok sekalipun tetap mendapatkan perhatian pendidikan dan kesehatan yang sama baiknya dengan di kota.
Misi Jemput Bintang: Menjemput Peran Ayah, Mencegah Fatherless Syndrome
Misi Jemput Bintang: Menjemput Peran Ayah, Mencegah Fatherless Syndrome
KABAWETAN (5/2/2026) – Pagi ini, Desa Sidorejo tampak lebih cerah. Barisan anak-anak TK IT Bougenville Indah dengan seragam merah menyala menyambut kehadiran rombongan Yayasan Az Zahra Kepahiang. Namun, kehadiran Umi Yesi kali ini tidak hanya untuk menyapa, melainkan membawa sebuah pesan penting yang langsung menyentuh sanubari setiap keluarga: Misi Menjemput Peran Ayah.
Ancaman “Rumah Tanpa Ayah”
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Umi Yesi mengungkapkan kekhawatiran tentang fenomena Fatherless Syndrome—suatu kondisi di mana meskipun Ayah ada secara fisik, namun kehadirannya tidak dirasakan oleh anak-anak karena kurangnya interaksi.
“Anak-anak kita butuh pahlawan di rumah. Melalui misi Jemput Bintang ini, kami mengajak para Ayah di Desa Sidorejo untuk kembali hadir utuh,” tutur Umi Yesi.
Misi Sederhana, Makna Luar Biasa
Umi menitipkan misi sederhana namun sangat berarti bagi para Ayah:
* Luangkan waktu untuk antar-jemput anak ke sekolah.
* Sempatkan membacakan cerita sebelum anak terlelap di malam hari.
Dua hal sederhana ini dipercaya menjadi kunci agar anak merasa dicintai dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam menatap masa depan.
Kejutan Berkah: Hadiah Umrah dari Haqqtour
Misi ini bukan sekadar imbauan. Bekerja sama dengan Ibu Titi Sarimanah dari Travel Haqqtour, Yayasan Az Zahra menyiapkan kejutan luar biasa. Bagi para Ayah yang menunjukkan kesungguhan dan perubahan nyata dalam mendampingi anak-anaknya, tersedia Voucher Umrah sebagai bentuk apresiasi.
“Kami ingin melihat Ayah-Ayah di Kabawetan menjadi pelopor perubahan. Hadiah Umrah ini adalah cara kami menghargai ketulusan seorang Ayah dalam menjaga bintang-bintang kecilnya,” ujar Ibu Titi Sarimanah.
Sinergi untuk Masa Depan
Kunjungan yang juga dihadiri oleh Henny (Instruktur Driver) ini mempertegas komitmen Yayasan Az Zahra bahwa pendidikan anak adalah kerja sama antara sekolah, ibu, dan yang tak kalah penting: Ayah.
Semoga dari dinginnya udara Kabawetan, hangatnya peran Ayah mulai tumbuh kembali, membawa anak-anak TK IT Bougenville Indah terbang tinggi menggapai cita-cita.


