"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Bekal Fardhu Kifayah: Warga Belajar PKBM Az Zahra Praktik Pengurusan Jenazah

Bekal Fardhu Kifayah: Warga Belajar PKBM Az Zahra Praktik Pengurusan Jenazah

KEPAHIANG (3/3/2026) – Melanjutkan rangkaian Pesantren Kilat Ramadan, PKBM Az Zahra Kepahiang kini memasuki pekan kedua. Setelah pada pekan lalu para peserta didik mendapatkan siraman ruhani yang menyejukkan dari Ustadz Ainal Yakin—seorang alumni Paket C PKBM Az Zahra yang kini sukses menjadi Imam Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang—kali ini materi berlanjut pada aspek fikih praktis yang sangat krusial.

Pekan kedua ini menghadirkan Ibu Hastuti, sosok Rubiah berpengalaman di Kabupaten Kepahiang, untuk membimbing peserta didik Paket A, B, dan C dalam memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.

Kematian adalah Kepastian

Ibu Hastuti menekankan bahwa setiap muslim wajib memiliki pengetahuan dasar tentang pengurusan jenazah. “Kematian itu pasti. Jangan sampai saat keluarga atau tetangga tertimpa musibah, kita hanya diam karena tidak tahu ilmunya. Ini adalah kewajiban Fardhu Kifayah,” tegasnya.

Praktik Berdasarkan Modul Pedoman Praktis

Mengacu pada Modul Penyelenggaraan Jenazah Syariat Islam Kabupaten Kepahiang, para peserta didik tidak hanya mendengar teori, tetapi langsung mempraktikkan:

  1. Memandikan Jenazah: Tata cara membersihkan jenazah dengan lembut dan menjaga auratnya tetap tertutup.
  2. Mengkafani: Teknik melapis kain kafan secara rapi dan benar. Dalam praktik ini, Paket Jenazah Batik Diwo turut digunakan sebagai media peraga, menunjukkan bagaimana kearifan lokal dapat berpadu dengan prosesi penghormatan terakhir yang agung.
  3. Menshalatkan: Menutup rangkaian materi dengan praktik salat jenazah berjamaah yang diikuti dengan khusyuk oleh seluruh warga belajar.

Alumni PKBM sebagai Motivasi

Kehadiran Ustadz Ainal Yakin pada pekan lalu menjadi bukti nyata bagi para peserta didik bahwa jalur pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C) bukanlah penghalang untuk berprestasi dan mengabdi di masyarakat. Keberhasilan beliau menjadi Imam Masjid Agung menjadi motivasi besar bagi warga belajar untuk terus menyeimbangkan ilmu umum dan ilmu agama.

“Kami ingin lulusan PKBM Az Zahra memiliki ‘paket lengkap’; berijazah resmi dan memiliki skill keagamaan yang bermanfaat langsung di tengah masyarakat,” ujar pengelola PKBM Az Zahra.

Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga pekan ketiga dengan agenda lomba-lomba Ramadan untuk memupuk kreativitas dan sportivitas warga belajar.

PKBM Az Zahra Kepahiang: Cerdas, Empati, Religius.

Menciptakan Lulusan Berkarakter dan Mandiri.

Sekolah Unggul, Terakreditasi A!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 6 =

Kegiatan PKW Batik Diwo Kepahiang