PKBM Az zahra Kepahiang
Program Desa Setara di Sidorejo Dimulai, Belajar Akan Dilanjutkan di Objek Wisata
Program Desa Setara di Sidorejo Dimulai, Belajar Akan Dilanjutkan di Objek Wisata
Suasana penuh harapan dan semangat baru menyelimuti TK IT Bougenville Indah di Desa Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Hari itu menjadi penanda penting bagi anak-anak yang pernah putus sekolah di desa tersebut. Melalui “Program Desa Setara”, mereka kembali duduk bersama untuk menimba ilmu dan meraih kesempatan kedua dalam melanjutkan pendidikan mereka melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C.
Pertemuan perdana ini bukanlah tentang pelajaran formal yang kaku. Sebaliknya, hari pertama sekolah diisi dengan kegiatan yang membangun fondasi kebersamaan dan komitmen, yaitu membuat “kesepakatan kelas”. Para peserta didik diajak berdiskusi untuk merumuskan aturan dan harapan mereka sendiri terhadap proses belajar, memberikan mereka rasa kepemilikan dan tanggung jawab sejak awal.
Umi Sri, salah satu tutor yang terlibat dalam program ini, menjelaskan pentingnya kegiatan di hari pertama tersebut. “Fokus kami hari ini adalah membangun komitmen dan kenyamanan bersama antara tutor dan peserta didik. Dengan adanya kesepakatan kelas yang dibuat sendiri, kami berharap mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk mengikuti program ini hingga tuntas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Umi Sri mengungkapkan sebuah pendekatan inovatif yang akan diterapkan dalam program ini. Untuk menghilangkan kesan kaku dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, pertemuan-pertemuan selanjutnya tidak akan diadakan di dalam ruangan kelas formal.
“Untuk pertemuan berikutnya, kami akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di objek wisata lokal, yaitu di Kolam Rejang Wahana Tirta,” kata Umi Sri.
Keputusan ini diambil dengan harapan dapat membuat anak-anak lebih rileks dan antusias dalam belajar. Dengan memadukan pendidikan dan rekreasi, Program Desa Setara di Sidorejo tidak hanya bertujuan untuk mengejar ketertinggalan akademis, tetapi juga untuk memulihkan semangat belajar yang mungkin pernah padam, di tengah suasana alam yang asri dan terbuka.
Nah, bagi masyarakat yang tertarik mengikuti program desa setara ini dapat menghubungi Umi Sri Wanti di 0813 6950 9986
Program Desa Setara adalah inisiatif Yayasan Az zahra Kepahiang dalam mengatasi anak tidak sekolah (ATS) melalui akar rumput, langsung ke desa-desa.

Menuju Jalan Pulang: Terapi Menulis untuk Jiwa yang Terluka
Menuju Jalan Pulang: Terapi Menulis untuk Jiwa yang Terluka
Ujan Mas, 29/8/2025. – Suara hati yang terpendam, jiwa yang merana, kini menemukan jalan untuk kembali.
Di PAUD Gilang, sebuah tempat yang penuh kehangatan di Desa Cugung Lalang, berlangsung sebuah acara istimewa. Acara tersebut adalah Terapi Menulis yang mengusung tema “Menuju Jalan Pulang”, bagian dari program Desa Setara.
Para peserta didik dari Paket A, B, dan C berkumpul bersama. Mereka hadir untuk mencari makna, menemukan diri, dan menyembuhkan luka batin melalui tulisan.
Narasumbernya adalah Umi Yesi, seorang terapis dan penulis yang karyanya telah menginspirasi banyak orang di Bengkulu.
Menurut Umi Yesi, “Menuju Jalan Pulang” adalah cara untuk kembali menjadi diri sendiri.
Kelas menulis ini menjadi media yang kuat untuk terapi, khususnya bagi jiwa-jiwa yang terluka, terutama mereka yang terpaksa putus sekolah.
Di sini, di antara tumpukan kertas dan pena, mereka menemukan ruang aman untuk mengungkapkan perasaan, memetakan emosi, dan menyusun kembali fragmen-fragmen diri yang sempat tercecer.
Lubuk hati yang tadinya sunyi kini berbisik, menuangkan kisah, dan membebaskan beban. Setiap kata yang tertulis bukan sekadar kalimat, melainkan jembatan menuju pemulihan dan penemuan diri.
Kita tunggu hasil akhirnya ya. Akan terbit buku hasil tulisan siswa siswi Paket di Program Desa Setara Kecamatan Ujan Mas. Bagi masyarakat yang berminat kembali bersekolah, dapat mendaftar di PAUD Gilang Desa Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas.
Layanan Program Desa Setara antara lain:
- PAUD
- Paket A Setara SD
- Paket B Setara SMP
- Paket C Setara SMA
- Literasi
- Kewirausahaan
#TBM Cahaya Kepahiang
Pendekatan Inovatif di MPLS Program Desa Setara Cugung Lalang
Pendekatan Inovatif di MPLS Program Desa Setara Cugung Lalang
Ujan Mas, 5/8/2025 – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Program Desa Setara di Desa Cugung Lalang, Kecamatan Ujan Mas, seru.
Acara ini bertempat di aula PAUD Gilang disambut gembira oleh peserta didik dari berbagai usia, yaitu 6 hingga 22 tahun.
Mereka yang kembali bersekolah melalui program Kesetaraan Paket A, B, dan C ini tampak antusias, menunjukkan bahwa semangat belajar tidak mengenal usia.
MPLS diawali dengan perkenalan yang hangat, dilanjutkan dengan pemutaran video motivasi tentang pentingnya kerja sama tim.
Namun, daya tarik utamanya adalah aneka permainan seru yang berhasil memecah suasana kaku menjadi penuh keakraban. Salah satunya adalah meniup bola di atas air dan permainan pesan berantai, yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan konsentrasi dan kekompakan.
Yang membuat acara ini berbeda adalah hukuman ringan yang justru menambah keceriaan. Bagi kelompok yang kalah, mereka harus menyanyikan lagu dengan satu huruf vokal saja dan menyebutkan nama teman-teman yang hadir.
Hukuman ini tidak membuat peserta merasa malu, melainkan menciptakan gelak tawa dan mempererat tali persaudaraan.
Suasana yang seru, ceria, dan bahagia ini menjadi bukti bahwa kembali bersekolah bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.
Melalui pendekatan yang inovatif dan penuh kegembiraan ini, Program Desa Setara mampu menumbuhkan motivasi dan keyakinan diri para peserta. Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga merasakan kembali gairah untuk belajar.
MPLS ini membuktikan bahwa pendidikan bisa diakses siapa saja, kapan saja, dan bisa menjadi perjalanan yang penuh tawa serta kebahagiaan.
Bimas Al Azhari merupakan Pemuda Pelopor Desa setara di Desa Cugung Lalang, bersama tutor bantu lainnya menginisiasi pemuda pemudi di desa untuk kembali bersekolah.
Kegiatan ini merupakan program unggulan Yayasan Az Zahra Kepahiang dalam rangka menuntaskan wajib belajar 13 tahun, dan menjadikan desa setara dalam hal pendidikan dan keterampilan.


