PKBM Az zahra Kepahiang
MOU DESA SETARA DI PERADUAN BINJAI: Langkah Awal Menuju Desa Yang Berpendidikan Dan Berdaya Saing
MOU DESA SETARA DI PERADUAN BINJAI: Langkah Awal Menuju Desa Yang Berpendidikan Dan Berdaya Saing
Tebat Karai, 14 Juli 2025 – Semangat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MOU) Desa Setara. Acara bersejarah ini berlangsung di Balai Desa Peraduan Binjai, disaksikan oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari Yayasan Az Zahra Kepahiang.
Kepala Desa Peraduan Binjai, Bapak Juhardi, menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap program ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kecerdasan saja tidak cukup untuk membawa perubahan dan pembangunan bagi desa. “Kita bisa pintar, tapi tanpa ijazah, kita tidak bisa berbuat banyak untuk pembangunan desa kita,” ujar Kades, disambut tepuk tangan hadirin.
Beliau pun mengajak seluruh warganya, terutama yang belum memiliki ijazah setara SD, SMP, atau SMA, untuk tidak malu dan segera kembali bersekolah melalui program kesetaraan. Kades optimistis bahwa dengan pendidikan yang lebih baik, masyarakat Desa Peraduan Binjai akan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan diri dan berkontribusi secara nyata bagi kemajuan desa.
Yayasan Az Zahra Kepahiang hadir sebagai pelopor dan fasilitator utama program Desa Setara ini. Helmiyesi, Ketua yayasan menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan nonformal bagi masyarakat yang terhambat, baik karena faktor usia, ekonomi, maupun geografis. Mereka berkomitmen penuh untuk mendampingi warga Desa Peraduan Binjai hingga berhasil meraih ijazah setara yang mereka butuhkan.
MOU ini menjadi langkah awal yang monumental bagi Desa Peraduan Binjai menuju desa yang lebih berpendidikan dan berdaya saing. Diharapkan, inisiatif ini akan menginspirasi desa-desa lain untuk turut serta dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Desa Setara di Desa Peraduan Binjai bisa menghubungi Koordinator Kecamatan, Merti (0821 8261 1190) dan atau datang langsung ke secretariat di PAUD Alifah, Pevi (0821 7631 0843)

Pak Efendi: “Putus Sekolah itu Warisan Kolonial, Jangan Mau Terjajah!”
Pak Efendi: “Putus Sekolah itu Warisan Kolonial, Jangan Mau Terjajah!”
Bermani Ilir, 13 Juli 2025 – Semangat membara untuk memajukan pendidikan di Desa Bukit Menyan semakin terasa dengan dukungan penuh dari Koordinator Kecamatan Bermani Ilir, Bapak Efendi. Dalam pidatonya yang penuh semangat, Pak Efendi menegaskan bahwa Program “Desa Setara” adalah solusi konkret untuk mendekatkan pendidikan langsung ke desa-desa, sekaligus membangkitkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi kemerdekaan bangsa.
“Program ‘Desa Setara’ ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk memastikan semua anak wajib sekolah,” tegas Pak Efendi. “Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak kita untuk tidak mengenyam pendidikan. Kita harus menjemput bola, membawa sekolah ke tengah-tengah masyarakat.”
Pendidikan sebagai Senjata Melawan Penjajahan Modern
Dengan nada berapi-api, Pak Efendi juga menyentil isu putus sekolah yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. “Putus sekolah itu adalah warisan kolonial! Itu adalah cara penjajah untuk membuat kita bodoh, agar kita mudah diatur, mudah dieksploitasi,” serunya. “Jangan mau terjajah lagi! Pendidikan adalah senjata kita untuk melawan penjajahan modern, untuk meraih kemerdekaan sejati!”
Menurut Pak Efendi, Program “Desa Setara” bukan hanya sekadar program pendidikan, melainkan sebuah gerakan moral untuk memutus rantai kebodohan yang diwariskan dari masa lalu. Dengan konsep pendidikan kesetaraan yang fleksibel dan mudah diakses, diharapkan tidak ada lagi anak di Bermani Ilir, khususnya di Desa Bukit Menyan, yang tertinggal dari pendidikan.
“Mari kita jadikan Desa Bukit Menyan sebagai percontohan, bahwa dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya pendidikan, kita bisa menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan tidak mudah dipecah belah,” pungkas Pak Efendi, disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir.

FLEKSIBILITAS “DESA SETARA” SEBAGAI SOLUSI ANAK DESA KEMBALI BERSEKOLAH
FLEKSIBILITAS “DESA SETARA” SEBAGAI SOLUSI ANAK DESA KEMBALI BERSEKOLAH
Bermani Ilir, 13 Juli 2025 – Peluncuran program “Desa Setara” di Desa Bukit Menyan, Kecamatan Bermani Ilir, mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Umi Yesi, Ketua Yayasan Az Zahra Kepahiang, seorang pemerhati anak yang dikenal aktif menyuarakan hak-hak anak, menegaskan pentingnya inisiatif ini dalam mengembalikan anak-anak ke bangku pendidikan.
“Setiap anak memiliki hak dasar untuk mendapatkan pendidikan. Sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan menulis, tetapi juga ruang untuk tumbuh kembang, bersosialisasi, dan mengeksplorasi potensi diri,” tegas Umi Yesi dalam sosialisasi program desa setara.
Batasan Kerja Anak dan Pentingnya Pendidikan
Umi Yesi secara khusus menyoroti isu pekerjaan anak di pedesaan. “Kami memahami bahwa anak-anak di desa seringkali membantu orang tua di ladang atau pekerjaan rumah tangga. Namun, ada batasan yang harus dipatuhi: anak tidak boleh bekerja lebih dari 3 jam sehari jika itu mengganggu waktu belajar atau bermain mereka,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan anak-anak.
Fleksibilitas “Desa Setara” sebagai Solusi
Menurut Umi Yesi, program “Desa Setara” menawarkan solusi inovatif melalui pendidikan nonformal yang fleksibel. “Dengan konsep ‘belajar di desa sendiri’, anak-anak tetap bisa membantu orang tua tanpa harus meninggalkan pendidikan mereka. Ini adalah win-win solution,” ujarnya.
Fleksibilitas ini mencakup jadwal belajar yang disesuaikan, metode pembelajaran yang interaktif, dan yang terpenting, ijazah yang setara dengan pendidikan formal. Hal ini memastikan bahwa lulusan “Desa Setara” memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
“Kami berharap, dengan adanya program ini, tidak ada lagi anak di Desa Bukit Menyan yang putus sekolah atau kehilangan haknya untuk belajar. Mari kita dukung bersama ‘Desa Setara’ demi masa depan anak-anak kita,” pungkas Umi Yesi.
Informasi lebih lanjut tentang program Desa Setara di Desa Bukit Menyan, dapat menghubungi Koordinator Kecamatan, Efendi (0822 5232 1864) atau langsung dengan Pak Kades Suweknyo (0853 0732 0030)


