"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Wahyudi, Anak “Istimewa” Menang Baca Puisi Tingkat Nasional

Kepahiang, 30/6/2020. Wahyudi, Anak Istimewa Yang Menang Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional

 

Wahyudi, siswa istimewa yang sekolah di Az Zahra. Anak disabilitas ini sejak kecil sering sakit-sakitan, ketika sekolah SD dia sering kedapatan jatuh pingsan tanpa alasan yang jelas. Hal ini membuat orangtuanya khawatir dan cemas. Ibunya juga tidak leluasa beraktifitas karena harus menunggui Wahyudi setiap hari di sekolah.

Akhirnya Wahyudi pindah sekolah mengikuti program pendidikan kesetaraan paket A di PKBM Az Zahra Kepahiang. Awal sekolahnya masih sering ditunggui sang ibu, namun lama-lama Wahyudi bisa melawan sakitnya. Kawan-kawan sebaya memahami kondisinya sehingga mereka siap siaga jika dia mulai menunjukkan gejala akan pingsan. Umi Yesi dan tutor-tutor di Az Zahra juga sering memberi support, memotivasi agar dia semangat ke sekolah meski rasa sakit kadang datang tiba-tiba. Dengan kebersamaan dan empati yang besar itulah, Wahyudi mau bersemangat mengikuti tatap muka.

Dan, kabar baik malam ini, Wahyudi menjadi salah satu pemenang lomba baca puisi dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila. Beliau adalah satu-satunya peserta lomba yang menang mewakili sekolah nonformal di tingkat nasional. Itu berarti pula bahwa PKBM Az Zahra Kepahiang menjadi satu-satunya Satuan Pendidikan Nonformal yang namanya tercantum sebagai pemenang lomba yang bertema Aku, Kamu, Dia & Pancasila. Peserta lomba adalah siswa-siswi dari sekolah formal dan nonformal.

Pak Samto Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Layanan Khusus mengucapkan selamat dan berbangga dengan pencapaian anak istimewa tersebut. Ketika Umi Yesi memberi laporan dan informasi kepada beliau bahwa ada siswa cacat yang menang lomba, Pak Sam berkata, “Dia bukan anak cacat Bu Yesi..tapi anak istimewa” ralat beliau. 

Ucapan yang sama diberikan Pak Hartono Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang melalui pesan whatsapps. Beliau berkata, “Nanti kita akan berikan reward ya Bu Yesi”. Dan Umi Yesi berjanji akan mempertemukan Wahyudi kepada Pak Kadis setelah kondisi Kepahiang sudah dinyatakan new normal.

Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Ibu Suriani Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Dikbud Kab Kepahiang. “Alhamdulillah Umi Yesi….anak paket kita tidak kalah dengan siswa yang lain. Teruslah berjuang dan pertahankan prestasinya. Kami siap membantu Az Zahra!” pesan singkatnya lewat media whatsapps.

Selain Wahyudi, ada beberapa siswa paket lainnya yang mengikuti lomba dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, yaitu Ananda Junitawati kategori baca puisi tingkat SDLB/sederajat; Rina dan Linda kategori menulis Komik tingkat SD/SLB/sederajat; Rio Aroba Kategori menulis puisi tingkat SMP/sederajat dan Fitri Jaya Melinda Kategori Video Tik Tok tingkat SMA/sederajat.

Selamat dan sukses ya nak, Tingkatkan lagi prestasimu!

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + twelve =