"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

PKW 2021

ORIENTASI PESERTA DIDIK PKW BATIK DIWO DENGAN INSTRUKTUR, IDUKA DLL

Zahra Kepahiang. ORIENTASI PESERTA DIDIK PKW BATIK DIWO DENGAN INSTRUKTUR, IDUKA DLL

Senin, 21 Juni 2021 dilaksanakan Orientasi peserta didik Program Pendidikan Wirausaha (PKW) Batik Diwo Kepahiang dengan instruktur, IDUKA sekaligus pembukaan kegiatan PKW tahun 2021.

Peserta didik berjumlah 20 orang dengan rincian 7 orang berasal dari Desa Limbur Lama, 6 orang dari Desa Taba Baru dan 7 orang berasal dari Batu Bandung. Mereka adalah masyarakat desa berusia 15-25 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal/nonformal.

Pada kegiatan orientasi ini peserta didik bertemu dengan isntruktur yaitu Erna Wati dan Reka Melyana. Hadir UMKM/IDUKA sebagai mitra PKBM Az zahra Kepahiang yaitu Direktur Rumah BUMN Kepahiang, Ketua IKM Umeak Kain Diwo, Pimpinan Koperasi Konsumen Limbur Lama Bersaudara, dan Rumah Belanja Sabila.

Setelah perkenalan dan ramah tamah maka disepakati kegiatan akan dilaksanakan empat kali seminggu yaitu Rabu-Sabtu atau menyesuaikan kondisi peserta didik. Lokasi pelatihan di lembaga dan dikelompok desa masing-masing.

Asisten 2 Kepahiang Membuka Kegiatan PKW Batik Diwo Tahun 2021

Zahra Publishing. Asisten 2 Kepahiang Membuka Kegiatan PKW Batik Diwo Tahun 2021

Sudarno Kusuma, SKM, MM. Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Kepahiang hadir dan membuka kegiatan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dengan keterampilan Batik Diwo Kepahiang, Senin, 21 Juni 2021. Hadir pula Dr. Hartono,S.Pd.M.Pd Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Hermansyah,S.Sos Camat Bermani Ilir dan Kristian Adiwijaya,SE, Tenaga Ahli BUMDES P3MD.

Dalam sambutannya, Sudarno menyambut baik program PKW yang dilaksanakan oleh PKBM Az zahra Kepahiang ini. Beliau sangat antusias dan memotivasi para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Beliau juga menghimbau agar tamu undangan tidak lagi disambut dengan kalungan bunga, melainkan disambut dengan kalungan syal batik diwo.

“Saya berharap jika ada tamu yang datang dapat disambut dengan syal batik diwo, supaya mereka mereka mengetahui keindahan dan keunikan batik kita, batik khas kabupaten kepahiang. Kami juga akan mendukung dan mensuport kegiatan-kegiatan seperti ini terutama mengenai pemasaran. Jadi ikutilah kegiatan ini sampai dengan selesai, kami akan beli dan bantu pasarkan nantinya.”

Senada dengan sambutan asisten 2, Kadis Dikbud Kab Kepahiang juga memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKW ini. Beliau selalu hadir dan memberikan dukungan kepada PKBM Az zahra Kepahiang dalam hal menciptakan wirausaha baru terutama pengrajin batik diwo. Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) ini adalah merupakan program bantuan dari Direktorat Kursus dan Pelatihan kemdikbudristek yang bertujuan untuk menyiapkan SDM di Indonesia yang terampil, berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kemampuan berinovasi.

Terakhir, Kristian,  Tenaga Ahli Bumdes P3MD menyampaikan bahwa mereka akan membantu memberikan dampingan kepada para pengrajin dan mengusahakan agar desa dapat ikut menganggarkan kegiatan pelatihan membatik ini. Hal ini dikarenakan peserta berasal dari tiga desa yaitu Desa Taba Baru, Desa Limbur Lama dan Desa Batu Bandung.Bumdes dapat ikut serta memberikan bantuan permodalan untuk keberlanjutan program membatik. Setiap desa memiliki kewenangan untuk memajukan daerahnya. Salah satunya adalah program pemberdayaan berupa keterampilan batik diwo ini.